Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PELATIHAN MENGGUNAKAN MODUL TENTANG KANKER PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN, MINAT DAN PERILAKU DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) PADA WANITA USIA 20-40 TAHUN DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) Olfah, Yustiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL Vol 2, No 1 (2014): PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.565 KB)

Abstract

Background:Breast cancer is a malignant tumor from the breast glands, lymph channels and supporting breast tissue and can cause death in women. Breast cancer is one of the abnormalities in the breast that is often feared. Statistics show that more women worldwide develop breast cancer than any other type of cancer risk factors were related to the incidence of breast cancer and has been widely accepted by the cancer specialist (oncologist) in the world, namely age, unmarried, age of first birth, age of menarche,age of menopause, history of illness, family history, oral contraceptives (Hawari, 2004). Various ways of preventing the risk of breast cancer, by providing training modules along with leaflets about breast cancer and how early detection by breast self-examination.Objective:Knowing the influence of training using the modules on breast cancer knowledge, interests and behavior in performing breast self-examination (BSE) in women aged 20-40 years in DIYMethods:Quasi-experimental research is "Pre test Post test with Control Design". Sample studies conducted accidental sampling. Design is no comparison group (control), training modules provided with two modules consisting of knowledge about breast cancer and realized modules. The first observation to determine the knowledge, interests and behavior before and after training using the modules is given to the treatment group and the comparison using leaflets. Test hypotheses using t-test, ANOVA andgeneral linear model with degrees of significance p <0.05 means that there is a significant effect between the two variables, then H1 is accepted. The statistical test is to be used with SPSS for Windows.Results:The results of this study indicated that knowledge and interest in the treatment group and the comparison p> 0.05. While the behavior of the treatment group and the comparison p <0.05.Conclusion:There is a training effect on breast cancer using the module behavior in performing breast self- examination (BSE) in women aged 20-40 years in the province of DIY knowledge and interest in and to no effect.
Pengaruh Penggunaan Modul Tentang MenarcheTerhadap Pengetahuan Dan Kesiapan Menghadapi MenarchePada Siswi Kelas V Sekolah Dasar Di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Yogyakarta Mendri, Ni Ketut; H Bakri, Maria; Badi’ah, Atik; Olfah, Yustiana
Jurnal Kesehatan SAMODRA ILMU Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu - Juli 2014
Publisher : Jurnal Kesehatan SAMODRA ILMU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Adolescence is a period of transition from child to mature both physically and spiritually Adolescent psychiatric changes are slower than physical changes. These changes include changes in emotion, which is usually characterized by a feeling sensitive, prone to crying, anxious, frustrated, aggressive and easy to react to external stimuli that influence. Physical growth experienced by adolescents, including the growth of reproductive organs to reach maturity, so that it can perform the function of reproduction. The change was marked by the appearance of signs of primary sex, which is directly related to the sex organs, namely the occurrence of menstruation in girls (menarche) and the occurrence of wet dreams of teenage boys (Dep Kes RI, 2005). Factors affecting preparedness information including menarche before menstruation, support of the environment, the perception of him, emotions, and attitudes toward menstruation before menarche (Notoatmodjo, 2005). Objective : Knowing the influence of menarche module uses the knowledge and preparedness for menarche at Elementary School fifth grade student in Gamping Sleman Yogyakarta. Methods : Quasi- experiment research design “Pre test Post test one group design with control group”. Sample studies conducted by purposive sampling. Module is provided with two modules consisting of puberty and menarche and menarche physiology and psychology. The first observation to know about the knowledge and preparedness for menarche before and after the modules in the treatment group and the comparison using leaflets. Test the hypothesis using the Wilcoxon test and t-test with a significance level of p<0,05 means there is a significant effect between the two variables, then H1 is accepted. The statistical test used was the SPSS for Windows. Results : The results obtained pre knowledge of menarche in the treatment group and the comparison value of p=0,339, with an error rate of 5% is indicated by the value (p>0,05). While knowledge of the post menarche in the treatment group and the comparison value of p=0,000 with an error rate of 5% is indicated by the value (p<0,05). Menarche pre preparedness in the treatment group and the comparison value of p=0,109, and readiness to face menarche post in the treatment group and the comparison value of p=0,118 with an error rate of 5% is indicated by the value (p>0,05). There are differences in knowledge about menarche difference and no difference in preparedness for menarche difference in the treatment group and the comparison between pre-test and post-test . Conclusion : There is a module on the use of influence to knowledge about menarche menarche. And there is no effect on the use of modules to preparedness menarche menarche in fifth grade elementary school students in in Gamping Sleman Yogyakarta. Keywords : The use of modules on menarche, knowledge , preparedness for menarche
Pengaruh Buku Cerita Terhadap Peningkatan Sikap Peduli Kebersihan Lingkungan Sekolah pada Anak Kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Olfah, Yustiana; Mendri, Ni Ketut; Palestin, Bondan
Journal of Health Vol 4 No 2 (2017): Journal of Health - Juli 2017
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.945 KB)

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan sekolah dasar (SD) merupakan pendidikan di tingkat dasar di mana siswa ditempa di berbagai bidang studi yang seluruhnya harus dikuasai siswa. Di sisi lain siswa juga ditanamkan nilai-nilai sikap dan perilaku yang akan menjadi dasar dalam perkembangan selanjutnya di masa depan. Salah satu sikap dan perilaku yang penting untuk ditanamkan sejak awal ialah kepedulian dalam menjaga kebersihan lingkungan. Buku anak dapat dijadikan sebagai media dalam menanamkan sikap dan perilaku pada anak, karena buku anak sesuai dengan tingkat kemampuan membaca dan minat anak-anak. Bacaan anak umumnya ditulis dengan kalimat yang singkat, serta pilihan kosa kata dan tata bahasa yang lebih sederhana dibandingkan sastra dewasa sehingga sangat efektif dalam mempengaruhi jiwa anak-anak. Tujuan: Mengetahui pengaruh buku cerita tentang sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah terhadap  peningkatan sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah pada anak SD di Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Metode: Desain penelitian Quasi eksperimen “Pre test Post test with Control Design“. Sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling. Buku cerita sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan diberikan dengan cara membaca bersama responden dan peneliti kemudian dilanjutkan dengan penjelasan, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan buku cerita. Pre test dan post test dilakukan untuk mengetahui sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah sebelum dan sesudah diberikan buku cerita. Uji hipotesa menggunakan program SPSS for Windows dengan metode t-test dengan derajat kemaknaan p < 0,05.. Hasil: Berdasarkan hasil analisis sikap eksperimen postest dan sikap kontrol postest responden dengan Independent sample T-test diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang artinya buku cerita memiliki pengaruh signifikan terhadap sikap kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan. Sedangkan berdasarkan analisis perilaku eksperimen postest dan perilaku kontrol postest responden diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,343 > 0,05, artinya tidak didapati pengaruh signifikan dari buku cerita terhadap perilaku kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan. Kesimpulan : Ada pengaruh penggunaan buku cerita tentang sikap dan perilaku peduli kebersihan lingkungan sekolah terhadap sikap peduli kebersihan lingkungan sekolah  sedangkan pada perilaku tidak berpengaruh.
Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Lama Anestesi Dengan Waktu Pulih Sadar Pada Anak Dengan General Anestesi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kebumen Jawa Tengah Olfah, Yustiana; Andisa, Reza; Jitowiyono, Sugeng
Journal of Health Vol 6 No 1 (2019): Journal of Health - January 2019
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perhitungan indeks massa tubuh dan lama anestesi adalah langkah awal dari rangkaian tindakan anestesi yang dilakukan terhadap pasien anak yang direncanakan untuk menjalani tindakan anestesi.  Perhitungan indeks massa tubuh dan lama anestesi menentukan dalam kelancaran tindakan anestesi, dan masa pemulihan pasien pasca general anestesi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan lama anestesi dengan waktu pulih sadar pada anak pasca general anestesi menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan survey cross sectional. Tempat penelitian di Instalasi Bedah sentral ruang pemulihan RSUD Kebumen Jawa Tengah, dengan sample penelitian sebanyak 44 orang terbagi atas indeks massa tubuh dan lama anestesi, dengan instrumen penilaian pasca bedah Steward score. Hasil penelitian didapatkan pasien dengan waktu pulih sadar pasca general anestesi lambat, lebih dari 30  menit adalah pasien dengan indeks massa tubuh tidak ideal yaitu 13 orang (68,42%) dari total sampel sedangkan pasien yang pulih cepat dalam waktu kurang atau sama dengan 30 menit  sebanyak 17 orang (72%) dengan indeks massa tubu ideal dari total sampel. Dari uji statistik dengan program Chi square komputer didapatkan nilai value, dengan probabilitas asymp. Sig. (2-sided) : 0,008 yang berarti terdapat hubungan indeks massa tubuh anestesi dengan waktu pulih pasien, dan pasien dengan waktu pulih sadar pasca general anestesi lambat, lebih dari 30  menit adalah pasien dengan waktu anestesi lama lebi dari 1 jam 12 orang (75%) dari total sampel sedangkan pasien yang pulih cepat dalam waktu kurang atau sama dengan 30 menit  sebanyak 20 orang (71,43%) dengan waktu anestesi cepat dari total sampel. Dari uji statistik dengan program Chi square komputer didapatkan nilai value, dengan probabilitas asymp. Sig. (2-sided) : 0,003 yang berarti terdapat hubungan lama anestesi dengan waktu pulih pasien, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan indeks massa tubuh dan lama anestesi dengan waktu pulih sadar.