This Author published in this journals
All Journal COMPETITOR
. Nurjamal
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KELENTUKAN TOGOK KE DEPAN DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya ledak tungkai dan kelentukan togok ke depan dengan kemampuan lompat jauh. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang mahasiswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai dengan kemampuan lompat jauh, terbukti nilai ro = 0,860 (P < a 0,05); (2) Ada hubungan yang signifikan kelentukan togok ke depan dengan kemampuan lompat jauh, terbukti nilai ro = 0,735 (P < a 0,05); (3) Ada hubungan yang signifikan antara daya ledak tungkai dan kelentukan togok ke depan dengan kemampuan lompat jauh, terbukti nilai Ro = 0,868 (P < a 0,05). Kata Kunci : Daya Ledak Tungkai, Kelentukan Togok Ke Depan, Lompat Jauh
HUBUNGAN KESEIMBANGAN DAN KELENTUKAN TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN SEPAKSILA PADA PERMAINAN SEPAKTAKRAW MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 2, No 2 (2010)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keseimbangan dan kelentukan tungkai dengan kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa angkatan 2010 Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan keseimbangan dengan kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw, terbukti nilai ro = 0,757 (P < a 0,05); Ada hubungan yang signifikan kelentukan tungkai dengan kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw, terbukti nilai ro = 0,854 (P < a 0,05); Ada hubungan yang signifikan antara keseimbangan dan kelentukan tungkai dengan kemampuan sepaksila dalam permainan sepaktakraw, terbukti nilai Ro = 0,892 (P < a 0,05). Kata Kunci : Keseimbangan, Kelentukan Tungkai, Sepak Sila Sepaktakraw ABSTRACT This study aimed to determine the relationship of balance and leg flexibility with the ability sepaktakraw sepaksila in the game. This research includes descriptive research. The population of this study were all students of class 2010 Program of Physical Education and Health Study FKIP UNMUL Samarinda with sample number 40 sons are selected at random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a 0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship in balance with the ability sepaksila sepaktakraw game, proved the value of ro = 0.757 (P <a 0.05); There is a significant relationship limb flexibility with the ability sepaksila sepaktakraw in the game, proved the value of ro = 0.854 (P <a 0.05); There is a significant relationship between balance and leg flexibility with the ability sepaktakraw sepaksila in the game, proved the value of Ro = 0.892 (P <a 0.05). Keywords : Balance, Flexibility Limbs, SepakSila Sepaktakraw
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN SUDUT TAPAK KAKI DENGAN KECEPATAN LARI 50 METER MAHASISWA PRODI. PENJASKES FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lain (1) kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 50 meter, (2) Untuk mengetahui hubungan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, dan (3) Untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot tungkai dan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unmul Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang siswa yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot tungkai dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai r0 = 0.839 (P < a0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai r0 = 0.811 (P < a0,05), dan (3) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot tungkai dan sudut tapak kaki dengan kecepatan lari 50 meter, terbukti nilai R0 = 0.851 (P < a0,05). Tungkai sebagai penggerak utama saat lari sprint. Sudut tapak kaki yang ideal, memungkinkan untuk memiliki kemampuan bertumpu lebih luas. Dengan demikian nampak bahwa sudut tapak kaki memegang peranan penting dengan dukungan unsur fisik kekuatan otot tungkai akan mendukung dan menunjang kecepatan lari 50 meter. Penggabungan dengan kedua komponen akan lebih efesien sebab sudut tapak kaki yang besar dengan dukungan komponen fisik kekuatan otot tungkai, akan menghasilkan kecepatan maksimal pada lari sprint. Pada hakekatnya peranan sudut tapak kaki terhadap kecepatan lari sprint yaitu pada saat awalan yang beralih kemampuan maksimal atlet yang berhubungan dengan dasar pijakan, sehingga penekanan berat badan tidak seluruhnya dibebankan oleh tungkai, tetapi setelah menuju ke telapak kaki dan ujung kaki maka penekanan terjadi hingga arcus pedis berperan sebagai pegas yang kuat untuk ke arah ke depan dengan cepat. Kata Kunci : Kekuatan Otot Tungkai, Sudut Tapak Kaki, Kecepatan Lari 50 Meter ABSTRAC This study aims to determine the relationship between the other (1) leg muscle strength with a running speed of 50 meters, (2) To determine the relationship angle with the foot speed to run 50 meters, and (3) To determine the relationship between muscle strength of leg and foot angle the running speed of 50 meters. This study includes a descriptive type of research. The study population was all students of Physical Education and Health Studies FKIP Unmul Samarinda with a sample of the study 40 students chosen at random sampling. Data analysis techniques used were correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% or a significant level  of a0.05. Starting from the results of data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant relationship with the leg muscle running speed of 50 meters, proved the value of r0 = 0,839 (P < a0.05), (2) There is a significant point of footprints with the running speed of 50 meters, proved the value of r0 = 0811 (P < a0.05), and (3) There is a significant relationship between musclea strength of leg and foot angle to the running speed of 50 meters, proved the value of R0 = 0851 ( P < a0.05). Leg as the prime mover while running sprints. The ideal foot angle, allowing for a broader based ability. Thus it appears that foot angle plays an important role in support of the physical elements of the leg muscle strength will support and sustain the running speed of 50 meters. Merging the two components would be more efficient because a large angle footprints with the support of the physical components of the leg muscle strength, will produce the maximum speed in sprinting. In effect the role of sole point of sprint running speed is at maximum capacity switch prefix athletes associated with the foundation, so the emphasis is not entirely the weight imposed by the leg, but after heading to the soles of the feet and toes then suppression occurs until the arcus pedis act as a strong spring to the direction of forward quickly.Keyword : Leg Muscle Strength, Angle Tread Foot, 50 Meters Run Speed
KORELASI ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN KEMAMPUAN HANDSTAND DALAM SENAM LANTAI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 3, No 3 (2011)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) korelasi kekuatan otot lengan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, (2) korelasi keseimbangan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, dan (3) korelasi antara kekuatan otot lengan dan keseimbangan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) Ada korelasi yang signifikan kekuatan otot lengan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, terbukti nilai r0 = 0,558 (P < 0.05); (2) ada korelasi yang signifikan keseimbangan badan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, terbukti nilai r0 = 0,721 (P < 0.05); dan (3) ada korelasi yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan keseimbangan dengan kemampuan handstand dalam senam lantai, terbukti nilai R0 = 0,737 (P < 0.05). Gerakan handstand membutuhkan kekuatan otot lengan untuk menahan badan dan kedua kaki setelah diluruskan ke atas. Dari analisis gerakan handstand pada senam lantai, jelas dibutuhkan unsur fisik berperanan utama dalam gerakan handstand. Disamping itu dalam gerakan handstand keseimbangan badan ini sangat dibutuhkan. Pada saat mengangkat kedua kaki lurus ke atas membutuhkan keseimbangan statis, artinya secara beraturan dan berirama kedua kaki bergerak ke atas dengan lurus, barulah dilanjutkan dengan kedua tangan menahan badan pada saat kedua kaki lurus ke atas. Gerakan ini dapat saja kehilangan keseimbangan karena adanya gerakan mengangkat kedua kaki ke atas dalam keadaan lurus, apalagi bila gerakan tersebut dilakukan beberapa kali. Kata Kunci: Kekuatan Otot Lengan, Keseimbangan, handstand Senam Lantai ABSTRACT This study aimed to determine (1) the correlation of muscle strength with the ability to arm handstand in gymnastics floor, (2) correlation with the ability to balance a handstand in gymnastics floor, and (3) the correlation between muscle strength and balance with the ability to arm handstand in gymnastics floor. This research includes descriptive research. The population of this research is all Student Program Health and Safety Guidance and Counseling UNMUL Samarinda with sample number 40 people Student Program of Physical Education and Health FKIP UNMUL Samarinda randomly selected sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or  a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) There is a significant correlation with the ability of muscle strength arm handstand in gymnastics floor, proved the value of r0 = 0.558 (P < a0.05), (2) there is a significant correlation with body balance ability handstand in gymnastics floor, proved the value of r0 = 0.721 (P < a0.05), and (3) there was a significant correlation between muscle strength and balance with the ability to arm handstand in gymnastics floor, proved the value of R0 = 0.737 (P < a0.05). Movement arm handstand requires muscle strength to hold the body and both legs after straightened up. From the analysis of motion handstand on gymnastic floor, clearly needed physical element major role in the movement handstand. Besides, the movement balance handstand body is needed. At the time of lifting both legs straight up requires a static equilibrium, which means that regular and rhythmic moves both legs straight up, then followed it with both hands hold the body at the time of both legs straight up. This movement can be out of balance due to lifting both legs straight up in the state, especially when the movement is performed several times. Keywords: Arm Muscle Strength, Balance, Floor Gymnastics Handstand
HUBUNGAN ANTARA TINGGI BADAN, DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN DENGAN KEMAMPUAN LARI 100 METER MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tinggi badan, daya ledak tungkai dan keseimbangan dengan kemampuan lari 100 meter. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP UNMUL Samarinda dengan jumlah sampel penelitian 50 orang mahasiswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan tinggi badan dengan kemampuan lari 100 meter, terbukti nilai ro = -0,489 (P < a0,05); Ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai dengan kemampuan lari 100 meter, terbukti nilai ro = -0,600 (P < a0,05); Ada hubungan yang signifikan keseimbangan dengan kemampuan lari 100 meter, terbukti nilai ro = -0,796 (P < a0,05); Ada hubungan antara tinggi badan, daya ledak tungkai dan keseimbangan dengan kemampuan lari 100 meter, terbukti nilai Ro = 0,818 (P < a0,05). Kata Kunci : Tinggi Badan, Daya Ledak Tungkai, Keseimbangan, Lari 100 Meter ABSTRACT This study aimed to determine the relationship between height, explosive leg power and balance with the ability to run 100 meters. This research includes descriptive research. The population of this study were all students of Physical Education and Health Study FKIP UNMUL Samarinda with a sample of 50 students study a chosen son random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a 0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: There is a significant relationship of height with the ability to run 100 meters, proved the value of ro = -0.489 (P <a 0.05); There is a significant relationship limb explosive power with the ability to run 100 meters, proved the value of ro = -0.600 (P <a 0.05); There is a significant relationship balance with the ability to run 100 meters, proved the value of ro = -0.796 (P <a 0.05); There is a relationship between height, power explosive leg and balance with the ability to run 100 meters, proved the value of Ro = 0.818 (P <a 0.05). Keyword : Height, Leg explosive power, balance, Run 100 Meters
KONTRIBUSI KELENTUKAN, KESEIMBANGAN, DAN DAYA LEDAK TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN MELAKUKAN GERAKAN SKJ 2004 PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA Nurjamal, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswi ahasiswi Porgram Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unmul Samarinda, dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) kontribusi kelentukan terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 49,8%, (2) kontribusi keseimbangan terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 57,8%, (3) kontribusi daya ledak tungkai terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 36,8%, dan (4) kontribusi kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai terhadap kemampuan melakukan gerakan SKJ 2004 sebesar 65,8%. Hal ini dapat dijelaskan bahwa apabila mahasiswi didukung kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai yang baik maka mahasiswi tersebut dapat melakukan gerakan SKJ 2004 dengan baik pula. Seorang mahasiswi yang melakukan SKJ 2004 perlu ditunjang kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai. Hal ini diharuskan sebab seseorang dituntut untuk dapat bergerak melakukan gerakan SKJ 2004 dengan indah. Kelentukan berperan untuk memberikan keluwesan gerakan secara luas dalam melakukan setiap gerakan yang ada di SKJ 2004 guna memperlihatkan teknik gerakan yang didalamnya lebih indah. Sedangkan keseimbangan berperan untuk menjaga posisi tubuh dalam melakukan gerakan, disamping itu daya ledak tungkai berguna untuk membantu seseorang dalam melakukan gerakan yang tidak lepas dari tungkai untuk bergerak baik dalam perubahan setiap gerakan. Dengan demikian ketiga komponen fisik yang diteliti yaitu kelentukan, keseimbangan dan daya ledak tungkai sangat berperan untuk membantu dalam melakukan gerakan SKJ 2004. Kata Kunci : Kelentukan, Keseimbangan, Daya Ledak Tungkai, Gerakan SKJ 2004 ABSTARCT This study aims to determine the contribution flexibility, balance and explosive power of the ability to move limbs SKJ 2004. This research includes descriptive research. The population of this research is all porgram ahasiswi student of Physical Education and Health Studies FKIP Unmul Samarinda, with sample number 40 people chosen at random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or  a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) contribution to the ability to perform the movement flexibility SKJ 2004 was 49.8%, (2) contribute the balance of the ability to move SKJ 2004 was 57.8%, (3) contributions explosive power of the legs to the ability of the motion SKJ 2004 was 36.8%, and (4) contribution flexibility, balance and explosive power of the ability to move limbs SKJ 2004 was 65.8%. It can be explained that when the student is supported flexibility, balance and explosive power of good leg then the student can perform the movement SKJ 2004 well too. A student who does SKJ 2004 to be supported flexibility, balance and explosive leg power. This is required because a person is required to be able to move the motion SKJ 2004 beautifully. Flexibility to contribute to a widespread movement flexibility in performing any movement in the SKJ 2004 to demonstrate the technique in which the movement is more beautiful. While balancing act to keep the body in movement, in addition to the explosive power of the legs is useful to help someone in that movement can not be separated from the limbs to move well in each movement changes. Thus the three physical components studied, namely flexibility, balance and explosive leg power was instrumental to assist in movement SKJ 2004. Keyword : Flexibility, balance, explosive power Limbs, SKJ Movement 2004