Satria Pratama
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANG BANGUN APLIKASI PENDIDIKAN JARAK JAUH BERBASIS CSCL (COMPUTER-SUPPORTED COLLABORATIVE LEARNING) Pratama, Satria; Ayu Putri, Gusti Agung
Lontar Komputer Vol. 2, No. 1 Juni 2011
Publisher : Research institutions and Community Service, University of Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ika berbicara mengenai pendidikan, maka yang pastinya terbayang adalah duduk di suatu ruangan, dengan beberapa orang yang memiliki tujuan yang sama untuk belajar, dengan dibimbing dan diajarkan oleh seorang guru di depan kelas. Jika dilihat perkembangan jaman seperti sekarang ini, tidaklah mengherankan apabila pendidikan telah dikembangkan sehingga dapat dilakukan menggunakan teknologi informasi yang telah tersedia. Dengan berdasarkan pada kemajuan teknologi dan berkembangnya internet, maka dibuatlah sebuah aplikasi pendidikan jarak jauh dengan menggunakan basis CSCL. Perangkat lunak yang dibuat adalah Aplikasi Pendidikan Jarak Jauh Berbasis CSCL (Computer- Supported Collaborative Learning) yang akan mengadaptasi kemampuan dari pendidikan konvensional yang mengandalkan pertemuan secara langsung untuk dibawa ke dalam pertemuan secara maya dalam bentuk sebuah kelas virtual. Pendekatan yang digunakan adalah pengembangan terstruktur untuk membangun sebuah sistem pendidikan berbasis CSCL yang mendukung pembelajaran secara synchronous ataupun asynchronous. Pengujian yang dilakukan menghasilkan kesimpulan bahwa sistem yang dikembangkan telah mampu untuk mengakomodasi metode pendidikan jarak jauh dengan basis CSCL antara lain untuk fitur ruangan forum, ruangan chatting, dan proses manajemen perkuliahan.
Pulmonary Mycoses in Indonesia: Current Situations and Future Challenges Rozaliyani, Anna; Jusuf, Anwar; ZS, Priyanti; Burhan, Erlina; Handayani, Diah; Widowati, Henie; Pratama, Satria; Setianingrum, Findra
Jurnal Respirologi Indonesia Vol 39, No 3 (2019)
Publisher : Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)/The Indonesian Society of Respirology (ISR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36497/jri.v39i3.69

Abstract

Pulmonary mycosis or pulmonary fungal diseases continues to increase along with the expanding population with impaired immune systems, including patients with pre-existing pulmonary diseases. Changing profile of underlying diseases might cause changing diseases profile as well. In previous decades, Pneumocystis pneumonia was the most common pulmonary mycosis in HIV-infected patients. As increasing number of TB cases, pulmonary malignancy, chronic obstructive pulmonary disease (COPD) and certain chronic diseases, other pulmonary mycoses increase such as chronic pulmonary aspergillosis, cryptococcosis, histoplasmosis, and other filamentous fungal infection. Furthermore, the airborne fungal particles of Aspergillus and other fungi can seriously worsen asthma or allergic respiratory diseases. In low- and middle-income countries, including Indonesia, lack of diagnostic facilities may lead to inadequate treatment. It will contribute to poor clinical outcomes with high mortality rates. The awareness among clinicians and other health workers of this epidemiology changes is the important step in early diagnosis and better managemenet of pulmonary mycosis in the future. (J Respir Indo. 2019; 39(3):)