Josaphat Pramudijanto
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 14 Documents
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan dan Implementasi Pengaturan Kecepatan Motor Tiga Fasa Pada Mesin Sentrifugal dengan Menggunakan Metode Linear Quadratic Tracking (LQT) Hidayah, Fahmi; Kadir, Rusdhianto Effendie Abdul; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.63 KB)

Abstract

Motor induksi 3 fasa banyak digunakan di industri, salah satunya pada industri pabrik gula. Di industri pabrik gula motor industri 3 fasa digunakan pada mesin sentrifugal. Mesin ini digunakan untuk proses pemisahan cairan massacuite dan strup hingga didapat kristal gula. Pada proses tersebut terjadi perubahan beban oleh karena itu, pada siklus kecepatannya mengalami proses Charging, Spinning dan Discharging. Namun, Pengaturan kecepatan motor induksi yang ada masih dilakukan secara manual yaitu dengan merubah posisi puli atau ukuran poros dari mesin sentrifugal. Pengaturan dengan metode ini mengakibatkan kecepatan motor akan sulit dikendalikan sesuai dengan yang diharapkan. Pengaturan kecepatan yang tidak tepat juga dapat mengakibatkan hasil produksi gula yang kurang maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan metode kontrol untuk mengoptimalkan kecepatan motor saat mengalami proses charging, spinning dan discharging yang sesuai dengan setpoint yang diberikan. Metode kontrol yang digunakan adalah metode Linear Quadratic Tracking (LQT). Kontroler LQT diimplementasikan pada PLC Mitsubishi Q-series dan dengan HMI GT designer. Dari hasil simulasi didapat pembobot Q= 100 dan R=1. Selanjutnya pembobot Q dan R ini digunakan untuk mendapatkan nilai dari sinyal kontrol. Algoritma sinyal control yang diperoler selanjutnya diubah dalam bahasa pemograman ladder diagram untuk dapat diimplementasikan dengan PLC. Dari hasil implementasi yang dilakukan, didapatkan bahwa kontroler LQT yang digunakan dapat memperbaiki %error hingga 15,8% dari steady state. Selain itu dalam Tugas Akhir ini kontroler LQT juga mampu  memperbaiki spesifikasi respon agar menjadi lebih baik. Sehingga Tugas Akhir ini dapat membantu meningkatkan efisiensi mesin sentrifugal.
Perancangan Coupled Fuzzy Logic Controller pada Prototipe Mesin Computer Numerical Control (CNC) Gustiviana, Nabilla; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.427 KB)

Abstract

Tingkat ketelitian mesin CNC dalam membuat suatu kontur merupakan hal yang penting. Adanya gesekan antara mata pahat dengan benda kerja saat melakukan gerakan feeding dalam membentuk suatu kontur dapat berakibat pada kesalahan bentuk kontur yang akan dihasilkan apabila di tiap sumbunya dikontrol secara individu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dirancang kombinasi antara Fuzzy Logic Controller sebagai kontroler individu yang mengatasi permasalahan di tiap sumbu, dengan kontroler koordinasi, yaitu Cross-Coupled Controller. Algoritma dari kontroler ini dibuat dengan menggunakan software LabView 8.6. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan menambahkan kontroler koordinasi, dapat memperbaiki nilai indeks performansi sebesar 37,5% untuk kontur linier dan 2,78% untuk kontur lingkaran
Desain dan Implementasi Kontroler Fuzzy-Supervised PID berbasis PLC pada Sistem Kontrol Level Cairan Coupled-Tank Al Faizin, Shaumi Arif; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.832 KB)

Abstract

Karena sistem pengaturan level pada coupled-tank mempunyai karakter nonlinear, dicirikan oleh pengendaliannya berhubungan dengan kondisi plant saat dioperasikan, maka kontroler PID dengan parameter tetap tidak bisa menjamin performa yang diinginkan untuk semua kondisi operasi. Oleh karena itu fuzzy-supervised PID didesain untuk memodifikasi parameter PID secara online sesuai kondisi plant. Strategi kontrol diprogramkan pada PLC yang banyak digunakan pada otomasi industri. Hasil simulasi menunjukan bahwa kontrol fuzzy-supervised PID dapat mempertahankan spesifikasi respon dengan ts(5%) sebesar 30 detik, tidak ada overshoot, dan zero offset pada nilai set point 10, 15, 20, dan 25. Sedangkan respon PID dengan parameter tetap menunjukan adanya error steady-state (ess). Hasil implementasi dengan nilai set point 10, 13, 15, 18, 20, 22, dan 25 cm menunjukan metode fuzzy-supervised PID memiliki %ess sebesar 0,74% dan ts(5%) sebesar 34,71 detik lebih baik dibanding PID dengan nilai 3,1% dan 37,7 detik.
Kontrol PID Untuk Pengaturan Kecepatan Motor DC Dengan Metode Tuning Direct Synthesis Wicaksono, Handy; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2004): MARET 2004
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PID controller is a well known controller which has been used widely in the industry. The significant thing in the design of PID controller is tuning of its parameters. From many tuning methods which has been developed today, Direct Synthesis tuning method is chosen for this experiment. Generally, PLC is used to control the sequence. But we can use it as digital PID controller too by using ASCII module (Omron) which can adapt with BASIC. By integrating PLC as PID controller and DC motor as the plant, Direct Synthesis tuning method can be implemented in that plant. From the experiments result, it has been proved that by using PID controller with Direct Synthesis tuning method, the plants performance criteria has been improved significantly. Abstract in Bahasa Indonesia : Kontroler PID adalah kontroler yang sampai sekarang masih banyak digunakan di dunia industri. Hal yang krusial pada desain kontroler PID ini ialah menentukan parameter kontroler atau tuning. Dari banyak metode tuning yang telah dikembangkan saat ini, akan dibahas metode tuning Direct Synthesis. PLC yang umumnya digunakan sebagai alat pengatur urutan bisa dimanfaatkan sebagai kontroler PID digital dengan memanfaatkan modul ASCII (Omron) yang bisa mengadaptasi pemrograman dalam bahasa BASIC. Dengan mengintegrasikan PLC sebagai kontroler PID dan motor DC sebagai plant, metode tuning Direct Synthesis dapat diimplementasikan. Dari hasil eksperimen, terbukti bahwa penggunaan kontroler PID dengan metode tuning Direct Synthesis untuk pengaturan kecepatan motor DC memberikan perbaikan kriteria performansi pada plant yang signifikan jika dibandingkan dengan plant tanpa kontroler. Kata kunci : kontroler PID, tuning, PLC.
Perancangan dan Implementasi Kontroler Sliding Mode Pada Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Utoro, Muhammad Ridho; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.497 KB)

Abstract

Penggunaan motor induksi pada dunia industri banyak kita temui. Hal ini dikarenakan perawatannya yang relatif murah, akan tetapi pengaturan kecepatannya susah. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu kontroler untuk mengatur kinerja dari suatu motor induksi itu sendiri. Penggunaan PLC (Programmable Logic Controller) sebagai kontroler telah dipercaya sebagai pengendali utama di dalam dunia industri karena telah terbukti kehandalan dan fleksibilitasnya. Banyak metode pengaturan kecepatan telah digunakan mulai dari pengontrolan menggunakan kontroler PID sampai dengan penggunaan kontroler Sliding Mode Control (SMC). SMC merupakan kendali umpan balik pensaklaran frekuensi tinggi yang memiliki sifat kokoh. Kendali SMC dipilih karena kekokohan yang dimiliki sistem kendali ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan perubahan parameter dari motor induksi akibat pembebanan. Perubahan parameter dapat mengakibatkan perubahan respon yang cukup signifikan. Namun kekurangan yang dimiliki oleh kendali SMC adalah timbulnya fenomena chattering yang berpengaruh terhadap stabilitas sistem kendali. Dari hasil penelitiann dapat dilihat bahwa SMC memiliki respon keluaran yang baik dalam meredam chattering. Sifat kokoh dari kontroler SMC dimana dapat mengembalikan lintasan trayektori ke permukaan luncur dengan cepat sampai 0,2 detik.
Perancangan dan Implementasi Kontroler Knowledge Based-PI pada Pengaturan Kecepatan Motor Induksi 3 Fasa Alhamdi, Muhammad Faisal Afif; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.111 KB)

Abstract

Tugas Akhir ini membahas desain dan implementasi kontroler Knowledge Based-PI untuk pengaturan kecepatan motor induksi 3 fasa yang diberikan efek pembebanan melalui sebuah rem elekromagnetik. Rem elektromagnetik terdiri dari beberapa kumparan yang diberi input tegangan DC melalui sebuah auto transformator (0-240V) yang telah disearahkan. Prinsip dasar rem elektromagnetik menggunakan hukum Faraday dan hukum Lenz. Kedua hukum ini menimbulkan arus eddy yang melingkar dan menginduksi medan magnet sehingga dapat memberikan gaya lawan terhadap arah gaya pergerakan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah kontroler agar kecepatan motor tetap konstan sesuai Set Point dengan tingkatan pembebanan yang berbeda-beda. Kontroler Knowledge Based-PI dapat menjadi solusi dari permasalahan ini dengan  cara membentuk sebuah direktori parameter kontrol PI (Proportional Integrator) untuk berbagai kondisi pembebanan yang dimuat ke dalam sebuah fungsi look-up table. Metode knowledge base bekerja berdasarkan pengambilan dan pencocokan data (appropriate). Adanya hubungan langsung antara input dan output, maka diperoleh banyak kemungkinan keputusan aksi kontrol. Penggunaan kontroler knowledge based-PI dapat mengurangi Error Steady State serta memberikan kemudahan dalam menentukan berbagai macam model sesuai dengan variasi pembebanan.
Perancangan dan Implementasi Pengaturan Kecepatan Motor Tiga Fasa Pada Mesin Sentrifugal Menggunakan Metode Sliding Mode Control (SMC) Yudistira, Adityo; Effendie, Rusdhianto; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.794 KB)

Abstract

Motor induksi tiga fasa banyak digunakan di industri, salah satunya pada industri pabrik gula. Di industri pabrik gula motor industri tiga fasa banyak digunakan pada mesin sentrifugal. Mesin ini digunakan pada proses pemisahan cairan massacuite dan strup hingga didapat kristal gula. Pada proses tersebut terjadi perubahan beban oleh karena itu pada siklus kecepatannya mengalami proses Charging, Spinning dan Discharging. Pengaturan kecepatan motor induksi masih dilakukan secara manual yaitu dengan merubah posisi puli atau ukuran poros dari mesin sentrifugal. Pengaturan dengan metode ini mengakibatkan kecepatan motor akan sulit dikendalikan sesuai dengan yang diharapkan. Pengaturan kecepatan yang tidak tepat juga dapat mengakibatkan hasil produksi gula yang kurang maksimal. Oleh karena itu dibutuhkan metode kontrol untuk mengoptimalkan kecepatan setpoint motor saat mengalami proses Charging, Spinning dan Discharging. Metode kontrol yang digunakan adalah metode Sliding Mode Control. Kontroler SMC yang diimplementasikan pada PLC memiliki W= 10 dan α=0,2. Dari hasil analisa sliding surface diketahui bahwa semakin bertambahnya beban maka hitting time semakin lama. Hasil implementasi kontroler SMC yang digunakan terjadi error ± 6,6% pada kecepatan 300 rpm sedangkan pada kecepatan 800 rpm dan 200 rpm terjadi error ± 2,5%. Sehingga Tugas Akhir ini dapat membantu meningkatkan efisiensi mesin sentrifugal pada pabrik gula.
Perancangan dan Implementasi Kontroler PID untuk Pengaturan Autonomous Car-Following Car Sinaga, Andreas Parluhutan Bonor; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.112 KB)

Abstract

Pengiriman logistik ke daerah-daerah rawan bencana merupakan hal yang sangat sulit dilakukan, tentunya diperlukan pengetahuan mengenai kondisi medan jalan. Salah satu dampak yang utama adalah sulitnya melakukan manuver dalam pengendalian performansi  truk logistik yang pada umumnya berupa truk-truk gandeng. Untuk membantu pengemudi truk dalam berkendara pada kondisi tersebut, dirancang sebuah prototype mobil mandiri (Autonomous Car) yang mampu melakukan manuver-manuver pergerakan secara sendirinya, salah satu manuver tersebut ialah Following Car.  Dalam Tugas Akhir ini perancangan sistem yang akan dilakukan dengan  memodelkan  dua buah kendaraan mobil RC (remote control) yang bertindak sebagai  follower dan leader car. Pengoperasian dari  following car dilakukan dengan memodifikasi dari kendaraan RC-1, sedangkan RC-2 bertindak sebagai leader car yang dikondisikan secara manual. Dengan penerapan kontroler PID pada implementasi sistem didapatkan penurunan time settling menjadi 2,7 Detik dan peningkatan error steady state sebesar 2,44%. Pada implementasi diberikan kecepatan leader secara acak, dengan implementasi kontroler PID, kondisi jarak antara autonomous car dengan leader car masih dalam range keadaan ideal pada set point.
Three Phase Motor Centrifugal Machines Speed Control Using Pid Fuzzy Method Peristiaferi, Trio Yus; Effendie, Rusdhianto; Pramudijanto, Josaphat
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.088 KB)

Abstract

Induction motor speed settings are still done manually by changing the position of the shaft or the size of the puli engine centrifugal. This method resulted in an arrangement with the speed of the motor will be difficult to control as expected. Inappropriate speed settings can also lead  to  less  sugar  production  results.  It  is  therefore  necessary  to maintain the control method of motor speed when load is added while experiencing the process of starting, spinning and breaking. The controller that is used is the PID Fuzzy. In a using simulation and implementation of  using  controller PID Fuzzy  having  the  averages  error  when  processing starting, spinning and breaking a dising about 0.51 % and about 1.06 %. So this final project hoped can help increase the efficiency of the centrifugal on sugar factory machine.
Desain Kontroler Fuzzy PID Gain Scheduling Untuk Pengaturan Kecepatan Motor DC Tanpa Sikat Hibban, Hudaibiy; Pramudijanto, Josaphat; Gamayanti, Nurlita
Jurnal Teknik ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.67 KB)

Abstract

Motor DC, sebagai salah satu mesin listrik yang banyak digunakan di industri, penggunaannya banyak digantikan dengan Brushless DC Motor (BLDC). Penggunaan motor jenis ini hampir tidak menimbulkan polusi di jalan karena energi yang dipergunakan adalah energi listrik, sehingga selain kenyamanan karena nyaris tidak menimbulkan kebisingan motor ini juga ramah lingkungan. Di dalam tugas akhir ini, kita merancang sebuah sistem yang memberikan pembebanan pada motor BLDC menggunakan rem magnetik agar sistem menjadi tidak linear. Pada penelitian ini, digunakan kontroler Fuzzy PID Gain Scheduling untuk mengatur kecapatan motor BLDC. Dipilih kontroler PID karena pada kenyataannya kontrol yang paling sering dipakai adalah PID, dan Fuzzy digunakan sebagai pengatur nilai Kp, Ki, dan Kd. Setelah dilakukan implementasi pada kontroler didapatkan bahwa nilai rise time rata-rata respon motor sebesar 2,6 detik dan nilai settling time rata-rata sebesar 3,6 detik. Selain itu terdapat juga overshoot yang relatif kecil sekitar 1 persen. Hasil tugas akhir ini berupa motor BLDC dapat digunakan sebagai penelitian lebih lanjut untuk adik-adik kelas di jurusan Elektro maupun jurusan lain.