Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Rekayasa Proses

PENGARUH ORGANIC LOADING RATE PADA PRODUKSI BIOHIDROGEN DARI SAMPAH BUAH MELON (CUCUMIS MELO L.) MENGGUNAKAN REAKTOR ALIR PIPA Nurkholis, Nurkholis; Sarto, Sarto; Hidayat, Muslikhin
Jurnal Rekayasa Proses Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.23057

Abstract

The energy crisis and adverse effects from the use of fossil fuels requires the development of energy sources that are non-polluting and renewable, such as bio-H2. Bio-H2 can be produced from organic biomass such as melon fruit waste, because it is available in large quantities and has adequate content of organic fraction. Production of bio-H2 from melon fruit waste done by dark fermentation on the pipe flow reactor consisting of microorganisms acclimatization phase and continuous substrate feeding phase with variation of organic loading rate (OLR) are 6.0443 kg VS/ m3.day (OLR1), 7.6217 kg VS/ m3.day (OLR2) and 26.3152 kg VS/ m3.day (OLR3). Gas and liquid samples taken from the reactor for analysis of H2 concentration, volatile solid (VS) and volatile fatty acid (VFA) The results of the study showed that the production of bio-H2 optimal amounted to 90.8904 mL/ g VS on variations OLR3 is 26.3152 kg VS/ m3.day with substrate degradation efficiency reached 45.39%. The concentration of organic acids produced ranges from 400-800 mg/ L and acetic acid as the dominant product with an average concentration of 442.9276 mg/  L. ABSTRAKKrisis energi dan dampak buruk dari penggunaan bahan bakar fosil menuntut pengembangan sumber energi yang bersifat non-polutif dan terbarukan, misalnya bio-H2. Bio-H2 dapat di produksi dari biomassa organik seperti sampah buah melon, karena terdapat dalam jumlah banyak dan memiliki kandungan fraksi organik yang memadai.  Pada penelitian ini produksi bio-H2 dari sampah buah melon dilakukan secara fermentasi gelap pada reaktor alir pipa yang terdiri dari tahap aklimatisasi mikroorganisme dan tahap pengumpanan substrat secara kontinu. Variasi organic loading rate (OLR) yang digunakan adalah 6.04 kg VS/(m3.hari) (OLR-1), 7.62 kg VS/(m3.hari) (OLR-2) dan 26.32 kg VS/(m3.hari) (OLR-3). Sampel gas dan cairan diambil dari dalam reaktor untuk di analisis kadar H2, kadar volatile solid (VS) dan volatile fatty acid (VFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi bio-H2 yang optimal sebesar 90.89 mL/g VS pada variasi OLR-3 yaitu 26.32 kg VS/(m3.hari) dengan efisiensi degradasi substrat mencapai 45.39%. Konsentrasi asam-asam organik yang dihasilkan berkisar antara 400-800 mg/L dan asam asetat adalah sebagai produk yang dominan dengan konsentrasi rata-rata sebesar 442.93 mg/L.