Krisna Satrio Perbowo
Pendidikan Matematika FKIP-UHAMKA

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KORELASI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 3 LURANGUNG KUNINGAN JAWA BARAT Nuriadin, Ishaq; Perbowo, Krisna Satrio
Infinity Journal Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1, Infinity
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara kemampuan berpikir kreatif matematik dengan hasil belajar matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri Luragung Kuningan Jawa Barat. Peserta didik diberikan tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan test hasil belajar matematika. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Luragung, Kuningan, Jawa Barat, sedangkan sampel yang diambil adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Luragung, Kuningan, Jawa Barat yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif matematik dan hasil belajar matematika. Setelah dilakukan analisis Varians didapat regresi linier dan pengujian keberartian regresi yang signifikan. Dari hasil perhitungan koefisien korelasi sebesar 0,559 dilanjutkan dengan uji t-student diperoleh 3,631. Hal ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan berpikir kreatif matematik dengan hasil belajar matematika siswa dan kemampuan berpikir kreatif matematik memberikan kontribusi sebesar 31,2 % terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata Kunci    : Kreatif, Hasil Belajar Matematika, Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik.  This study aims to examine the correlations between mathematical creative thinking abilities with mathematics learning outcomes of students of class VII SMP Luragung Kuningan West Java . Learners are given tests of creative thinking skills test results to learn mathematics and mathematics . The study population was a class VII student of SMP Negeri 3 Luragung, Kuningan , West Java , while the samples taken are A class VIII student of SMP Negeri 3 Luragung , Kuningan , West Java, which is selected by purposive sampling. The instrument used in this study is a test of creative thinking skills and mathematical mathematics learning outcomes. After the analysis of variance and linear regression obtained significant regression significance testing. From the calculation of the correlation coefficient of 0.559 followed by Student s t-test obtained 3.631. This means there is a significant relationship between mathematical creative thinking abilities with mathematics learning outcomes and mathematical creative thinking abilities contributed 31.2 % of the students mathematicslearning outcomes. Key words : Creative, Learning Outcomes Math, Creative Thinking Ability of Mathematical
PEMETAAN KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS SEBAGAI PRASYARAT MATA KULIAH ANALISIS REAL MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA Perbowo, Krisna Satrio; Pradipta, Trisna Roy
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2017): KALAMATIKA April 2017
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.51 KB)

Abstract

Masalah tentang kemampuan pembuktian matematis telah banyak dikaji oleh para ahli pendidikan matematika baik di dalam maupun di luar negeri. Studi pendahuluan ini untuk memetakan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa yang sangat berperan penting dalam mempelajari mata kuliah Analisis Riil dan menganalisis learning obstacle yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang lebih menekankan pada kajian interpretative namun dalam hal tertentu akan disajikan secara deskriptif kuantitatif. Data penelitian ini diperoleh melalui tes diagnostik terkait pembuktian matematik bentuk langsung, contrapositive, tidak langsung/ kontradiksi, dan counterexample. Subjek penelitian ini merupakan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Analisis Riil yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kebanyakan mahasiswa tidak ingat tentang bentuk-bentuk pembuktian; (2) mahasiswa tidak mampu membuat pembuktian matematika bentuk kontrapositif dan kontradiksi; dan (3) dominan mahasiswa tidak mampu mengaplikasikan pembuktian bentuk counterexample. Salah satu faktor penyebab rendahnya kemampuan pembuktian matematis mahasiswa tersebut menurut hasil wawancara dengan mahasiswa, bahwa mereka lupa dan belum terbiasa dalam membuat pembuktian matematika dan belum banyak memahami tentang pembuktian matematika.
ANALYSIS OF STUDENTS’ LEARNING OBSTACLES ON LEARNING INVERS FUNCTION MATERIAL Perbowo, Krisna Satrio; Anjarwati, Restu
Infinity Journal Vol 6, No 2 (2017): VOLUME 6 NUMBER 2, INFINITY
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the presence of obstacle in learning mathematics on inverse function. This research aims to analyze the learning obstacle, to know the types of error that is suffered by the students in learning inverse function. Kind of this kualitative research descriptive with data triangulation. The research subjects are high school students which is contained of 74 students and was taken 6 students to be main sample. The data of students’ error is obtained from the writen test result, the students’ false answers are identified into the type of error. Then it was chosen several students to be interviewed. Which the analysis result finding data in this research showed there are 4 types of errors, which are concept error, procedure error, counting error and concluding error. An obstacle which appear in learning inverse function is influenced by two factors, i.e internal factor and eksternal factor. Internal factor is showed by the students’ motivation in following learning and students’ skill in receiving learning material. While the eksternal factor is showed by the curriculum which applied in school with acceleration class caused many narrow learning time, teaching materials that is less complete with the discussion of question sample.