Marista Octaviani Tanjung
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKU KADER JUMANTIK DALAM MELAKSANAKAN PSN DBD 3M PLUS DI KELURAHAN JOMBLANG KECAMATAN CANDISARI Octaviani Tanjung, Marista
xxxx Vol 1, No 2 (2012): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.509 KB)

Abstract

Kasus penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue) di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2008 terdapat 137.469 dan di tahun 2009 terdapat 154.855. Pada tahun 2011, IR (Incidence Rate) DBD candisari  adalah 115,92/100.000 masuk dalam 3 kecamatan terbesar untuk kasus DBD. Pada tahun 2011, angka kasus tertinggi di kelurahan Jomblang dan  terjadi peningkatan kasus dari 17 kasus menjadi 40 kasus. Salah satu upaya pencegahan penyakit DBD adalah dengan memutuskan rantai penularan dengan cara mengendalikan vektor melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Kegiatan ini merupakan prioritas utama program nasional pemberantasan penyakit DBD yang dilaksanakan langsung oleh masyarakat sesuai dengan kondisi dan budaya setempat. Dalam meningkatkan partisipasi masyarakat maka diperlukan adanya kader jumantik, bertujuan menggerakan masyarakat dalam pemberantasan jentik nyamuk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran perilaku kader jumantik dalam melaksanakan PSN DBD 3M Plus di Kelurahan Jomblang Kecamatan Candisari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subyek utama penelitian ini adalah kader jumantik tingkat RT di kelurahan Jomblang dipilih secara purposive sampling. Dengan pengumpulan data subyek utama dengan indepth interview. Subyek triangulasi adalah koordinator jumantik RW , petugas puskesmas dan petugas kelurahan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa praktek kader jumantik dalam melaksanakan PSN DBD 3M Plus sudah berjalan baik, hal ini didukung oleh pengetahuan dan sikap yang baik, ketersediaan dan keterjangkauan informasi sudah berjalan baik, dan dukungan dari keluarga, kader, puskesmas dan pemerintah sudah berjalan baik.