Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Tata Arta

UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN AKUNTANSI MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE INDEX CARD MATCH DENGAN TEKNIK PENGHARGAAN (REWARD) Lisyaningrum, Nenie; -, Susilaningsih; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.595 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi melalui penerapan strategi pembelajaran aktif tipe index card match dengan teknik penghargaan (reward). Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 1 di SMA Bintang Harapan*, dengan jumlah siswa 34 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 17 orang siswa perempuan. Sumber data penelitian ini berasal dari siswa. Pengumpulan data dengan tes, observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan strategi pembelajaran aktif tipe index card match dengan teknik penghargaan (reward) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi siswa. Kualitas pembelajaran ditinjau dari dua segi yaitu segi proses, indikatornya adalah motivasi belajar siswa dan partisipasi siswa dan segi hasil, indikatornya adalah hasil belajar siswa aspek kognitif. Indikator motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 49,35% menjadi 71,10% di siklus I, dan menjadi 80,14% di siklus II. Indikator partisipasi siswa mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 19,11%, menjadi 52,89% di siklus I, dan menjadi 94,48% di siklus II. Indikator hasil belajar siswa aspek kognitif mengalami peningkatan pada prasiklus sebesar 38,23% menjadi 67,65%di siklus I dan menjadi 85,29% di siklus II.*Merupakan nama samaranKata kunci: Strategi pembelajaran aktif, motivasi belajar siswa, partisipasi siswa, hasil belajar siswa.  ABSTRACT The objective  of this research is to improve the Accounting learning quality through the application of the active learning strategy of the index card match type with reward technique. This research used the Classroom Action Research procedure with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The subject of research was all of the students as many as 34, 17 males and 17 females, in Grade XI of Social Science 1 in State Senior Secondary School Bintang Harapan*. The data source of research was the students.The data were collected through test, observation, in-depth interview, documentation, and questionaire. They were validated by using the data source and method triangulations and analyzed by using the statistical, descriptive, and interactive models of analyses.The application of the active learning strategy of the index card match type with reward technique can improve the students’ Accounting learning quality. The learning quality is viewed from learning process and achievement. The former includes the students’ learning motivation participation indicators, and the latter includes the students’ cognitive aspect. The percentage of the students’ learning motivation is 49.35 in Pre-cycle. Following the treatment it becomes 71.10% in Cycle I and 80.14% in Cycle II respectively. Moreover, the percentage of the students’ participation is 19.11% in Pre-cycle. Following the treatment, it becomes 52.89% in Cycle I, 94.48% in Cycle II. Finally, the percentage of the students who fulfilled the minimum learning completeness is 38.23%. Following the treatment, it becomes 67.65% in Cycle I and 85.29% in Cycle II.*Represents the pseudonymKeywords: Active learning strategy, students’ learning motivation, students’ learning participation, students’ learning achievement.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI Rahmah, Ari Isnaini; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.259 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar interaktif agar dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) yang dilaksanakan di SMK Batik 2 Surakarta. Model pengembangan yang digunakan adalah four-D model yang meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (dissemination). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa program keahlian Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah puposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t sampel berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap uji coba terbatas terdapat peningkatan yang signifikan mengenai kemandirian belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan CD pembelajaran interaktif. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji-t sampel berpasangan yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 11,250 dari 73,92 ke 85,17 dengan signifikansi 0,000 dan taraf kesalahan 5%. Pada tahap uji coba luas terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan CD pembelajaran interaktif yang dapat dilihat dari hasil uji-t sampel berpasangan yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 9,237 dari 72,13 ke 81,37 dengan signifikansi 0,000 dan taraf kesalahan 5%. Simpulan penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar interaktif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta.Kata kunci: bahan ajar interaktif, kemandirian belajar, pembelajaran berbasis komputer  ABSTRACTThe objective of this research is to develop interactive teaching materials to improve the learning independence in Accounting of the students in Grade XI of Accounting Department of Vocational High School Batik 2 of Surakarta. This research used the research and development method. It was conducted at Vocational High School Batik 2 of Surakarta. The research used the four-D development model of Model which includes the following steps respectively: defining, designing, developing, and disseminating. Its population was all of the students of Accounting Expertise Program of Vocational High School Batik 2 of Surakarta. The samples of research consisted of 38 students and were taken by using the purposive sampling technique. The data of research were collected through observation, in-depth interview, questionnaire, and documentation. The data of research were analyzed by using the paired sample t-test at the significance level of 5%. The result of research shows that in the limited testing, there was a significant improvement in the students’ learning independence prior to and following the use of interactive learning CD (Compact Disc) as indicated by the result of the paired sample t-test in which there was an increase of score as much as 11.250 from 73.92 to 85.17 at the significance level of 0.000 and the error level of 5%. Furthermore, in the extended testing, there was an improvement in the students’ learning independence prior to and following the use of the interactive learning CD (Compact Disc) as pointed out by the result of the paired sample t-test in which there was an increase of score as much as 9.237 from 72.13 to 81.37 at the significance level of 0.000 and the error level of 5%. Thus, the development of interactive learning material can improve the learning independence in Accounting of the students in Grade XI of Accounting Department of Vocational High School Batik 2 of Surakarta.Keywords: interactive learning material, learning independence, computer-based learning
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK DAN PROFESIONALISME GURU AKUNTANSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI Isywari, Citra Ajeng; -, Siswandari; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.402 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: (1) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik terhadap prestasi belajar akuntansi, (2) persepsi siswa tentang profesionalisme guru akuntansi terhadap prestasi belajar akuntansi dan (3) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik dan profesionalisme guru akuntansi terhadap prestasi belajar akuntansi.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X, XI dan XII Bidang Keahlian Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 117 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan skala likert dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear ganda.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik berpengaruh positif terhadap prestasi belajar akuntansi dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,472 dengan nilai probabilitas 0,000 (p<0,05), (2) persepsi siswa tentang profesionalisme guru akuntansi berpengaruh positif terhadap prestasi belajar akuntansi dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,478 dengan nilai probabilitas 0,000 (p< 0,05) dan (3) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik dan profesionalisme guru akuntansi berpengaruh positif terhadap prestasi belajar akuntansi dengan hasil uji F sebesar 21,818 dengan nilai probabilitas 0,000 (p<0,05). Adapun nilai R square sebesar 0,277, dengan demikian variasi di dalam variabel prestasi belajar akuntansi ditentukan oleh variabel persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik dan persepsi siswa tentang profesionalisme guru akuntansi sebesar 27,7% dengan model persamaan regresi linear ganda yakni Y = -1,183 + 0,895 X1 + 0,566 X2.Kata Kunci: Persepsi Siswa, Kualitas Pelayanan Akademik, Profesionalisme Guru, Prestasi Belajar Akuntansi.ABSTRACTThe objectives of this research are to investigate: (1) the influence of the students’ perception of academic service quality on their learning achievement in Accounting; (2) the influence of the students’ perception of Accounting teachers’ professionalism on their learning achievement in Accounting; and (3) the influence of the students’ perception of academic service quality and Accounting teachers’ professionalism on their learning achievement in Accounting.This research used the descriptive quantitative correlational method. Its population was all of the students in Grades X, XI and XII of Accounting Expertise Department of Vocational High School 2 of Surakarta. Its samples were taken by using the proportional stratified random sampling technique, and consisted of 117 students. The data of research were collected through questionnaire with the Likert scale and documentation. They were analyzed by using the multiple regression technique of analysis.The results of research are as follows: (1) the students’ perception of academic service quality has a positive influence on their learning achievement in Accounting as indicated by the regression coefficient value of 0.472 with the probability value = 0.000 (p<0.05); (2) the students’ perception of Accounting teachers’ professionalism has a positive influence on their learning achievement as shown by the regression coefficient value of 0.478 with the probability value of 0,000 (p< 0.05); and (3) the students’ perception of academic service quality and Accounting teachers’ professionalism has a positive influence on their learning achievement in Accounting as pointed out by the value of F test = 21.818 with the probability value = 0.000 (p<0.05). The value of R square is 0.277, meaning that the variation of variables of the learning achievement in Accounting is determined by  the variable of the students’ perception of academic service quality and Accounting teachers’ professionalism as much as 27.7% with the multiple regression equation model of Y = -1.183 + 0.895 X1 + 0.566 X2.Keywords:       Students’ perception, academic service quality, teachers’ professionalism, and learning achievement in Accounting 
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT GURU DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK NEGERI 3 SURAKARTA Kusumastuti, Ayuk; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.83 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar kelas akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dihadapi guru dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta diketahui melalui tiga aspek pembelajaran, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Kesulitan perencanaan pembelajaran adalah menyusun RPP sesuai dengan komponen dan sistematika RPP Kurikulum 2013, mengembangkan silabus dan komponen penyusun RPP Kurikulum 2013, memahami Kurikulum 2013 secara luas. Kesulitan pelaksanaan pembelajaran adalah membuat peserta didik aktif dalam proses pembelajaran, penguasaan media pembelajaran berteknologi, menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan saintifik, memahami pendekatan saintifik pada pelaksanaan pembelajaran, kesulitan dalam mencari, memilih dan mengolah materi pelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Kesulitan penilaian pembelajaran adalah melaksanakan penilaian sikap yang dilakukan oleh peseta didik dan penilaian sikap antar teman sejawat oleh peserta didik, membuat deskripsi penilaian untuk aspek penilaian dan  setiap peserta didik. Faktor - faktor yang menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta diketahui dari kesulitan yang dialami guru pada tiga aspek pembelajaran tersebut. Faktor penghambat perencanaan pembelajaran adalah belum ada format pasti untuk menyusun RPP, guru memiliki pemahaman yang kurang tentang konsep, isi dan komponen Kurikulum 2013, belum meratanya diklat Kurikulum 2013 terhadap guru-guru produktif akuntansi. Faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran yaitu guru belum menerapkan model pembelajaran sesuai dengan pendekatan saintifik, guru memiliki penguasaan teknologi yang kurang, guru masih memiliki pemahaman yang kurang pada pendekatan saintifik, diklat atau pelatihan terkait pendekatan saintifik untuk guru produktif masih belum merata, buku paket atau buku kerja guru Kurikulum 2013 belum ada. Faktor penghambat penilaian pembelajaran yaitu format penilaian yang rumit dan banyak, menyita banyak waktu dan guru masih bingung dalam membuat deskripsi penilaian. Kata kunci : kesulitan guru, faktor penghambat, Kurikulum 2013 ABSTRACT The objectives of this research are to investigate the difficulties encountered by the teachers in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta; and the factors which cause the teachers to experience difficulties in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta. This research used the descriptive qualitative research method. Its subjects were the teachers who teach accounting at State Vocational High School 3 of Surakarta. The data of research were collected through in-depth interview, observation, and documentation. They were validated by using the triangulation method and analyzed by using interactive model of analysis.The results of this research are as follows: The difficulties encountered by the teachers in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta are known through three aspects of learning, namely: learning planning, learning implementation, and learning assessment. The learning planning includes the difficulties in; arranging the lesson plans in accordance with the components and systematics of the lesson plans of the 2013 curriculum; developing the syllabus and the components of the lesson plans of the 2013 curriculum; and understanding the 2013 curriculum thoroughly. The learning implementation difficulties encompass the difficulties in; making the students active during the learning process; mastering the technological learning media; using the learning methods in accordance with scientific approaches; understanding the scientific approaches on the learning implementation; and searching, choosing, and processing the learning materials according to the 2013urriculum. The learning assessment difficulties encompass the difficulties in; implementing the attitude assessment to the students and attitude assessment conducted by the students to their peers; making assessment description for each student and for assessment aspect. The factors which cause the teachers to experience difficulties in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta are known from those difficulties found in the three aspects of learning. The inhibiting factors to the learning planning include: the absence of certain formats to arrange the lesson plans; the teachers’ low understanding of the concepts, contents, and components of the 2013 curriculum, and the uneven distribution of education and training of the 2013 curriculum to the productive Accounting teachers. The inhibiting factors of learning implementation include the following: the teachers have not applied yet the learning models in accordance with scientific approaches; the teachers have less mastery of technology; the teachers still lack understanding on the scientific approaches; the education and training of scientific approaches have not been evenly implemented; the textbooks and the teacher’s workbooks are unavailable. The inhibiting factors of learning assessment encompass the following: the assessment format is complicated and abundant, the assessment wastes much time, and the teachers are still confused in making a description of the assessment. Keywords: Teachers’ difficulties, inhibiting factors, 2013 curriculum
KEEFEKTIFAN METODE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTU KARTU PERTANYAAN TERHADAP KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK Rahayu, Tri Puji; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.981 KB)

Abstract

ABSTRACTThis research is intended to find (1) effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards students’s activeness in accounting lesson; (2) effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards students’s learning achievement in accounting lesson. This research is quasi experiment research. The result of research are: (1) there is difference of effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards activeness in accounting lesson. This can be seen on the result of hypothesis test that shows that Sig (2-tailed)<α (0,00<0,025); (2) there is difference of effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards learning achievement in accounting lesson. This can be seen on the result of hypothesis test that shows that Sig (2-tailed)<α (0,00<0,025). The conclusion of research are: (1) Student Teams-Achievement Division method with questioning card effective towards activeness in accounting lesson; (2) Student Teams-Achievement Division method with questioning card effective towards learning achievement in accounting lesson.Keywords: Student Teams-Achievement Division, questioning card, activeness, learning achievement ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keefektifan metode Student Teams-Achivement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran akuntansi; (2) keefektifan metode Student Teams-Achivement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran akuntansi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) ada perbedaan keefektifan metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran Akuntansi. Hal ini dapat dilihat pada hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan bahwa Sig (2-tailed)<α (0,00<0,025), (2) ada perbedaan keefektifan metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran Akuntansi. Hal ini dapat dilihat pada hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan bahwa Sig (2-tailed)<α (0,004<0,025). Simpulan hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan efektif terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran akuntansi, (2) Metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan efektif terhadap prestasi belajar siswa SMK pada pembelajaran akuntansi.Kata Kunci: Student Teams–Achievement Division, Kartu Pertanyaan, Keaktifan, Prestasi Belajar
HUBUNGAN LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU TEMAN SEBAYA DENGAN KEBIASAAN MENABUNG Ulfi, Dina Shofa; ., Siswandari; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 3, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.947 KB)

Abstract

ABSTRACTThe aims of this research are to investigate: (1) the correlation of financial literacy to the habits of saving students of class XI SMA X in 2017; (2) peer behavioral correlation to the habits of saving students of grade XI SMA X in 2017; (3) the correlation of financial literacy and peer behavior to the habits of sav-ing students of class XI SMA Xin 2017. The population in this research is the students of class XI IPS SMA X in 2017 which amounted to 135 students. The sample in this research is the students of class XI IPS which amounted to 57 students determined is using simple random sampling technique. Questionnaires and documentation are used as data collection tools. The results are as follows. Firstly, there is a positive and significant correlation between financial literacy toward saving habits of class XI IPS students in SMA X 2017 with ttest> ttable (7,182> 2,005) and significance 0.000 <0,05. Secondly, there is a positive and significant correlation between peer behavior toward saving habits of class XI IPS students in SMA X 2017 with the result of count ttest> ttable (2.082> 2,005) and significance value 0,042 <0,05. Third, there is a positive and significant correlation between financial literacy and peer behavior together with the habits of saving students of class XI IPS SMA X in 2017 with the result of count ttest> ttable (67,063> 2,005) and significance value 0,000 <0,05.Keywords: Financial literacy, Peer behavior, Saving habitsABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan literasi keuangan dan perilaku teman sebaya dengan kebiasaan menabung siswa kelas XI SMA X Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA X Tahun 2017 yang berjumlah 135 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, sejumlah 57 siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket digunakan untuk mengumpulkan data variabel literasi keuangan, perilaku te-man sebaya dan kebiasaan menabung. Dokumentasi digunakan untuk memeroleh data tentang SMA X. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statisitik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bah-wa literasi keuangan dan perilaku teman sebaya memiliki hubungan sebesar -45,395 terhadap kebiasaan menabung siswa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa literasi keuangan dan perilaku teman sebaya memiliki hubungan terhadap kebiasaan menabung. Hal ini didukung dengan hasil regresi literasi keuagan dinaikkan 1 maka kebiasaan menabung akan meningkat sebesar 2,002 dan perilaku teman sebaya di-naikkan 1 maka kebiasaan menabung akan meningkat sebesar 0,444.Kata kunci: Literasi keuangan, Perilaku teman sebaya, Kebiasaan menabung
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DENGAN MEDIA KARTU SOAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI KELAS XI SMK X TAHUN 2017/2018 Fatria, Syara Aulia Ibi; Santoso, Sigit; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1034.477 KB)

Abstract

ABSTRACTThe pursose of this research is to determine whether there is a difference implementation effect of cooperative learning method type of Numbered Heads Together (NHT) and Student Teams-Achievement Divisions (STAD) using question card media on students’ accounting learning achievement. The research method used is Quasi Experimental Research. The population in this research are the students of class XI Accounting SMK X academic year 2017/2018, which amounted to 92 students. The samples are taken from the entire population, which consisted of 30 students of experimental group I and 32 students of experimental group II, they are taken with cluster sampling technique. The technique of data collecting was done by using documentation and test method. The result of data analysis shows that there is a difference implementation effect in cooperative learning method type Numbered Heads Together (NHT) and Student Teams-Achievement Divisions (STAD) by using question card media on students’ accounting learning achievement. The result of t-test shows that the probability equal to 0,030 (<0,05), so it can be said that there is a difference on effect between implementing cooperative learning method type NHT and STAD using question card towards students’ accounting learning achievement.Keywords: Cooperative Learning, Question Card Media, Learning AchievementABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dan Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dengan media kartu soal terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu (Quasi Experimental Research). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Akuntansi SMK X tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 92 siswa. Sampel diambil dari seluruh populasi yaitu terdiri dari 30 siswa kelompok eksperimen I dan 32 siswa kelompok eksperimen II yang diambil dengan teknik cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dan metode tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada perbedaan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dan Student Teams-Achievement Divisions (STAD) dengan media kartu soal terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Hasil uji-t menunjukkan probabilitas sebesar 0,030 (<0,05) sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan pengaruh antara penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dan STAD dengan media kartu soal terhadap prestasi belajar akuntansi.Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Media Kartu Soal, Prestasi Belajar
PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU AKUNTANSI SMK NEGERI 1 SURAKARTA TAHUN 2016 Ramadhani, Cahya Hati; ., Siswandari; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.995 KB)

Abstract

ABSTRACTThe objectives of this research are to (1) investigate students’ perception towards Accounting teachers’ competencies at SMK Negeri 1 Surakarta; and (2) test the differences of students’ perception towards pedagogy competency and professional competency of Accounting teachers at SMK Negeri 1 Surakarta. This research used the descriptive research method. It was conducted at SMK Negeri 1 Sura-karta from February until October 2016. Its population was all of the Accounting students in SMK Negeri 1 Surakarta. The samples of research were determined through purposive sampling technique. The sam-ples were the Accounting students of class XII with total samples 74 students. The data were collected through questionnaire. The questionnaire were used to measure students’ perception towards pedagogy competency and professional competency of Accounting teachers. The data were analyzed by using the descriptive quantitative method, then followed by one sample t test with significance rate at 0,05. The re-sults of research are as follows: (1) students’ perception towards pedagogy competency of Accounting teachers is good. This is showed by the understandings of the students with score amount 224,63, the im-plementation of educated and dialogic teaching and learning process with score amount 240,8, the use of learning technologies with score amount 212,5, and the implementation of learning results evaluation with score amount 233,33. (2) Students’ perception towards professional competency of Accounting teachers are good with score amount 235,67. (3) Students’ perception towards pedagogy competency and profes-sional competency of Accounting teachers are good with score amount 231,74. (4) There are differences between students’ perception towards pedagogy competency and professional competency of Accounting teachers (tstat 81,166 >tcrit 1,9930).Keywords: Students’ perception, accounting teachers, teachers’ competencies, SMKABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui persepsi siswa terhadap kompetensi guru Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta; dan (2) menguji perbedaan persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi professional guru Akuntansi SMK Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Surakarta dari bulan Februari hingga Ok-tober 2016. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari seluruh siswa jurusan Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas XII Akuntansi dengan jumlah 74 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Angket digunakan untuk mengukur persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru Akuntansi. Analisis data yang digunakan adalah dengan analisis statistik deskriptif dan dilanjutkan dengan uji t untuk satu sampel dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik guru Akuntansi adalah baik. Hal ini ditunjukkan dengan pemahaman terhadap peserta didik dengan skor sebesar 224,63, pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis dengan skor sebesar 240,8, pemanfaatan teknologi pembelajaran dengan skor sebesar 212,5, dan pelaksanaan evaluasi hasil belajar dengan skor sebesar 233,33. (2) Persepsi siswa terhadap kompetensi profesional guru Akuntansi adalah baik dengan skor sebesar 235,67. (3) Persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik dan kompetensi professional guru Akuntansi adalah baik dengan skor sebesar 231,74. (4) Terdapat perbedaan persepsi siswa terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru Akuntansi (thitung 81,166 > ttabel 1,9930).Kata Kunci: Persepsi siswa, guru Akuntansi, kompetensi guru, SMK
PENGARUH PRESTASI BELAJAR DAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KESEJAHTERAAN GURU TERHADAP MINAT MENJADI GURU PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI FKIP UNS -, Diyantini; Santoso, Sigit; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.317 KB)

Abstract

ABSTRACTThis research has purpose for knowing 1) the effect of learning achievement on the interest becoming a teacher of the students of Accounting Education Department of the FKIP UNS; 2) the effect of student’s perception about teachers prosperity on the interest becoming a teacher of the students of Accounting Education Department of the FKIP UNS; and 3) the interaction effect of learning achievement and student’s perception about teachers prosperity on the interest becoming a teacher of the students of Accounting Education Department of the FKIP UNS. This research uses qualitative descriptive method with ex post facto nature. The population in this research is all of the students of Accounting Education Department of the FKIP UNS period 2013 and 2014. The technique of sample interpretation that is used is purposive sampling. The technique of collecting data that is used are questionnaire and documentation. The technique of data analysis that is used are simple regression analysis, multiple regression analysis and contribution effective, meanwhile requirement test with normality test and linearity test. The result of the research the conclusions are (1) There is a positive and significant effect of learning achievement on the interest becoming a teacher of the students of Accounting Education Department of the FKIP UNS; (2) There is a positive and significant effect of students perception about teachers prosperity on the interest becoming a teacher of the students of Accounting Education Department of the FKIP UNS; and (3) There is a interaction positive and significant effect of learning achievement and students perception about teachers prosperity on the interest becoming a teacher of the students of Accounting Education Department of the FKIP UNS.Keywords: Learning Achievement, Students Perception about Teachers Prosperity, Interest Becoming a Teacher ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh prestasi belajar terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS; (2) pengaruh persepsi mahasiswa tentang kesejahteraan guru terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS; dan (3) interaksi pengaruh prestasi belajar dan persepsi mahasiswa tentang kesejahteraan guru terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS angkatan 2013 dan angkatan 2014. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi sederhana, regresi berganda dan sumbang efektif, sedangkan uji persyaratan dengan uji normalitas dan uji linieritas menggunakan. Hasil penelitian disimpulkan: (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan prestasi belajar terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS; (2) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan persepsi mahasiswa tentang kesejahteraan guru terhadap minat menjadi guru pada pada mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS; dan (3) Terdapat interaksi pengaruh yang positif dan signifikan prestasi belajar dan persepsi mahasiswa tentang kesejahteraan guru terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Prodi Pendidikan Akuntansi FKIP UNS.Kata Kunci : Prestasi Belajar, Persepsi Mahasiswa tentang Kesejahteraan Guru, Minat Menjadi Guru
UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBANTUAN QUIPPER SCHOOL Mayasari, Finda; Santoso, Sigit; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 2, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.459 KB)

Abstract

ABSTRACTThe objective of this research is to improve the learning autonomy through the application of quipper school-assisted blended learning. This research used the classroom action research was carried out in 2 cycles. This research subject was student class X Accountancy 1 of Vocational High School in Surakarta that consist of 33 students. The object of this research was quipper school-assisted blended learning and learning autonomy.The data of research were collected through observation, in-depth interview, questionnaire, field note, and documentation. The instrument was validated by using the content validity and the data were validated by using the triangulation method. The data were then analyzed by using the descriptive qualitative and quantitative method. The application of the quipper school-assisted blended learning can improve the learning autonomy of the students of Vocational High School in Surakarta as indicated by: (1) based on the observation analysis in Cycle I, the average percentage of the learning autonomy was 64.09% (moderate category) and then it became 82.88% (high category); and (2) based on the result of the questionnaire analysis in Cycle I, the average percentage of the learning autonomy was 69.29% (high category) and then it became 82.98% (high category). Quipper school-assisted blended learning proved to be an alternative learning model that can be applied to improve the learning autonomy.Keywords: Blended learning, learning autonomy, quipper school.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa melalui penerapan model blended learning berbantuan quipper school. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Akuntansi 3 salah satu SMK di Surakarta yang berjumlah 33 siswa. Objek penelitian adalah blended learning berbantuan quipper school dan kemandirian belajar. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, catatan lapangan, dan dokumentasi. Pengujian validitas instrumen dilakukan menggunakan validitas isi dan pengujian validitas data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan blended learning berbantuan quipper school dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa salah satu SMK di Surakarta yang dibuktikan: (1) berdasarkan hasil analisis observasi pada siklus I persentase rata-rata kemandirian belajar sebesar 64,09% (kategori cukup) yang kemudian mengalami peningkatan pada siklus II menjadi sebesar 82,88% (kategori tinggi); dan (2) berdasarkan hasil analisis sebaran angket pada siklus I persentase rata-rata kemandirian belajar sebesar 69,29% (kategori tinggi) yang kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi sebesar 82,98% (kategori tinggi). Blended learning berbantuan quipper school terbukti dapat menjadi alternatif pilihan model pembelajaran yang diterapkan untuk meningkatkan kemandirian belajar.Kata Kunci: blended learning, kemandirian belajar, quipper school.