I Putu Sutha Nurmawan
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)

INTERVENSI ULTRASOUND DAN PERTURBATION TRAINING LEBIH EFEKTIF DIBANDINGKAN DENGAN ULTRASOUND DAN CLOSED KINEMATIC CHAIN EXERCISE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA PENDERITA OSTEOARTHRITIS GENU GRADE 2 Kinandana, Gede Parta; Nurmawan, I Putu Sutha; Adiputra, I Nyoman
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoarthritis Genu merupakan suatu kondisi degeneratif pada sendi yang menyebabkan penurunan kemampuan fungsional. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan perbedaan efektivitas antara intervensi ultrasound dan perturbation training dengan ultrasound dan closed kinematic chain exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita osteoarthritis genu grade 2. Pengukuran kemampuan fungsional menggunakan indeks WOMAC. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan pre dan post test control group design. Jumlah sampel sebanyak 22 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok 1 diberikan intervensi ultrasound dan perturbation training dan Kelompok 2 diberikan ultrasound dan closed kinematic chain exercise. Uji hipotesis menggunakan paired sample t-test didapatkan hasil p=0,000 dengan beda rerata 21,45±4,132 pada Kelompok 1, sedangkan pada Kelompok 2 didapatkan hasil p=0.000 dengan beda rerata 11,55±1,368. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fungsional yang signifikan pada setiap kelompok. Uji perbandingan dengan independent sample t-test didapatkan beda selisih p=0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil uji statistik, dapat disimpulkan bahwa intervensi ultrasound dan perturbation training lebih baik dibandingkan dengan ultrasound dan closed kinematic chain exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita osteoarthritis genu grade 2.
PELATIHAN PROPRIOSEPTIF EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN KESEIMBANGAN DINAMIS PADA PEMAIN SEPAK BOLA DENGAN FUNCTIONAL ANKLE INSTABILITY DI SSB PEGOK Swandari, Ni Made Lidia; Nurmawan, I Putu Sutha; Sundari, Luh Putu Ratna
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang pemain sepak bola sangat beresiko mengalami functional ankle instability. Functional ankle instability akan mempengaruhi keseimbangan pemain sepak bola. Pelatihan proprioseptif merupakan salah satu metode untuk meningkatkan keseimbangan dinamis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas pelatihan proprioseptif terhadap peningkatan keseimbangan dinamis. Penelitian ini adalah penelitian praeksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Penelitian ini terdiri dari 20 sampel. Pelatihan dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu. Uji statistik menggunakan wilcoxon sign rank test menunjukan nilai p=0.000 (p<0.05), yang berarti ada perbedaan yang bermakna pada nilai rerata keseimbangan dinamis sebelum dan sesudah pelatihan. Artinya pelatihan proprioseptif memberikan peningkatan yang bermakna terhadap keseimbangan dinamis pada pemain sepak bola dengan functional ankle instability di SSB Pegok.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Habut, Martha Yuliani; Nurmawan, I Putu Sutha; Wiryanthini, Ida Ayu Dewi
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Volume 2, Number 1, Mei 2016
Publisher : Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa yang sibuk identik dengan rendahnya tingkat aktivitas fisik dan peningkatan pola konsumsi khususnya fast food menyebabkan penumpukan energi sebagai lemak sehingga terjadi peningkatan indeks massa tubuh (IMT). IMT dan aktivitas fisik merupakan salah satu faktor pendukung keseimbangan tubuh. Keseimbangan yang baik, khususnya keseimbangan dinamis yang baik sangat bermanfaat bagi kelancaran aktivitas harian dan mengurangi resiko jatuh. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan IMT dan aktivitas fisik terhadap keseimbangan dinamis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Rancangan penelitian ini study potong lintang, dilakukan Mei 2015 dengan populasi seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang memenuhi kriteria penelitian, terdiri dari 107 mahasiswa yang berusia 18-22 tahun dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengukuran aktivitas fisik menggunakan International Physical Activity Questionnaire, pengukuran keseimbangan dinamis dengan Modified Bass Test. Analisis data menggunakan metode Chi Square Test dengan p < 0,05 adalah bermakna.Hasil penelitian ini didapatkan kelompok seimbang paling banyak pada kategori normal yaitu 17 responden dan tidak seimbang paling banyak pada kategori obes II yaitu 19 responden. Dari hasil analisis hubungan antara IMT terhadap keseimbangan dinamis, didapatkan hasil p=0,000 (p<0,05). Hasil penelitian ini juga didapatkan kelompok seimbang paling banyak pada kategori aktivitas fisik berat yaitu 25 responden dan tidak seimbang paling banyak pada kategori aktivitas fisik rendah yaitu 40 responden. Dari hasil analisis hubungan antara aktivitas fisik terhadap keseimbangan dinamis, didapatkan hasil p=0,000 (p<0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan keseimbangan dinamis dan terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan keseimbangan dinamis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.