Articles

Found 27 Documents
Search

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Penggunaan Metode Peta Konsep di Kelas IV SDN 4 Pusungi Lapasiri, Asnawia; Kapile, Charles; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.194 KB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas IV SDN 4 Pusungi. Penelitian ini adalah bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas IV SDN 4 Pusungi melalui penggunaan peta konsep. Penelitian ini melibatkan 20 orang siswa terdiri atas 12 orang laki-laki dan 8 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian model Hopkins yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dari hasil analisis tes akhir tindakan siklus I, diperoleh 12 orang siswa tuntas dari 20 jumlah siswa dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 60% dan daya serap klasikal adalah 67,75%, serta rata-rata hasil belajar adalah 67,75. Hasil tersebut bila dibandingkan dengan nilai rata-rata sebelum tindakan yaitu sebesar 56,97%, terdapat peningkatan setelah menerapkanmetode peta konsep, hal tersebut terlihat ketuntasan klasikal belum mencapai 70% sehingga peneliti perlu melanjutkan ke siklus II. Sementara hasil yang diperoleh pada siklus II jauh lebih baik daripada hasil yang diperoleh pada siklus I. Dari analisis hasil belajar siklus II, diketahui bahwa semua siswa tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 100% dan daya serap klasikal mencapai 85,00%. Berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa siklus I  menunujukan jumlah skor adalah 24 dari skor maksimal 36 diperoleh persentase rata-rata 67% dengan kriteria masih kurang, sedangkan hasil observasi aktivitas guru menunjukan jumlah skor adalah 40 dari skor maksimal 48 diperoleh presentase rata-rata 84% dengan kriteria rata-rata baik. pada siklus II berdasarkan hasil observasi aktivitas guru menunjukkan jumlah skor untuk pertemuan pertama adalah 29 dari skor maksimal 36 diperoleh persentase rata-rata 81% degan kriteria baik, hasil observasi aktivitas guru menunjukkan jumlah skor untuk pertemuan pertama adalah 41 dari skor maksimal 44 diperoleh persentase rata-rata 93% dengan kriteria rata-rata sangat baik Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode peta dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada pembelajaran IPS di SDN 4 Pusungi Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar Siswa dan Peta Konsep
Penerapan Metode Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPS di SDK Despot Petunasugi Kecamatan Bolano Lambunu Maryati, Maryati; Jamaludin, Jamaludin; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.194 KB)

Abstract

Permasalahan utama adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV SDK Despot Petunasugi, pada pembelajaran IPS dengan materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya. Pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDK Despot Petunasugi pada pelajaran IPS dengan materi kenampakan alam dan keragaman sosial budaya. Desain yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model PTK yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc. Targgart yang terbagi dalam 4 tahap yaitu: 1.Perencanaan, 2.Pelaksanaan tindakan, 3.Pengamatan/observasi, 4.Refleksi. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan masing-masing dua pertemuan. Pada pertemuan pertama siklus I hasil persentase aktivitas guru mencapai 65% dan pertemuan ke II mencapai 75% berada dalam kategori baik. Sedangkan hasil persentase aktivitas siswa pada pertemuan pertama siklus I mencapai 60% dan pertemuan ke II mencapai 65% berada dalam kategori baik. Pada hasil evaluasi kemampuan awal nilai rata-rata adalah 57,5. Adapun hasil evaluasi pada pertemuan 1 siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 58,7 dan hasil evaluasi pertemuan 2 siklus I nilai rata-rata siswa mencapai 68,7. Berada dalam kategori baik. Sedangkan hasil evaluasi siswa pada pertemuan 1 siklus II nilai rata-rata mencapai 76,8  dan pada pertemuan 2 siklus II nilai rata-rata mencapai 89,3 berada dalam kategori sangat baik. Telah mencapai keberhasilan karena sudah sesuai dengan standar KKM di SDK Despot Petunasugi yaitu (65). Kata Kunci: Metode Jigsaw, Hasil Belajar, Pembelajaran IPS
Penerapan Metode Kerja Kelompok Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Pada Siswa Kelas III di SDN 15 Biau Sri Wahyuni, Hasdin, dan Nurvita Wahyuni, Sri; Hasdin, Hasdin; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.041 KB)

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas III SDN 15 Biau. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan penerapan metode kerja kelompok. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas III SDN 15 Biau. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 26 orang siswa, 12 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil observasi kegiatan guru pada siklus I diperoleh nilai 78,57% berada dalam kategori cukup, pada siklus II nilai yang diperoleh guru 92,88% berada dalam kategori sangat baik. Untuk hasil observasi kegiatan siswa pada siklus I memperoleh nilai 78,13%, berada dalam kategori cukup, pada siklus II memperoleh nilai 93,75%, berada dalam kategori sangat baik. Hasil belajar pada siklus I nilai rata-rata daya serap klasikal 70,00% serta ketuntasan belajar klasikal 76,92%. Pada siklus II nilai rata-rata daya serap klasikal 95,777% serta ketuntasan belajar klasikal 100%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai rata-rata ketuntasan belajar klasikal memperoleh nilai minimal 85%, maka dapat disimpulkan bahwa penelitian pada pembelajaran IPS melalui penerapan kerja kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III SDN 15 Biau. Kata Kunci: Hasil Belajar; IPS; Metode Kerja Kelompok.
Meningkatkan Motivasi Belajar Ips Melalui Penggunaan Media Ganbar Pada Siswa Kelas III di SDN 05 Bunobogu Bau, Sarnita Y.; Hasdin, Hasdin; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.376 KB)

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana  media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III SDN Bunobogu  dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial .Penelitian Tindakan Kelas ini adalah di kelas III (tiga) SDN Bunobogu. Dengan jumlah siswa 24 orang. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan tehnik observasi dan angket. Fokus penelitian ini adalah meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media gambar. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan 2 siklus, diikuti dengan perencanaan pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil angket bahwa pada siklus I penggunaan media gambar siswa dapat termotivasi hal ini terlihat dari 24 siswa 18 memilih sangat termotivasi atau 75% sedangkan pada siklus II 21 memilih sangat termotivasi atau 87,5%. Hasil observasi motivasi belajar siswa dalam penggunaan media gambar  pada siklus I 78,13% atau baik, pada siklus II meningkat 93,75% atau sangat baik. ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SDN 05 Bunobogu Kata Kunci: Motivasi, Media Gambar, IPS
Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran PKn di SDN 05 Lakea Kabupaten Buol Fatmawati, Fatmawati; Septiwiharti, Dewi; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.227 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas III SDN 05 Lakea Kabupaten Buol, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas III SDN 05 Lakea Kabupaten Buol melalui penggunaan media gambar. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas yang bersiklus melaui empat tahap yaitu meliputi, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 05 Lakea Kabupaten Buol yang berjumlah 24 yang terdiri dari 9 orang perempuan dan 15 orang laki-laki.sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh komponen yang meliputi guru dan siswa kelas III SDN 05 Lakea Kabupaten Buol. Jenis data dalam penelitian ini adalah data aktivitas siswa dan hasil belajar siswa dalam memahami makna sumpah pemuda. Data yang diperoleh melalui tes, wawancara, observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan yang berarti baik pada aktivitas guru dan siswa pada saat proses belajar maupun hasil belajar memahami makna sumpah pemuda. Peningkatan itu dapat dilihat pada setiap siklus yaitu pada tes awal nilai rata-rata pada daya serap klasikal  58,75%, lalu mengalami peningkatan pada siklus I menjadi 69,16% dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 85%, sehingga tingkat keberhasilan daya serap klasikal berada pada kategori baik (B). Sedanngkan ketuntasan belajar klasikal dari tes awal 16.66% lalu pada siklus I 62,5% lalu meningkat lagi menjadi pada siklus II 100%, hal ini menunjukkan bahwa taraf keberhasilan pada siklus II berada pada kategori sangat baik (SB). Kesimpulan penelitian adalah dengan menggunakan media gambar dalam pembelajaran PKn dengan materi makna sumpah pemuda dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 05 Lakea Kabupaten Buol.   Kata Kunci: Media Gambar, Hasil Belajar.
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MENGGUNAKAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DENGAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) Nurvita, Nurvita
MAT-EDUKASIA Vol 3, No 2 (2018): Mat-Edukasia-Oktober 2018
Publisher : STKIP YPM Bangko

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.686 KB)

Abstract

This study aims to determine and describe the differences in mathematical problem solving abilities using an open-ended approach with contextual teaching and learning (CTL) VIII grade students of SMP N 2 Merangin 2016/2017 Academic Year. This study uses a quantitative approach with the experimental method. The study design was a post test only control design with a population of class VIII students totaling 5 classes. The sampling technique uses simple random sampling. The selected sample is class VIII C and class VIII A. The technique of collecting data uses a test in the form of essay questions. The data analysis technique uses the t-test because the data is normally distributed and has a homogeneous variance. From the results of testing the hypothesis it can be concluded that there is a significant difference between mathematical problem solving abilities using an open-ended approach with contextual teaching and learning (CTL) VIII grade students of SMP N 2 Merangin 2016/2017 academic year.
Peningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran IPS Menggunakan Media Peta Siswa Kelas IV SD Inpres 1 Sidondo Sarlina, Sarlina; Widyastuti, Widyastuti; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.823 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS melalui penggunaan media peta di kelas IV SD Inpres 1 sidondo. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Adapun tahapan dalam penelitian ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi hasil belajar siswa, hasil observasi aktivitas guru dan siswa yang diambil dari lembar observasi kegiatan guru dan lembar observasi aktifitas siswa, serta hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 46,6%, namun hasil belajar tersebut belum mencapai indikator capaian yakni 80%, maka dilanjutkan pada siklus II. Pada tindakan pelaksanaan siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 93,3%, terdapat 14 siswa yang tuntas dari 15 siswa yang mengikuti tes dan terjadi peningkatan sebesar 46,7% dari hasil pelaksanaan siklus I. Aktifitas guru, meningkat dari 71,43% pada siklus I menjadi 94,28% pada siklus II. Aktifitas belajar siswa meningkat dari 73,33% pada siklus I menjadi 96,67% pada siklus II. Dengan demikian, dapat  disimpulkan bahwa melalui penggunaan media peta dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi persebaran sumber daya alam di Indonesia di kelas IV SD Inpres 1 sidondo. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPS, Media Peta
KONDISI TINGKAT PENDIDIKAN MASYARAKAT TERPENCIL DI DESA SIPESO KECAMATAN SINDUE TOBATA KABUPATEN DONGGALA Sari, Nirmala; Nurvita, Nurvita; Listiqowati, Ika
GeoTadulako Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Elektronik GeoTadulako Online
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.01 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui kondisi tingkat pendidikan masyarakat  terpencil di Desa Sipeso dan (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi tingkat pendidikan masyarakat terpencil di Desa Sipeso. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan analisis deskriptif. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling. Subyek penelitian adalah 19 orang yang terdiri dari kepala Desa dan 18 orang Kepala Keluarga. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kondisi pendidikan masyarakat terpencil di Desa Sipeso masih sangat rendah, banyaknya masyarakat yang tidak memperoleh pendidikan dan ada juga yang hanya memperoleh pendidikan dasar (SD), tetapi mereka tidak melanjutkan lagi ke sekolah lanjutan. Jumlah masyarakat yang tidak tamat SD 21,05%, tamat SD 47,37%, tamat SLTP/Sederajat 21,05%, tamat SLTA/Sederajat 10,53%. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pendidikan masyarakat terpencil di Desa Sipeso yaitu faktor kesadaran pentingnya pendidikan masih rendah, dan faktor ekonomi yang rendah menghambat anak melanjutkan pendidikannya karena biaya pendidikan yang dirasakan sangat mahal. Faktor lain yang mempengaruhi yaitu faktor lingkungan dan aksesibilitas.
INTERAKSI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT TRANSMIGRASI ETNIS JAWA DAN BALI DI DESA KOTARAYA KECAMATAN MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Yasa, I Made Suardi; Patampang, Samuel Sanda; Nurvita, Nurvita
GeoTadulako Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Elektronik GeoTadulako Online
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.68 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk-bentuk interaksi sosial ekonomi masyarakat transmigrasi etnis Jawa dan Bali di Desa Kotaraya Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. Sejalan dengan tujuan tersebut, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan menggambarkan data dengan kata-kata atau penjelasan tentang suatu permasalahan. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri atas observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa bentuk-bentuk interaksi sosial ekonomi masyarakat transmigrasi etnis Jawa dan Bali di Desa Kotaraya terjadi dalam bentuk: kerjasama (cooperation), persaingan (coompetition), dan akomodasi (accomodation). Interaksi sosial bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sosial ekonomi dengan mengacu pada nilai kebersamaan dan persatuan yang terwujud dalam sikap dan perilaku saling menghargai, menghormati dan menerima perbedaan.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI DENGAN MEDIA ANIMASI KOMPUTER DI KELAS X SMA NEGERI MODEL TERPASU MADANI PROPINSI SULAWESI TENGAH Etta, Nita Suriyani; Mahpudz, Asep; Nurvita, Nurvita
GeoTadulako Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Elektronik GeoTadulako Online
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.19 KB)

Abstract

Permasalahan yang mendasar pada penelitian ini adalah  prestasi belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan media animasi komputer dapat meningkatkan prestasi belajar Geografi pada siswa kelas X IPS SMA Negeri Model Terpadu Madani  Palu Propinsi Sulawesi Tengah. Lokasi Penelitian di SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Adapun Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu. Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat langkah yaitu: Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, dan Refleksi. Hasil penelitian dapat dilihat dari hasil tes formatif yang mengalami peningkatan rata-rata kelas pada siklus I dan siklus II yaitu dari 74,44 % menjadi 86,85 %, begitu pula untuk ketuntasan belajar klasikal terjadi peningkatan dari siklus I yakni 62,96 % menjadi 85,18% pada siklus II. Siswa yang tuntas juga mengalami peningkatan pada siklus I sebanyak 17 menjadi 23 siswa, Berdasarkan Hasil selama proses pembelajaran tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan menggunakan media animasi komputer dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas X IPS SMA Negeri Model Terpadu Madani Palu Propinsi Sulawesi Tengah.