Lantip Diat Prasojo
dinamikapendidikan

Published : 23 Documents
Articles

Found 23 Documents
Search

FINANCIAL RESOURCES SEBAGAI FAKTOR PENENTU DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN

Jurnal Internasional Manajemen Pendidikan Vol 4, No 02 (2010)
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The issue of financial resources as strategic factor in the implementation of educational policies usually led to the provision of funds or education budgets which are generally required in the large nominal amount. In the context of the scientific implementation and financial resources not only leads to provision of funds or the budget, but includes other factors, such as Human Resources (HR), facilities, and others. Financial resources which are consist of resources, human resources and stakeholders are the three factors that very important and directly related to the implementation of education policy. Implementation of education policy is one of public policy so that stakeholders should become a part of the study in its policy analysis. Key words: financial resources

Keefektifan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer di UNY

Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 8, No 2 (2006)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) kesesuaian perangkat keras dan perangkat lunak dengan perkembangan teknologi informasi pada tingkat fakultas, unit, dan lembaga di lingkungan UNY; (2) kesiapan SDM dalam mendukung implementasi SIM berbasis komputer di UNY; dan (3) keefektifan implementasi SIM berbasis komputer di UNY. Penelitian ini merupakan penelitian evaiuasi yang memfokuskan pada unsur-unsur proses implementasi SIM berbasis komputer di UNY denganmodel yang dikembangkan adalah model Scrivens formative-summative. Pengumpulan data menggunakan metode: wawancara, pengamatan berperan serta, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan icara mengumpulkan data, reduksi data, penyajian data, dan mengambil kesimpulan. j Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa: pertama, unsur perangkat keras SIM berbasis komputer di UNY sudah efektif, meskipun ada beberapa bagian yang pedu pembenahan. Kedua, unsur perangkat lunak SIM berbasis komputer di UNY sudah efektif, tetapi sistem keamanannya masih perlu ditingkatkan. Ketiga, budaya penggunaan SIM berbasis komputer di UNY dapat dilihat dari aktivitas dosen, karyawan, dan mahasiswa dalam menggunakan fasilitas SIM berbasis komputer di UNY. Keempat, kesiapan SDM sebagai pendukung implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY sudah memadai. Kelima, implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY sudah efektif, sebab unsur perangkat keras, perangkat lunak, dan SDMnya sudah memenuhi standar. Keenam, Implementasi SIM berbasis komputer di lingkungan UNY hanya terbatas pada bidang akademik, pembayaran mahasisjwa, dan penelitian. Kata kunci: sistem, informasi, manajemen, komputer

PENGEMBANGAN WEB-BASED MATHEMATICS LEARNING SISWA KELAS V SDN KOTAGEDE 3 YOGYAKARTA

Jurnal Prima Edukasia Vol 3, No 2: Juli 2015
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan web-based mathematics learning yang layak untuk siswa kelas V di SD Kotagede 3 Yogyakarta. Disamping itu web-based mathematics learning yang dikembangkan dalam rangka menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang terdiri dari 10 langkah kegiatan. Subjek penelitian ini adalah 32 siswa yang terdiri dari tiga siswa uji coba perorangan, 9 siswa uji coba kelompok kecil, dan 20 siswa uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar validasi untuk ahli materi, ahli media dan angket tanggapan untuk siswa. Analisis data menggunakan analisis statistik deskripstif. Hasil validasi ahli materi menunjukkan skor rata-rata 80 yang termasuk kriteria sangat baik. Sedangkan hasil validasi ahli media menunjukkan skor rata-rata 70 termasuk dalam kriteria baik. Tanggapan siswa terhadap produk yang dikembangkan termasuk baik yaitu dengan perolehan skor rata-rata 17,9 atau sebesar 89,5% siswa menyatakan bahwa produk pengembangan ini layak untuk digunakan sebagai sumber belajar yang menyenangkan. Kata kunci: web-based learning, pembelajaran matematika   DEVELOPING WEB-BASED MATHEMATICS LEARNING FOR THE FIFTH GRADE OF ELEMENTARY SCHOOL KOTAGEDE 3, YOGYAKARTA Abstract This study aims to produce a web-based mathematics learning viable for fifth grade students in elementary Kotagede 3 Yogyakarta. Besides, web-based learning mathematics developed in order to create a fun learning. This study is a research and development activities consist of 10 steps. The subjects were 32 students consisting of three students individual trials, nine trials a small group of students, and 20 students field trials. The instruments used in data collection is for the expert validation sheet material, media experts and questionnaire responses for the students. Analyzed using descriptive statistics. Matter expert validation results showed an average score of 80 which included criteria very well. While media expert validation results showed an average score of 70 included in both criteria. Student responses to the products developed, including both acquisition is by an average score of 17.9 or 89.5% of students stated that product development is feasible to be used as a source of fun learning. Keywords: web-based learning, mathematics learning

PENGEMBANGAN ADOBE FLASH PADA PEMBELAJARAN TEMATIK-INTEGRATIF BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH SUBTEMA INDAHNYA PENINGGALAN SEJARAH

Jurnal Prima Edukasia Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Multimedia Interaktif Adobe Flash yang layak dan efektif pada pembelajaran tematik-integratif berbasis scientific approach Subtema Indahnya Peninggalan Sejarah kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa software multimedia interaktif ini layak dan efektif untuk meningkatkan prestasi peserta didik. Kelayakan multimedia ini dapat dilihat dari penilaian hasil validasi multimedia oleh ahli materi pada aspek ketepatan materi sebesar 4,5; aspek keluasan materi sebesar 4, aspek kelengkapan materi sebesar 4,5; aspek kejelasan materi sebesar 4,6; aspek kemutahiran materi sebesar 4,5; aspek sistematika materi sebesar 4,5, hasil validasi oleh ahli media dari aspek isi dan tujuan media skor rerata 3,8; aspek kualitas instruksional media skor rerata 3,7 dan aspek kualitas teknis multimedia skor rerata 4,1, Sedangkan keefektifan multimedia ini dapat dilihat dari rerata persentase peningkatan nilai antara nilai pretest dan posttest dengan rerata uji coba lapangan awal sebesar 54,7%, uji coba lapangan sebesar 44,7%, dan pada uji pelaksanaan lapangan sebesar 31,7%. Dengan rerata prosentase peningkatan nilai antara pretest dan posttest sebesar 43,7%, sehingga digunakan dalam pembelajaran.Kata Kunci: multimedia interaktif, adobe flash, tematik-integratif, scientific approach DEVELOPING ADOBE FLASH AT THE INTEGRATIVE TEMATIC LEARNING BASED ON SCIENTIFIC APPROACH SUB-THEMS BEAUTY OF HISTORICAL HERITAGEAbstractThis research was aimed at produce Adobe Flash Interactive Multimedia which is feasible and effective at the integrative thematic learning based on scientific approach Sub-thems the Beauty Historical Heritage at class IV in elementary schools. The findings show that the developed interactive multimedia software is feasible and effective to improve the achievement of learners. Multimedia eligibility can be seen from the results of the validation assessment by expert multimedia material on the accuracy of the material aspects 4.5; aspects of the breadth of material amounted 4, aspect completeness of the materials 4.5; clarity of the material aspects 4.6; up to date material aspects 4.5; systematic aspects of the material 4.5, result validation by experts from the aspect of media content and media objectives mean score 3.8; aspect of the quality of instructional media mean score 3.7 and multimedia aspects of technical quality mean score 4.1, While the effectiveness of multimedia can be seen from the average percentage increase in value between the pretest and post-test with average initial field trials 54.7%, field trials 44.7%, and the implementation of field trials by 31. 7%. With the average percentage increase in value between the pretest and posttest 43.7%, so it is used in learning.Keywords: interactive multimedia, adobe flash, integrative thematic, scientific approach

PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH, LINGKUNGAN, MOTIVASI GURU, TERHADAP PRESTASI SISWA SMA MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA

Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) pengaruh langsung dan tidak langsung kompetensi manajerial kepala sekolah dengan prestasi belajar siswa kompetensi manajerial kepala sekolah dengan prestasi belajar siswa melalui motivasi berprestasi guru; (2) pengaruh langsung dan tidak langsung antara lingkungan sekolah dengan prestasi belajar siswa melalui motivasi berprestasi guru; (3) pengaruh langsung antara motivasi berprestasi guru dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto, dengan populasi 318 guru SMA Muhammadiyah Kota Yogyakarta dan sampel 200 orang yang dipilih dengan teknik proportional sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner. Analisis data menggunakan teknik analisis jalur untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh langsung dan tak langsung kompetensi manajerial kepala sekolah dengan prestasi belajar siswa, dengan sumbangan efektif 5,52% dengan prestasi belajar siswa melalui motivasi berprestasi guru, (sumbangan efektif sebesar 32,09%); (2) tidak terdapat pengaruh langsung antara lingkungan sekolah dengan prestasi belajar siswa; (3) terdapat pengaruh tidak langsung antara lingkungan sekolah dengan prestasi belajar siswa melalui motivasi berprestasi guru, (sumbangan efektif sebesar 1,04%); (4) terdapat pengaruh langsung antara motivasi berprestasi guru dengan prestasi belajar siswa, (sumbangan efektif sebesar 47,06%). Jadi secara keseluruhan sumbangan yang diberikan oleh kompetensi manajerial kepala sekolah, lingkungan sekolah, motivasi berprestasi guru baik secara langsung maupun tidak terhadap prestasi belajar siswa sebesar 85,71%. Hal ini berarti jika kompetensi manajerial kepala sekolah, lingkungan sekolah dan motivasi berprestasi guru ditingkatkan kualitasnya maka akan berkontribusi positif terhadap peningkatan prestasi belajar siswa SMA Muhammadiyah Kota Yogyakarta. Kata Kunci: kompetensi manajerial kepala sekolah, lingkungan sekolah, motivasi berprestasi guru, prestasi belajar siswa

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI KERJA GURU DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KEDISIPLINAN SISWA DI KABUPATEN BANTUL

Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan besarnya sumbangan variabel kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja guru, dan budaya sekolah secara sendiri-sendiri dan bersama-sama terhadap kedisiplinan siswa SMAN di Kabupaten Bantul. Penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Subjek penelitian adalah 372 guru SMAN di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sampelnya sebanyak 193 orang yang ditentukan dengan teknik proporsional cluster random sampling. Instrumen pengumpul data berupa angket. Analisis data menggunakan teknik regresi linier ganda untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkanterdapat sumbangan yang positif dan signifikan dari: (1) kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kedisiplinan siswa sebesar 39,8%; (2) motivasi kerja guru terhadap kedisiplinan siswa sebesar 20,7%; (3) budaya sekolah terhadap kedisiplinan siswa sebesar 38%; (4) kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja guru, dan budaya sekolah secara bersama terhadap kedisiplinan siswa sebesar 52.6%. Hal ini berarti jika kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi kerja guru, dan budaya sekolah ditingkatkan kua-litasnya, maka akan berkontribusi positif terhadap kedisiplinan siswa SMAN di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Kata kunci:  kepemimpinan transformasional,  motivasi kerja,  budaya sekolah, kedisiplinan siswa

IMPLEMENTASI PENYELENGGARAAN ISO 9001:2008 DALAM BIDANG MUTU LAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK

Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi karyawan subag pendidikan atau subag akademik terhadap implementasi ISO 9001:2008 di UNY dan (2) faktor peng-hambat dan usaha-usaha yang dilakukan dalam implementasi ISO 9001:2008 bidang mutu layanan administrasi akademik di UNY. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2012 di UNY. Sampel sejumlah 96 karyawan ditentukan menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Sampel mahasiswa berjumlah 105 ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan skor persepsi karyawan subag pendidikan dalam implementasi delapan prinsip ISO tersebut di tingkat UNY adalah 17.438 atau 78,98% dan termasuk kategori baik, sedang-kan skor persepsi mahasiswa 11.104 atau 68,23% serta berkategori baik. Faktor penghambat terletak pada kebijakan pimpinan fakultas, ketersediaan dana, SDM, keterbatasan sarana dan prasarana, SIM dan SOP layanan administrasi. Solusi yang dilakukan adalah mempererat koordinasi dan komunikasi dengan pimpinan, perawatan rutin sarana dan prasarana dan berpedoman pada buku panduan dan peraturan yang ada. Kata kunci: persepsi karyawan, ISO 9001:2008, hambatan dan solusi

MODEL PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BERBASIS WEB DI SMAN 1 BAMBANGLIPURO KABUPATEN BANTUL DIY

Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan pada studi awal peneliti yang menemukan permasalahan yang terkait dengan minimnya model pengelolaan pembelajaran berbasis web pada SMAN 1 Bambanglipuro Kabupaten Bantul DIY. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, maka peneliti bermaksud mengadakan penelitian untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran berbasis web pada SMAN 1 Bambanglipuro Kabupaten Bantul DIY. Tujuan penelitian ini adalah memformulasikan model pembelajaran berbasis web dan multimedia dalam proses pembelajaran pada SMAN 1 Bambanglipuro Kabupaten Bantul DIY. Penelitian  ini ingin mengembangkan model pengelolaan pembelajaran berbasis web di SMAN 1 Bambanglipuro Kabupaten Bantul DIY sebagai usaha untuk meningkatkan mutu pembelajaran yang efektif dan efisien. Adapun metode penelitian ini adalah research and development (R & D). Hasil penelitian ini adalah 1) Adanya dukungan kebijakan dari Kepala SMAN 1 Bambanglipuro Kabupaten Bantul dalam mewujudkan perbelajaran berbasis web. 2) Model pengelolaan pembelajaran berbasis di SMAN 1 Bambanglipuro Kabupaten Bantul yang berupa Software E-learning.Kata kunci: Pengelolaan, Pembelajaran, web

MANAJEMEN PEMBELAJARAN S1 KEPERAWATAN STIKES YOGYAKARTA

Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran dilihat dari segi pe-rencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum di S1 Keperawatan STIKES Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Pembantu Ketua I, III, dosen, kepala bagain akademik, perpustakaan, laboratorium, dan mahasiswa. Data peneli-tian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik analisis interaktif model Miles dan Huberman. Hasil penelitian bahwa perencanaan pembelajaran: 1) rumusan kompetensi pendukung dan lainnya tidak terjabarkan dalam elemen kompetensi; 2) proses pembelajaran memerlukan team teaching. Pelaksanaan pembelajaran: 1) pembinaan motivasi belajar mahasiswa masih ada dosen yang mengajar berdasarkan mood; 2) bahan ajar dimanfaatkan dengan baik untuk mencapai tujuan instruksional pembelajaran; 3) bimbing-an dan konseling pada saat pengisian KRS; 4) masih ada dosen yang mengganti jadwal. Evaluasi pembelajaran: 1) penamaan mata kuliah IKD 1 dan 2, yang menunjukkan prerequisite, kenyataannya tidak berhubungan; 2) evaluasi dosen  sebatas pelaksanaan administratif.Kata kunci: manajemen, kurikulum, pembelajaran, keperawatan

MODEL PENGEMBANGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN PENDEKATAN PERENCANAAN STRATEGIS

Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2011): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development model of Vocational high school with strategic plan must concern about vision and mission that become reference in development until execution of school program become instructed. The need of matured planning in change and decision making together systematically that will take place self-supporting caused by awareness at all of school citizen. In other hand, vocational high school not only depend on headmaster because involved in all parties every its activity. Vocational high school Development with strategic plan must use SWOT analysis in strategy election entered global strategy its. Implementation strategy that applied cover: structure design and school control, management of change strategy, use evaluation strategy. Keywords:  Development model of Vocational high school, Strategic plan