Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Kompetensi Pedagogik Guru dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Produktif Kelompok Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 6 Surakarta -, Setyowati; -, Siswandari; Octoria, Dini
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.291 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan kurikulum 2013 pada mata pelajaran produktif akuntansi, (2) mengetahui kendala  yang  dihadapi guru  serta upaya guru mengatasi kendala tersebut dalam  pelaksanaan kurikulum 2013 di SMK Negeri 6 Surakarta.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan untuk pengumpulan data digunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara umum kompetensi pedagogik guru mata pelajaran produktif akuntansi SMK Negeri 6 Surakarta kurang baik karena adanya beberapa kendala yang akan terus diatasi agar implementasi kurikulum 2013 menjadi lebih baik.Kata kunci: guru, kompetensi pedagogik, kurikulum 2013 ABSTRACTThe objectives of this research are to investigate: (1) the pedagogical competency of the teachers in the implementation of the curriculum established in year 2013 in the productive subjects Accounting major; and (2) the constraints encountered by the teachers and their effort to overcome such constraints in the implementation of the curriculum established in year 2013.This research used the qualitative method. The samples were gathered by using the purposive sampling. The data of this research were collected through interview, observation, questionnaire, and documentation. The data were then analyzed by using the interactive analysis technique which consisted of stages namely: data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing.On the basis of the results of this research, a conclusion is drawn that the pedagogical competency of the teachers in the productive subjects of the Accounting major of SMK Negeri 6 Surakarta is less good due to some constraints which are going to be overcome continuously so that the implementation of the curriculum established in year 2013 becomes better.Keywords: teachers, pedagogical competency, and curriculum established in year 2013
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN COOPERATIVE LEARNING METODE JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014) Pratiwi, Alifah Anggun; Adi, Wahyu; Octoria, Dini
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.507 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh model problem based learning dan cooperative learning metode jigsaw terhadap prestasi belajar akuntansi siswa, (2) Perbedaan pengaruh antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar akuntansi siswa, (3) Interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Sampel diperoleh menggunakan teknik simple random sampling. Sampel penelitian yang diperoleh adalah 22 siswa kelas XI IPS 2 untuk diberikan treatment model problem based learning dan 21 siswa kelas XI IPS 3 untuk diberikan treatment model cooperative learning metode jigsaw. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumen, tes tertulis berbentuk essay, tes kinerja dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan analisis variansi dua jalan (anava two way).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan model problem based learning dan cooperative learning metode jigsaw terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini dibuktikan dengan Fhitung > Ftabel (24,677 > 4,17) pada taraf signifikansi 5%; (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini dibuktikan dengan Fhitung > Ftabel (493,285 > 4,17) pada taraf signifikansi 5%; (3) Terdapat interaksi pengaruh secara signifikan antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini dibuktikan dengan  Fhitung > Ftabel (10,712 > 4,17) pada taraf signifikansi 5%.Kata Kunci: Problem based learning, cooperative learning metode jigsaw, motivasi belajar siswa, prestasi belajar akuntansi siswa  ABSTRACTThe aims of the research are to find out: (1) The difference of effect problem based learning model and cooperative learning model jigsaw method toward the student achievement in accounting subject matter; (2) The difference  of effect high student’s motivation and low student’s motivation toward the student achievement in accounting subject matter; (3) The Interaction effect between the instructional model and student’s motivation toward the student achievement in accounting subject matter..This study is quantitative research with experimental method. Population of the study are all eleventh year students of state senior high school 1 for social study major in Surakarta. The research sample are selected with simple random sampling technique. The sample consist of XI IPS 2 (22 students) for problem based learning model treatment, and XI IPS 3 (21 students) for cooperative learning model jigsaw method treatment. The instruments used to gather data for the study consist of documents, written test with essay form, performance test, and questionnaire for student’s motivation. The technique of data analysis are descriptive statistic analysis and inferensial statistic analysis. Inferensial statistic analysis by using two path variance analysis.Based on the result of analysis data was concluded: (1) There is a significant difference effect of problem based learning model and cooperative learning model jigsaw method toward the student achievement in accounting subject matter Fobs > Ftabel (24,677 > 4,17) at  5%  level of significant; (2) There is a significant difference effect of high student’s motivation and low student’s motivation toward the student achievement in accounting subject matter Fobs > Ftabel (493,285 > 4,17) at  5%  level of significant; (3) There is a significant interaction effect between the instructional model and student’s motivation toward the student achievement in accounting subject matter Fobs > Ftabel (10,712 > 4,17) at  5%  level of significant.Keywords:       Problem based learning, cooperative learning metode jigsaw, motivasi belajar siswa, prestasi belajar akuntansi siswa.
PENGARUH EFIKASI DIRI, PEMANFAATAN GAYA BELAJAR DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI (Studi Kasus di SMK Negeri 1 Surakarta) Apsari, Bekti Susilo; Adi, Wahyu; Octoria, Dini
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.473 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh yang signifikan efikasi diri terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014; (2) pengaruh yang signifikan pemanfaatan gaya belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014; (3) pengaruh yang signifikan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014; (4) pengaruh yang signifikan efikasi diri, pemanfaatan gaya belajar dan lingkungan teman sebaya secara bersama-sama terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kausal komparatif yang bersifat ex-post facto. Populasi penelitian ini merupakan siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta. Sampel penelitian berjumlah 120 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Angket dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial meliputi regresi linear sederhana dan regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan efikasi diri terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014; (2) terdapat pengaruh yang signifikan pemanfaatan gaya belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014; (3) terdapat pengaruh yang signifikan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014; (4) terdapat pengaruh yang signifikan efikasi diri, pemanfaatan gaya belajar dan lingkungan teman sebaya secara bersama-sama terhadap prestasi belajar akuntansi siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014.Kata kunci : efikasi diri, gaya belajar, teman sebaya, prestasi belajar akuntansi. ABSTRACTThe objectives of this research are to investigate: (1) the significant effect of self-efficacy on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014; (2) the significant effect of learning style utilization on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014; (3) the significant effect of peer environment on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014; and (4) the simultaneous effect of self-efficacy, leaning style utilization and peer environment on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014.            This research used the descriptive quantitative causal comparative research method with the ex-post facto design. Its population was all of the students of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta. The samples of the research were taken by using the propotional stratified random sampling technique, and they consisted of 120 students. The data of the research were gathered through questionnaire and documentation. They were analyzed by using the descriptive and inferential statistics methods, namely: simple linear regression and multiple linear regression.            The results of the research are as follows: (1) there is a significant effect of self-efficacy on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014; (2) there is a significant effect of learning style utilization on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014; (3) there is a significant effect of peer environment on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014; and (4) there is a simultaneous effect of self-efficacy, leaning style utilization and peer environment on the learning achievement in Accounting of the student of Accounting Expertise Competency of State Vocational High School 1 of Surakarta in Academic Year/2014.Keywords: self-efficacy, learning style, peer group, and learning achievement in Accounting
PERAN GURU AKUNTANSI DALAM MEWUJUDKAN EMPAT PILAR PEMBELAJARAN MELALUI ACCOUNTING SIMULATION Octoria, Dini
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan 2015: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Akuntansi dan Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.489 KB)

Abstract

ABSTRAK Hasil pemikiran ilmiah ini bertujuan untuk memberikan wawasan bagi guru akuntansi dalam mengoptimalkan peranannya untuk mewujudkan empat pilar pembelajaran melalui pembelajaran simulasi akuntansi. Empat pilar pembelajaran yang dimaksud adalah learning to know, learning to do, learning to be, and learning to live together. Pelaksanaan pembelajaran akuntansi selama ini sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat terbukti dengan penerapan berbagai model pembelajaran inovatif. Peserta didik dapat meraih berbagai prestasi pada bidang akuntansi baik di tingkat nasional maupun internasional, tetapi setelah itu peserta didik mengalami kesulitan untuk dapat berkarya menerapkan ilmu akuntansi yang telah dimilikinya, baik untuk diri sendiri maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disebabkan karena pembelajaran akuntansi selama ini hanya berfokus pada dua pilar pembelajaran saja yaitu learning to know dan learning to do saja, belum mencapai pilar learning to be dan learning to live together. Dengan simulasi akuntansi, para guru akuntansi harus menampilkan kreatifitasnya untuk menampilkan kondisi riil kehidupan masyarakat ke dalam kelas. Keterlibatan peserta didik dalam mensimulasikan kondisi tersebut diharapkan dapat membentuk pemahaman konsep akuntansi yang kuat, sehingga peserta didik dapat mengaplikasikan ilmu akutansi baik untuk dirinya sendiri maupun dalam kehidupan bermasyarakat. ABSTRACT The results of scientific thinking aims to provide insight for accounting teachers in optimizing its role to achieve the four pillars of learning through accounting simulation. The four pillars of learning consists of learning to know, learning to do, learning to be, and learning to live together. Accounting implementation of learning has experienced fairly rapid growth as evidenced by the implementation of a wide range of innovative learning models. Learners can achieve many accomplishments in the field of accounting in both the national and international levels, but after that learners have difficulty applying their knowledge to work using accounting science, both for themselves as well as in public life That is because learning accounting for only focuses on only two pillars of learning are learning to know and learning to do it, has not reached the pillars of learning to be and learning to live together. Through accounting simulation, the accounting teacher should show their creativity to show the real condition of life of the community into the classroom. The involvement of learners in simulating these conditions are expected to form a strong understanding of accounting concepts, so that students can apply the knowledge in accounting both for himself as well as in social life. Kata kunci: peran guru, empat pilar pembelajaran, accounting simulation.
UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN AKUNTANSI MELALUI PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPE INDEX CARD MATCH DENGAN TEKNIK PENGHARGAAN (REWARD) Lisyaningrum, Nenie; -, Susilaningsih; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.595 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi melalui penerapan strategi pembelajaran aktif tipe index card match dengan teknik penghargaan (reward). Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi atau pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS 1 di SMA Bintang Harapan*, dengan jumlah siswa 34 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 17 orang siswa perempuan. Sumber data penelitian ini berasal dari siswa. Pengumpulan data dengan tes, observasi, wawancara, dokumentasi dan angket. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan strategi pembelajaran aktif tipe index card match dengan teknik penghargaan (reward) dapat meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi siswa. Kualitas pembelajaran ditinjau dari dua segi yaitu segi proses, indikatornya adalah motivasi belajar siswa dan partisipasi siswa dan segi hasil, indikatornya adalah hasil belajar siswa aspek kognitif. Indikator motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 49,35% menjadi 71,10% di siklus I, dan menjadi 80,14% di siklus II. Indikator partisipasi siswa mengalami peningkatan dari pra siklus sebesar 19,11%, menjadi 52,89% di siklus I, dan menjadi 94,48% di siklus II. Indikator hasil belajar siswa aspek kognitif mengalami peningkatan pada prasiklus sebesar 38,23% menjadi 67,65%di siklus I dan menjadi 85,29% di siklus II.*Merupakan nama samaranKata kunci: Strategi pembelajaran aktif, motivasi belajar siswa, partisipasi siswa, hasil belajar siswa.  ABSTRACT The objective  of this research is to improve the Accounting learning quality through the application of the active learning strategy of the index card match type with reward technique. This research used the Classroom Action Research procedure with two cycles. Each cycle consisted of four phases, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The subject of research was all of the students as many as 34, 17 males and 17 females, in Grade XI of Social Science 1 in State Senior Secondary School Bintang Harapan*. The data source of research was the students.The data were collected through test, observation, in-depth interview, documentation, and questionaire. They were validated by using the data source and method triangulations and analyzed by using the statistical, descriptive, and interactive models of analyses.The application of the active learning strategy of the index card match type with reward technique can improve the students’ Accounting learning quality. The learning quality is viewed from learning process and achievement. The former includes the students’ learning motivation participation indicators, and the latter includes the students’ cognitive aspect. The percentage of the students’ learning motivation is 49.35 in Pre-cycle. Following the treatment it becomes 71.10% in Cycle I and 80.14% in Cycle II respectively. Moreover, the percentage of the students’ participation is 19.11% in Pre-cycle. Following the treatment, it becomes 52.89% in Cycle I, 94.48% in Cycle II. Finally, the percentage of the students who fulfilled the minimum learning completeness is 38.23%. Following the treatment, it becomes 67.65% in Cycle I and 85.29% in Cycle II.*Represents the pseudonymKeywords: Active learning strategy, students’ learning motivation, students’ learning participation, students’ learning achievement.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI Rahmah, Ari Isnaini; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.259 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar interaktif agar dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development) yang dilaksanakan di SMK Batik 2 Surakarta. Model pengembangan yang digunakan adalah four-D model yang meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (dissemination). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa program keahlian Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah puposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 38 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t sampel berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf signifikansi 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap uji coba terbatas terdapat peningkatan yang signifikan mengenai kemandirian belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan CD pembelajaran interaktif. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji-t sampel berpasangan yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 11,250 dari 73,92 ke 85,17 dengan signifikansi 0,000 dan taraf kesalahan 5%. Pada tahap uji coba luas terdapat peningkatan kemandirian belajar siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan CD pembelajaran interaktif yang dapat dilihat dari hasil uji-t sampel berpasangan yang menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sebesar 9,237 dari 72,13 ke 81,37 dengan signifikansi 0,000 dan taraf kesalahan 5%. Simpulan penelitian ini adalah pengembangan bahan ajar interaktif dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada pembelajaran akuntansi di kelas XI Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta.Kata kunci: bahan ajar interaktif, kemandirian belajar, pembelajaran berbasis komputer  ABSTRACTThe objective of this research is to develop interactive teaching materials to improve the learning independence in Accounting of the students in Grade XI of Accounting Department of Vocational High School Batik 2 of Surakarta. This research used the research and development method. It was conducted at Vocational High School Batik 2 of Surakarta. The research used the four-D development model of Model which includes the following steps respectively: defining, designing, developing, and disseminating. Its population was all of the students of Accounting Expertise Program of Vocational High School Batik 2 of Surakarta. The samples of research consisted of 38 students and were taken by using the purposive sampling technique. The data of research were collected through observation, in-depth interview, questionnaire, and documentation. The data of research were analyzed by using the paired sample t-test at the significance level of 5%. The result of research shows that in the limited testing, there was a significant improvement in the students’ learning independence prior to and following the use of interactive learning CD (Compact Disc) as indicated by the result of the paired sample t-test in which there was an increase of score as much as 11.250 from 73.92 to 85.17 at the significance level of 0.000 and the error level of 5%. Furthermore, in the extended testing, there was an improvement in the students’ learning independence prior to and following the use of the interactive learning CD (Compact Disc) as pointed out by the result of the paired sample t-test in which there was an increase of score as much as 9.237 from 72.13 to 81.37 at the significance level of 0.000 and the error level of 5%. Thus, the development of interactive learning material can improve the learning independence in Accounting of the students in Grade XI of Accounting Department of Vocational High School Batik 2 of Surakarta.Keywords: interactive learning material, learning independence, computer-based learning
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK DAN PROFESIONALISME GURU AKUNTANSI TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI Isywari, Citra Ajeng; -, Siswandari; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.402 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh: (1) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik terhadap prestasi belajar akuntansi, (2) persepsi siswa tentang profesionalisme guru akuntansi terhadap prestasi belajar akuntansi dan (3) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik dan profesionalisme guru akuntansi terhadap prestasi belajar akuntansi.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X, XI dan XII Bidang Keahlian Akuntansi SMK Batik 2 Surakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional stratified random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 117 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan skala likert dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear ganda.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik berpengaruh positif terhadap prestasi belajar akuntansi dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,472 dengan nilai probabilitas 0,000 (p<0,05), (2) persepsi siswa tentang profesionalisme guru akuntansi berpengaruh positif terhadap prestasi belajar akuntansi dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,478 dengan nilai probabilitas 0,000 (p< 0,05) dan (3) persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik dan profesionalisme guru akuntansi berpengaruh positif terhadap prestasi belajar akuntansi dengan hasil uji F sebesar 21,818 dengan nilai probabilitas 0,000 (p<0,05). Adapun nilai R square sebesar 0,277, dengan demikian variasi di dalam variabel prestasi belajar akuntansi ditentukan oleh variabel persepsi siswa tentang kualitas pelayanan akademik dan persepsi siswa tentang profesionalisme guru akuntansi sebesar 27,7% dengan model persamaan regresi linear ganda yakni Y = -1,183 + 0,895 X1 + 0,566 X2.Kata Kunci: Persepsi Siswa, Kualitas Pelayanan Akademik, Profesionalisme Guru, Prestasi Belajar Akuntansi.ABSTRACTThe objectives of this research are to investigate: (1) the influence of the students’ perception of academic service quality on their learning achievement in Accounting; (2) the influence of the students’ perception of Accounting teachers’ professionalism on their learning achievement in Accounting; and (3) the influence of the students’ perception of academic service quality and Accounting teachers’ professionalism on their learning achievement in Accounting.This research used the descriptive quantitative correlational method. Its population was all of the students in Grades X, XI and XII of Accounting Expertise Department of Vocational High School 2 of Surakarta. Its samples were taken by using the proportional stratified random sampling technique, and consisted of 117 students. The data of research were collected through questionnaire with the Likert scale and documentation. They were analyzed by using the multiple regression technique of analysis.The results of research are as follows: (1) the students’ perception of academic service quality has a positive influence on their learning achievement in Accounting as indicated by the regression coefficient value of 0.472 with the probability value = 0.000 (p<0.05); (2) the students’ perception of Accounting teachers’ professionalism has a positive influence on their learning achievement as shown by the regression coefficient value of 0.478 with the probability value of 0,000 (p< 0.05); and (3) the students’ perception of academic service quality and Accounting teachers’ professionalism has a positive influence on their learning achievement in Accounting as pointed out by the value of F test = 21.818 with the probability value = 0.000 (p<0.05). The value of R square is 0.277, meaning that the variation of variables of the learning achievement in Accounting is determined by  the variable of the students’ perception of academic service quality and Accounting teachers’ professionalism as much as 27.7% with the multiple regression equation model of Y = -1.183 + 0.895 X1 + 0.566 X2.Keywords:       Students’ perception, academic service quality, teachers’ professionalism, and learning achievement in Accounting 
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT GURU DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK NEGERI 3 SURAKARTA Kusumastuti, Ayuk; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : Tata Arta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.83 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dihadapi guru dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta dan mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar kelas akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi metode. Analisis data menggunakan analisis interaktif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dihadapi guru dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta diketahui melalui tiga aspek pembelajaran, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Kesulitan perencanaan pembelajaran adalah menyusun RPP sesuai dengan komponen dan sistematika RPP Kurikulum 2013, mengembangkan silabus dan komponen penyusun RPP Kurikulum 2013, memahami Kurikulum 2013 secara luas. Kesulitan pelaksanaan pembelajaran adalah membuat peserta didik aktif dalam proses pembelajaran, penguasaan media pembelajaran berteknologi, menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan saintifik, memahami pendekatan saintifik pada pelaksanaan pembelajaran, kesulitan dalam mencari, memilih dan mengolah materi pelajaran yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Kesulitan penilaian pembelajaran adalah melaksanakan penilaian sikap yang dilakukan oleh peseta didik dan penilaian sikap antar teman sejawat oleh peserta didik, membuat deskripsi penilaian untuk aspek penilaian dan  setiap peserta didik. Faktor - faktor yang menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan Kurikulum 2013 pada pembelajaran akuntansi di SMK Negeri 3 Surakarta diketahui dari kesulitan yang dialami guru pada tiga aspek pembelajaran tersebut. Faktor penghambat perencanaan pembelajaran adalah belum ada format pasti untuk menyusun RPP, guru memiliki pemahaman yang kurang tentang konsep, isi dan komponen Kurikulum 2013, belum meratanya diklat Kurikulum 2013 terhadap guru-guru produktif akuntansi. Faktor penghambat pelaksanaan pembelajaran yaitu guru belum menerapkan model pembelajaran sesuai dengan pendekatan saintifik, guru memiliki penguasaan teknologi yang kurang, guru masih memiliki pemahaman yang kurang pada pendekatan saintifik, diklat atau pelatihan terkait pendekatan saintifik untuk guru produktif masih belum merata, buku paket atau buku kerja guru Kurikulum 2013 belum ada. Faktor penghambat penilaian pembelajaran yaitu format penilaian yang rumit dan banyak, menyita banyak waktu dan guru masih bingung dalam membuat deskripsi penilaian. Kata kunci : kesulitan guru, faktor penghambat, Kurikulum 2013 ABSTRACT The objectives of this research are to investigate the difficulties encountered by the teachers in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta; and the factors which cause the teachers to experience difficulties in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta. This research used the descriptive qualitative research method. Its subjects were the teachers who teach accounting at State Vocational High School 3 of Surakarta. The data of research were collected through in-depth interview, observation, and documentation. They were validated by using the triangulation method and analyzed by using interactive model of analysis.The results of this research are as follows: The difficulties encountered by the teachers in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta are known through three aspects of learning, namely: learning planning, learning implementation, and learning assessment. The learning planning includes the difficulties in; arranging the lesson plans in accordance with the components and systematics of the lesson plans of the 2013 curriculum; developing the syllabus and the components of the lesson plans of the 2013 curriculum; and understanding the 2013 curriculum thoroughly. The learning implementation difficulties encompass the difficulties in; making the students active during the learning process; mastering the technological learning media; using the learning methods in accordance with scientific approaches; understanding the scientific approaches on the learning implementation; and searching, choosing, and processing the learning materials according to the 2013urriculum. The learning assessment difficulties encompass the difficulties in; implementing the attitude assessment to the students and attitude assessment conducted by the students to their peers; making assessment description for each student and for assessment aspect. The factors which cause the teachers to experience difficulties in implementing the 2013 curriculum on Accounting learning at State Vocational High School 3 of Surakarta are known from those difficulties found in the three aspects of learning. The inhibiting factors to the learning planning include: the absence of certain formats to arrange the lesson plans; the teachers’ low understanding of the concepts, contents, and components of the 2013 curriculum, and the uneven distribution of education and training of the 2013 curriculum to the productive Accounting teachers. The inhibiting factors of learning implementation include the following: the teachers have not applied yet the learning models in accordance with scientific approaches; the teachers have less mastery of technology; the teachers still lack understanding on the scientific approaches; the education and training of scientific approaches have not been evenly implemented; the textbooks and the teacher’s workbooks are unavailable. The inhibiting factors of learning assessment encompass the following: the assessment format is complicated and abundant, the assessment wastes much time, and the teachers are still confused in making a description of the assessment. Keywords: Teachers’ difficulties, inhibiting factors, 2013 curriculum
KEEFEKTIFAN METODE STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISION BERBANTU KARTU PERTANYAAN TERHADAP KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN AKUNTANSI DI SMK Rahayu, Tri Puji; -, Sudiyanto; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.981 KB)

Abstract

ABSTRACTThis research is intended to find (1) effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards students’s activeness in accounting lesson; (2) effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards students’s learning achievement in accounting lesson. This research is quasi experiment research. The result of research are: (1) there is difference of effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards activeness in accounting lesson. This can be seen on the result of hypothesis test that shows that Sig (2-tailed)<α (0,00<0,025); (2) there is difference of effectiveness of Student Teams-Achievement Division method with questioning card towards learning achievement in accounting lesson. This can be seen on the result of hypothesis test that shows that Sig (2-tailed)<α (0,00<0,025). The conclusion of research are: (1) Student Teams-Achievement Division method with questioning card effective towards activeness in accounting lesson; (2) Student Teams-Achievement Division method with questioning card effective towards learning achievement in accounting lesson.Keywords: Student Teams-Achievement Division, questioning card, activeness, learning achievement ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keefektifan metode Student Teams-Achivement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran akuntansi; (2) keefektifan metode Student Teams-Achivement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran akuntansi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) ada perbedaan keefektifan metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran Akuntansi. Hal ini dapat dilihat pada hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan bahwa Sig (2-tailed)<α (0,00<0,025), (2) ada perbedaan keefektifan metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran Akuntansi. Hal ini dapat dilihat pada hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan bahwa Sig (2-tailed)<α (0,004<0,025). Simpulan hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan efektif terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran akuntansi, (2) Metode Student Teams–Achievement Division berbantu kartu pertanyaan efektif terhadap prestasi belajar siswa SMK pada pembelajaran akuntansi.Kata Kunci: Student Teams–Achievement Division, Kartu Pertanyaan, Keaktifan, Prestasi Belajar
HUBUNGAN LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU TEMAN SEBAYA DENGAN KEBIASAAN MENABUNG Ulfi, Dina Shofa; ., Siswandari; Octoria, Dini
Tata Arta : Jurnal Pendidikan Akuntansi Vol 3, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Akuntansi
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.947 KB)

Abstract

ABSTRACTThe aims of this research are to investigate: (1) the correlation of financial literacy to the habits of saving students of class XI SMA X in 2017; (2) peer behavioral correlation to the habits of saving students of grade XI SMA X in 2017; (3) the correlation of financial literacy and peer behavior to the habits of sav-ing students of class XI SMA Xin 2017. The population in this research is the students of class XI IPS SMA X in 2017 which amounted to 135 students. The sample in this research is the students of class XI IPS which amounted to 57 students determined is using simple random sampling technique. Questionnaires and documentation are used as data collection tools. The results are as follows. Firstly, there is a positive and significant correlation between financial literacy toward saving habits of class XI IPS students in SMA X 2017 with ttest> ttable (7,182> 2,005) and significance 0.000 <0,05. Secondly, there is a positive and significant correlation between peer behavior toward saving habits of class XI IPS students in SMA X 2017 with the result of count ttest> ttable (2.082> 2,005) and significance value 0,042 <0,05. Third, there is a positive and significant correlation between financial literacy and peer behavior together with the habits of saving students of class XI IPS SMA X in 2017 with the result of count ttest> ttable (67,063> 2,005) and significance value 0,000 <0,05.Keywords: Financial literacy, Peer behavior, Saving habitsABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan literasi keuangan dan perilaku teman sebaya dengan kebiasaan menabung siswa kelas XI SMA X Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA X Tahun 2017 yang berjumlah 135 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling, sejumlah 57 siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan angket digunakan untuk mengumpulkan data variabel literasi keuangan, perilaku te-man sebaya dan kebiasaan menabung. Dokumentasi digunakan untuk memeroleh data tentang SMA X. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statisitik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bah-wa literasi keuangan dan perilaku teman sebaya memiliki hubungan sebesar -45,395 terhadap kebiasaan menabung siswa. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa literasi keuangan dan perilaku teman sebaya memiliki hubungan terhadap kebiasaan menabung. Hal ini didukung dengan hasil regresi literasi keuagan dinaikkan 1 maka kebiasaan menabung akan meningkat sebesar 2,002 dan perilaku teman sebaya di-naikkan 1 maka kebiasaan menabung akan meningkat sebesar 0,444.Kata kunci: Literasi keuangan, Perilaku teman sebaya, Kebiasaan menabung