Ida Bagus Oka Winaya
Universitas Udayana

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

IDENTIFIKASI EKSPRESI GLIKOKONJUGAT PADA JARINGAN LIMFONODUS SAPI BALI YANG TERINFEKSI VIRUS PENYAKIT JEMBRANA SECARA EKSPERIMENTAL Oka Winaya, Ida Bagus; Ayu Mirah Adi, Anak Agung
Jurnal Veteriner Vol 10 No 1 (2009)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to compare glycoconjugate expression in the lymphonodes between bali cattleexperimentally infected with jembrana virus disease and non infected cattle. The biotinylated lectinsused in this study were Concavalia ensiformis (ConA), Arachis hypogaea (WGA), Triticum vulgaris (PNA),Ulex europeaus (UEA-1), and Sambucus nigra (SNA), respectively. The expression of lectin bindingglycoconjugate exhibit differences between the lymphonodes of infected and non infected cattle. Con A,WGA, and SNA were found be bound to lymphocytes whereas in infected cattle it was less intensive,repectively. More over, PNA and UEA were found strongly bound to the either lymphocytes of eitherinfected and non infected cattle.
STUDI HISTOPATOLOGI LAMBUNG PADA TIKUS PUTIH YANG DIBERI MADU SEBAGAI PENCEGAH ULKUS LAMBUNG YANG DIINDUKSI ASPIRIN MUSTABA, RAHMI; OKA WINAYA, IDA BAGUS; BERATA, I KETUT
Indonesia Medicus Veterinus Vol 1 (4) 2012
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan post test only controlled group design. Sampel berupa hewan tikusb erjenis kelamin jantan berumur 2-3 bulan dengan berat badan ± 20 gram.Sampel sebanyak 16 ekor dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor tikus.Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Hari ke-8, tikus dikorbankan dengan cara euthanasia dengan ether, organ lambung diambil untuk selanjutnya dibuat preparat histology dengan metode blok paraffin dan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Gambaran histopatologi lambung diamati dan dinilai berdasarkan kerusakan histologis yang berupa nekrosis dan peradangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistic Kruskal Wallis dilanjutkan dengan uji Mann Whitney = 0,05).Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara keempat kelompok perlakuan.Hasil uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antara KK dan KP1, KK dan KP2, KK dan KP3, KP1 dan KP3 serta KP2 dan KP3. Sedangkan perbedaan yang tidak bermakna antara KP1 dan KP2.Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terbukti adanya efek proteksi dari madu terhadap lambung yang berupa pengurangan derajat kerusakan sel lambung tikus yang diinduksi oleh aspirin.Efek proteksi madu terhadap kerusakan sel lambung yang ditimbulkan oleh aspirin dapat diamati secara jelas pada dosis II yaitu 2 mL/200 gram BB tikus yang terdapat pada kelompok perlakuan II.
EVALUASI PENYAKIT VIRUS PADA KADAVER BROILER BERDASARKAN PENGAMATAN PATOLOGI ANATOMI DI RUMAH PEMOTONGAN UNGGAS DAMAYANTI, YUNNY; OKA WINAYA, IDA BAGUS; RUDYANTO, MAS DJOKO
Indonesia Medicus Veterinus Vol 1 (3) 2012
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyakit-penyakit pada kadaver ayam diduga disebabkan oleh virus, yang diperiksa secara patologi anatomi.Metode yang digunakan adalah dengan mengamati 100 ekor kadaver ayam yang berasal dari budidaya peternakan Kabupaten Jember dan Malang, Propinsi Jawa Timur.Pengumpulan data dilakukan secara langsung setelah ayam dinekropsi yang disesuaikan dengan pedoman variabel patologi anatomi yang diamati.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Rumah Pemotongan Unggas PT Wonokoyo Jaya Corporindo Pasuruan, Jawa Timur tidak ditemukan adanya kematian ayam yang disebabkan oleh penyakit virus, kondisi ini bisa diakibatkan karena program vaksinasi dan penerapan biosekuriti yang ketat dan berkelanjutan.
DETEKSI VIRUS CLASSICAL SWINE FEVER DI BALI DENGAN RT-PCR Wirata, I Wayan; Ayu Sri Chandra Dewi, Ida; Narendra Putra1,, I Gusti Ngurah; Oka Winaya, Ida Bagus; Kade Suardana3,, Ida Bagus; Komala Sari, Tri; Suartha, I Nyoman; Kade Mahardika, I Gusti Ngurah
Jurnal Veteriner Vol 11 No 3 (2010)
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Udayana University and Published in collaboration with the Indonesia Veterinarian Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Classical Swine Fever (CSF) virus has been confirmed for the first time in pig in Bali. The object of thisstudy was suspected CSF cases diagnosed at the diagnostic laboratory assistantship of the Faculty ofVeterinary Medicine, Udayana University, in 2007-2008. Total number of cases was 12. Case recordsincluded the signalment of case (breed, age, body weight, and the origin of respective case), clinical signs,post-mortem lesions, and histological pictures. CSF virus was confirmed using the standardized reversetranscriptase-polymerase chain reaction (RT-PCR) for CSF from European Union. One RT-PCR productwas sequenced. CSF virus was confirmed in seven out of 12 cases (58%). The cDNA sequence wasconfirmed to be specific of CSF E2 protein coding region with 98% homology to one isolate from China thatwas available in GeneBank. Further works are recommended to elucidate the sensitivity of RT-PCR, toclarify some differential diagnose, and to find out the genetic variation of CSF virus in Bali.Key words: classical swine fever virus, Bali, RT-PCR