Articles

PEMERIKSAAN KEMIRIPAN DIAGRAM KASUS PENGGUNAAN TERHADAP SKENARIO Fauzan, Reza; Pramono, Djoko
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 11, No 2, Juli 2013
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini diagram kasus penggunaan digunakan dalam pendefinisian kebutuhan sistem. Sebelum pembangunan diagram kasus penggunaan tersebut, analis membuat sebuah skenario agar konsumen lebih mengerti tentang sistem yang akan diberikan kepada mereka. Kemudian analis melakukan analisa kembali pada kebutuhan sistem untuk membuat diagram kasus penggunaan. Ketika analis melakukan analisa kebutuhan sistem pada waktu yang berbeda, analis dimungkinkan membuat analisa yang berbeda. Makalah ini bertujuan untuk mengecek kemiripan hasil analisa kebutuhan sistem ketika pembuatan skenario dan kasus penggunaan. Makalah ini mengajukan langkah kerja dari ekstraksi metadata skenario dan kasus penggunaan dan kemudian dicari kemiripan konteks antar keduanya menggunakan Wordnet. Luaran yang dihasilkan dari sistem yang dibangun adalah nilai kemiripan dari setiap kasus penggunaan terhadap ekstraksi metadata skenario. Dengan melakukan penelitian ini, sistem diharapkan dapat membantu analis sistem dalam pengecekkan hasil analisa yang mereka lakukan.
Perbaikan Proses Bisnis Menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus Pada Bagian Pelaksana Urusan Logistik UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang) Pratama, Ibnu Irawan; Pramono, Djoko; Setiawan, Nanang Yudi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 12 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.895 KB)

Abstract

Bagian pelaksana uruasn logistik merupakan bagian dari seksi tata usaha UTD PMI Kota Malang. Pada UTD PMI Kota Malang terdapat seksi-seksi yang dibentuk untuk membantu tercapai tujuan organisasi. Pada bagian pelaksana urusan logistik medis terdapat 5 proses bisnis utama, yaitu penerimaan barang logistik medis, pembelian barang logistik medis > RP 5.000.000, pembelian barang logistik medis < Rp 5.000.000, penyerahan barang logistik medis (untuk internal), dan penyerahan barang logistik medis (untuk eksternal). Pelaksanaan proses bisnis pada bagian ini masih sering terdapat kendala yaitu pada eksekusi waktu yang melebihi waktu yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode five whys analysis untuk menentukan akar permasalahan dari setiap proses bisnis. Hasil dari analisis tersebut secara umum akar permasalahannya adalah tentang pencatatan dokumen yang masih menggunakan kertas yang dapat menyebabkan menambahnya pengeluaran organisasi untuk membeli kertas dan resiko hilang. Berdasarkan hasil evaluasi dibuat rancangan perbaikan dengan menggunakan tools streamlining yang disediakan oleh Business Process Improvement (BPI) untuk membuat rekomendasi proses bisnis. Dari hasil rekomendasi proses bisnis yang dibuat kemudian dilakukan simulasi untuk melihat peningkatan dari setiap proses bisnis. pada proses bisnis penyerahan barang logistik medis (untuk eksternal) sebesar 1 jam 41 menit dengan presentase kenaikan 24,9%.
Sistem Informasi Penentuan Lokasi Pembangunan Kawasan Industri di Kabupaten Mojokerto Menggunakan Metode Multi-Creteria Evaluation Berbasis WEB-GIS Junianto, Diky Dwi; Ramdani, Fatwa; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1470.076 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan hal yang harus dicapai oleh setiap pemerintahan untuk memajukan kesejahteraaan masyarakat wilayahnya. Salah satu langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi adalah dengan membangun kawasan industri. Kawasan industri merupakan pemusatan kegiatan industri pengolahan. Aktifitas industri akan banyak menyerap tenaga kerja dan menambah pajak bagi daerah. Pemilihan lokasi pembangunan kawasan industri harus ditentukan dengan tepat karena akan mempengaruhi kelancaran operasional industri, kenyamananan masyarakat, dan terjaganya lingkungan. Untuk menentukan lokasi kawasan industri yang tepat sangat sulit, karena cakupan area yang luas dan harus mempertimbangkan banyak aspek dalam pembangunannya. Pada penelitian ini dikembangkan sistem informasi untuk menentukan lokasi pembangunan kawasan industri di Kabupaten Mojokerto. Sistem ini memanfaatkan analisis spasial dari aplikasi QuantumGIS, data citra satelit Landsat-8 (perekaman tanggal 20 Mei 2017), metode multi criteria evaluation, metode AHP dan peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia nomor : 35/M-IND/PER/3/2010 tentang pedoman teknis kawasan industri sebagai pedoman penentuan kawasan industri. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi penentuan lokasi industri berbasis Website Geography Information System(webGIS). Pengujian performance testing dan ROC curve. Hasil dari performance testing menunjukan performa sistem sangat baik, dibuktikan dengan hasil pengujian semua HTTP request dari semua fitur sukses. Sedangkan hasil dari pengujian akurasi ROC curve menunjukan tingkat akurasi 78%, menunjukan akurasi cukup akurat. Tujuan dari sistem ini adalah menginformasikan luasan lahan untuk kesesuaian kawasan industri berdasarkan skala kesesuaian (sangat sesuai,cukup sesuai, kurang sesuai, tidak sesuai).
Rekomendasi Penentuan Prioritas Sistem Informasi di BNN Kota Malang Menggunakan Metode EasyWinWin Sya'bandiyah, Aziza Zuhroh; Saputra, Mochamad Chandra; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1037.727 KB)

Abstract

BNN Kota Malang merupakan lembaga vertikal yang memiliki tujuan untuk melakukan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) khusunya di Kota Malang. Terdiri dari kepala, subbagian umum, seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, seksi rehabilitasi dan seksi pemberantasan. Berdasarkan data hasil wawancara, didapatkan adanya kesulitan dalam menentukan prioritas sistem informasi di BNN Kota Malang. Hal tersebut karena tidak ada ahli dalam bidang teknologi informasi dan kebutuhan setiap seksi yang berbeda. Oleh karena itu perlu diadakan rekomendasi dalam penentuan prioritas sistem informasi di BNN Kota Malang. Metode EasyWinWin digunakan untuk melakukan negosiasi secara kolaborasi dan penentuan prioritas. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan rekomendasi sistem informasi yang menjadi prioritas di BNN Kota Malang untuk dikembangkan atau dibangun. Hasil rekomendasi penentuan prioritas sistem informasi di BNN Kota Malang secara keseluruhan adalah sistem informasi pelaporan kegiatan yang dilakukan secara harian dan menampilkan rekap secara mingguan yang mana hasil laporan mingguan berekstensi .ppt. Selain itu, menghasilkan rekomendasi prioritas sistem informasi pada setiap seksi atau subbagian.
POLA INTEGRASI SAPI POTONG PERBIBITAN DAN TANAMAN PADA SKALA PETERNAKAN RAKYAT (KASUS DI KABUPATEN GROBOGAN) Pramono, Djoko
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 23, No 2 (2008): October
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v23i2.14000

Abstract

The animal and crop integration has long become a common practice among farmers, especially among those who breed breeding beef cattle. It is closely related to the fodder supply system that in general makes us of the agricultural by-products (e.g., dried rice stalks), and produces composts as organic fertilizer for his farming. However, the animal and crops integration is implemented in a simple way that the resulting products have not indicated an optimal sybergy. A technology introduction has been made through in-field study for 2 years (2000-2002) to improve the knowledge of the farmers of the animal and crop integrated system. The location of the in-field study is Pilang Piyung village of Toroh Subdistrict of Grobogan District and involves 40 cooperators of the members of “CF Bersemi” group. The technology introduced includes the processing of agricultural wates (e.g, rice stalks), the animals and animal wates. The data of the use of the agricultural wastes, the animal wastes and the production performance of the animals is collected before and after the implementation of the activity using survey and observation methods. The results shows that there are 6 farmers (15%) who process and store the dried rice stalks and the other 34 farmers (85%) store the stalks directly (without any processing). The animal wastes is still processed using a simple method (without probiotics). The reproductive performance of the animals is low (long breeding interval, which isi 15 to 18 months). It is evidenced that not all of the cooperators implement the introduced technology after activity. The are only 22 farmers (55%) of the 40 farmers who process and store the rice stalks, while 12 farmers (30%) of them conduct the composting process of the wastes. The breeding internal shortens into 14 to 16 months. The evaluation result shows that it is still necessary to heighten the awareness of the adoption of the technology related to the animal and crop integrated system through a follow-up.
Pengembangan Sistem Informasi Pelaporan BPHTB Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bondowoso Prestisiadi, Ridho Robby; Aknuranda, Ismiarta; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 9 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1281.974 KB)

Abstract

Badan Pendapatan Daerah (BPD) Kabupaten Bondowoso bertugas untuk membantu Bupati untuk melaksanaan urusan pemerintahan Kabupaten di bidang pendapatan. Di dalam pelaksanaannya, BPD Kabupaten Bondowoso memiliki beberapa tugas, salah satunya adalah memproses pelaporan BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan). Pelaporan BPHTB dilakukan ketika adanya transaksi jual beli tanah / bangunan. Pihak pembeli diwajibkan untuk melakukan pelaporan BPHTB atas tanah / bangunan yang dibeli. Namun, dalam penerapannya terdapat beberapa masalah yang dihadapi oleh Wajib Pajak maupun pihak BPD Kabupaten Bondowoso. BPD Kabupaten Bondowoso tidak memiliki lembaga survei untuk menentukan nilai pasar dari setiap tanah / bangunan yang dilaporkan dalam BPHTB, sehingga Wajib Pajak harus mendatangi Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP Pratama) Kabupaten Situbondo untuk melakukan validasi nilai tanah / bangunan. Selain itu, dalam proses pelaporan BPHTB, Wajib Pajak harus mengisikan formulir BPHTB sebanyak enam lembar. Halaman kedua sampai halaman terakhir merupakan duplikasi dari halaman pertama namun ditujukan untuk hal yang berbeda-beda. Masalah lainnya adalah BPD Kabupaten Bondowoso masih menyimpan dokumen pelaporan BPHTB dengan cara manual yang menyebabkan berkas mudah rusak. Berdasarkan masalah tersebut maka solusi yang dapat diterapkan adalah dengan membuat Sistem Informasi Pelaporan BPHTB. Sistem tersebut akan menggunakan metode Quality Rating untuk menghitung nilai pasar tanah / bangunan. Sistem dibangun dengan metode waterfall. Pengujian dilakukan menggunakan pengujian validasi, kompatibilitas dan pengujian perhitungan Quality Rating untuk membuktikan bahwa sistem telah berjalan sesuai kebutuhan pengguna, mampu berjalan di berbagai browser, serta memiliki keakuratan perhitungan Quality Rating.
Pengembangan Sistem Informasi Pencatatan dan Pemantauan Distribusi Surat Masuk dan Surat Keluar dengan Pendekatan Berorientasi Objek (Studi Kasus : Detasemen A Pelopor Satbrimob Polda Jatim) Aryasworo, Wika Vidi; Aknuranda, Ismiarta; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1175.631 KB)

Abstract

Detasemen A Pelopor Satbrimob Polda Jatim merupakan unsur pelaksana operasional pada Satuan Brimob Polda Jawa Timur yang bertugas melakukan penanggulangan terhadap gangguan keamanan yang berintensitas tinggi. Seperti halnya organisasi lain, Detasemen A Pelopor Satbrimob  Polda Jatim memiliki kegiatan pengelolaan surat. Selama ini  pengelolaan surat pada Detasemen A Pelopor Satbrimob Polda Jatim masih dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan beberapa masalah diantaranya adalah sulit melakukan pencarian data surat, sulit untuk merekap data surat sebagai laporan. Selain itu tidak dapat memantau pengelolaan surat setelah surat didistribusikan ke bagian/fungsi. Dari masalah tersebut maka diperlukan adanya perbaikan pada kegiatan pencatatan dan pendistibusian surat yang telah berjalan saat ini dengan mengembangkan sebuah Sistem Informasi Pencatatan dan Pemantauan Distribusi Surat Masuk dan Surat Keluar (SIPPDS) yang dapat mempermudah untuk mencatat, menyimpan, mencari, merekap data surat, dan memantau proses pengelolaan surat pada setiap bagian. Dalam mengembangkan SIPPDS, peneliti menggunakan model waterfall, dengan pendekatan berorientasi objek dan menganut konsep model view controller. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perancangan sistem berupa class diagram, physical data model, dan perancangan antarmuka. Pada tahap implementasi menghasilkan sistem informasi pencatatan dan pemantauan distribusi surat masuk dan surat keluar dengan menggunakan framework CodeIgniter dan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Sedangkan pada pengujian validasi menunjukkan sistem dapat berjalan dengan baik, dan pengujian kompatibilitas menunjukkan sistem dapat digunakan dengan baik pada 9 jenis perambah web.
Pengembangan Sistem Informasi Sales Force Automation dan Service Automation Pemesanan dan Penjualan Menggunakan Metode Rational Unified Process (Studi Pada Kantin FILKOM Universitas Brawijaya) Prameireza, Helmy Danu; Mursityo, Yusi Tyroni; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 12 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.847 KB)

Abstract

Pada sistem informasi kantin Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) yang telah diterapkan saat ini terdapat beberapa permasalahan yang dapat mempengaruhi kepuasan pembeli yaitu, alur proses bisnis pemesanan memakan waktu yang cukup lama dan penjual yang kebingungan dalam mengantar pesanan. Maka diperlukannya suatu pengembangan sistem yang dapat membantu menangani masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan modul pada operasional Customer Relationship Management (CRM) Sales force automation (SFA) dan Service Automation (SA). Metode pengembangan yang digunakan adalah Rational Unified Process (RUP) yang merupakan kerangka kerja dalam pengembangan sistem informasi yang menggunakan teknik iteratif dan inkremental. Metode RUP terdapat beberapa fase dalam melakukan pengembangan sistem, fase pertama yang dilakukan adalah fase insepsi, lalu dilanjutkan dengan fase elaborasi, fase konstruksi dan diakhiri dengan fase transisi. Implementasi sistem ini berbasis perangkat bergerak dengan platform android dan firebase sebagai server database. Hasil pengujian black-box dengan 47 test-case dinyatakan berhasil, pengujian compatibility dengan 12 perangkat yang berbeda menggunakan Test Lab dan dari pengujian tersebut dinyatakan berhasil dijalankan semua, User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan bahwa tingkat penerimaan dari pembeli adalah 85,92% dan 82,86% pada sisi kantin Filkom serta pengujian waktu didapatkan hasil bahwa pada proses bisnis to-be lebih cepat 4 menit 30 detik dari proses bisnis as-is. Dari hasil pengujian tersebut dengan menerapkan sistem informasi ini dapat mempermudah dan mempercepat alur pemesanan dan penjualan pada kantin FILKOM.
Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Showroom Mobil (SISMOB) Dengan Pendekatan Berorientasi Objek (Studi Kasus: UD. Tomaru Oto) Syafruddin, Muhammad Rheza; Aknuranda, Ismiarta; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 10 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.621 KB)

Abstract

Tomaru Oto merupakan diler mobil yang telah berdiri sejak tahun 2000 berlokasi di Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. UD. Tomaru Oto menjual mobil baik dalam keadaan baru maupun bekas. Dalam menjalankan bisnisnya pemilik dari UD. Tomaru Oto melakukan semua kegiatan bisnisnya secara manual, baik pencatatan data penjualan dan pembelian, pencarian data penjualan dan pembelian, dan dalam merekap data pemasukan dan pengeluaran. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibutuhkan sebuah sistem informasi showroom mobil (SISMOB). Membangun sistem informasi, dibutuhkan analisis persyaratan dan perancangan sistem, agar sistem yang diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tujuan  penelitian ini adalah memodelkan proses bisnis, menganalisis spesifikasi persyaratan dan perancangan sistem, serta melakukan evaluasi spesifikasi persyaratan dan rancangan antarmuka sistem. Penelitian ini menggunakan BPMN untuk memodelkan proses bisnis serta pendekatan berorientasi objek untuk analisis dan perancangan sistem. Evaluasi pada penelitian ini menggunakan tinjauan pada  use case, prototipe dan matriks kerunutan. Hasil dari penelitian ini berupa model proses bisnis saat ini dan usulan, fitur dan spesifikasi persyaratan sistem, model interaksi, model data dan antarmuka sistem serta hasil evaluasi. Hasil evaluasi menunjukan bahwa setiap persyaratan dapat dilacak ke dalam fitur, kebutuhan dan model diagram. Hasil tinjauan menunjukan bahwa alur pengguna sudah sesuai dengan alur pada spesifikasi use case.
Pengembangan Business Process Improvement Sistem Informasi Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Bidan Praktik Mandiri Menggunakan Zachman Framework (Studi Pada Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kabupaten Trenggalek) Aditya, Dias; Mursityo, Yusi Tyroni; Pramono, Djoko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1511.891 KB)

Abstract

Sekarang ini pengelolaan data medis yang dilakukan secara manual sudah dibuat menjadi otomatis dengan sistem informasi untuk mempercepat proses kerja para pelaku kesehatan dalam memperoleh data medis. Bidan Praktik Mandiri saat ini masih melakukan pencatatan data medis pasien dengan menggunakan metode yang manual sehingga proses bisnis yang sedang berjalan saat ini kurang optimal. Perkembangan teknologi sistem informasi saat ini seharusnya dapat dimanfaatkan oleh bidan untuk dapat membantu memaksimalkan kinerja pada pelayanan mereka. Untuk membuat sebuah sistem dalam penelitian ini digunakan Enterprise Architecture Zachman Framework dan metode Business Process Improvement agar dapat menganalisa terlebih dahulu proses bisnis yang ada untuk selanjutnya dilakukan perbaikan. Penelitian ini akan menggunakan 3 perspektif dari 6 perspektif yang ada di Zachman Framework. Setelah itu dilakukan implementasi sebuah prototype Sistem Informasi Rekam Medis Bidan Praktik Mandiri yang merupakan representasi dari proses bisnis yang diusulkan. Pengujian yang dilakukan menggunakan metode black-box testing, dan fit/gap analisis. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi rekam medis yang dapat membantu kinerja bidan dalam mempercepat layanan dan membuat rekap hasil layanan. Manfaat yang diberikan yaitu akan mempercepat jalannya proses bisnis yang ada dengan menerapkan sebuah sistem informasi.