Articles

Found 20 Documents
Search

Kontribusi Hara Sulfur terhadap Produktivitas Padi dan Emisi Gas Rumah Kaca di Lahan Sawah Wihardjaka, A.; Poniman, Poniman
Buletin Iptek Tanaman Pangan Vol 10, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : Puslitbang Tanaman Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

National food demand, especially rice increases in accordance with the rate of population growth. The availability of rice mostly is still relying on the intensification of irrigated and rainfed lowlands, through applying balance nutrients fertilization, including the management of sulfur (S). Sulfur as one of the essential nutrients, is required for protein and enzyme syntheses, amino acids formation and metabolic acticities in plants. However, the program of rice production increases is also impacting on the increase of atmospheric greenhouse gases. The objective of this paper was to discuss sulfur management on rice production system and its impact on greenhouse gas emissions in lowland rice areas in Indonesia. Sulfur fertilization of 20 kg S/ha along with the application of N, P, K fertilizers was considered adequate to provide better plant growth and to yield of 5 t grains/ha. Sulfur fertilization should be applied before active tillering phase by broadcasting on the surface of flooded lowland rice field to obtain higher efficiency of S fertilizer. Besides increasing crop yield, sulfuric fertilization on rice crop played a role in mitigating greenhouse gases emission. The sulfuric fertilizer application reduced atmospheric greenhouse gases (GHGs) release, especially CH4 and N2O from lowland rice. Balance sulfur fertilization could improve yield and grain quality of rice as well as mitigated greenhouse gas emissions from the lowland rice areas.
MENURUNKAN COST OF QUALITY PADA PROSES CUTTING AND CRIMPING DI MESIN OPR-RS 6W PADA PT. SUMITOMO WIRING SYSTEM BATAM INDONESIA Poniman, Poniman; Cundara, Nandar; Afma, Vera Methalina
PROFISIENSI Vol 3, No 2 (2015): PROFISIENSI JOURNAL
Publisher : PROFISIENSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.345 KB)

Abstract

PT. Sumitomo Wiring System Batam Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang manufaktur perakitan kabel (wire) untuk produk mobil yang bermerk TOYOTA dan MITSUBISHI yang berpusat di Negara Jepang.Pada salah satu proses produksi yaitu cutting dan crimping selalu ada material defect yang di hasilkan oleh mesin OPR-RS 6W yang sudah berumur sekitar 10 tahun sejak pertama kali di gunakan oleh PT.SWSBI. Mesin tersebut dalam kondisi setengah pakai second) dari salah satu perusahaan wiring system yang ada di Jepang.Sebagai salah satu perusahaan kelas dunia PT.SWSBI tidak ada henti-hentinya untuk melakukan improvement.Hal ini dilakukan untuk bisa bertahan dalam menghadapi setiap persaingan yang semakin ketat.Terutama untuk masalah kualitas dan kuantitas.Masalah kualitas di pelanggan adalah hal yang sangat ditakuti oleh semua pihak di PT.SWSBI.Hal ini sangat beralasan karena jika misalnya kita membeli wiring harnes dan ternyata tidak terpasang terminal maka tidak terjadi sambungan arus listrik dan mobil tidak bisa bekerja dengan maksimal dan bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tidak terpasangan terminal dengan metode Lean Manufacturning. Lean Manufacturing adalah metode yang cocok digunakan oleh perusahaan untuk mengidentifikasi tingkat pemborosan terutama pada wire yang defect disamping itu juga diperlukan Otomasi Industri yang didalamnya terdapat alat bantu yang bisa digunaka pada mesin OPR-RS 6W yaitu suatu alat yang berbasis PLC.Dalam hal ini alat tersebut adalah sebuah sensor yang dapat mendeteksi suatu defect (dalam hal ini defect no terminal). Dengan menggunakan metode Lean Manufakturing dan Otomasi Industri maka membantu perusahaan dalam mengurangi jumlah defect yang lolos ke inspection cutting and crimping maupun ke proses lain yang saling berkaitan (proses-proses yang ada di perusahaan) sesuai yang ditargetkan oleh perusahaan dan lebih penting lagi dapat mencegah custumer claim. Hasil penelitian dari penulis yang lakukan dapat mengurangi defect no terminal yang lolos ke inpection cutting dan crimping kurang dari 75% sudah bisa terlaksana. Kata Kunci: Lean Manucturing, mesin OPR-RS 6W, Menurunkan Cost of Quality
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, KECERDASAN EMOSIONAL KECERDAAN SPIRITUAL GURU TERHADAP PROFESIONALISME GURU Poniman, Poniman; Sumadi, Sumadi; Hariri, Hasan
9 772338317006
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to investigate, test and analyze the impacts of principal leadership, emotional intelligence, and spiritual-intelligence on teachers professionalism at Vocational High Schools (SMKN) in Bandar Lampung City. This research was descriptive quantitative and usedquestionnaires to collect the data. The data collected wereanalyzed using simple and multiple regression analyses. The number of population in this research was 695 teachers with a sample of 237 teachers using Taro Yamane formula.The research results, in general, show positive and significant impact of school leadership, emotional intelligence, spiritual intelligence on the professionalism of teachers both partially and simultaneously.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menguji dan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual guru terhadap profesionalisme guru SMK Negeri di kota Bandarlampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuisioner. Pengujian hipotesis digunakan analisis regresi linier sederhana dan berganda. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 695 guru dengan tekhnik pengambilan sampel mengunakan rumus Taro Yamane serta diperoleh sampel 237.Hasil penelitian secara umum menunjukan pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap profesionalisme guru baik secara parsial maupun simultan.Kata kunci: Kepemimpinan, kecerdasan, profesionalisme guru, spiritual
PENGARUH PEMBERIAN MULSA DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PRODUKSI UMBI BAWANG MERAH DI DATARAN TINGGI BIMA Zairin, M; Poniman, Poniman
Sains Tanah - Jurnal Ilmu Tanah dan Agroklimatologi Vol 3, No 2 (2003)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15608/stjssa.v3i2.109

Abstract

TITTLE : THE EFFECT OF MULCH AND MANURE ON SHALLOT PRODUCTION WITH WELL IN UPLAND BIMA . Abstract : N/A
Pembelajaran Fisika Berbasis Kompetensi Life Skill Kelas XII IPA.1 MAN 1 Lampung Selatan Poniman, Poniman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : UIN Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jpifalbiruni.v5i1.107

Abstract

This study aims to determine the physics competency-based learning life skills class XII IPA1, It conducted in two cycles, each cycle consisting of four phases: planning, execution, analysis and reflection. The action used is "Competency-Based Physics Education Life Skills". The first cycle has not succeeded cognitive aspects obtained a mean value of 5.62, the affective with good criterion 32.35%, sufficient criteria 67.65% as well as psychomotor  with good criterion 38.34%, sufficient criteria 61.66%, the life skill with all criteria 41.18%, both criteria 58.82 %.The second trying to provide intensive training with the same material, the result of learning on the cognitive of  a mean value of 5.81, affective  with both criteria of 76.47%, sufficient criteria 23.53%, psychomotor with good criterion 55.88%, sufficient criteria of 44.12% as well as on the life skill with very good criteria 1.76%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran fisika berbasis kompetensi life skill pada kelas XII IPA1. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, analisis dan refleksi. Tindakan yang digunakan adalah "Pembelajaran Fisika Berbasis Kompetensi Life Skills ". Siklus pertama belum berhasil, nilai rata-rata aspek kognitif diperoleh 5,62; afektif dengan kriteria baik 32,35%, dan kriteria cukup 67,65%; serta psikomotorik dengan kriteria baik 38,34%, dan kriteria cukup 61.66%; life skills dengan semua kriteria 41,18%, kriteria baik 58,82%. siklus kedua mencoba untuk memberikan pelatihan intensif dengan tindakan yang sama, rata-rata hasil belajar aspek kognitif 5,81; afektif dengan kriteria baik 76,47%, kriteria cukup 23,53%, psikomotor dengan kriteria baik 55,88%, kriteria cukup 44,12% serta pada life skill dengan kriteria baik sekali 1,76%. 
Upaya Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Fisika dengan Metode Praktikum pada Siswa Kelas XI IPA MAN 1 Kalianda Lampung Selatan Poniman, Poniman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : UIN Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jpifalbiruni.v5i2.125

Abstract

This study aims to increase physics activity learning outcomes with practical methods in class XI IPA1. The study was conducted in two cycles, consisting of: planning, implementation, analysis, reflection. The first cycle is obtained, the students activity consider the teachers explanation 57.14%, using the laboratory equipment of 22.86%. cooperation between students in the group 28.57%, asking questions11.43%, answering teachers questions 45.71%, expressed ideas 8.57%, draw conclusions 42.85%. make reporting 51.43%, punctuality 42.86%. Learning outcomes mean 66.60, highs 79.00, lows 53.00, classical  completeness 57.14%. In the second cycle of the student activity increased to 94.28%. Using laboratory equipment 85.71%. cooperation between of students in the group 71.43%, asking the question 40%, answered questions teachers 82.86%, expressed the idea 28.57%, summed 80.00%. make reporting 97.15%, punctuality 85.71%, and learning outcomes mean of 77.80, 89.00 highs, lows 63.00 88.57% classical completeness.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas hasil belajar fisika dengan metode praktikum pada siswa kelas XI IPA1. Penelitian dilakukan dua siklus, terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, analisis, refleksi. Siklus pertama diperoleh, aktifitas siswa memperhatikan penjelasan guru 57,14%, menggunakan alat-alat laboratorium 22,86 %. kerjasama antara siswa dalam kelompok 28,57 %, mengajukan pertanyaan 11,43%, menjawab pertanyaan guru 45,71%, menyatakan ide 8,57 %, menarik kesimpulan 42,85%. membuat pelaporan 51,43 %, ketepatan waktu 42,86%. Hasil belajar rerata 66,60, tertinggi 79,00, terendah 53,00, ketuntasan klasikal 57,14%. Pada siklus kedua aktivitas siswa meningkat menjadi 94,28%, Menggunakan alat-alat laboratorium 85,71%. kerjasama antara siswa dalam kelompok 71,43%, mengajukan pertanyaan 40 % menjawab pertanyaan guru 82,86%, menyatakan ide 28,57%, menyimpulkan 80,00%. membuat pelaporan 97,15%, ketepatan waktu 85,71%, serta hasil belajar rerata 77,80, tertinggi 89,00, terendah 63,00 ketuntasan klasikal 88,57%.
1Dosen Pembimbing Pertama 2Dosen Pembimbing Kedua 3Yunarto, Holy Icun & Martinus Getty Santika. 2005. Business Concepts Implementation Series in Inventory Management. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. 1 | P a g e ANALISIS IMPLEMENTASI JUST IN TIME DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PRODUKSI GARMEN (STUDI KASUS PADA SUBSIDIARY COMPANY PAN 12 PT. PAN BROTHERS Tbk) Rahmawan, Febrianto Andi; Poniman, Poniman; Suharmanto, Suharmanto
jobs Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : jobs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to analyze and describe the implementation of the just intime in the production process of the garments on the Subsidiary Company PAN 12PT. Pan Brothers Tbk in Boyolali, Central Java and to know how the implementationof the just in time in relation to improving the effectiveness of the production. To findout how much the company achieved production effectiveness, in this study usedmeasurement method by using the calculation of the Manufacturing CycleEffectiveness (MCE) by dividing the non-value added activities and value addedactivities, from the calculation of the MCE can be the measurement of theeffectiveness of the company where the company has a value of 100% means theMCE has the ideal production effectiveness, while less than 100% then neededimprovement. The result of this study, the calculation of the Manufacturing CycleEffectiveness (MCE) generated in the implementation of the just in time of 66,19%.From that result, companies can make improvements by reducing or eliminating nonvalue added activities to increase the value of the MCE, with the result thateffectiveness of production can be achieved. Based on the results of the analysisthere is a difference between the Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) betweenin advance of improvements of 66.19% and following improvement of 79,19%.Improvement attempts by reducing or eliminating non value added activities capableof improving the Manufacturing Cycle Effectiveness (MCE) of 13% (79,19%-66,19%) than in advance of improvements in the implementation of the just in time.
REKONSTRUKSI PERAN POLRI DALAM PENYELESAIAN SENGKETA LINGKUNGAN HIDUP DI LUAR PENGADILAN Poniman, Poniman
Masalah-Masalah Hukum Vol 45, No 4 (2016): MASALAH-MASALAH HUKUM
Publisher : Faculty of Law, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1251.335 KB) | DOI: 10.14710/mmh.45.4.2016.268-275

Abstract

Secara faktual POLRI menangani sengketa lingkungan hidup secara mediasi di luar pengadilan. Walaupun Undang-Undang Lingkungan Hidup (UU NRI Nomor 32 Tahun 2009) tidak mengatur, namun hal ini nyata manfaatnya bagi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian sociolegal dengan paradigma Post Positivisme. Penelitian kualitatif dengan analisa dan metodenya induktif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa idealnya POLRI sebagai mediator adalah: 1. Respons terhadap persoalan, memahami aspirasi yang bersengketa, memahami peraturan-peraturan lingkungan hidup dan penegakan hukumnya berorientasi pada keadilan substansif, 2. Berwawasan lingkungan yang ekosentris melihat manusia sebagai bagian dari lingkungan bukan diatas lingkungan, 3. Berwawasan Good Governance dalam melaksanakan tugas administrasi publik secara bersih, responsif dan akuntabel.
Rekayasa Transfer Materi Bahasa Inggris Menjadi Lagu untuk Memacu Animo Belajar Siswa Poniman, Poniman
Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 1 (2017): Indonesian Journal of Primary Education
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v1i1.7496

Abstract

Belajar Bahasa Inggris selalu dianggap momok bagi sebagian besar anak. Pada observasi awal pembelajaran di kelas Kelas Tinggi (Kelas VI SDN 1 Kresnomulyo), terdapat sebuah permasalahan bahwa ternyata siswa pasif dalam mengikuti Pelajaran Bahasa Inggris yang disampaikan oleh guru. Hal ini mengakitbatkan hasil belajar siswa menjadi rendah, tidak sesuai dengan harapan. Peneliti kemudian menerapkan model sistem Pendekatan Pembelajaran melalui MENCIPTA LAGU.  Karena dengan demikian ternyata siswa menjadi mengerti dan mudah mengingat pelajaran yang diberikan. Kelemahan lagu Bahasa Inggris yang beredar dan ada di buku cetak saat ini adalah karena rata-rata yang dilagukan itu bukanlah materi atau kaidah dari Bahasa Inggris itu sendiri. Sebuah penelitian yang penulis telah implementasikan kurang lebih 1 tahun, sehingga mudah dipahami perkembangan dan output yang luar biasa. Hal ini dapat dilihat dari Nilai yang didapat siswa yang menunjukkan angka fantastis setelah menempuh beberapa masa ujian, baik ujian semester, maupun Ujian Sekolah berskala Nasional tahun ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Saran, untuk kepala sekolah hendaknya dapat memotivasi guru untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Bagi guru agar menerapkan Bernyanyi Materi Bahasa Inggris dalam pembelajaran.
PENYELESAIAN KONFLIK PEWARISAN AKIBAT HIBAH BERDASARKAN HUKUM PROGRESIF Poniman, Poniman
Jurnal Yudisial Vol 10, No 1 (2017): ABROGATIO LEGIS
Publisher : Komisi Yudisial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.989 KB) | DOI: 10.29123/jy.v10i1.40

Abstract

ABSTRAKPutusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 95/PDT.G/2008/PN.BKS menolak dan menghukum gugatan penggugat untuk membayar biaya perkara, dan memutuskan bahwa harta pewaris seluruhnya menjadi hak anak luar kawin tidak diakui karena hibah dari pewaris. Dari sisi penegakan hukum positif, hakim mendasarkan putusan hanya pada pembuktian tanpa menelusuri realitas dari akta hibah tersebut yang cacat hukum. Kajian penelitian putusan ini menggunakan teori hukum progresif dalam upaya mencari keadilan, dengan mengkaji permasalahan, serta bagaimana penyelesaian konflik pewarisan akibat hibah berdasarkan hukum progresif. Penelitian ini adalah penelitian socio-legal dengan pendekatan induktif yang berparadigma post-positivisme. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan mengutamakan kedalaman data dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya. Dari penelitian ini, realita bahwa anak luar kawin tidak diakui dapat menguasai seluruh harta pewaris dengan hanya berdasarkan pada akta keterangan hibah, mestinya tidak terjadi. Hal ini menunjukkan betapa lemahnya peradilan yang hanya menggunakan hukum formalisme semata, sebagai puncak kepastian hukumnya, sehingga tujuan manfaat dan keadilan belum terpenuhi. Pola hukum progresif berfondasi pada progresivitas manusia, bahwa manusia sebenarnya baik, penuh kasih sayang, saling tolong menolong, dan empati kepada sesama manusia. Berhukum yang benar adalah berhukum yang bertujuan demi tercapainya keadilan masyarakat.Kata kunci: hibah, harta warisan, anak luar kawin tidak diakui, hukum progresif. ABSTRACTBekasi District Court Decision Number 95/PDT.G/2008/ PN.BKS objected the claim and give sanction to the plaintiff to pay court costs, and decided that all the assets of the testator became solely the possession or title of the child out of wedlock of no recognition owing to the grant of the testator. In terms of positive law enforcement, the judges based the ruling solely on proving without probing the legitimacy of the legally flawed grant deed. This analysis employed the theory of progressive laws in an effort to seek justice by studying the problems as well as the conflict settlement of the case of grant-based heir derived from progressive law. This is a socio-legal research study using inductive approach through the perspective of post-positivism. Qualitative research was conducted primarily by collecting references from the experts in the relevant field. From this research, it can be inferred that the granting of ownership to the entire inheritance to the child out of wedlock of no recognition based solely upon a Grant Deed should not have occurred. This indicates just how weak the judiciary is, barely imposing a mere formal law as the culmination of its legal certainty resulting in the unfulfilled objectives of law, those of the benefit and equity. The pattern of progressive law is based on the progression of humans that human beings are actually good, compassionate, mutually helpful to each other, and empathetic for their fellow human beings. Indeed the true law is aimed at achieving social justice.Keywords: grant, inheritance, child out of wedlock of no recognition, progressive law.