Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Aspek Pengelolaan Sumber Daya Manusia terhadap Peningkatan Kinerja Organisasi di Industri Otomotif di Indonesia Susilowati, Yuniari; Hutagaol, Parulian; Pasaribu, Bomer; Djohar, Setiadi
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.216 KB)

Abstract

Di Indonesia industri otomotif merupakan salah satu industri yang menyumbangkan pajak terbesar bagi pemerintah Indonesia. Saat ini industri otomotif Indonesia berkembang sangat cepat dan signifikan, dan dalam beberapa tahun ke depan diprediksikan akan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, menggeser posisi Thailand yang selama ini menjadi pemimpin pasar. Meskipun industri otomotif ini demikian pesat perkembangannya dan banyak menarik investor asing, sayangnya belum banyak penelitian yang mengkaji faktor-faktor apa saja yang menjadi kunci sukses industri ini di Indonesia. Mengingat bahwa industri ini merupakan industri yang bersifat technology-driven, dengan sistem produksi yang telah berkelas dunia dan infrastuktur manajemen lainnya yang saling mendukung, perlu dikaji selain faktor sistem produksi, faktor apa lagi yang dapat mempengaruhi kinerja organisasi pada industri ini. Dengan mempertimbangkan bahwa kehebatan suatu sistem produksi tidak dapat dilepaskan dari sumber daya manusia yang menciptakan, mengatur, menjalankan dan mengontrol sistem tersebut, maka tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh aspek pengelolaan sumber daya manusia terhadap peningkatan kinerja organisasi di industri otomotif di Indonesia. Penelitian dilakukan pada dua perusahaan otomotif milik Jepang di Indonesia, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pengelolaan sumber daya manusia terbukti berpengaruh positif secara langsung dan signifikan terhadap kinerja organisasi di industri otomotif di Indonesia.
Perancangan Model Integrasi Manajemen Kebijakan Outsourcing dalam Perspektif Hubungan Industrial Riyanto, Agus; Eriyatno, Eriyatno; Pasaribu, Bomer; Maulana, Agus
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.576 KB)

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian adalah merancang model integrasi manajemen kebijakan outsourcing dalam perspektif hubungan industrial untuk menciptakan harmonisasi aspek sosial budaya, ekonomi, dan hukum. Implementasi model ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pekerja, keuntungan bagi perkembangan industri, dan memberikan manfaat bagi pemerintah. Penelitian ini diawali dengan observasi untuk mengidentifikasi kondisi empiris praktik outsourcing dari perspektif industri, pemerintah, dan serikat pekerja. Hasil identifikasi masalah dianalisis untuk merancang model integrasi manajemen kebijakan outsourcing untuk mencapai hubungan industrial yang harmonis. Metode yang digunakan adalah Soft System Methodology (SSM). Data dikumpulkan melalui Fokus Group Discussion (FGD), In Depth Interview (IDI) dan survei pakar. Teknik analisis menggunakan analisis CATWOE (Customer, Actor, Transformation, World view, Owner, Environment constraint),Business Process Management (BPM), Analytical Network Process (ANP), Strategic Assumption Surfacing and Testing (SAST). Model dirancang melalui SSM Learning Model yang bertujuan untuk merancang Purposeful Activity Models (PAM). Model Integrasi Manajemen Kebijakan Outsourcing sebagai sistem manajemen outsourcing terpadu yang melibatkan stakeholder dalam perencanaan, yaitu pengawasan, pembinaan dan penindakan untuk minimalisasi konflik. Implikasi model adalah penguatan Trilogi Hubungan Industrial, yaitu kesejahteraan pekerja, keamanan dan keberlanjutan untuk perusahaan serta iklim yang kondusif dan pendapatan bagi pemerintah.Kata kunci: Hubungan Industrial, Outsourcing, Soft Systems Methodology, ANP, Trilogi Hhubungan Industrial Abstract. This research objective is to design an outsourcing policy management integration model in industrial relation perspective in order to harmonize social, cultural, economic and legal aspects. The model is expected to improve welfare for workers, profit for industrial development, and provide benefit for the government.This research was initiated by field observation to analyze empirical condition on current outsourcing practices from the view of industries, government, and the workforce themselves along with their labor union. The result of problem identification was then analyzed to obtain outsourcing policy management integration model in order to build harmonious industrial relation. The method used was Soft System Methodology (SSM). Data were collected through FGD, IDI, and expert survey. Technique analysis was conducted through analysis CATWOE (Customer, Actor, Transformation, World-view, Owner, Environment constraint ), Analytical Network Process (ANP), Strategic Assumption Surfacing and Testing (SAST), through SSM Learning Models aiming to design Purposeful Activity Models (PAM). The Integration Management of Outsourcing Policy Model to perfom comprehensive management outsourcing system involving stakeholders in planning, supervision, guidance and enforcement to minimize conflict. The implication of modeling result is strong industrial relation trilogy; namely welfare for workers, security and sustainability for companies, conducive climate and benefits for the government.Keywords: Industrial Relations, Outsourcing, Soft Systems Methodology, ANP, Trilogy Industrial Relation
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DAERAH DALAM MEWUJUDKAN SISTEM KETAHANAN NASIONAL Garnida, Dadang; Mangkuprawira, Sjafri; Hermawan, Aji; Pasaribu, Bomer
Jurnal Manajemen & Agribisnis Vol 8, No 1 (2011): Vol. 8 No. 1 Maret 2011
Publisher : Graduate Program of Management and Business Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.485 KB)

Abstract

Leadership is a phenomenon of society, nation, and state which influence and characterize the life of society, nation, and state. Leadership is also one of all functions which can push both the realization of national ideas and national objectives, and national security and defense system. This research seeks for a strategic leadership model which can be implemented in all provinces in Indonesia, and which will influence all of provincial leaders, especially governors, in order to improve the strength of the National Security System (NSS). The collected quantitative and qualitative data were selected and analized descriptively and analitically by the use of descriptive analysis and multivariate regression, to meet the objective of this research. The result of this study shows that the leadership of a governor has a significant and positive influence upon national security and defense system and, therefore, it maybe concluded that a strong leadership of a governor will provide his local area with positive effect, namely, there will be an establishment of a strong and realiable system of national security and defense.   Keywords: Leadership, Province, Governor, National Security and Defense System, Multivariate Regression