Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi dengan Metode SRI Alberto A.S, Dalmasius; Muhammad, Kiswan; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan metode SRI. Penelitian ini menggunakan metoda eksperimen lapangan dalam bentuk faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu pupuk kandang ayam (P) yang terdiri dari 2 taraf yaitu P1 (2 ton/ha) dan P2 (3 ton/ha), dan pupuk NPK (V) yang terdiri dari 5 taraf yaitu V1 (20% rekomendasi), V2 (40% rekomendasi), V3 (60% rekomendasi), V4 (80% rekomendasi) dan V5 (100% rekomendasi). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel, sehingga terdapat 30 satuan perlakuan dan 90 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah anakan maksimum (anakan), jumlah anakan produktif (anakan), persentase gabah isi per malai (%), kerapatan malai (bulir/cm), berat 1000 biji gabah (g) dan barat gabah per rumpun (g).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata terhadap semua variable pengamatan. Pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Interaksi pupuk kandang ayam dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman minggu ke-6. Perlakuan pupuk kandang ayam 18,75 g/ember setara dengan 3 ton/ha dan pupuk NPK 40% rekomendasi yaitu Urea 0,225 g/ember, SP36 0,30 g/ember dan KCl 0,13 g/ember atau setara dengan Urea 36kg/ha, SP36 48kg/ha dan KCl 21,6kg/ha memberikan pertumbuhan terbaik terhadap variabel tinggi tanaman minggu ke-6 yaitu 67,33 cm meskipun di bawah rerata deskripsi. Pada komponen hasil berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Namun rerata jumlah anakan produktif mencapai 15,10 anakan dan sama seperti yang tertera dalam deskrispi. Persentase gabah isi per malai tergolong rendah yaitu 75,55 % gabah isi. Kerapatan malai juga tergolong rendah yaitu 3,97 bulir/cm. Hal ini terlihat dari rerata jumlah gabah per malai yang tergolong rendah yaitu 85,62 bulir sementara pada deskripsi 157 bulir dan panjang malai yang tergolong sedang dengan rerata yaitu 21,52 cm. Barat 1000 bulir gabah tergolong rendah dengan rerata 26,48 g sementara pada deskripsi 28 g. Hal ini disebabkan oleh serangan hama penggerek batang padi atau biasa di sebut beluk.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BEBERAPA VARIETAS TANAMAN KEDELAI PADA MEDIA TANAH GAMBUT Juliani, Juliani; Nurjani, Nurjani; Surachman, Surachman
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Varietassangatberperanpentingdalamkualitasdankuantitasproduksitanamankedelai.Dimanasetiapvarietasmempunyaikemampuanadaptasi yang berbedaterhadaplingkunganpertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai pada media tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, dimulai pada bulan November 2013 sampai April 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari 6 varietas yaitu Burangrang, Dering, Gema, Ijen, Kaba, dan Sinabung. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali dengan 4 tanaman sampel, sehingga jumlah tanaman seluruhnya ada 96 tanaman. Variabel penelitian yang diamati adalah tinggi tanaman, umur tanaman mulai berbunga, jumlah bintil akar, berat kering tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah polong isi pertanaman, berat biji pertanamn dan berat 100 biji. Hasil analisis menunjukkan terdapat pengaruh nyata pada tinggi tanaman, umur tanaman mulai berbunga, dan berat 100 biji. Sedangkan pengaruh tidak nyata terdapat pada jumlah bintil akar, berat kering tanaman, jumlah polong isi pertanaman, jumlah cabang produktif, berat biji pertanaman. Hasil penelitian menunjukkan varietas burangrang lebih baik dibandingkan varietas lainnya untuk variabel tinggi tanaman, umur tanaman mulai berbunga, jumlah bintil akar, berat kering tanaman dan berat 100 biji. Varietas sinabung lebih baik dibandingkan varietas lainnya untuk variabel jumlah cabang produktif, jumlah polong isi pertanaman dan berat biji pertanaman.
PENGARUH BOKASHI LIMBAH AMPAS BATANG TEBU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA TANAH ALLUVIAL Yusthiani, Fransiska; Nurjani, Nurjani; Sarbino, Sarbino
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kendala sifat fisik tanah alluvial yang mampat dapat diatasi dengan pemberian bahan organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bokashi limbah ampas batang tebu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di Pontianak menggunakan rumah plastik mulai bulan Agustus sampai dengan bulan Desember 2012. Metode penelitian ini adalah eksperimen lapang Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan satu faktor yaitu dosis bokashi limbah ampas batang tebu (T) yang terdiri dari enam taraf perlakuan. Masing-masing taraf perlakuan diulang empat kali dan terdiri dari empat sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah T0 (tanpa penambahan bokashi limbah ampas batang tebu), T1 (dosis bokashi 28 g/polybag), T2 (dosis bokashi 428 g/polybag), T3 (dosis bokashi 828 g/polybag), T4 (dosis bokashi 1.228 g/polybag) dan T5 (dosis bokashi 1.628 g/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi limbah ampas batang tebu pada tanah alluvial dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman tomat, tetapi tidak dapat meningkatkan hasil tanaman tomat. Hasil panen tanaman tomat terendah diperoleh dari perlakuan T0 (tanpa penambahan bokashi) yaitu 200,18 g per tanaman dan hasil panen tomat tertinggi diperoleh dari perlakuan T4 (dosis bokashi 1.228 g/polybag) yaitu 260,04 g per tanaman atau setara dengan 5,98 ton per hektar. Kata kunci: Bokashi, Ampas Batang Tebu, Pertumbuhan, Hasil, Tanaman Tomat, Tanah Alluvial
PERBAIKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TRAINING DI KELAS V SD NEGERI 126 GUNUNG BARINGIN Nurjani, Nurjani
Jurnal Guru Kita PGSD Vol 1, No 3: Juni 2017
Publisher : Jurnal Guru Kita PGSD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.324 KB)

Abstract

Abstract: Improving Learning Outcomes of IPA Through Application of Inquiri Training Model In Class V SD Negeri 126 Gunung Baringin. This study aims to improve students learning outcomes. The subject of research as many as 24 people.Student learning outcomes using Inquiry Training model. In Cycle I mastery of 70% with an average of 71.3 and not yet completed classically and In Cycle II of 87% with an average of 74 shows completely individual and class. The learning activities of the students during the implementation of the Inquiri Training model in cycle I are reading / reading (38%), working (36%), asking fellow friends (8%), asking teachers (15%), and irrelevant to KBM (3%). And on the second cycle, the student activity data according to the observation included reading / reading (34%), working (40%), asking fellow friends (18%), asking teachers (8%), and irrelevant to KBM (2% ). Keywords : Learning Inquiry Training Model, Learning Outcomes, Activity Learning Abstrak :Perbaikan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Training Di Kelas V SD Negeri 126 Gunung Baringin. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar IPA siswa. Subjek peneltian sebanyak 24 orang.Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry Training.Pada Siklus I ketuntasan sebesar 70% dengan rata-rata 71,3 dan belum tuntas secara klasikal dan Pada Siklus II sebesar 87% dengan rata-rata 74 menunjukkan tuntas secara individu dan kelas.Aktivitas belajar siswa selama penerapan model pembelajaran Inquiri Training pada siklus I antara lain membaca/membaca (38 %), bekerja (36 %), bertanya sesama teman (8 %), bertanya kepada guru (15 %), dan yang tidak relevan dengan KBM (3 %). Dan pada siklus II data aktivitas siswa menurut pengamatan antara lain membaca/membaca (34%), bekerja (40%), bertanya sesama teman (18%), bertanya kepada guru (8%), dan yang tidak relevan dengan KBM (2%). Kata Kunci : Model Pembelajaran Inquiry Training, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar
PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA PADA MEDIA ARANG SEKAM DENGAN SISTEM HIDROPONIK Wahyuni, Sri; Sulistyowati, Henny; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi bio urine sapi terbaik bagi pertumbuhan dan hasil selada pada media arang sekam dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan pada 12 April 2016 sampai 1 Juni 2016 di desa Sungai Purun Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian bio urine dengan konsentrasi 10 ml/l , 20 ml/l, 30 ml/l, 40 ml/l, dan 50 ml/l. Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bio urine dengan berbagai konsentrasi memberikan pengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi dengan Metode SRI Kiswan Muhammad, Kiswan; Nurjani, Nurjani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi dengan metode SRI. Penelitian ini menggunakan metoda eksperimen lapangan dalam bentuk faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor yaitu pupuk kandang ayam (P) yang terdiri dari 2 taraf yaitu P1 (2 ton/ha) dan P2 (3 ton/ha), dan pupuk NPK (V) yang terdiri dari 5 taraf yaitu V1 (20% rekomendasi), V2 (40% rekomendasi), V3 (60% rekomendasi), V4 (80% rekomendasi) dan V5 (100% rekomendasi). Setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dan setiap ulangan terdiri dari 3 sampel, sehingga terdapat 30 satuan perlakuan dan 90 tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah anakan maksimum (anakan), jumlah anakan produktif (anakan), persentase gabah isi per malai (%), kerapatan malai (bulir/cm), berat 1000 biji gabah (g) dan barat gabah per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam berpengaruh tidak nyata terhadap semua variable pengamatan. Pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Interaksi pupuk kandang ayam dan pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman minggu ke-6. Perlakuan pupuk kandang ayam 18,75 g/ember setara dengan 3 ton/ha dan pupuk NPK 40% rekomendasi yaitu Urea 0,225 g/ember, SP36 0,30 g/ember dan KCl 0,13 g/ember atau setara dengan Urea 36kg/ha, SP36 48kg/ha dan KCl 21,6kg/ha memberikan pertumbuhan terbaik terhadap variabel tinggi tanaman minggu ke-6 yaitu 67,33 cm meskipun di bawah rerata deskripsi. Pada komponen hasil berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Namun rerata jumlah anakan produktif mencapai 15,10 anakan dan sama seperti yang tertera dalam deskrispi. Persentase gabah isi per malai tergolong rendah yaitu 75,55 % gabah isi. Kerapatan malai juga tergolong rendah yaitu 3,97 bulir/cm. Hal ini terlihat dari rerata jumlah gabah per malai yang tergolong rendah yaitu 85,62 bulir sementara pada deskripsi 157 bulir dan panjang malai yang tergolong sedang dengan rerata yaitu 21,52 cm. Barat 1000 bulir gabah tergolong rendah dengan rerata 26,48 g sementara pada deskripsi 28 g. Hal ini disebabkan oleh serangan hama penggerek batang padi atau biasa di sebut beluk.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTORIAL SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA DI KELAS V SD NEGERI 126 GUNUNG BARINGIN Nurjani, Nurjani
JURNAL SEKOLAH Vol 1, No 4 (2017): September 2017
Publisher : JURNAL SEKOLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.006 KB)

Abstract

Abstrak : Penerapan Model Pembelajaran Tutorial Sebaya Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar MatematikaSiswa Di Kelas V SD Negeri 126 Gunung Baringin. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran Tutorial Sebaya sebagai upaya meningkatkan aktivitas yang juga akan mempengaruhi hasil belajar siswa pada bidang studi Matematika. Penerapan model dilaksanakan dalam penelitian tindakan kelas selama dua siklus dengan dua kali pertemuan (KBM) setiap siklusnya. Sehingga data dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar siswa setelah menerapkan model pembelajaran Tutorial Sebaya, dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 126 Gunung Baringin, semester genap Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 siswa. Aktivitas belajar Matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Tutorial Kata Kunci : Model Pembelajaran Tutorial Sebaya, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
PERBAIKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TRAINING DI KELAS V SD NEGERI 126 GUNUNG BARINGIN Nurjani, Nurjani
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol 1, No 3: Juni 2017
Publisher : PGSD FIP UNIMED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.324 KB) | DOI: 10.24114/jgk.v1i3.9473

Abstract

Abstract: Improving Learning Outcomes of IPA Through Application of Inquiri Training Model In Class V SD Negeri 126 Gunung Baringin. This study aims to improve students learning outcomes. The subject of research as many as 24 people.Student learning outcomes using Inquiry Training model. In Cycle I mastery of 70% with an average of 71.3 and not yet completed classically and In Cycle II of 87% with an average of 74 shows completely individual and class. The learning activities of the students during the implementation of the Inquiri Training model in cycle I are reading / reading (38%), working (36%), asking fellow friends (8%), asking teachers (15%), and irrelevant to KBM (3%). And on the second cycle, the student activity data according to the observation included reading / reading (34%), working (40%), asking fellow friends (18%), asking teachers (8%), and irrelevant to KBM (2% ). Keywords : Learning Inquiry Training Model, Learning Outcomes, Activity Learning Abstrak :Perbaikan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Pembelajaran Inquiri Training Di Kelas V SD Negeri 126 Gunung Baringin. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki hasil belajar IPA siswa. Subjek peneltian sebanyak 24 orang.Hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Inquiry Training.Pada Siklus I ketuntasan sebesar 70% dengan rata-rata 71,3 dan belum tuntas secara klasikal dan Pada Siklus II sebesar 87% dengan rata-rata 74 menunjukkan tuntas secara individu dan kelas.Aktivitas belajar siswa selama penerapan model pembelajaran Inquiri Training pada siklus I antara lain membaca/membaca (38 %), bekerja (36 %), bertanya sesama teman (8 %), bertanya kepada guru (15 %), dan yang tidak relevan dengan KBM (3 %). Dan pada siklus II data aktivitas siswa menurut pengamatan antara lain membaca/membaca (34%), bekerja (40%), bertanya sesama teman (18%), bertanya kepada guru (8%), dan yang tidak relevan dengan KBM (2%). Kata Kunci : Model Pembelajaran Inquiry Training, Hasil Belajar, Aktivitas Belajar
Hasil Belajar Geometri Siswa SMP dengan Menerapkan PembelajaranBerbasis E-learning Nurjani, Nurjani; Johar, Rahmah; Subianto, Muhammad
Jurnal Peluang Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Peluang
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.553 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the learning outcomes of junior high school students to Geometry that Flat SideSpaceBuild (BRSD) and the students' response to e-learning based learning. Subjects in this study were students of class VIII-2 SMPN 9 Banda Aceh totaling twenty-two people. Data collected through observation during the implementation of learning and test that consists of an online quiz at each meeting and tests at the end of the implementation of learning to determine the ability of students to understand and master the material BRSD. The result was that 73% of students scored in the top of 60, while a value above 70 was only ten students (45%). Of the whole matter, it turns out there were some students have difficulty in linking formula surface area or volume formula to obtain the value of one unknown. In addition, students still have difficulty in understanding the material prism and pyramid. This was because both of these materials have many kinds. Because of this, e-learning based learning was apt used as one method to improve understanding and learning outcomes of students in mastering the subject matter, especially mathematics. Besides being attractive, e-learning-based learning can help students in mastering the use of computers.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS NARASI BERBASIS MEDIA BAGAN POHON DI KELAS V SEKOLAH DASAR Nurjani, Nurjani
Ta'dib Vol 21, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.783 KB) | DOI: 10.31958/jt.v21i1.1041

Abstract

The purpose of this study was to develop tree chart media used to teach writing narration at the fifth grade of elementary school level. The research design was Research and Development with ADDIE model. The subjects of the research were the students and teacher at the fifth class of SDI Al-Azhar Muhammadiyah Simabur. The research instruments were 1) the expert and practitioner validity assessment sheets,  2) practicality instruments such as, lesson plans, questionnaire of teacher and student response of practicality, and validity assessment sheets, and 3) effectivity instrument namely students’ writing test result. The data were analyzed descriptively. The result shows that the developed teaching materials were extremely valid indicated by both expert validity gain 92% and practitioner validity gain 93%. In terms of practicality, the teaching materials were very practical indicated by both teacher response 93.3% and the student response 92.9%. At last, the effectivity was shown by the students activity while doing writing. In summary, the tree chart-based-teaching media in teaching writing narration is valid, practical, and effective to the fifith grade students.