Jimmy Posangi
Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado

Published : 40 Documents
Articles

Found 40 Documents
Search

NON-CALLIPHORIDAE-NECROPHAGOUS-DIPTERA SUCCESSION ON PIG CARCASSES IN MANADO, INDONESIA Wangko, Sunny; Sembel, Dantje T; Pinontoan, Oddi R; Posangi, Jimmy; Huijbregts, Hans
JURNAL BIOMEDIK Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Biomedik (JBM)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.153 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian mengenai suksesi Diptera nekrofagus non-Calliphoridae dilakukan di Manado, Indonesia pada tahun 2012. Tiga ekor bangkai babi domestik (berat badan 21-23 kg) dimatikan dengan tiga cara yang berbeda (dosis letal potasium sianida per oral, pukulan benda tumpul pada area osipital, dan tikaman benda tajam). Penelitian dilakukan selama 15 hari. Suhu udara ambien dan kelembaban, serta data suhu dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kayuwatu. Babi yang dimatikan dengan potasium sianida memperlihatkan perlangsungan dekomposisi yang lebih panjang (10 hari) dibandingkan dengan lainnya (delapan hari). Simpulan: Terdapat empat famili dan dua spesies Diptera nekrofagus non-Calliphoridae yang mengunjungi bangkai hewan coba: Sarcophagidae, Piophilidae, Ophyra, Phoridae, Musca domestica, dan Hermetia illucens. Sarcophagidae dan Ophyra telah ditemukan sejak hari ke-1. Dari keenam jenis serangga non-Calliphoridae yang berkunjung, hanya empat jenis yang berkolonisasi pada bangkai hewan coba, yaitu: Ophyra, Phoridae, Musca domestica, and Hermetia illucens. Kata kunci: nekrofagus non-Calliphoridae, babi domestik, suksesi, kolonisasi Abstract. A study was conducted on Non-Calliphoridae-Necrophagous-Diptera succession on pig carcasses in Manado, Indonesia, in the year 2012. Three domestic pig carcasses (weighing 21-23 kg) were killed by using three different manners (a lethal oral dose of potassium cyanide, a blow with a blunt material, and a stabbing with a sharp material). This study was conducted for 15 days. Ambient air temperatures and humidity, and temperature data of the Climatology Station, Kayuwatu were recorded. The pig killed with potassium cyanide showed a longer decomposition duration (10 days) than the others (eight days). Conclusion: there were four families and two species of Non-Calliphoridae-Necrophagous Diptera visited the carcasses: Sarcophagidae, Piophilidae, Ophyra, Phoridae, Musca domestica, and Hermetia illucens. The first visitors (day 1) were Sarcophagidae and Ophyra. From the six visitors, there were only four that colonized on the carcasses: Ophyra, Phoridae, Musca domestica, and Hermetia illucens.Key words: Non-Calliphoridae-Necrophagous-Diptera, domestic pigs, succession, colo-nization
EFEK EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) PADA KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS WISTAR Posangi, Ira; Posangi, Jimmy; Wuisan, Jane
JURNAL BIOMEDIK Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Biomedik (JBM)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.465 KB)

Abstract

Abstract: Treatment using medicinal plants has already been applied before modern medicine. Soursop (Annona muricata L.) leaves have been used for the treatment of various diseases. The purpose of this study was to test whether the soursop leaf extract could lower the total cholesterol levels of wistar rats used as test animals. Prior to lowering the cholesterol levels, they first had to be raised, and to raise the level of total cholesterol, all test animals were induced by propyl thiouracyl (PTU). Rosuvastatin was used for positive control group F. Wistar rats were divided into six groups. Group A was the normal control group. Group B was given just PTU. Groups C, D, and E, after having been given PTU, were given respective doses of 50mg, 100mg, and 200mg/day of soursop leaf extract. Group F was given PTU and then rosuvastatin. The results showed that the total cholesterol levels in rats given soursop leaf extract or rosuvastatin were lower than rats that were not given soursop leaf extract or rosuvastatin. Conclusion: soursop leaf extract could lower the total cholesterol levels of wistar rats. Key words: soursop leaves, cholesterol Abstrak: Pengobatan menggunakan tanaman berkhasiat obat sudah lebih dulu diterapkan dari obat-obat modern. Daun sirsak telah digunakan untuk pengobatan bermacam penyakit. Tujuan penelitian ini untuk menguji apakah ekstrak daun sirsak dapat menurunkan kadar total kolesterol tikus wistar yang digunakan sebagai hewan uji. Untuk menaikkan kadar total kolesterol hewan uji diinduksi dengan PTU. Untuk kontrol positif digunakan rosuvastatin. Tikus wistar dibagi dalam 6 kelompok yang terdiri Kelompok A sebagai kontrol normal, Kelompok B diberikan PTU, Kelompok C, D, dan E diberikan PTU kemudian diberikan berturut-turut ekstrak daun sirsak dosis 50mg, 100mg, dan 200mg/hari, Kelompok F diberikan PTU kemudian rosuvastatin. Hasil penelitian menunjukkan kadar kolesterol total pada tikus yang diberikan ekstrak daun sirsak atau rosuvastatin lebih rendah daripada tikus yang tidak diberikan ekstrak daun sirsak atau rosuvastatin. Simpulan: ekstrak daun sirsak dapat menurunkan kadar total kolesterol tikus wistar.Kata kunci: daun sirsak, kolesterol
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI IRINA A RSUP PROF DR R D KANDOU MANADO Tiwa, Angela Christin; Posangi, Jimmy; Warouw, Herman
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : e-NERS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract: A service although can be counted satisfy to patient but the aplication do not according to the ethical code and atandart, it is not a quality service. It is, therefore very important the role of  nursing care is very important the affect the patients satisfaction. The purpose of research know is to the relationship of quality nursing care to the level of satisfaction of hospitalized patients at the department of Irina A Prof Dr R D Kandou Manado. The study design is using observational analytic cross-sectional approach. The Population of the patients who cared at department of Irina A Prof Dr R D Kandou Manado with the average of 180 patients a month. Sixtyvive samples were used in this research . The data is processed by using univariate and bivariate chi square calculations. The results show the relationship of quality nursing care to inpatient satisfaction majority of good quality (58.5%) and poor (41.5%) and to the satisfaction of the majority of the patients were less satisfied (50.8%) and the satisfied (49.2%). As a Conclusion, there is a significant correlation between the quality of nursing care with the patient satisfaction and quality of serviceis assumed as good. As a suggestion the quality of nursing care services of hospital management should be further enhance which can support the profesionalism of the nurses, so the patient satisfaction archieved can be maximized. Keywords: nursing service, patient satisfaction.     Abstrak: Suatu pelayanan sekalipun di nilai dapat memuaskan pasien tetapi penyelenggaraannya tidak sesuai dengan kode etik dan standar bukanlah pelayanan yang bermutu. Oleh karena itu perawat sangat berperan penting dalan pelayanan keperawatan karena berpengaruh dengan kepuasan pasien. Tujuan penelitin mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di Irina A RSUP Prof Dr R D Kandou Manado. Desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh pasien yang berada di ruang rawat inap Irina A RSUP Prof Dr R D Kandou Manado dengan rata-rata pasien per bulan sebanyak 180. Sampel penelitian 65 pasien. Data diolah secara univariat dan bivariat dengan menggunakan perhitungan chi square. Hasil penelitian menunjukkan hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap mayoritas kuaitas pelayanan keperawatan yang baik (58,5%) dan yang kurang baik (41,5%) dan untuk kepuasan mayoritas pasien kurang puas (50,8%) dan yang puas (49,2%). Kesimpulan terdapat hubungan  yang bermakna antara kualitas pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien dan kualitas pelayanannya sudah baik. Saran pihak manajemen rumah sakit hendaknya lebih meningkatkan lagi kualitas pelayanan keperawatan yang dapat menunjang profesionalitas seorang perawat sehingga tingkat kepuasan  pasien bisa maksimal. Kata Kunci: pelayanan keperawatan,  kepuasan pasien.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KEMAMPUAN MELAKUKAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA ORANG DEWASA DI INSTALASI GAWAT DARURAT BEDAH RSUP Prof. Dr. R.D. KANDOU MANADO Sandag, Hendra; Posangi, Jimmy; Warouw, Herman
e-NERS Vol 1, No 1
Publisher : e-NERS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract: One indicator of bad good health services is reflected in the language of quality emergency services at installations. Destination of this research was done to know the nurses knowledge  and do get help basic life support  to humans. The design of this research is cross sectional  study. The sample are 40 respondents,the data intake tecnique was by questionnaires and observation directly conducted nurses on midget. The experiment result hipotesis using Fisher’s Exac Test with level of mistake 0,05% and level of confidence 95% so ρ value 0,01 < 0,05, Ha is accepted. Concluded that knowledge nurses nem article ability to get help equity living in emergency in, initial studies were categorized less. Recommendation : Develope knowledge of nursing about getting help during equity life education, required the exercise of the well’s method of analysis laboratory skills tu produce nurses able to perform in sequence and appropriate resucitation. Keywords: Nurse knowledge, Get help with basic life support.     Abstrak: Hendra Sandag, Hubungan pengetahuan Perawat Dengan Kemampuan melakukan Bantuan Hidup Dasar Pada Orang Dewasa Di Instalasi Gawat Darurat Bedah BLU RSUP Prof. dr. R. D. Kandou Manado, Karya Tulis Ilmiah Sarjana, Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Pembimbing (1) Prof  dr. Jimmmy Posangi,MSc.PhD.SpFK, (2) Herman Warouw, SKM, M.Kep. Salah satu indikator baik atau buruknya pelayanan kesehatan, tercermin dari kualitas pelayanan pada instalasi gawat darurat sebagai gerbang terdepan bagi pasien yang membutuhkan pertolongan kesehatan di institusi rumah sakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengetahuan perawat berhubungan dengan bantuan hidup dasar pada orang dewasa. Penelitian ini bersifat cross sectional, Variable independen yaitu pengetahuan perawat dan variable dependen yaitu kemampuan melakukan bantuan hidup dasar. Data didapatkan melalui kuesioner dan observasi secara langsung yang dilakukan perawat pada manikin. Data dianalisa dengan menggunakan uji Fhisher’s Exac Test dengan table 2 x 2 dengan nilai kemaknaan α = 0.05. Hasil uji Fisher’s Exack Test didapatkan nilai P = 0,001 yang berarti lebih kecil dari a = 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima, maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan perawat dengan kemampuan melakukan bantuan hidup dasar pada orang dewasa. Kata kunci: Pengetahuan perawat, Bantuan Hidup Dasar.
PREFERENSI NYAMUK AEDES AEGYPTI PADA BEBERAPA MEDIA AIR Wuwungan, Antje A; Lumanauw, Saartje J; Posangi, Jimmy; Pinontoan, Odi R
JURNAL BIOMEDIK Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Biomedik (JBM)
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.016 KB)

Abstract

Abstract: The Aedes aegypti mosquitoes are the main vectors of Dengue virus which causes Dengue Fever and Dengue Haemorrhagic Fever. Their blood sucking activity occurs during the day and they rest inside houses (endophagic and anthropophilic). Ae. aegypti females prefer to lay eggs in man-made containers. The purpose of this study was to determine the habitat and development of Ae. aegypti in four types of water (rain water, well water, tap water, and soap water). The method of this study was random group design. The results showed that Ae. aegypti prefered black containers to white containers. Conclusion: The preference of the Ae. aegypti mosquitos in choosing the water media for laying eggs and their development whether in rain water, well water, tap water, or soap water were not significantly different. Keywords: Aedes aegypti, Dengue, types of water.     Abstrak: Nyamuk Aedes aegypti merupakan vektor Dengue utama yang mejadi penyebab Demam Dengue dan DBD. Aktivitas mengisap darah terjadi pada siang hari dan nyamuk dewasa cenderung beristirahat di dalam rumah (endofagik dan antropofilik).  Ae. aegypti lebih menyukai wadah buatan manusia untuk tempat berkembang biak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui habitat nyamuk Ae. aegypti pada empat jenis air. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode rancangan acak kelompok. Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa Ae. aegypti lebih memilih  wadah  berwarna  hitam  dari pada  wadah  berwarna  putih. Simpulan: Preferensi  nyamuk  Ae. aegypti untuk meletakkan telur  pada  media air hujan, air sumur, air PAM, dan air sabun tidak memperlihatkan perbedaan bermakna. Kata kunci: Aedes aegypti, Dengue, jenis air.
DAYA HAMBAT OBAT KUMUR CETYLPYRIDINIUM CHLORIDE DAN OBAT KUMUR DAUN SIRIH TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS Toar, Amelia I.; Posangi, Jimmy; Wowor, Vonny
JURNAL BIOMEDIK Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Biomedik (JBM) Suplemen
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.84 KB)

Abstract

Abstract: Dental caries and periodontal diseases are still the major problems of oral health among the community. The microbes Streptococcus mutans that accumulate in plaques have an important role in the occurences of these two diseases. The control of plaque forming can be done chemically by using mouthwash. Cetylpyridinium chloride (CPC) and betle leaf (Piper betle Linn.), among others, are active ingredients that are added in the preparation of alcohol-free mouthwash. This study aimed to determine whether there was a difference between the inhibition of alcohol-free mouthwash containing CPC, and betle-leaf mouthwash to the growth of S. mutans. This was an experimental study with a post-test-only control-group design. The technique for testing inhibition used the Kirby Baurer disc diffusion method with samples of cultures of S. mutans The trial materials were commercial alcohol-free mouthwash and betle-leaf mouthwash; and aquadest as the negative control.  There were nine repetitions for each trial material group. The results of the Kruskal Wallis test showed significant differences (P <0.05) between alcohol-free mouthwash containing CPC, alcohol-free mouthwash containing piper betle Linn extract, and aquadest. The result of the Mann Withney test showed that there was a significant difference (P <0.05) between alcohol-free mouthwash containing CPC and alcohol-free mouthwash containing piper betle Linn extract. Alcohol-free mouthwash containing CPC had a wider zone of inhibition than the alcohol-free mouthwash containing betle leaf extract. Conclusion: Inhibition of the alcohol-free mouthwash containing cetylpyridinium chloride on the growth of S.mutans was significantly better than the alcohol-free mouthwash containing piper betle Linn extract. Keywords: cetylpyridinium chloride, betle leaf, mouthwash, Streptococcus mutans.   Abstract: Karies gigi dan penyakit periodontal  merupakan masalah bagi kesehatan gigi dan mulut di masyarakat. Streptococcus mutans dalam plak berperan dalam terjadinya kedua penyakit ini. Pengontrolan plak dapat dilakukan secara kimiawi dengan menggunakan obat kumur. Cetylpyridinium chloride (CPC) dan daun sirih merupakan bahan aktif yang ditambahkan dalam  sediaan obat kumur bebas alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan daya hambat antara obat kumur bebas alkohol yang mengandung CPC dengan obat kumur daun sirih terhadap pertumbuhan S. mutans. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan post-test only control group design. Teknik pengujian daya hambat menggunakan metode difusi cakram Kirby Baurer dengan sampel S. mutans. Bahan coba yang digunakan yaitu obat kumur bebas alkohol, dan akuades sebagai kontrol negatif. Jumlah pengulangan pada masing-masing kelompok bahan coba sebanyak 9 kali.  Uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan bermakna (P <0,05) antara obat kumur CPC, obat kumur daun sirih, dan akuades terhadap pertumbuhan S. mutans. Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan bermakna (P <0,05) antara obat kumur CPC dan obat kumur daun sirih terhadap pertumbuhan S. mutans. Obat kumur CPC memiliki zona hambat lebih besar dibandingkan obat kumur daun sirih. Simpulan: Sediaan obat kumur bebas alkohol yang mengandung cetylpyridinium chloride memilliki daya hambat terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans yang lebih tinggi secara bermakna dibandingkan sediaan obat kumur bebas alkohol yang mengandung ekstrak daun sirih.
GAMBARAN EFEK PEMBERIAN ANESTESI LOKAL DENGAN TEKNIK BLOK MANDIBULA FISHER PADA PEMINUM ALKOHOL Gugule, Ayu S.; Posangi, Jimmy; Mariati, Ni Wayan
e-GIGI Vol 1, No 1 (2013): Jurnal e-GiGi
Publisher : e-GIGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract: The habit of consuming alcoholic beverages have special characteristics when dealing with drugs, especially related to the anesthesia, when compared with those who did not consume alcoholic beverages because alcohol may alter the response to drugs given simultaneously. Anesthetic drugs and alcohol has the same content, namely the content of ether. Ether is a substance that is widely used as an anesthetic in medicine today. This study aims to describe the provision of local anesthetic effects with mandibular block technique fisher drinkers of alcoholic beverages and also to know the reaction to anesthesia and anesthesia reaction ratio. The research was conducted in a non-descriptive statistics, the data processing and analysis is based on data which is then treated observations described qualitatively. The data is processed and presented in tables and described textually. The results of research on the treatment of anesthesia and extraction indicate that there are differences in the duration of time to react calculated from first injection until such time as the disappearance of pain at the time of extraction. Similarly, there are differences in the duration of time when anesthesia is performed on the area of ​​the lips, tongue, buccal mucosa, and lingual mucosa based on the amount of alcohol you drink and the alcohol content. Keywords: Anesthesia, Mandibular block fisher, Alcoholic beverages.   Abstrak: Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol memiliki karakteristik khusus bila berhubungan dengan obat-obatan, terlebih berkaitan dengan anestesi, jika dibanding dengan orang yang tidak mengonsumsi minuman beralkohol karena alkohol dapat merubah respon terhadap obat yang diberikan secara bersamaan. Obat anestesi dan alkohol mempunyai kandungan yang sama yaitu kandungan eter. Eter ialah suatu zat yang banyak digunakan sebagai anestesi dalam dunia kedokteran hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian efek anestesi lokal dengan teknik blok mandibula fisher pada peminum minuman beralkohol dan juga untuk mengetahui masa reaksi anestesi serta perbandingan reaksi anestesi. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif non-statistik, yaitu pengolahan data dan analisis  yang  didasarkan pada data hasil observasi perlakuan yang kemudian dijelaskan secara  kualitatif. Data  diolah dan disajikan  dalam bentuk tabel serta diuraikan secara tekstual. Hasil penelitian pada perlakuan  anestesi dan ekstraksi menunjukkan bahwa  terdapat perbedaan durasi masa bereaksi dihitung dari injeksi pertama sampai dengan waktu hilangnya rasa sakit pada saat dilakukan ekstraksi. Begitu pula terdapat perbedaan durasi waktu ketika anestesi dilakukan pada area bibir, lidah, mukosa bukal dan mukosa lingual berdasarkan jumlah alkohol yang diminum serta kandungan kadar alkohol. Kata kunci: Anestesi, Blok mandibula fisher, Minuman beralkohol.
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA UNIVERSITAS SAM RATULANGI ASAL TIMIKA PAPUA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI Lokbere, Nas; Posangi, Jimmy; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Defines adolescents as individuals who are going through a transition period gradually achieve sexual maturity, life changes of children into adulthood and economic circumstances change from dependency to self-relative (Sarwono, 2006). Based on the projected population of Indonesia in 2000-2005, the number of adolescents aged 10-24 years about 63 million or 26.8% of the total Indonesian population where as many as 233 million of the mare students (BKKBN 2010). This study aims to reveal the knowledge a student from the University of Sam Ratulangi Manado of Timika on Reproductive Health. This research is a descriptive study with cross-sectional research methods. Sample of this research are 69 respondents. The results show that knowledge most of the respondent shave good knowledge about reproductive health (94.20%), good attitude about reproductive health (65.21%), and the action of   good (65.21%). Based on the result above, Suggestions for the government or related organizations should establish rules with respect to the sexual behavior of students to improve the ethics, morality so that students are able to change the knowledge, attitude sand courses of action for the better. Keywords: behavior, student, reproductive health Abstrak: Mendefinisikan remaja sebagai individu yang sedang mengalami masa Peralihan yang secara berangsur-angsur menacampai kematangan seksual, mengalami perubahan  jiwa dari anak-anak menjadi dewasa dan mengalami perubahan keadaan ekonomi dari ketergantungan menjadi relative mandiri (Sarwono,2006). Berdasarkan hasil proyeksi Penduduk Indonesia  tahun 2000-2005, jumlah remaja umur 10-24 tahun sekitar 63 juta atau 26,8% dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 233 juta dimana diantaranya adalah mahasiswa(BKKBN 2010). Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahun mahasiswa asal Timika Universitas Sam Ratulangi Manado  tentang Kesehatan Reproduksi. Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif dengan Metode Penelitian Cross Sectional. Sampel 69 Responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan sebagian besar respoden mempunyai pengetahuan baik tentang kesehatan reproduksi (94,20%), sikap baik tentang kesehatan reproduksi (65,21%), dan tindakan baik  adalah (65,21%). Saran dalam penelitian ini untuk pemerintah atau intansi terkait sebaiknya membentuk peraturan-peraturan sehubungan dengan perilaku seksual mahasiswa untuk meningkatkan etika,moral mahasiswa sehingga mampu mengubah pengetahuan,sikap dan tindakan tindakan menjadi lebih baik. Kata kunci: perilaku, mahasiswa, kesehatan reproduksi
PERBANDINGAN JUMLAH TROMBOSIT PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI VASKULAR DAN TANPA KOMPLIKASI VASKULAR DI RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU Widiarto, Nina S; Posangi, Jimmy; Mongan, Arthur; Memah, Maya
Jurnal e-Biomedik Vol 1, No 1 (2013): Jurnal e-Biomedik
Publisher : Jurnal e-Biomedik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.645 KB)

Abstract

Abstract: Diabetes mellitus (DM) is a degenerative disease which has increased from year to year. Type 2 diabetes has the highest number of cases. There is a change in platelet count in type 2 diabetes. The change in platelet count can lead to vascular complications in DM. This was a descriptive analytic study with a cross sectional design by using the medical record data of type 2 diabetic patients in the outpatient department of Prof. DR. R. D. Kandou Hospital, Manado. Subjects who met the inclusion criteria were 72 patients; 36 patients with vascular complications and 36 patients without vascular complications. Data were analyzed by using the Mann-Whitney test to determine the ratio of the platelet count in patient with type 2 diabetes patient with and without vascular complication, with α = 0.05. The Mann-Whitney test showed that there was no significant difference in platelet count among patients with type 2 diabetes, with and without vascular complication (P = 0.051). Conclusion: There was no significant difference in the platelet count of type 2 diabetes patients with and without vascular complication.Keywords: type 2 diabetes mellitus, vascular complication, platelet countAbstrak: Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif yang semakin meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Jenis DM yang paling banyak kasusnya ialah DM tipe 2. Pada DM tipe 2 terjadi perubahan jumlah trombosit, yang dapat menyebabkan terjadinya komplikasi vaskular pada DM. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan rancang penelitian cross sectional dengan menggunakan data rekam medik pasien DM tipe 2 yang rawat jalan di RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado. Subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi berjumlah 72 pasien; 36 pasien dengan komplikasi vaskular dan 36 pasien tanpa komplikasi vaskular. Hasil penelitian diuji menggunakan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbandingan jumlah trombosit pada pasien DM tipe 2 dengan komplikasi vaskular dan tanpa komplikasi vascular, α = 0,05. Uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa perbedaan jumlah trombosit tidak bermakna antara pasien DM tipe 2 dengan komplikasi vaskular dan tanpa komplikasi vaskular (p=0,051). Simpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna antara jumlah trombosit pada pada DM tipe 2 dengan komplikasi vaskular dan tanpa komplikasi vaskular.Kata kunci: DM tipe 2, komplikasi vaskular, jumlah trombosit
PERBANDINGAN EFEK ANALGESIK PERASAN RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum Thelaide) DENGAN ASPIRIN DOSIS TERAPI PADA MENCIT (Mus musculus) Mantiri, Natalia Christine; Awaloei, Henoch; Posangi, Jimmy
Jurnal e-Biomedik Vol 1, No 1 (2013): Jurnal e-Biomedik
Publisher : Jurnal e-Biomedik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.807 KB)

Abstract

Abstract: This research purpose to compare analgesic effect from red ginger rhizome juice to therapeutic doses of aspirin. This research is an experimental research with treatment to aspirin group and red ginger rhizome juice mice as trial animals divided into 4 groups, each group contain of 3 mice. Four treatment groups contain of the group aspirin 0,4/20 gr BB and the group of red ginger rhizome juice in 3 different doses which are 4 mg/20 gr BB, 8mg/20gr BB, 16 mg/20 gr BB. Analgesic effect we could saw with counting mice responses likes jump and lick to decrease or release the pain. Before the treatment, all of mice fasted around 11 hours, and then gave the treatment. Studied of mice’s responses on the water bath take for 1 minute, on the 0 minute before treatment, and on the 30, 60, 90, 120 minutes after the treatment. Statistical analysis used ANOVA test and continued with LSD (Least Significance Different). Result from ANOVA test showed that there is real difference between the treatment groups. LSD test showed there are no real difference between the treatment group of aspirin to the treatment group of red ginger rhizome juice dose I. On the treatment group of red ginger rhizome juice dose II and dose III there is real difference to the treatment group of aspirin. The treatment group of red ginger rhizome juice dose II to dose III there is no real difference. Keywords: Analgesic, Aspirin, Red Ginger (Zingiber officinale var. rubrum Thelaide).   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbandingan efek analgesik perasan rimpang jahe merah dengan aspirin dosis terapi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan kelompok perlakuan aspirin dan perasan rimpang jahe merah. Mencit sebagai hewan coba sebanyak 12 ekor dibagi 4 kelompok masing-masing terdiri dari 3 ekor mencit. Empat kelompok perlakuan yaitu kelompok diberi aspirin 0,4 mg/20gr BB dan kelompok diberi perasan rimpang jahe merah dengan 3 dosis berbeda yaitu 4 mg/20gr BB, 8 mg/20gr BB, 16 mg/20gr BB. Efek analgesik dilihat dengan menghitung respon mencit berupa lompatan dan jilatan saat diberi rangsangan panas dengan suhu 550C . Sebelum perlakuan semua mencit dipuasakan kurang lebih 11 jam, kemudian diberi perlakuan. Pengamatan respon mencit pada water bath dilakukan selama 1 menit, pada menit ke-0 sebelum perlakuan, dan pada menit ke-30, 60, 90, 120 setelah perlakuan. Data dianalisis dengan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji LSD (Least Significance Different). Hasil analisis statistik dengan uji ANOVA menunjukkan ada perbedaan nyata antar kelompok perlakuan. Uji LSD menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata pada kelompok perlakuan aspirin terhadap kelompok perlakuan perasan rimpang jahe merah dosis I. Pada kelompok perlakuan perasan jahe merah dosis II dan III terdapat perbedaan nyata terhadap kelompok perlakuan aspirin. Kelompok perlakuan perasan rimpang jahe merah dosis II terhadap dosis III tidak terdapat perbedaan nyata. Kata Kunci: Analgesik, Aspirin, Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum Thelaide).
Co-Authors Amelia I. Toar Angela Christin Tiwa Antje A Wuwungan Antonius R. B. Ola, Antonius R. B. Arthur Mongan Ayu S. Gugule Bernat S. P. Hutagalung Budhi Setianto Christy N. Mintjelungan Citra R. Irianty Dantje T Sembel Dimas Prakoso Edward Nangoy, Edward Edward S. Oroh, Edward S. Elisa Mangkey Esther Ariny Rumimper Eva A. Sijabat, Eva A. Fatimawali . Febriana ., Febriana Grace D. Kandau, Grace D. Grace D. Kandou Gresty Masi Hamidah . Hans Huijbregts Harmani Kalim Hendra Sandag Henoch Awaloei Herman Warouw Ira Posangi Jane Wuisan Judo Prihartono Juliatri . Julio Lopez Aban, Julio Lopez Katuuk, Mario Kipimbob, Eflentina Kurniawan Kurniawan Laurentius Rumokoy, Laurentius Lendombela, Ditya P. J. Lidia Iswanto, Lidia Linnie Pondaag Mambo, Christi D. Maya Memah Michael A. Leman Minarma Siagian Murdani Abdullah Nas Lokbere Natalia Christine Mantiri Ni Luh G.L. Jayalandri, Ni Luh G.L. Ni Wayan Mariati Nina S Widiarto Ning Irianti, Ning O. Mona Wowor Oddi R Pinontoan Odi R Pinontoan Oroh, Wenda P. Djufri, Moh Akbar P. M. Wowor P. S. Anindita Paliling, Agrianto Pemsi M. Wowor, Pemsi M. Polii, Erfand Putri, Vita A.D Ramadi, Reza Pahlevi Rampengan, Nancy Ristanti Pratiwi Robert A. Bara Robert Bara Rorong, Marselia Rudianto Tari Saartje J Lumanauw Santi Turangan, Santi Sarwono Waspadji Sefti Rompas Sirowanto Inneke Sondakh, Refrando M. Starry H. Rampengan Sunny Wangko Suzanna Immanuel Tansil, Alberta Y.M. Titi L. Faraknimella, Titi L. Vonny N. S. Wowor Vonny Wowor Wisie Lusia Toar, Wisie Lusia Yolanda A. Kasi