Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh kekasaran permukaan logam pada akurasi hasil uji kekerasan dengan Metode (Hasil Uji Coba Laboratorium) Nusyirwan, Nusyirwan
JURNAL R & B Vol 1, No 2 (2001)
Publisher : JURNAL R & B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kesempatan ini telah dilakukan penelitian dengan topik " Pengaruh kekasaran permukaan pada akurasi hasil uji kekerasan logam dengan metode lndentasi" meliputi tiga metode, yailu : Metode Brinnel, Metode Vickers, dan Metode Rockwell C. Secara umum kekasaran permukaan benda berpengaruh terhadap hasil uji kekerasan Logam, Pengaruh ini akan sangat terlihat pada pengujian kekerasan dengan menggunakan metode Brinnel dan Metode vickers. Pengaruhnya akan semakin kecil pada pengujian dengan Metode Rockwell. Tingkat akurasi yang tinggi akan dapat dicapai dengan melakukan pengujian kekerasan Logam pada tingkat kekasaran tertentu yang sesuai dengan metode pengujian.
Pengerasan Baja Lunak (Mild Steel) Dengan Media Pendingin Air dan Minyak Pelumas Sae 10 Yetri, Yuli; Nusyirwan, Nusyirwan
JURNAL R & B Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : JURNAL R & B

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mild stell is low carbon steel  contain 0,3 % carbon, for example ST 37. the mechanic properties hardness, tensile strength, tougness etc depend on carbon contain. In realty the weakness of ST37 are difficult to hardening. To increase hardness of mild steel are done heat treatment at 800 °C and 100 °C temperature. After that are hold for 30 minutes and then are quenched in oil SAE 10 and water for 15 minutes. For measuring hardnees of sampl are Brinell Methode. The result of testing the sample are obtained data like this, for heating 800 °C quench water the hardnees increase about 23,23 % and quench oil SAE the hardness decrease 28,54 %. When are heated 1000 °C the hardness both of sample decrease finally, in this experiment can be taken conclusion that mild steel are difficult to be hardening.
Perencanaan Perawatan Mesin Pengupas Kulit Pinang Erizal, Ihsan Putra; Yetri, Yuli; Nusyirwan, Nusyirwan
Jurnal Teknik Mesin Vol 11 No 1 (2018): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (780.971 KB) | DOI: 10.30630/jtm.11.1.173

Abstract

Planner engine maintenance is an important thing to streamline the production process. Care planning for areca nut peeler has been carried out which includes the engine frame, electric motor, pulleys, V-belts, reservoirs, and spindle shaft. These components are expected to work optimally so that satisfying results are obtained. The care of the areca peeling machine consists of preventive treatments, repair treatments, total treatments. Preventive care consists of cleaning, lubrication and periodic checks. Repair treatments include blade maintenance, bearing maintenance, pulley care and belt. While total maintenance is carried out after the engine has been operating long enough. The results of treatment planning are made in the form of a treatment table. While the results of the maintenance process that has been done by the machine can operate properly and can produce maximally.
Rekayasa Mesin Thermoforming Vaccum Nusyirwan, Nusyirwan
POLI REKAYASA Vol 2, No 2 (2007)
Publisher : POLI REKAYASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Production process in transforming plastic sheet into various types of domestic equipment are monopolized by big Industries, Technically, this process can also be conducted by small industries/ domestic industries by applying Thermoforming process.  Regarding with this condition, an activity which includes Research, Designing, and constructing process for thermoforming machine has been conducted. The main objective of this activity is to construct simple with low cost investment of thermoforming machine which can be applied in domestic / small industries.  Method that is used in achieving this goal is by conducting research as supporting activity in designing and constructing a thermoforming vacuum machine and it will be followed with testifying process. This machine has been testified by using a piece of plastic sheet made of Polystyrene (HIPS) and Polyethylene terephtalate (PET) with following conditions : Temperature of heating process is 120 oC, time of heating process is 3 second, time for vacuuming and cooling process is 2 second, and pressing power in vacuuming process is – 0,05 Mpa. The good product and capacity of production that have been gained can be calculated as ± 720 piece/ hour. It means this thermoforming vacuum machine can be simply made applied in domestic/ small industries.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN EKSTRAK REBUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KacangPanjang (VignasinensisL.) Febriantami, Astrice; Nusyirwan, Nusyirwan
JURNAL BIOSAINS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Biosains
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.67 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hormon tanaman unggul dan ekstrak rebung terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari - April 2017, di rumah kaca FMIPA Universitas Negeri Medan jalan Willem Iskandar pasar V Medan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu pupuk hantu (P) dan ekstrak rebung (R) masing-masing menggunakan 4 taraf perlakuan. Jumlah kombinasi perlakuan adalah 16 dengan ulangan 2, sehingga jumlah unit percobaan adalah 32 percobaan. Dengan menggunakan ANAVA hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah daun,luas daun, jumlah bunga,jumlah buah, dan berat buah memiliki hasil yang berbeda dari masing-masing perlakuan. Untuk jumlah daun rata-rata paling tinggi terdapat pada perlakuan pupuk hantu 3ml/1L air dan ekstrak rebung 15 ml (P3R3) dengan jumlah 25buah, luas daun rata-rata paling tinggi pada perlakuan pupuk hantu 1 ml/1L air dan ekstrak rebung 0 ml (P1R0) dengan luas 32cm2, jumlah bunga tanaman kacang panjang yang memiliki rata-rata paling tinggi yaitu pada perlakuan pupuk hantu 3 ml/1L air dan ekstrak rebung 15 ml (P3R3) dengan jumlah 6,5buah, jumlah polong tanaman kacang panjang yang memiliki rata-rata paling tinggi yaitu pada perlakuan pupuk hantu 3 ml/1L air dan ekstrak rebung 15 ml (P3R3) dengan jumlah 8buah, dan berat polong kacang panjang yang memiliki rata-rata paling tinggi yaitu pada perlakuan pupuk hantu 3 ml/1L air dan ekstrak rebung 10 ml (P3R2) dengan nilai 289,85gr. Hasil dari pemberian pupuk hantu dan ekstrak rebung tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, jumlah bunga, dan jumlah buah, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap berat buah tanaman kacang panjang. Kata kunci : Pupuk Hantu, Ekstrak Rebung, Tanaman Kacang Panjang.
Studi Musuh Alami (Spodoptera Exigua Hbn) pada Agroekosistem Tanaman Bawang Merah Nusyirwan, Nusyirwan
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.216 KB) | DOI: 10.25181/jppt.v13i1.165

Abstract

Study natural enemy Spodoptera Exigua was condetd on onion agro ekosistem in farmers field Sungai Nanam Alahan Panjang West Sumatera from August to October 2009. Methode of the Riset was with sampling with out sprayed and sprayed insecticide of served with each week from plant age 20 days in one planting season. In land with out application insecticide and application insecticide there were no eggs and larva were paraside. The Natural enemy in land area with aut application insecticide and application lend. The bigger from dominand were from family Braconidae ordo Hymenoptera, followed by family Aracnidae ordo aracnida, family Forficulidae ordo Demaptera, family Coccinelidae Ordo Coleoptera, family Braconidae Ordo Hymenoptera dan family Tachinidae Ordo Diptera
Konsep Manusia Sempurna Saudah, Siti; Nusyirwan, Nusyirwan
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 14, No 2 (2004)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.31332

Abstract

Human being is the highest creature among all creatures. Even, he is higher than the world and it is very important for it. The perfection of the world depends on him. Human being in relation to the universe is like spirit for body.The world without human being is like a unclear mirror which can not refract a picture. The picture of God can not be seen in the mirror cleary so God command that the clear mirror of the world can refract His picture clearly. The human being is the clearness of mirror and the shape of the picture.The most perfect mirror for God is the perfect human being because he refracts all the names and the behaviour of God However, other refract only a few parts of the parts of the names and the behaviour of God.The perfect human being, faces all existances of individualism. Spiritually he faces higher individualism; the body he faces lower individualism. His heart faces to (al-Arsh). His soul faces to apen (Al-Qalam) and his spirit faces (luah-Mahfudz)
PENGARUH JAMUR ENDOPITIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao .L) DI POLIBAG Damanik, Hotdiaman; Nusyirwan, Nusyirwan
JURNAL BIOSAINS Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Biosains
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi mikroorganisme jamur endopitik untuk mempercepat pertumbuhan tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium mikrobiologi, fisiologi dan rumah kaca Universitas Negeri Medan (UNIMED) pada bulan Mei sampai Agustus 2016, menggunakan rancangan acak lengkap non faktorial dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu M0 (Kontrol), M1 (Trichoderma koningi 100 gram), M2 (Trichoderma koningi 200 garam), M3 (Aspergillus niger 100 gram) dan M4 (Aspergillus niger 200 gram). Dengan menggunakan ANAVA (Analisys Of Variance) hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur endopitik berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Hasil terbaik untuk pertumbuhan tinggi tanaman adalah Trichoderma koningi 200 garam yaitu 41,06 cm. Untuk diameter batang yang terbaik adalah Trichoderma koningi 100 gram yaitu 0,83 mm. Hasil terbaik untuk jumlah daun adalah Aspergillus niger 200 garam yaitu 14,333 helai. Selain berpotensi untuk mempercepat pertumbuhan tanaman kakao, juga berpotensi sebagai pupuk biologis dan sebagai pengendali hayati untuk tanaman. Kata kunci : Theobroma cacao L., mikroorganisme endopitik, pupuk biologis dan pengendalian hayati.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN EKSTRAK REBUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KacangPanjang (VignasinensisL.) Febriantami, Astrice; Nusyirwan, Nusyirwan
JURNAL BIOSAINS Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Biosains
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.67 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hormon tanaman unggul dan ekstrak rebung terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari - April 2017, di rumah kaca FMIPA Universitas Negeri Medan jalan Willem Iskandar pasar V Medan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yaitu pupuk hantu (P) dan ekstrak rebung (R) masing-masing menggunakan 4 taraf perlakuan. Jumlah kombinasi perlakuan adalah 16 dengan ulangan 2, sehingga jumlah unit percobaan adalah 32 percobaan. Dengan menggunakan ANAVA hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata jumlah daun,luas daun, jumlah bunga,jumlah buah, dan berat buah memiliki hasil yang berbeda dari masing-masing perlakuan. Untuk jumlah daun rata-rata paling tinggi terdapat pada perlakuan pupuk hantu 3ml/1L air dan ekstrak rebung 15 ml (P3R3) dengan jumlah 25buah, luas daun rata-rata paling tinggi pada perlakuan pupuk hantu 1 ml/1L air dan ekstrak rebung 0 ml (P1R0) dengan luas 32cm2, jumlah bunga tanaman kacang panjang yang memiliki rata-rata paling tinggi yaitu pada perlakuan pupuk hantu 3 ml/1L air dan ekstrak rebung 15 ml (P3R3) dengan jumlah 6,5buah, jumlah polong tanaman kacang panjang yang memiliki rata-rata paling tinggi yaitu pada perlakuan pupuk hantu 3 ml/1L air dan ekstrak rebung 15 ml (P3R3) dengan jumlah 8buah, dan berat polong kacang panjang yang memiliki rata-rata paling tinggi yaitu pada perlakuan pupuk hantu 3 ml/1L air dan ekstrak rebung 10 ml (P3R2) dengan nilai 289,85gr. Hasil dari pemberian pupuk hantu dan ekstrak rebung tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, luas daun, jumlah bunga, dan jumlah buah, tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap berat buah tanaman kacang panjang. Kata kunci : Pupuk Hantu, Ekstrak Rebung, Tanaman Kacang Panjang.
Pengaplikasian Mikrokontroler Arduino Uno Pada Simulasi Sistem Pengapian Mesin Bensin 4 Langkah (4 Silinder) Putra, Anggi Septiawan; Nusyirwan, Nusyirwan; Maimuzar, Maimuzar
Jurnal Teknik Mesin Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.63 KB) | DOI: 10.30630/jtm.10.2.178

Abstract

The 4 stroke (4 cylinder) gasoline engine ignition system simulation based on the Arduino Uno microcontroller was designed as one of the modeling of conventional ignition system modification into an electronic ignition system based on the Arduino Uno microcontroller. Conventional ignition systems are modified by removing distributor components and replaced with microcontrollers as ignition system controllers. Spark plug and coil cables are replaced with Igniton coil that uses Igniter. Arduino Uno microcontroller is used as a controller that receives signals from the optocoupler sensor and activates the module relay so that the electric current enters the Ignition Trigger, the voltage needed by Igniton Trigger is 2 V by using a step down transformer to reduce the voltage. So that the Ignition Coil is active and produces a high voltage so that it can produce sparks on each spark plug. This Arduino Uno microcontroller processes data received from an optocoupler sensor