Ritman Ishak Paudi
Unknown Affiliation

Published : 41 Documents
Articles

Meningkatkan Hasil Belajar Melalui Media Benda Asli Pembelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri Tingkulang Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.756 KB)

Abstract

The study, entitled Improving Learning Outcomes by Original Media Learning Objects IPA SDN Tingkulang the District IV Class Tomini Moutong Parigi District. Subjects numbered 21 students consisting of 12 girls and 9 boys . The data taken was qualitative and quantitative data. Cycle I obtained 38.09% Mastery Learning Classical classical absorption 49.4%, activity of teachers in the category of very less average percentage of 54.5% and the activity of students in the category of very less average percentage of 45% . Learning outcomes of students in the second cycle was obtained mastery learning classical increased to 90.4 % classical absorption increased to 82.3% , the activity teachers are in very good category is 95.4% and the activity of students in a category very well with the average percentage 95%. Classical completeness in the second cycle of research has met success indicators, namely 80%, it can be concluded that the original object of media can improve learning outcomes Tingkulang Elementary School fourth grade .

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Pokok Bahasan Makhluk Hidup Dan Proses Kehidupan Melalui Media Gambar Kontekstual Pada Siswa Kelas II SD Alkhairaat Towera

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.277 KB)

Abstract

Permasalahan pokok pada penelitian ini adalah kurangnya minat dan motivasi siswa untuk  belajar IPA. Akibatnya, siswa tidak senang belajar sehingga hasil belajar siswa rendah. Untuk mengatasi permasalahan di atas maka peneliti menerapkan metode pembelajaran menggunakan media gambar kotekstual. Metode ini berpengaruh positif sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakaan dikelas II SD Alkhairaat Towera tahun pelajaran 2013/2014 dengan subyek penelitian seluruh siswa kelas II. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan media gambar kontekstual terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas II Sekolah Dasar Alkhairaat Towera pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Makhluk Hidup dan proses Kehidupan. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan media gambar kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II Sekolah Dasar Alkhairaat Towera pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Makhluk Hidup dan Proses Kehidupan?. Pada pelaksanaan tindakan siklus satu pertemuan pertema dan kedua diperoleh aktivitas guru 60% dan 63,3% dan ativitas siswa 62,5% dan 70% ini menunjukkan bahwa altivitas guru dan siswa dalam pelaksanaan tindakan siklus satu berada pada kategori kurang, persentase ketuntasan belajar klasikal siklus satu sebesar 46,6%, berdasarkan nilai ini dapat dikatan bahwa siswa belum tuntas secara klasikal dan penelitian belum dikatakan berhasil sehingga perlu dilanjutkan pada pelaksanaan siklus dua. Pada pelaksanaan siklus dua aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan dimana aktivitas guru pada ppertemuan pertama dan kedua pada siklus dua 80% dan 88,3%, sedangkan antkvitas siswa 80% dan 90% yang menunjukkan aktivitas guru dan siswa berada pada kategori baik. Dengan membaiknya aktivitas guru dan aktivitas siswa, membuat hasil belajar siswa menjadi meningkat, terlihat dari persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus dua yaitu 80%, ini menunjukkan bahwa penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada siklus dua telah berhasil, sehingga dapat dikatakan penerapan media gambar kontekstual, dapat meningkatkan hasil siswa pada pelajaran IPA siswa kelas II Sekolah Dasar Alkhairaat Towera. Kata Kunci: Hasil Belajar,Makhluk Hidup, Proses Kehidupan, Gambar Kontekstual

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SDN 2 Donggulu Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Metode Pemberian Tugas Individu Di KelasIV

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 3, No 3 (2015): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.356 KB)

Abstract

Permasalahan utama dan mendasar pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas IV, karena kegiatan pembelajaran IPA, guru cenderung menyampaikan materi, sementara siswa mendengarkan dan menerima materi yang disampaikan sehingga siswa merasa jenuh/membosankan. Berdasarkan kenyataan di kelas IV pada SDN 2 Donggulu, hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA relatif rendah sehingga tidak memenuhi ketuntasan belajar klasikal 85%. Untuk itu perlu dicari pemecahan masalah terhadap kondisi tersebut sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa, serta mengetahui kemampuan pengelolaan guru dalam pembelajaran dengan melalui metode pemberian tugas individu pada siswa kelas IV SDN 2 Donggulu. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan berakhir pada siklus II karena dinyatakan telah berhasil, dimana tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian siswa kelas IV SDN 2 Donggulu berjumlah 18 siswa, terdiri dari 8 laki-laki dan 10 perempuan. Hasil evaluasi yang diperoleh dari pelaksanaan penelitian siklus  2 dapat  kita lihat pada hasil evaluasi siklus 1, hasil evaluasi siklus 2 pun menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa yaitu dari 18 orang siswa didapatkan 88,88% masuk dalam kategori tuntas dari sebelumnya hanya 70,55% dan terdapat hanya 2 orang siswa  (11,11%)  yang tidak tuntas, serta ketuntasan klasikal yang dicapai adalah 88,88%. Seorang anak yang belum mencapai ketuntasan individu, secara ketuntasan memang belum tercatat tetapi dari segi peningkatan nilai siswa, ini sudah menunjukkan peningkatan hasil belajar yang sangat berarti, yaitu dari 70,55% ketuntasan individu pada siklus 1 menjadi 88,88% ketuntasan individu pada siklus 2, dengan demikian metode pemberian tugas dapat meningkatkan hasil belajar siswa SDN 2 Donggulu pada mata pelajaran IPA. Kata Kunci: Metode Pemberian Tugas Individu, Hasil Belajar, Pembelajaran IPA.

Penerapan Metode Demonstrasi Pada Mata Pelajaran IPA Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Padauloyo Kecamatan Ampana Tete Kabupaten Tojo Una-Una

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.368 KB)

Abstract

Permasalahan dalam  penelitian  ini  yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SDN Padauloyo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Padauloyo dengan penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA. Penelitian dilaksanakan  di SDN Padauloyo, melibatkan 21 orang siswa terdiri atas 9 orang laki-laki dan 12 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru siklus I diperoleh presentase 68,75%, pada siklus II 89,58% presentase peningkatan aktivitas guru yaitu 20,83%. Untuk aktivitas siswa siklus I diperoleh presentase 60% dan meningkat menjadi 90% pada siklus II sehingga presentase peningkatan aktivitas siswa 30%. Ini menunjukan bahwa pada aktivitas guru dan siswa pada siklus 1 masuk kategori cukup sedangkan pada siklus II aktivitas guru dan siswa berada dalam kategori sangat baik. Hasil belajar pada siklus 1, diperoleh presentase ketuntasan belajar klasikal 57,14%, hasil belajar pada siklus II mengalami peningkatan dengan presentase ketuntasan belajar klasikal mencapai 90,47%. Daya serap klasilal pada siklus I mencapai 65,71% dan pada tindakan siklus II meningkat menjadi 84,76%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Padauloyo. Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa, IPA, dan Metode Demonstrasi

Meningkatkan Hasil Belajar Sains Melalui Pembelajaran Interaktif Siswa Kelas IV SDN 15 AmpanaMeningkatkan Hasil Belajar Sains Melalui Pembelajaran Interaktif Siswa Kelas IV SDN 15 Ampana

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.809 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN 15 Ampana Kota. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA melalui pembelajaran interaktif. Penelitian ini dilakukan pada siswa Kelas IV SD Negeri 15 Ampana, dengan jumlah siswa 32 orang. Untuk hasil belajarnya terjadi peningkatan seiring dengan diterapkannya tindakan pembelajaran melalui pembelajrn interaktif dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar siklus I ketuntasan belajar klasikal yakni 75,00 % dengan jumlah yang tuntas sebanyak 22 orang siswa dan yang belum tuntas 10 orang siswa, aktivitas siswa 78,75% dan aktivitas guru 81,25%.  Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal sebanyak  87,50 %  dengan rincian 28 orang siswa tuntas dan 4 orang siswa yang masih belum tuntas, aktivitas siswa 82,50% dan aktivitas guru 93,37%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukan bahwa dengan pembelajaran interaktif dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penggolongan hewan berdasarkan jenis makanannya. Kata Kunci:   Pembelajaran Interaktif, Hasil   Belajar IPA

Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Pendekatan Pakem Siswa Kelas V SDN 21 Ampana

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.429 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar sains siswa Sekolah Dasar Negeri 21 Ampana dengan menggunakan pendekatan PAKEM. Subjek penelitian tindakan ini yaitu kelas V yang berjumlah 32 orang.penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yang terdiri dari sejumlah topic yaitu bumi dan alam semesta. Hasil dari pelaksanaan tindakan di kelas menunjukan bahwa pendekatan aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan baik digunakan dalam pembelajaran sains. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar pada siklus I ke siklus II terjadi peningkatan yaitu dari 66,67% pada siklus I dan 78,78% pada siklus II. Sedangkan rata-rata aktivitas siswa telah meningkat dari siklus I yaitu 78,88% dan siklus II 89,58% sedangkan rata-rata aktivitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru juga meningkat, yaitu siklus I 84,08% sedangkan pada siklus rata-rata II 92,41%. Berdasarkan indikator kinerja keberhasilan penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dapat meningkatkan hasil belajar sains siswa. Kata Kunci: Pendekatan PAKEM, Hasil Belajar IPA

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SDK Siendeng Melalui Metode Diskusi

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan mengoptimalkan pemanfaatan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar siswa Kelas IV SDK Siendeng. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I yang tuntas secara individu berjumlah 14 orang dari 20 siswa sehingga diperoleh ketuntasan klasikal 70% dan daya serap klasikal sebesar 71,25%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 95% dan daya serap klasikal 85,25 %. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan. Berdasarkan daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa dengan metode diskusi dengan manfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SDK Siendeng. Kata Kunci: Hasil Belajar IPA, Metode Diskusi

Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Santigi Mata Pelajaran IPA Melalui Metode Inquiri

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Santigi mata pelajaran IPA melalui metode Inquiri dengan jumlah siswa 28 orang terdiri dari 13 orang laki – laki dan 15 orang perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis data kualitatif dan kuantitatif, maka dapat diketahui bahwa hasil observasi kegiatan siswa dan guru pada siklus I masih mencapai kategori cukup , dan hasil evaluasi siklus I, jumlah siswa yang dinyatakan tuntas belajar secara individu mencapai 22 orang dari 28 orang siswa sehingga diperoleh hasil ketuntasan belajar klasikal mencapai 78,57 %. Namun pada siklus 2 telah mengalami peningkatan karena hasil observasi kegiatan siswa dan guru mencapai kategori baik .  dan hasil evaluasi siklus 2, jumlah yang dinyatakan tuntas belajar secara individu mencapai 26 orang dari 28 orang siswa, sehingga diperoleh hasil ketuntasan belajar klasikal mencapai 92,86 %. Dengan demikian indikator kinerja yang ditetapkan dalam penelitian ini telah tercapai sehingga tidak perlu lagi dilanjutkan pada siklus berikutnya. Kata Kunci: Hasil Belajar, IPA, Metode Inquiri

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Materi Tumbuhan Hijau Kelas V Dengan Model Pembelajaran Pemanfaatan Lingkungan Alam Sekitar di SD Inpres 2 Kotanagaya

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas V SD Inpres 2 Kotanagaya pada pembelajaran IPA materi Tumbuhan Hijau. Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti menerapkan Model pembelajaran pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 2 Kotanagaya pada pelajaran IPA pada materi tumbuhan Hijau. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart. jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua tindakan/pertemuan. Pada tindakan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 60% dan tindakan ke II mencapai 66,7% berada dalam kategori cukup. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada tindakan pertama siklus I mencapai 53,3% dan tindakan ke II mencapai 60% berada dalam kategori kurang. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus I nilai rata-rata mencapai 6,5 ini di kategorikan belum berhasil. Pada tindakan kedua nilai rata-rata mencapai 6,8 ini  dikategorikan sudah cukup. Pada Siklus  ke II pertemuan I hasil persentase aktivitas guru mencapai 80% dan pertemuan II mencapai 93,3%  berada dalam kategori sangat baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan kedua tindakan pertama mencapai 66,7% dan tindakan ke dua mencapai 86,7% berada dalam kategori sangat baik. Pada hasil evaluasi tindakan pertama siklus II nilai rata-rata mencapai 6,9 dan tindakan ke dua mencapai 7,5 berada dalam kategori  baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa SD Inpres 2 Kotanagaya kelas V meningkat dengan model pembelajaran menggunakan pemanfaatan lingkungan alam sekitar sekolah. Kata Kunci: Hasil Belajar; Alam Sekitar; IPA

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas II SD Muhammadiyah Taopa Melalui Pemanfaatan Media Alam Sekitar Dalam Pembelajaran Tematik Tema Lingkungan

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran    tematik tema lingkungan dengan pemanfaatan media alam sekitar siswa kelas II  SDN Muhammadiyah Taopa.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas II SDN Muhammadiyah Taopa.yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 19 orang Laki-laki dan 11 orang Perempuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media alam sekitar dalam pembelajaran tematik tema lingkungan di kelas II  SDN Muhammadiyah Taopa dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai proses (aktifitas) pada pratindakan belum ditemukan karena siswa hanya mendengarkan saja. Nilai proses pada siklus 1 pertemuan 1 adalah 70,9. pertemuan 2 adalah 76,7, siklus II pertemuan 1 adalah 88,8, dan pada pertemuan 2 adalah 95,6. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada pratindakan adalah 60,7  siklus I adalah 80 dan pada siklus II adalah 92,5.  Ketuntasan belajar klasikal pada pratindakan adalah 20%,  pada akhir siklus I adalah 80% dan pada akhir siklus II adalah 93%. Kesimpulan yang dapat diambil adalah pemanfaatan media alam sekitar dalam pembelajaran tematik tema lingkungan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Saran yang dapat diberikan agar peneliti selanjutnya dapat memanfaatkan media alam sekitar dalam pembelajaran tematik dengan tema yang lain, memasukkan unsur permainan dalam pembelajaran, membuat strategi pembelajaran yang lebih mengkondisikan siswa untuk pembelajaran di luar sehingga pembelajaran lebih kondusif. Kata Kunci: Media, Alam Sekitar, Hasil Belajar, Pembelajaran Tematik