Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Seni ITS

Eliminasi Sugarcane Mosaic Virus Melalui Kemoterapi Pada Tebu (Saccharum officinarum) Varietas NXI-2T Secara In Vitro Andriani, Marina; Ermavitalini, Dini; Nurmalasari, Nurmalasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.644 KB)

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ribavirin, yang mampu  mengeliminasi SCMV secara keseluruhan, melalui hasil uji serologi DAS-ELISA dan untuk mengetahui konsentrasi ribavirin yang tidak menimbulkan gejala phytotoxic pada tebu (S._officinarum) varietas NXI-2T, yang ditunjukan dengan data pengamatan tentang pertumbuhan tunas dan panjang tunas tertinggi. Eksplan berasal jaringan meristem apikal tebu (S. officinarum) varietas NXI 2T yang telah terbukti terinfeksi SCMV penyebab penyakit mozaik. Eksplan diinokulasikan pada media antiviral ribavirin dengan konsentrasi 0 ppm, 10 ppm, 20 ppm, 30 ppm dan 40 ppm selama 6 minggu. Kemudian, eksplan ditanam pada media pertumbuhan hingga menjadi planlet dan diamati tinggi tunas serta jumlah tunas eksplan selama 6 minggu. Berdasarkan pengamatan respon pertumbuhan eksplan dengan parameter tinggi tunas dan jumlah tunas, morfologi eksplan  serta hasil uji keberadaan SCMV pada eksplan tebu (S. officinarum) varietas NXI-2T setelah perlakuan, diperoleh hasil yaitu pada penanaman planlet tebu (S. officinarum) varietas NXI 2T media antiviral ribavirin 10 ppm hingga 40 ppm tidak menimbulkan penghambatan respon pertumbuhan eksplan dan gejala phytotoxic secara permanen serta, media antiviral ribavirin yang mampu mengeliminasi SCMV sebesar 100%  adalah dengan konsentrasi ribavirin 30 ppm dan 40 ppm pada media antiviral dengan lama perlakuan kemoterapi selama 6 minggu. Sehingga, konsentrasi ribavirin yang optimum untuk mengeliminasi SCMV pada tebu (S. officinarum) varietas NXI 2T adalah 30 ppm dan 40 ppm
Respon Pertumbuhan Tunas Kultur Meristem Apikal Tanaman Tebu (Saccharum officinarum) Varietas NXI 1-3 secara in viro pada Media MS dengan Penambahan Arginin dan Glutamin Rasullah, Fintha Fenia Fatwa; Nurhidayati, Tutik; Nurmalasari, Nurmalasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.551 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tunas kultur mersitem apikal tanaman tebu (Saccharum officinarum) varietas NXI 1-3 secara in vitro pada media MS dengan penambahan arginin dan glutamin pada masing masing media MS. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2012 – Februari 2013 di Laboraturium Penelitian dan Pengembangan Usaha PT. Perkebunan Nusantara XI Surabaya. Pengamatan respon pertumbuhan tunas dilakukan 2 bulan setelah penanaman dengan parameter pengamatan jumlah tunas dan panjang tunas. Respon pertumbuhan tunas tebu varietas NXI 1-3 dengan penambahan arginin konsentrasi 50 ppm, pada penambahan glutamin optimal pada konsentrasi 40 ppm
Pengaruh Media MS dengan Penambahan Glutamin 100 ppm Terhadap Respon Pertumbuhan dan Perkembangan Kultur Tunas Aksilar Tebu (Saccharum officinarum) varietas NXI 1-3, HW-1 dan THA secara In Vitro Asharo, Rizal Koen; Ermavitalini, Dini; Nurmalasari, Nurmalasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.497 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan perkembangan eksplan tunas aksilar tebu (Saccharum officinarum) varietas NXI1-3, HW-1 dan THA pada media MS dengan penambahan glutamin 100 ppm selama 4 minggu secara in vitro. Parameter data kualitatif yang digunakan telah diatur kedalam keterangan indeks tahapan pertumbuhan dan perkembangan eksplan. Sedangkan parameter data kuantitatif yang digunakan yaitu jumlah daun, panjang daun terpanjang, lebar daun terlebar, dan jumlah buku-buku. Data yang diperoleh untuk tiap varietas tebu akan dianalisis dengan uji t dua sampel berpasangan (paired sample t-test) pada taraf kepercayaan 95%. Glutamin 100 ppm yang ditambahkan dalam media MS digunakan oleh eksplan untuk donor nitrogen dalam biosíntesis komponen organik bernitrogen. Sehingga penambahan glutamin 100 ppm mampu memicu respon pertumbuhan dan perkembangan tunas lebih cepat dibandingkan tanpa penambahan glutamin. Hasil pengamatan pertumbuhan dan  perkembangan secara kualitatif penambahan 100 ppm glutamin pada eksplan tunas aksilar tebu (Saccharum officinarum) varietas NXI 1-3 rentang 4 minggu pada kultur in vitro memberikan pengaruh terutama pada minggu ke-1 dan ke-4, sedangkan pada varietas HW-1 dan THA pada minggu ke-2 dan ke-4. Pada hasil pengamatan pertumbuhan dan  perkembangan secara kuantitatif di minggu keempat penambahan 100 ppm glutamin juga memberikan pengaruh terhadap jumlah daun, panjang daun, lebar daun dan jumlah buku-buku pada eksplan tunas aksilar tebu (Saccharum officinarum) varietas NXI 1-3 dan HW-1, sedangkan pada varietas THA memberikan pengaruh terhadap jumlah daun, panjang daun, dan lebar daun namun tidak untuk jumlah buku-buku
Pengaruh Medium MS dengan Penambahan Arginin 100 ppm Terhadap Pertumbuhan Tunas Apikal Tebu (Saccharum officinarum) Varietas NXI 1-3, HW-1 dan THA Secara In-vitro Remita, Yullis; Nurhidayati, Tutik; Nurmalasari, Nurmalasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.747 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh medium MS modifikasi arginin 100 ppm yang digunakan terhadap pertumbuhan organogenesis eksplan nodus meristem apikal tunas pucuk tebu (Saccharum officinarum) pada varietas NXI1-3, HW-1 dan THA secara in vitro. Parameter yang dihitung adalah jumlah tunas yang terbentuk per eksplan dan panjang tunas tertinggi. Data yang diperoleh untuk tiap varietas tebu akan dianalisis dengan uji t dua sampel berpasangan (paired sample t-test) dengan taraf kepercayaan 95%. Arginin 100 ppm yang ditambahkan dalam medium MS digunakan oleh eksplan sebagai donor nitrogen. Sehingga penambahan arginin 100 ppm mampu memicu respon pertumbuhan tunas. Hasil penelitian ini adalah medium MS dengan penambahan arginin 100 ppm tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan organogenesis eksplan nodus meristem apikal tunas pucuk tebu (Saccharum officinarum) pada varietas NXI1-3, HW-1 dan THA