Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN GIZI-KESEHATAN DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP PERTUMBUHAN ANAK USIA PRASEKOLAH ., Yuliana; Khomsan, Ali; Patmonodewo, Soemiarti; Riyadi, Hadi; Muchtadi, Deddy
Jurnal Gizi dan Pangan Vol 1, No 2 (2006): November 2006
Publisher : Jurnal Gizi dan Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.573 KB)

Abstract

The objective of this study was to analyze the effect of extension on nutrition-health and other factors on the growth of pre-school children.  The design of this study was a quasi experiment. The subjects of this study were pre-school children aged 3-6 year old with  some specified criteria, such as having no story of severe malnutrition and low birth weight, having a complete parents, literacy ability of the mother, stated in a health condi­tion/undefect handicapped, and did not follow any programs of early-age children educa­tion. The subjects were divided into two groups, namely group of control and group of in­tervention. The primary data collected consisted of family’s characteristics, child’s charac­teristics, and children’s care and development environment. Generally, there was no signifi­cant difference between pre- and post-test of mother’s knowledge on nutrition-health, both of control and intervention groups; however, there was a slightly difference on child-care on nutrition-health for the two groups. There was a significant difference on mother’s knowl­edge on nutrition-health between pre- and post- extension on the both groups.  About 51.3% of child’s growth was determined by factors of family and children.  The factors which had a possitive significant influence were body lenght, and mother’s knowledge on nutrition-health.  Keywords : intervention, caring, cognitive, psychomotor, social, emotional.
Penerapan Solution-Focused Brief Therapy dalam Meningkatkan Self-Esteem pada Remaja Perempuan Penderita Leukemia MIRANDA, JESSICA; PATMONODEWO, SOEMIARTI; SOETIKNO, NAOMI; TEHUTERU, EDI SETIAWAN
Indonesian Journal of Cancer Vol 11, No 2 (2017): April - June
Publisher : Indonesian Journal of Cancer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.895 KB)

Abstract

ABSTRACT The diagnosis of cancer have an impact on physical and psychological development of adolescent. Psychological impact is felt with the emergence of some emotional reactions, such as fear, anxiety, sadness, despair, anger, guilt, and shame. Adolescents who experience physical and psychological impact of the treatment of the cancer will experience problems in self-esteem and body image, that have an impact on the development of adolescent self until early adulthood. The establishment of self-esteem need to occur in adolescence. In adolescence, the individual will develop a positive sense of self so that adolescence is an important period for individuals to establish self-esteem, because at this time many changes occur both physically and emotionally. This study was conducted to help improve self-esteem in young woman with leukimia with solution-focused brief therapy. The participant of this study was two participants adolescent female with early-stage leukimia ALL types for two years. This therapy was conducted in three weeks by researcher herself. Researcher used questionnaries measuring selfesteem and graphics tests before and after the intervention to measure the role of therapy programs. Solution-focused brief therapy used in this study shows no role to improve the self-esteem of adolescent female patients with leukimia. This is because the PA subjects only increased by 2 points and subjects SS increased scores by 10 points ABSTRAK Diagnosis kanker memiliki dampak fisik dan psikologis bagi perkembangan remaja. Dampak psikologis yang dirasakan berupa timbulnya beberapa reaksi emosional, seperti takut, cemas, sedih, putus asa, marah, merasa bersalah, dan malu. Remaja yang mengalami dampak fisik dan psikologis dari pengobatan kanker yang dideritanya akan mengalami permasalahan pada self-esteem dan body image yang berdampak pada pengembangan diri remaja tersebut hingga masa dewasa awal. Pembentukan self-esteem terjadi pada masa remaja. Pada masa remaja individu akan mengembangkan sense of self yang positif sehingga masa remaja merupakan masa yang penting bagi individu untuk membentuk self-esteem, karena pada masa ini banyak terjadi perubahan-perubahan, baik secara fisik maupun emosi. Penelitian ini dilakukan untuk membantu meningkatkan self-esteem pada remaja perempuan penderita leukemia dengan solution-focused brief therapy. Penelitian ini dilakukan terhadap dua partisipan remaja perempuan penderita leukemia jenis ALL stadium awal selama dua tahun. Proses pemberian terapi dilakukan selama 3 minggu. Peneliti menggunakan alat ukur “Kuesioner Harga Diri” serta tes grafis sebelum dan sesudah intervensi untuk mengukur peranan program terapi. Solution-focused brief therapy yang digunakan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terapi tersebut tidak berperan dalam meningkatkan self-esteem remaja perempuan penderita leukemia. Hal ini dikarenakan subjek PA hanya mengalami peningkatan skor sebesar 2 poin dan subjek SS mengalami peningkatan skor sebesar 10 poin
PENGARUH PENYULUHAN GIZI-KESEHATAN DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP PERTUMBUHAN ANAK USIA PRASEKOLAH Yuliana, Yuliana; Khomsan, Ali; Patmonodewo, Soemiarti; Riyadi, Hadi; Muchtadi, Deddy
Jurnal Gizi dan Pangan Vol 1, No 2 (2006)
Publisher : Food and Nutrition Society of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.573 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2006.1.2.8-16

Abstract

The objective of this study was to analyze the effect of extension on nutrition-health and other factors on the growth of pre-school children.  The design of this study was a quasi experiment. The subjects of this study were pre-school children aged 3-6 year old with  some specified criteria, such as having no story of severe malnutrition and low birth weight, having a complete parents, literacy ability of the mother, stated in a health condi­tion/undefect handicapped, and did not follow any programs of early-age children educa­tion. The subjects were divided into two groups, namely group of control and group of in­tervention. The primary data collected consisted of family?s characteristics, child?s charac­teristics, and children?s care and development environment. Generally, there was no signifi­cant difference between pre- and post-test of mother?s knowledge on nutrition-health, both of control and intervention groups; however, there was a slightly difference on child-care on nutrition-health for the two groups. There was a significant difference on mother?s knowl­edge on nutrition-health between pre- and post- extension on the both groups.  About 51.3% of child?s growth was determined by factors of family and children.  The factors which had a possitive significant influence were body lenght, and mother?s knowledge on nutrition-health. 
PROGRAM PELATIHAN PADA IBU UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KOMUNIKASI EFEKTIF ANAK PRASEKOLAH Pareira, Mariana Ikun RD; Patmonodewo, Soemiarti; Saleh, Airin Y
Jurnal RAP Vol 8, No 2 (2017): Volume 8 No 2 Novermber 2017
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Komunikasi efektif antara orangtua dan anak perlu dimulai sedini mungkin. Selama ini strategi komunikasi yang digunakan ibu dengan anaknya belum efektif, hal ini disebabkan karena keterbatasan pengetahuan bagaimana berkomunikasi efektif dengan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang komunikasi efektif dengan anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain before-and-after (one group before and after design). Kegiatan dilakukan terhadap sembilan ibu di wilayah Serpong Utara, Tangerang Selatan selama tiga hari. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri atas pertanyaan terbuka untuk mengukur pengetahuan ibu tentang komunikasi efektif dengan anak prasekolah. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu tentang komunikasi efektif dengan anak prasekolah (p<0,05).
EFEKTIVITAS PELATIHAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI UNTUK MENINGKATKAN SELF-ESTEEM SISWA FLIGHT OPERATION OFFICER LEMBAGA TRAINING CENTER X Anggraeni, Ucu; Sahrani, Riana; Patmonodewo, Soemiarti
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.063 KB) | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i1.1691

Abstract

Meningkatnya industri penerbangan saat ini harus diimbangi dengan peningkatan keselamatan. Faktor keselamatan tidak hanya dinilai dari jenis pesawat terbaru yang memiliki teknologi yang canggih, namun faktor penting lainnya ialah sumber daya manusia itu sendiri salah satunya flight operation officer (FOO). Seorang FOO wajib memiliki kompetensi, sertifikasi, dan mampu melakukan tugas sesuai standar dan aturan yang berlaku. Salah satu tugas utama FOO ialah memberikan informasi secara langsung yang disebut dengan briefing kepada pilot sebelum melakukan tugas terbang. Isi briefing tersebut ialah mengenai seluruh informasi penerbangan termasuk kondisi cuaca dan kondisi rute yang akan dilalui oleh pilot, sehingga apabila diperkirakan ada kondisi yang kurang aman dapat diambil tindakan-tindakan pencegahan. Namun pada kenyataanya masih terjadi tidak dilakukan briefing sesuai standar oleh FOO kepada pilot yang mengakibatkan terjadi kecelakaan pesawat dan menelan banyak korban meninggal. Tidak dilakukannya briefing salah satu penyebabnya dalah rendahnya self esteem individu untuk melakukan komunikasi interpersonal secara tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan keterampilan komunikasi dalam meningkatkan self- esteem pada siswa flight operation officer (FOO) yang menggunakan metode intervensi dengan pelatihan. Tiga domain perilaku yang dikembangkan dalam suatu pelatihan menyasar pada aspek kognitif, afeksi, dan psikomotor. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Desember 2017. Partisipan penelitian terdiri dari 10 siswa kelompok eskperimen dan 14 siswa kelompok kontrol. Jumlah partispan kelompok eksperimen terdiri dari 1 perempuan dan 9 laki-laki, serta 3 perempuan dan 11 laki-laki pada kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Instrument pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) (Brown,1998) dan Komunikasi Interpersonal (Devito dalam Aw, 2011). Data dianalisis dengan teknik paired simple t-test dengan kriteria statistic non parametric Wilcoxon. Perhitungan dengan membandingkan skor pretest dan posttest RSES pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil perhitungan diperoleh terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest dalam kelompok eksperimen, dikarenakan hasil yang diperoleh < 0.05, yakni 0.000 < 0.05. Hal ini menjelaskan bahwa terjadi peningkatan self-esteem pada siswa FOO di kelompok eksperimen yang berarti pelatihan Komunikasi Interpersonal efektif dapat meningkatkan Self-Esteem siswa FOO Training Center X. Apabila self esteem siswa tinggi maka siswa dapat melakukan komunikasi interpersonal yang efektif dan melakukan tugas briefing sesuai dengan standar yang berlaku.