Emi Nurlaela
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Gambaran Dukungan Keluarga dalam Meningkatkan Kesehatan Anggota Keluarganya di Wilayah Kabupaten Pekalongan Nurlaela, Emi
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 5, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran dukungan keluarga dalam meningkatkan kesehatan anggota keluarganya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan metode pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya dukungan keluarga terhadap anggota keluarga yang memberikan air susu ibu, keluarga yang memiliki anggota keluarga lanjut usia, keluarga menghadapi anggota keluarganya yang menopause. Hasil penelitian menunjukkan keluarga yang tidak malas mendengarkan keluhan anggota keluarganya yang mengalami masalah kesehatan 34 %, sedangkan 12 % keluarga selalu tidak malas mendengarkan keluhan. Keluarga menyatakan mau selalu membantu mengatasi keluhan 20 %, sedang 16 % keluarga tidak pernah menyatakan mau membantu mengatasi keluhan. Keluarga yang selalu memperhatikan tanda gejala masalah atau penyimpangan kesehatan anggota keluarganya 22 %, sedangkan 38 % keluarga tidak pernah memperhatikan tanda gejala penyimpangan kesehatan yang dirasakan oleh anggota keluarga. Keluarga yang selalu mengingatkan untuk melakukan tindakan yang bertujuan mengurangi keluhan 18%, sedangkan 24 % keluarga tidak pernah melakukannnya. Keluarga yang selalu tidak mengingatkan untuk menghindari kebiasaan buruk yang mempengaruhi kesehatan 12%, sedangkan 26% tidak pernah tidak mengingatkan untuk menghindari kebiasaan buruk. Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dukungan keluarga masih kurang kurang dirasakan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk tetap melibatkan keluarga dalam pengelolaan asuhan, keterlibatan keluarga didasarkan bukan untuk melepaskan tugas dan tanggung jawab petugas kesehatan namun menitik beratkan pada dukungan emosional, penghargaan, informasional, dan instrumental dalam meningkatkan kesehatan anggota keluarganya.
ANALISA KEPUTUSAN PENDAMPINGAN ANAK USIA 28 HARI – 6 TAHUN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT Novendi, Nugrah Dwi; Nurlaela, Emi; Rejeki, Herni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

The decision to mentor a young children is the result of constant thought of escorting the children by the father and or the mother or as a form of assuming their responsibility. The goal of this study is to determine the relationship among being employed, anxiety, able to care, and psychological closeness of the family leader to word the decision to mentor children aged 28 days - 6 years who are treated at the Islamic Hospital of PKU Muhammadiiyah Pekajangan of Pekalongan district. This research uses descriptive analytical design by applying Cross Sectional approach. The Sampling technique uses accidental sampling. The number of respondents are as many as 36 people. The  results of bivariate statistical tests uses the chi square with α < 5% to determine the relationship among being employed, anxiety, able to care, and psychological closeness of the family leader to word the decision to mentor children aged 28 days - 6 years who are treated at the Islamic Hospital of PKU Muhammadiiyah Pekajangan of Pekalongan district. The result shows that there is a relationship between employment with the decision to mentor children with ρ value 0.040, there is a relationship between the anxiety of family leader with the decision to mentor of corresponding children with ρ value 0.048, there is a relationship between the able to care with the decision to mentor children with ρ value 0.048 and there is no relationship between psychological closeness of the family leader and the children with the decision to mentor children with ρ value 1.000. Therefore, the hospital is expected to provide facility for children escorting and to improve child care programs.Keywords : children aged 28 days-6 years, decision to mentor, hospitalization.
ANALISA KEPUTUSAN PENDAMPINGAN ANAK USIA 28 HARI – 6 TAHUN YANG DIRAWAT DI RUMAH SAKIT Novendi, Nugrah Dwi; Nurlaela, Emi; Rejeki, Herni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

The decision to mentor a young children is the result of constant thought of escorting the children by the father and or the mother or as a form of assuming their responsibility. The goal of this study is to determine the relationship among being employed, anxiety, able to care, and psychological closeness of the family leader to word the decision to mentor children aged 28 days - 6 years who are treated at the Islamic Hospital of PKU Muhammadiiyah Pekajangan of Pekalongan district. This research uses descriptive analytical design by applying Cross Sectional approach. The Sampling technique uses accidental sampling. The number of respondents are as many as 36 people. The  results of bivariate statistical tests uses the chi square with α < 5% to determine the relationship among being employed, anxiety, able to care, and psychological closeness of the family leader to word the decision to mentor children aged 28 days - 6 years who are treated at the Islamic Hospital of PKU Muhammadiiyah Pekajangan of Pekalongan district. The result shows that there is a relationship between employment with the decision to mentor children with ρ value 0.040, there is a relationship between the anxiety of family leader with the decision to mentor of corresponding children with ρ value 0.048, there is a relationship between the able to care with the decision to mentor children with ρ value 0.048 and there is no relationship between psychological closeness of the family leader and the children with the decision to mentor children with ρ value 1.000. Therefore, the hospital is expected to provide facility for children escorting and to improve child care programs.Keywords : children aged 28 days-6 years, decision to mentor, hospitalization.
Pengetahuan Bidan Mengenai Hak-Hak Wanita Hamil Suparni, Suparni; Nurlaela, Emi; Maghfiroh, Maghfiroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 8, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH KESEHATAN
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Hak-hak wanita hamil merupakan hak setiap individu atau wanita hamil untuk menerima atau memperoleh standar pelayanan kesehatan yang terbaik. Bidan dalam memberikan asuhan kebidanan pada masa kehamilan dapat memperhatikan hak-hak wanita hamil sehingga asuhan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan bersifat komprehensif, merasa dihargai, dan ibu dalam masa kehamilan mendapatkan pelayanan yang nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan bidan mengenai hak-hak wanita hamil. Desain penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan yang ada di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster rondom sampling didapat 5 puskesmas (20%) dari 27 puskesmas yaitu sebanyak 84 bidan yang memenuhi kriteria inklusi di Wilayah Puskesmas Kabupaten Pekalongan. Hasil penelitian diperoleh lebih dari separuh (61,9%) bidan berpengetahuan cukup, sebagian kecil (25%) bidan berpengetahuan kurang. Namun ada 85,71% responden yang masih salah menjawab pada poin ibu hamil berhak mendapatkan keterangan mengenai kondisinya. Saran bagi bidan diharapkan dapat mencari informasi untuk memperoleh pengetahuan mengenai hak-hak wanita hamil sehingga dalam memberikan asuhan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan. Kata kunci : pengetahuan, bidan, hak-hak wanita hamil   Midwife Knowledge Of Pregnant Women Rights In The Health Abstract. Pregnant womens rights is the right of any individual or pregnant women to receive or obtain the best health service standards. Midwives in providing midwifery care during pregnancy can pay attention to the rights of pregnant women so that care provided according to the needs and are comprehensive, feel appreciated, and the mother during pregnancy get comfortable service. The purpose of this study is to describe the midwife knowledge about the rights of pregnant women. This is a descriptive study design. The population in this study were all midwives in health centers Region Pekalongan. The sampling technique using cluster sampling rondom gained 5 health centers (20%) of the 27 health centers as many as 84 midwives who meet the criteria for inclusion in the Regional Health Center Pekalongan. The results were obtained more than half (61.9%) midwives knowledgeable enough, a small portion (25%) less knowledgeable midwife. However, there are 85.71% of respondents are still one answered at points pregnant women are entitled to information about his condition. Suggestion for the midwife is expected to seek information to gain knowledge about the rights of pregnant women so as to provide care in accordance with the standards of health care. Keywords: knowledge, midwife, the rights of pregnant women
Dukungan Suami pada Persalinan Preeklampsi Suparni, Suparni; Nurlaela, Emi; Rahmah, Anis Wahidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalaman suami saat mendampingi istrinya melahirkan anaknya, tidak berbeda dengan perasaan istrinya yang mengalami cemas terlebih istrinya saat bersalin mengalami preeklamsia. Dukungan sangat diperlukan oleh seseorang yang mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan suami saat persalinan preeklamsia di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Tahun  2014. Jenis penelitian bersifat  ini adalah deskriptif. Populasi 48 suami dari ibu bersalin preeklamsia bulan Mei- Juni 2014 di RSUD Kraton Kab. Pekalongan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Populasi dengan mengambil seluruh jumlah populasi yang memenuhi kriterian inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan hasil  dukungan baik 21 (43,8%), kurang 27 (56,2%). Kegunaan pendukung sangat besar pengaruhnya seperti hasil  penelitian dilakukan tentang kegunaan pendukung kelahiran dan hasilnya sering kali mengejutkan.Seorang pendukung kelahiran dapat mempengaruhi peristiwa persalinan itu sendiri dan perasaan seorang ibu terhadap persalinannya terlebih ibu tersebut mempunyai komplikasi. Saran bagi bidan diharapakan  berusaha mengenal perasaan keluarga pasien lebih mendalam, dengan meningkatkan komuniasi yang asertif, mampu menjadi pendengar yang baik, melakukan pendekatan dengan keluarga sehingga membantu meminimalkan kecemasan. Kata Kunci      :  Dukungan Suami, Persalinan Preeklamsia   Support Husband in Preeklampsi Labour Abstract. Experience while accompanying her husband gave birth to her son, not unlike the feelings of his wife, who suffered his first anxiety during childbirth preeclampsia. Support is needed by someone who is experiencing anxiety. This study aims to determine the husbands support during childbirth preeclampsia in RSUD Kraton Pekalongan 2014. This type of research is descriptive nature. Population 48 husband of maternal preeclampsia in Mei- June 2014 at the Palace District Hospital. Pekalongan. The sample in this study using the Total Population by taking the total number of the population who meet the inclusion and exclusion kriterian. Collecting data using questionnaires. Data were analyzed using univariate analysis with the results support both 21 (43.8%), less than 27 (56.2%). Supporting usability enormous influence as the result of research conducted about the usefulness of supporting the birth and the results are often mengejutkan.Seorang supporting birth can affect delivery of events itself and the feelings of a mother prior to birth the mother has complications. Suggestions for midwives expected to get to know the patients family feeling deeper, by increasing komuniasi assertive, capable of being a good listener, to approach with the family so that helps minimize anxiety. Keywords: Support Husband, Labor Preeclampsia
Dukungan Suami pada Persalinan Preeklampsi Suparni, Suparni; Nurlaela, Emi; Rahmah, Anik Wahidah
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 9, No 1 (2016): Jurnal ILMIAH KESEHATAN (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pengalaman suami saat mendampingi istrinya melahirkan anaknya, tidak berbeda dengan perasaan istrinya yang mengalami cemas terlebih istrinya saat bersalin mengalami preeklamsia. Dukungan sangat diperlukan oleh seseorang yang mengalami kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan suami saat persalinan preeklamsia di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan Tahun  2014. Jenis penelitian bersifat  ini adalah deskriptif. Populasi 48 suami dari ibu bersalin preeklamsia di RSUD Kraton Kab. Pekalongan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Populasi dengan mengambil seluruh jumlah populasi yang memenuhi kriterian inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan hasil  dukungan baik 21 (43,8%), kurang 27 (56,2%). Kegunaan pendukung sangat besar pengaruhnya seperti hasil  penelitian dilakukan tentang kegunaan pendukung kelahiran dan hasilnya sering kali mengejutkan.Seorang pendukung kelahiran dapat mempengaruhi peristiwa persalinan itu sendiri dan perasaan seorang ibu terhadap persalinannya terlebih ibu tersebut mempunyai komplikasi. Saran bagi bidan diharapakan  berusaha mengenal perasaan keluarga pasien lebih mendalam, dengan meningkatkan komuniasi yang asertif, mampu menjadi pendengar yang baik, melakukan pendekatan dengan keluarga sehingga membantu meminimalkan kecemasan. Kata Kunci      :  Dukungan Suami, Persalinan Preeklamsia   Support Husband in Preeklampsi Labour Abstract. Experience while accompanying her husband gave birth to her son, not unlike the feelings of his wife, who suffered his first anxiety during childbirth preeclampsia. Support is needed by someone who is experiencing anxiety. This study aims to determine the husbands support during childbirth preeclampsia in RSUD Kraton Pekalongan 2014. This type of research is descriptive nature. Population 48 husband of maternal preeclampsia in Mei- June 2014 at the Palace District Hospital. Pekalongan. The sample in this study using the Total Population by taking the total number of the population who meet the inclusion and exclusion kriterian. Collecting data using questionnaires. Data were analyzed using univariate analysis with the results support both 21 (43.8%), less than 27 (56.2%). Supporting usability enormous influence as the result of research conducted about the usefulness of supporting the birth and the results are often mengejutkan.Seorang supporting birth can affect delivery of events itself and the feelings of a mother prior to birth the mother has complications. Suggestions for midwives expected to get to know the patients family feeling deeper, by increasing komuniasi assertive, capable of being a good listener, to approach with the family so that helps minimize anxiety. Keywords: Support Husband, Labor Preeclampsia
Hubungan Pelaksanaan Pencatatan Dengan Hasil Pencatatan Kohort Ibu Nurlaela, Emi; Ersila, Wahyu; Kusuma, Nur Intan
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian program KIA dapat dilihat dari Laporan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) KIA yang pencatatannya dilakukan perbulan. Laporan pencatatan bulanan ini merupakan hal yang sangat penting, karena hasil laporan ini dapat dijadikan tolok ukur dalam menilai pengendalian masalah kesehatan di seluruh wilayah kabupaten atau kota. Pencatatan kesehatan ibu dan anak dilakukan di buku KIA atau buku kesehatan ibu dan anak, kohort ibu dan pencatatan lainnya. Pencatatan kohort ibu merupakan pencatatan kondisi kesehatan ibu dari sejak hamil sampai melahirkan dan bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan pencatatan dengan hasil pencatatan kohort ibu di wilayah puskesmas kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian ini diskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah bidan di puskesmas kabupaten pekalongan, jumlah sampel 62 bidan dengan teknik pengambilan menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui pelaksanaan dan Cheklist untuk megetahui hasil pencatatan kohort. Analisa data menggunakan chi square untuk mengetahui hubungan 2 variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pelaksanaan pencatatan dengan hasil pencatatan kohort ibu di puskesmas kabupaten Pekalongan dengan nilai p 0,792 (p>0,05). Saran hendaknya puskesmas melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap kohort yang di laporkan oleh bidan, sehingga bidan dapat melaksanakan pencatatan kohort dengan baik.
Pengalaman Ibu Menyusui Dalam Program Kader Pendukung ASI Di Puskesmas Kabupaten Pekalongan Astuti, Rahayu Diah; Nurlaela, Emi
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pencapaian target ASI eksklusif perlu mendapatkan dukungan masyarakat. Kader kesehatan merupakan salah satu perwakilan masyarakat yang berperan penting dalam peningkatan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman ibu menyusui yang berhasil memberikan ASI eksklusif dalam program kader pendukung ASI di Puskesmas Kedungwui II Kabupaten Pekalongan. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada ibu menyusui yang berhasil memberikan ASI eksklusif yang ikut serta dalam program kader pendukung ASI. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan batasan data telah redundancy. Pengumpulan data menggunakan wawancara, dan bantuan alat perekam handphone. Analisa data menggunakan Miles&Huberman. Hasil dari penelitian terungkap bahwa ibu menyusui yang berhasil memberikan ASI eksklusif dipengaruhi karena adanya motivasi yang diberikan kader dalam bentuk kegiatan penyuluhan kesehatan, konseling kesehatan dan kunjungan rumah. Kegiatan yang terencana dan teratur serta kinerja kader kesehatan mempengaruhi kepuasan dari ibu menyusui, kepuasan ibu menyusui dalam kegiatan ini beragam dua orang ibu menyusui merasa puas dan dua orang ibu menyusui merasa tidak puas. Saran untuk meningkatkan kinerja kader maka harus dilakukan monitoring dan evaluasi oleh tenaga kesehatan agar kegiatan kader pendukung berjalan dengan baik dan memuaskan. Kata Kunci :Kader Kesehatan, Dukungan, ASI Eksklusif   Abstract Community support is essential to achieve exclusive breastfeeding program. Healthcare cadres are one of the community representatives that play an important role in the promotion of exclusive breastfeeding. The purpose of this study is to determine successful experience of exclusive breastfeeding among mothers on the program in PuskesmasKedungwuni II, KabupatenPekalongan. The research design used qualitative method with phenomenology approach on successful breastfeeding among mothers who involved in cadre support program for breastfeeding. Purposive sampling was used with data limitation has reached redundancy. Data collection used interview by voice recorder from mobile phone and analyzed by using Miles & Huberman. The results of the study revealed successful breastfeeding mothers  influenced by cadre motivation through health information, health counseling, and home visit. Mother satisfation influenced by a planned, regular activities. Two mothers felt satisfied, but other two mothers feel unsatisfied. This study suggested for health care provider toimprove the performance of the cadres should be monitored and evaluated as well as a result, the program of exclusive breastfeeding mothers may run effectively. Keywords         :Health Cadre, Support, Exclusive Breastfeeding
Hubungan Pelaksanaan Pencatatan Dengan Hasil Pencatatan Kohort Ibu Nurlaela, Emi; Ersila, Wahyu; Kusuma, Nur Intan
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencapaian program KIA dapat dilihat dari Laporan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) KIA yang pencatatannya dilakukan perbulan. Laporan pencatatan bulanan ini merupakan hal yang sangat penting, karena hasil laporan ini dapat dijadikan tolok ukur dalam menilai pengendalian masalah kesehatan di seluruh wilayah kabupaten atau kota. Pencatatan kesehatan ibu dan anak dilakukan di buku KIA atau buku kesehatan ibu dan anak, kohort ibu dan pencatatan lainnya. Pencatatan kohort ibu merupakan pencatatan kondisi kesehatan ibu dari sejak hamil sampai melahirkan dan bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan pencatatan dengan hasil pencatatan kohort ibu di wilayah puskesmas kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian ini diskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah bidan di puskesmas kabupaten pekalongan, jumlah sampel 62 bidan dengan teknik pengambilan menggunakan cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner untuk mengetahui pelaksanaan dan Cheklist untuk megetahui hasil pencatatan kohort. Analisa data menggunakan chi square untuk mengetahui hubungan 2 variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pelaksanaan pencatatan dengan hasil pencatatan kohort ibu di puskesmas kabupaten Pekalongan dengan nilai p 0,792 (p>0,05). Saran hendaknya puskesmas melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap kohort yang di laporkan oleh bidan, sehingga bidan dapat melaksanakan pencatatan kohort dengan baik.
Pengalaman Ibu Menyusui Dalam Program Kader Pendukung ASI Di Puskesmas Kabupaten Pekalongan Astuti, Rahayu Diah; Nurlaela, Emi
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pencapaian target ASI eksklusif perlu mendapatkan dukungan masyarakat. Kader kesehatan merupakan salah satu perwakilan masyarakat yang berperan penting dalam peningkatan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman ibu menyusui yang berhasil memberikan ASI eksklusif dalam program kader pendukung ASI di Puskesmas Kedungwui II Kabupaten Pekalongan. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi pada ibu menyusui yang berhasil memberikan ASI eksklusif yang ikut serta dalam program kader pendukung ASI. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan batasan data telah redundancy. Pengumpulan data menggunakan wawancara, dan bantuan alat perekam handphone. Analisa data menggunakan Miles&Huberman. Hasil dari penelitian terungkap bahwa ibu menyusui yang berhasil memberikan ASI eksklusif dipengaruhi karena adanya motivasi yang diberikan kader dalam bentuk kegiatan penyuluhan kesehatan, konseling kesehatan dan kunjungan rumah. Kegiatan yang terencana dan teratur serta kinerja kader kesehatan mempengaruhi kepuasan dari ibu menyusui, kepuasan ibu menyusui dalam kegiatan ini beragam dua orang ibu menyusui merasa puas dan dua orang ibu menyusui merasa tidak puas. Saran untuk meningkatkan kinerja kader maka harus dilakukan monitoring dan evaluasi oleh tenaga kesehatan agar kegiatan kader pendukung berjalan dengan baik dan memuaskan. Kata Kunci :Kader Kesehatan, Dukungan, ASI Eksklusif   Abstract Community support is essential to achieve exclusive breastfeeding program. Healthcare cadres are one of the community representatives that play an important role in the promotion of exclusive breastfeeding. The purpose of this study is to determine successful experience of exclusive breastfeeding among mothers on the program in PuskesmasKedungwuni II, KabupatenPekalongan. The research design used qualitative method with phenomenology approach on successful breastfeeding among mothers who involved in cadre support program for breastfeeding. Purposive sampling was used with data limitation has reached redundancy. Data collection used interview by voice recorder from mobile phone and analyzed by using Miles & Huberman. The results of the study revealed successful breastfeeding mothers  influenced by cadre motivation through health information, health counseling, and home visit. Mother satisfation influenced by a planned, regular activities. Two mothers felt satisfied, but other two mothers feel unsatisfied. This study suggested for health care provider toimprove the performance of the cadres should be monitored and evaluated as well as a result, the program of exclusive breastfeeding mothers may run effectively. Keywords         :Health Cadre, Support, Exclusive Breastfeeding