Articles

Found 16 Documents
Search

High Power efficiency in optical logic X-OR gate structure Mutmainnah, Mutmainnah; Pramono, Yono Hadi
Jurnal ILMU DASAR Vol 10, No 1 (2009)
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.78 KB)

Abstract

A High Power Efficiency of Optical Waveguide for Logic X-OR gate has been investigated numerically bymeans of FD-BPM (Finite Difference Beam Propagation Method). The proposed structure is designed by usingof three Y-branches. Two of Y-branches structure is parallel combined in the input section and the other one islocated with the opposite direction of the output section. The whole guiding structure is called 2x3 channelwhich having two-input ports and three-output ports. One of the gap between three output arms in the claddingregion is assumed to be a nonlinear materials which will produce the phase shifting between its output opticalfields. The magnitude of phase shifting is depending on the nonlinearity of material and the optical input power.Y-branch leg angle is also a significant parameter to increase efficiency of optical power switch. The numericalschemes showed that the proposed structure is suitable for optical switching especially for logic X-OR gate.Keywords: Cladding, nonlinear, optical switching, gate, FD-BPM
Characterization of A Directional Coupler Waveguides Five Layers based on A Variation of The Electric Field in Two Border Area Wati, Farida; Rohedi, Ali Yunus; Pramono, Yono Hadi
IPTEK Journal of Proceedings Series Vol 1 (2014): International Seminar on Applied Technology, Science, and Arts (APTECS) 2013
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20882033.v1i1.766

Abstract

Will be Analized the Effective Refractive Indeks with Electric Field Variations In Two Border Areas Layers To Design Vaweguide five layers, where the dispersion relation equation is getting through from the field equations in waveguides five layers. Wave guide five layer nonlinear structure is one of wave guide structure usually used model on design medium laser MQM and system path on device integrated optic. The composition consist of five layer usually used was L-NL-L-NL-L when L and LN as linear and non linear respectively. Will specifically examined the role of the Jacobian elliptic function Cn and Sn in the formulation of the dispersion relation to determine the type of guided modes in a nonlinear waveguide structure of five layers, which are based on the effective refractive index relation to the variation of the electric field at the boundary of two media waveguide region. There are 3 types of guided modes, namely mode symmetry, asymmetry, and antisimentri. The greater the effective refractive index is given, allowing more conditions for the value of the electric field . The dispersion equation shows a very flexible and general expression because it can be applied to the waveguides multilayer having symmetric or asymmetric structures
PROTOTIPE ANTENA BI-HORN DENGAN DUA ARAH RADIASI DAN SATU FEEDING MONOPOLE BEROPERASI PADA FREKUENSI 2,4 GHz Hidayah, Ifa; Pramono, Yono Hadi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.469 KB)

Abstract

Prototype of A bi-horn antenna with double sides radiation using monopole feeding in a rectangular waveguide for 2.4 GHz frequency operation has been investigated. Dimension of this device structure is divided into three sections which the whole structure are fabricated from Aluminium plate with 2 mm of thickness . A rectangular Waveguide 12 x 6.1 x 12 cm3 of volume size is embedded between feeding apertures of horn antenna. Both horn antenna structures are similar which each horn having the front aperture about 50x38 cm2 of wide and 57cm of length . The Total length of the whole structure is about 127cm. The monopole Feeding is constructed by a copper bar with 3mm of diameter and 3 cm of length which is soldered on the tail of N-Female Connector. The characteristics of this antenna is measured under Network Analyzer equipment for obtaining their Return Loss, VSWR, Bandwidth, Gain and Radiation Pattern . The results show the Return Loss -17.692 dB is found at a frequency of 2.4 GHz with VSWR=1.3 and The bandwidth 838 MHz for range 2.173 to 2.789 GHz. The Optimum VSWR=1.05 and Return Loss -31.431dB is obtained at frequency 2.549 GHz . Both of Maximum Radiation for 0oand 180o are obtained which having 13dBi Gain for E-Plane and 7dBi Gain for H-Plane. This antenna can be favorable applied to wi-fi communication (aeronet) especially at repeater station between point- to- point access or joining their access point (WDS) by only using one card radio of 2.4GHz for attaining a longer distance.
Fabrikasi Directional Coupler Serat Optik Multimode Samian, Samian; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.568 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.955

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi directional coupler simetri 2x2 dari bahan serat optik plastik (POF) step-index multimode dengan metode fused. Bahan untuk fabrikasi directional coupler adalah serat optik plastik multimode tipe FD-620-10 dengan diameter serat 1 mm. Fabrikasi dilakukan dengan cara memoles sepasang serat optik dengan panjang daerah interaksi kopling bervariasi dan lebar gap konstan, pasangan serat optik yang telah dipoles kemudian digabungkan. Fabrikasi menghasilkan empat buah directional coupler, salah satu directional coupler hasil fabrikasi parameternya memenuhi standar fabrikasi yaitu nilai ratio coupling 0,245 dengan toleransi dibawah 10% serta nilai excess loss lebih kecil dari 2 dB.
Fabrikasi Dan Karakterisasi Directional Coupler Sebagai Devais Pembagi Daya Supadi, Supadi; Pramono, Yono Hadi; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.343 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v2i1.984

Abstract

Telah difabrikasi directional coupler yang berfungsi sebagai pembagi daya (power divider) dengan pendekatan metode Fused Biconical Tapered (FBT) dengan memanfaatkan serat optik step-index multimode tipe FD-320-05, buatan Autonics, Korea. Struktur ini mempunyai dimensi diameter teras (core) 200 μm, tebalselubung (cladding) 150μm dan lebar gap antar teras serat optik sebesar 100 μm. Indeks bias teras dan selubung masing-masing sebesar 1,49, dan 1,41. Hasil perhitungan karakterisasi directional coupler diperoleh nilai coupling ratio (CR) sebesar 0,31 pada panjang interaksi kopling antar serat optik 25 mm. Hasil ini sesuai dengan standarisasi karakteristik directional coupler hasil fabrikasi industri, dengan demikian devais ini dapat digunakan sebagai komponen pembagi daya (power divider).Hasil ekstrapolasi data melalui grafik menunjukkan bahwa devais ini dapat ditingkatkan fungsinya sebagai pemecah berkas (splitter) dengan panjang interaksi kopling sekitar 27 mm.
Aplikasi Directional Coupler Serat Optik sebagai Sensor Pergeseran Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus; samian, samian
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.712 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.956

Abstract

Telah dilakukan eksperimen directional coupler serat optik multimode hasil fabrikasi sendiri sebagai sensor pergeseran mikro berbasis teknik modulasi intensitas dengan teknik yang sederhana. Analisis performansi sensor menggunakan pendekatan berkas Gaussian. Eksperimen menggunakan sumber laser He-Ne (632,8 nm; 1 mW), detektor OPT-101 (Burr Brown) untuk mendeteksi perubahan daya optik akibat pergeseran obyek (cermin front silvered) serta mikrovoltmeter (Leybold) untuk membaca tegangan keluaran detektor. Pergeseran obyek dilakukan dengan resolusi 5 μm. Hasil eksperimen menunjukkan performansi sensor yang cukup baik, mampu mendeteksi pergeseran obyek sampai rentang 3,1 mm, daerah kerja sensor 0 - 1,3 mm dan sensitivitas sebesar 19,3 μW/mm.
Pembuatan dan Karakterisasi Antena Mikrostrip dengan Struktur Satu Feed Line Dipole Co-PlanarWaveguide dan dua patch untuk Repeater WIFI Dua Arah Susiloningsih, Esti; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.506 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.952

Abstract

Antena Mikrostrip dengan struktur satu feed line dipole Co-Planar Waveguide dan dua patch untuk repeater wifi dua arah telah difabrikasi dan karakterisasi. Parameter-parameter fisis yang dikarakterisasi meliputi VSWR (Voltage Standing Wave Ratio), Return Loss, dan pola radiasi. Substrat yang digunakan untuk fabrikasi antena adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,47. Ukuran antena yang digunakan adalah 70 mm × 50 mm × 3 mm, dengan lebar feed line 3 mm, CPW 2 mm × 20 mm, dipole 4 mm × 30 mm, patch 20 mm × 70 mm. Hasil karakterisasi Network Analyzer tipe HP 8753ES pada frekuensi kerja 2,460 GHz adalah return loss -23,68 dB,dan VSWR 1,140. Nilai VSWR yang mendekati 1 pada frekuensi kerja tersebut menunjukkan bahwa daya masukan ditransmisikan hampir keseluruhan ke udara dengan porsi kecil yang di refleksikan balik ke dalam osilator/generator pulsa. Sedangkan return loss yang dihasilkan antena < -15 dB berada rentang nilai yang dapat diterima untuk komunikasi dua arah.
Penentuan Kelayakan Fungsi untuk Pemodelan Pemanasan Minyak Mentah menggunakan Energi Gelombang Mikro Yustiana, Yustiana; Muntini, Melania Suweni; Pramono, Yono Hadi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.714 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i3.789

Abstract

Tingginya kebutuhan supply energi menuntut terus dikembangkannya teknologi pengolahan minyak bumi. Salah satu proses penting di dalam pengolahan minyak bumi adalah proses pemanasan, yang secara konvensional dapat mereduksi hasil produksi minyak bumi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan pemanasan minyak mentah menggunakan energi gelombang mikro di dalam suatu pipa sumur minyak. Teknik pemanasan ini selain bertujuan untuk menurunkan viskositas dan mengurangi jumlah partikel residu, juga untuk meminimalkan biaya produksi. Data sekunder yang diperoleh kemudian dimodelkan dan dianalisa menggunakanparameter NSD (Normalisasi Square Deviation) untuk menentukan kelayakan fungsi. Hasil yang diperoleh bahwa leyakan fungsi untuk pemodelan menunjukkan bahwa temperatur minyak dari permukaan pipa sampai dengan kedalaman sumur menurun secara eksponensial. Temperatur minyak dari pusat silinder sampai ke tepi pipa menurun secara sinusoidal. Untuk sumber gelombang mikro dengan daya 500 W dan waktu 10 s dihasilkan temperatur maksimum 385C.
Fabrikasi dan Karakterisasi Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua Lapis Substrat untuk Komunikasi C-Band dan Ku-Band Rahayu, Erni Maryati; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.031 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.939

Abstract

Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua lapis substrat untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band telah difabrikasi dan karakterisasi. Parameter-parameter fisis yang dikarakterisasi meliputi VSWR (Voltage StandingWave Ratio), return loss, dan impedansi. Substrat yang digunakan untuk fabrikasi antena pada penelitian ini adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,47. Penentuan dimensi antena dilakukan menggunakan fasilitas Tool Box perancangan Antena yang tersedia di Laboratorium Opto-Elektronika Jurusan Fisika FMIPAITS. Ukuran antena yang difabrikasi adalah 42 mm × 49 mm × 3 mm, dengan feed line 5 mm × 13 mm, CPW 3 mm × 13 mm, loop 11 mm × 19 mm, patch 7 mm × 12 mm, dan slot 20 mm × lebar 7 mm. Hasil karakterisasi Network Analyzer tipe HP 8753ES pada frekuensi kerja 3,698 GHz adalah return loss -34,021 dB, VSWR 1,041, dan impedansi 52,031, sedangkan untuk pada frekuensi kerja 5,585 GHz adalah return loss -24,893 dB, VSWR 1,121, dan impedansi 56,037. Nilai VSWR yang mendekati 1 pada kedua frekuensi kerja tersebut menunjukkan bahwa daya masukan ditransmisikan hampir keseluruhan ke udara dengan porsi kecil yang direfleksikan balik ke dalam osilator/generator pulsa. Sedangkan return loss yang dihasilkan antena <-15 dB berada pada rentang nilai yang dapat diterima untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band, hal ini didukung dengan nilai impedansinya yang mendekati impedansi karakteristik ideal 50.
Karakterisasi Divais Multimode Interference (MMI) Berbahan Polimer untuk Pembagi Daya 1 × 3 Sahodo, Yasin Agung; Lavina, Wina Indra; Hidayati, Yuni Nur; Rofianingrum, Mefina Yulias; Muflihati, Banatul; Pramono, Yono Hadi; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.387 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i3.855

Abstract

Divais pembagi daya 1 × 3 telah difabrikasi menggunakan bahan polimer dan dikarakterisasi dengan metode simulasi Finite Difference Beam Propagation Method (FD-BPM). Simulasi dilakukan dengan menerapkan fenomena Multimode Inteference (MMI). Pandu gelombang planar dengan bahan polimer difabrikasi dengan parameter substrat dan kover akrilik berindeks bias 1,49 dan film Methyl Methacrylate (MMA) berindeks bias 1,4905. Nilai konstanta propagasi yang digunakan dalam simulasi yaitu 1,4903412 dengan panjang gelombang 0,6328 μm. Tebal film pandu gelombang sebesar 50 μm dan panjang pandu gelombang 5000μm. Hasil simulasi menunjukkan perbandingan daya output terhadap input pada masing-masing kanal output sebesar 11%, 37%, dan 11% secara berurutan, sedangkan hasil fabrikasi sebesar 13%, 16%,dan 12%. Dari kedua hasil simulasi dan fabrikasi menunjukkan bahwa divais ini dapat diaplikasikan dalam komunikasi optik untuk pembagi daya.