Murbangun Nuswowati
Program Pascasarjana, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 24 Documents
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN ELABORASI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran  bermakna merupakan  suatu  proses  yang mengaitkan  informasi baru pada konsep relevan yang terdapat dalam struktur kognitif seseorang. Pembelajaran elaborasi merupakan  salah  satu  pembelajaran  bermakna  yang mengaktifkan  kognitif siswa sehingga memudahkan dalam memahami konsep-konsep baru. Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran elaborasi dilakukan eksperimen dengan mengambil sampel dari kelas X secara cluster random sampling, sedangkan metode pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi dan angket. Berdasarkan hasil analisis data, hasil belajar kelompok eksperimen  lebih  baik  dari  pada  kelompok  kontrol,  yang  berarti  pembelajaran  elaborasi berpengaruh terhadap hasil belajar kimia pada materi hidrokarbon kelas X di SMA Negeri 11 Semarang. Besarnya pengaruh pembelajaran elaborasi 13,7465% dan tergolong rendah. Secara  keseluruhan,  hasil  belajar  afektif  dan  psikomotorik  kelompok  eksperimen  lebih baik dari hasil belajar kelompok kontrol, sedangkan hasil angket refl eksi siswa terhadap pembelajaran, siswa senang dengan pembelajaran elaborasi. Kata Kunci : pembelajaran elaborasi, hasil belajar

PENGARUH VALIDITAS DAN RELIABILITAS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER BIDANG STUDI KIMIA TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bersifat ex post facto, artinya data dikumpulkan setelah semua peristiwayang diperhatikan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal ulanganakhir semester bidang studi Kimia. Sampel dalam penelitian ini adalah soal ulangan akhirserta lembar jawaban tes ulangan akhir semester genap dari siswa kelas X-RSBI SMANegeri 1 Pati tahun ajaran 2007/2008. Variabel yang terukur dalam penelitian ini berupavaliditas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, serta tingkat pencapaian kompetensisiswa. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa soal pilihan ganda ulangan akhirsemester bidang studi Kimia kelas X SMA Negeri 1 Pati tahun ajaran 2007/2008 memilikireliabilitas yang tinggi dengan harga r11 = 0,78. Diketahui bahwa dari 35 soal terdapat 30soal valid, memiliki daya beda cukup, tetapi soal ini belum proporsional bila ditinjau darianalisis tingkat kesukarannya. Nilai rata-rata ketuntasan yang dapat dicapai siswa denganmenggunakan alat tes tersebut sebesar 66,14. Berbeda dengan rata-rata yang diperolehdari hasil pengedropan 5 soal tidak valid, yaitu sebesar 69,70. Namun hasil pengedropanini tidak merubah jumlah siswa yang tuntas dalam pencapaian kompetensinya, yaitu dari38 siswa target hanya ada 21 siswa yang tuntas. Kata Kunci: analisis, validitas, reliabilitas, pencapaian kompetensi.

PENGEMBANGAN PERKULIAHAN KIMIA LINGKUNGAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN NILAI-NILAI KARAKTER MAHASISWA

Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 41, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengembangkan model perkuliahan kimia lingkungan berbasis masalah untuk meningkatkan karakter mahasiswa.  Penelitian dilakukan pada mahasiswa S1 pendidikan kimia yang mengambil mata kuliah kimia lingkungan di FMIPA UNNES pada semester genap tahun 2011-2012. Kelas eksperimen dilakukan perkuliahan dengan tahap-tahap pendekatan berbasis masalah. Kelas Kontrol dilakukan perkuliahan seperti biasa. Pre-tes dan pos-tes penanda nilai-nilai karakter kelas kontrol mengalami peningkatan N-gain nya 22,00 % tergolong rendah.  Kelas eksperimen pre-tes dan pos-tes penanda nilai-nilai karakter N-gain nya 48,00 % tergolong sedang. Rerata pre-tes dan pos-tes penguasaan materi kelas kontrol didapatkan N-gain nya 33 % tergolong sedang. Kelas eksperimen skor rerata pre-tes dan pos-tes  penguasaan materi didapatkan  N-gain nya 40,00 % tergolong sedang.  Model PKLBM dengan open-ended masalah dapat dikembangkan lebih lanjut pada mata kuliah yang lain. The purpose of this study developed a model of  Environmental Chemistry Problem Based Learning to enhance the character of students. The study was conducted on chemical education students taking courses in environmental chemistry at FMIPA UNNES the second semester in 2011-2012.  Class learning experiment with stages based approach to the problem. Control class learning conducted as usual. Pre-test and post-test marker values increased control class character N-gain its 22.00% is low. While the experimental class pre-test and post-test marker values his character N-gain 48.00% classified as moderate. The mean pre-test and post-test mastery of class material obtained  N-gain control of its 33% classified as moderate. As for the experimental class mean score of pre-test and post-test mastery of the material obtained its N-gain 40.00% classified as moderate. Model Environmental Chemistry Problem Based Learning with open-ended problems can be further developed in other subjects.

UJI KRITERIA INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR KIMIA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with descriptive method to determine the results of assessment criteria for learning outcomes instrument in chemistry subject of class XI. The test include the analysis of the validity, difficulty index, level of matter, distractor effectiveness and reliability of the odd semester final examination in the academic year 2013/2014 chemistry subjects at a Public Senior High School of Ambarawa and a Public Islamic Senior High School of Suruh. Form of matter that is analyzed is multiple choice, with total 40 items. Based on the test results in Public Senior High School of Ambarawa, it is known that 27 items valid, by about C1/know up to C3/apply level. There are 3 tems was difficult, 12 items medium, and 25 items easy. Of the total 160 existing distractor items, 89 items classified distractor effective. Instruments classified as reliable because it has a reliability coefficient of 0.70. While the test results in Public Islamic Senior High School of Suruh, 28 items were classified as valid items by about C1/know up to C4/analyze level. There are 10 items was medium and 30 items easy. Effective distractor was 91 items. Instruments classified as reliable because it has a reliability coefficient of 0.81.Keywords: Assessment, Criteria, Instrument

PENGEMBANGAN MEDIA FLASH BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D). Tahapan rancangan pengembangan media flash ini menggunakan langkah prosedural oleh Borg and Gall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dalam penggunaan media flash berbasis pembelajaran inkuiri. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Produk pengembangan dinyatakan valid dan layak apabila telah memenuhi kriteria baik atau sangat baik dari validator. Produk pengembangan teruji untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu diuji berdasarkan penggunaan media flash pada proses pembelajaran. Hasil pengembangan produk media flash berbasis pembelajaran inkuiri dinyatakan valid dengan kategori baik dan layak diterapkan berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media dan ahli materi dengan skor rata-rata ahli media 73.5 dan ahli materi 37. Media flash dinyatakan efektif karena 36 siswa mencapai nilai KKM pada hasil tes, dengan nilai n-gain 0,71 dan pada aspek afektif dan psikomotorik termasuk dalam kategori baik, serta mendapat respon positif dari penggunanya dilihat dari angket tanggapan siswa, sehingga media flash efektif meningkatkan hasil belajar siswa. The research include in Research and Development (R&D). This step of flash media development uses procedural step by Borg and Gall. The purpose of this research is to know the effectiveness in the cognitive, afective, and psychomotoric domain in using flash media based on inquiry learning. Data accumulation in this research uses observation, test, questionaire and documentation methods. The result data of this research is analyzed by using quantitative descriptive analysis method. Development product is called valid and proper if it has fullfilled good or very good criteria from the validator. The development product proved to improve the learning outcome that is proved base on the using of flash media in learning process. The development result of flash media product based inquiry learning is called valid with good and proper category is implemented base on properness test by media and matery expert with average score of media expert is 73,5 and matery expert is 37. The flash media is called effective because 36 students gain minimum campetence criteria (KKM) score in test result, with n-gain score is 0,71 and afective and psychomotoric aspect include in good category, and also get a positive respond from user that can be seen by the students responds questionare, so flash media is effective to improve the students learning outcome.

ANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI KOLOID MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERVISI SETS

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 13, No 1 (2019): January (2019)
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A research aimed to explore students’ science process skill of students in colloid concept through project based learning vision of SETS. This research involved 34 reseach subjects. Instrument used research is observation sheet and as supporting data student response questionnaire. The data obtained from observation sheets learning to know the science process skills developed by students and queationnaires were used to collect the students’ respond to learning. Student response questionnaire used to know student response to learning done. The data are analyzed descriptively. Results from this study showed that the students had all the indicators of science process skills a googd category with a percentage of 65.48%. Students give a positive response to learning because they feel more understanding, increase motivation and interest in learning. This is evidenced by 85% students of class XI IPA 1 SMA N 2 Purbalingga provide responses that fall into either category of learning that hs been done.

PENGARUH PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN CROSSWORD PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media crossword puzzle terhadap hasil belajar dan mengetahui tanggapan siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA. Pengambilan sampel secara cluster random sampling yaitu kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol dan X MIA 3 sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil uji peerbedaan dua rata-rata hasil belajar yang diperoleh kelas eksperimen 54,73-78,06 dan kelas kontrol 49,65-72,06. Sedangkan uji ketuntasan hasil belajar kelas eksperimen mencapai 87,10% dan kelas kontrol 40,54%. Berdasarkan hasil uji peningkatan hasil belajar kelas eksperimen mencapai 16,30 dan kelas kontrol 12,80. Adapun hasil observasi terhadap aspek sikap diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 84,21 dan kelas kontrol 82,08. Sedangkan untuk hasil observasi terhadap aspek keterampilan diperoleh rata-rata nilai siswa kelas eksperimen 79,66 dan kelas kontrol 72,70. Berdasarkan hasil angket tanggapan siswa, model pembelajaran Team Games Tournament memperoleh tanggapan positif yaitu siswa merasa senang dan dapat meningkatkan pemahaman pada materi tata nama senyawa. Simpulan dari penelitian ini yaitu model pembelajaran tipe Team Games Tournament berbantuan media crossword puzzle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan mendapat tanggapan positif dari siswa.This research is experimental research. This study aims to determine the effect of learning Team Games Tournament (TGT) media-aided crossword puzzle on learning outcomes and determine responses that students. The population in this study were all students of X MIA class. The sampling is a cluster random sampling, they are the X MIA 2 class as a control class and X MIA 3 class as the experimental. Based on the test, the results of the difference of two average are 54.73-78.06 for the experimental class and 49.65-72.06 for the control class. While the result of the test is based on the learning completeness are 87.10% for the experimental class and 40.54% for the control class. Based on the learning outcome test, the results are the experimental class reached 16.30 and 12.80 the control class. The observation result of students attitude aspects are 82.07 for the experimental class and 84.21 for the control class. As for the results of the observations of the students skills aspects gained an average value are 73.15 for the experiment class and 80.73 for the control class. Based on the result of the questionnaire for the students responses, that the TGT learning technique get the positive responses that students feel happy and not boring and it can improve the understanding of the nomenclature of compound and material. The conclusions from this research that the type of learning technique, Team Games Tournament media-aided crossword puzzle influences thelearning outcomes significantly and get the positive responses from students.

ANALISIS KESIAPAN LABORATORIUM KIMIA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI SE-KABUPATEN JEPARA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 11, No 1 (2017): January 2017
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan laboratorium kimia di SMA Negeri se-kabupaten Jepara dalam mendukung pelaksanaan kurikulum 2013. Subyek dalam penelitian ini meliputi seluruh SMA Negeri di Kabupaten Jepara yang pada tahun ajaran 2014/ 2015 menggunakan kurikulum 2013, yaitu SMA N 1 Pecangaan, SMA N 1 Tahunan, SMA N 1 Jepara dan SMA N 1 Bangsri. Fokus penelitian ini adalah kesiapan laboratorium kimia dengan indikator kesiapan laboratoriun yang meliputi: desain ruang, administrasi, pengelolaan penyelengaraan serta kelengkapan alat dan bahan praktikum. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, angket dan wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Data yang berupa angka selanjutnya dideskripsikan dengan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada sekolah-sekolah tersebut menunjukkan bahwa tiga sekolah dalam kategori siap dan satu sekolah dalam kategori kurang siap dengan persentase kesiapan laboratorium masing-masing sebesar 61,08%; 62,92%; 78,38% dan 64,91%. Secara umum SMA Negeri se-Kabupaten Jepara telah siap melaksanakan kurikulum 2013 dengan persentase 66,57%.

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR HIDROLISIS GARAM BERMUATAN KARAKTER BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang sangat penting diajarkan kepada siswa.Inkuiridapatdijadikansebagaisalahsatupendekatan yang dapatmewadahipengembangankemampuanberpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar hidrolisis garam bermuatan karakter berbasis inkuiri terbimbing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan desain one-group pre-test post-test design. Prosedur pengembangan yang digunakan meliputi (1) pendefinisian (define), (2) perencanaan (design), (3) pengembangan (develop). Subjekimplementasi pada penelitianiniadalahsiswakelas XI SMANegeri 1 Mandor (Kalimantan Barat)tahunpelajaran 2014/2015.Instrumen dalam penelitian ini meliputi: (1) instrumen lembar wawancara guru (analisis kebutuhan); (2) instrumen penilaian/uji ahli terhadap produk bahan ajar yang dikembangkan; (3) instrumen soal tes kemampuan berpikir kritis siswa materi hidrolisis garam; (4) instrumen lembar observasi afektif siswa; (6) instrumen lembar observasi psikomotor siswa; dan (7) instrumen lembar angket respon siswa.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar hidrolisis garam bermuatan karakter berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara signifikan, serta mendapat respon positif dari siswa.

KEEFEKTIFAN METODE DRILL AND PRACTICE BERBANTUAN MEDIA KARTU SOAL TERHADAP PENGUASAAN KONSEP

Chemistry in Education Vol 6 No 1 (2017): Terbit Bulan April 2017
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan metode Drill and Practice berbantuan media kartu soal dan untuk mengetahui persentase ketuntasan belajar aspek penguasaan konsep dan keterampilan preentasi siswa setelah pembelajaran tersebut diterapkan pada materi Koloid. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Kelas XI TSM 1 sebagai kelas eksperimen mendapat pembelajaran dengan metode Drill and Practice berbantuan media kartu soal sedangkan kelas XI TKKB sebagai kelas kontrol mendapat pembelajaran dengan metode Drill and Practice biasa tanpa berbantuan media kartu soal. Data penelitian diperoleh dengan metode dokumentasi, tes, angket dan observasi. Pembelajaran yang diterapkan efektif pada hasil belajar karena tercapainya indikator efektif dari aspek penguasaan konsep dan keterampilan. Aspek penguasaan konsep dibuktikan dengan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol, karena thitung = 2,529 > t(0,95)(58) = 2.002. Persentase ketuntasan belajar aspek penguasaan konsep kelas eksperimen sebesar 90.90% sedangkan kelas kontrol sebesar 77.78%, persentase ketuntasan aspek keterampilan presentasi kelaseksperimen 84.84% dan kelas kontrol 77.78%, lebih dari 75% siswa telah mencapai ketuntasan dari KKM sebesar 75.