- Nurhayati
Pusat Penelitian Geopolimer - Lab. Fisika Material Jurusan Fisika FMIPA UNM Jalan Dg. Tata Raya, Makassar, 90223

Published : 41 Documents
Articles

PENGARUH ORIENTASI AGREGAT SERAT BAMBU TERHADAP MORFOLOGI DAN KUAT LENTUR KOMPOSIT GEOPOLIMER BERBASIS METAKAOLIN Nurhayati, -; Subaer, -; Fadillah, Nur
Jurnal Fisika Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v3i1.3970

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh orientasi agregat serat bambu terhadap morfologi dan kuat lentur komposit geopolimer berbasis metakaolin. Mineral metakaolin diperoleh melalui proses dehidroksilasi kaolin pada suhu 750oC selama 6 jam. Pasta geopolimer disintesis melalui metode aktivasi larutan alkali dan dicuring pada suhu 60oC selama 1 jam. Serat bambu diproduksi secara termo-mekanik dengan panjang sekitar 20,00 mm dan diameter 20 -100 m, digunakan sebagai agregat dengan susunan acak atau membanjar searah panjang sampel. Karakterisasi mikro bahan dasar dan material yang dihasilkan dilakukan dengan menggunakan scanning electron microscopy (SEM) yang dilengkapi dengan electron dispersive spectroscopy (EDS). Struktur kristal dan komposisi kimia bahan dasar dan sampel dikarakterisai dengan X-Ray Diffraction (XRD). Sifat termal serat bambu diukur dengan menggunakan differential scanning caloritmetry (DSC) 400 PerkinElmer. Hasil karakterisasi dengan SEM-EDS menunjukkan bahwa matriks geopolimer cukup homogen, namun ikatan antara matriks dengan agregat serat bambu tampak belum sempurna akibat kehadiran celah yang cukup besar pada daerah antar zona antara matriks dengan agregat serat bambu. Hasil karakterisasi dengan XRD memperlihatkan bahwa matriks komposit geopolimer yang dihasilkan bersifat amorf. Uji mekanik berupa three bending points flexural strength dilakukan terhadap 3 sampel untuk setiap jenis sampel memperlihatkan bahwa kehadiran agregat serat bambu, orientasi serat dan suhu curing sangat berpengaruh terhadap kuat lentur komposit geopolimer yang dihasilkan.
STRATEGI PENGEMBANGAN UKM MELALUI PENINGKATAN MODAL KERJA DENGAN VARIABEL INTERVENING PENGEMBANGAN BISNIS PADA UKM MAKANAN KECIL DI KOTA SEMARANG Sukesti, Fatmasari; Nurhayati, -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UKM)  adalah pelaku bisnis yang bergerak pada berbagai bidang usaha, yang menyentuh kepentingan masyarakat. Peran UKM sangat pentingdalam pembangunan perekonomian di Indonesia, terutama dalam penyediaan tenaga kerja dan sumber penghasilan bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah. UKMjuga membantu Pemerintah dalam upaya pemberantasan kemiskinan melalui pengembangan perekonomian sistem kerakyatan. Melihat peran dan potensinya, pengembangan UKM ini sangat penting guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan mengujipengaruh modal kerja dengan variabel intervening pengembangan bisnis terhadap peningkatan kinerja UKM di kota Semarang. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil survey kuesioner pada 90 orang pemilik UKM makanan kecil sebagai sampel di kota Semarang. Dengan menggunakan metode regressi linear hasil penelitian menunjukkan bahwa modal kerja berpengaruh signifikan pada pengembangan bisnis UKM, pengembangan bisnis UKM berpengaruh signifikan pada kinerja UKM dan modal kerja berpengaruh tidak signifikan pada kinerja UKM. Keywords : modal kerja, pengembangan bisnis, kinerja, UKM
Latihan Deep Breathing Meningkatkan Kapasitas Inspirasi Lebih Besar Daripada Diaphragm Breathing Pada Pengendara Motor Mahasiswa Fisioterapi S1 Regular Di Universitas Udayana Nurhayati, -; Adiputra, I. N.; Gede Adiatmika, I Putu
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) Volume 1, Number 1, September 2014
Publisher : Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyebab polusi udara dikarenakan banyaknya kendaraan di jalan raya sehingga mempengaruhi fungsi paru, salah satunya adalah kapasitas inspirasi. Kapasitas inspirasi adalah volume udara yang masuk paru setelah inspirasi maksimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pentingnya pemakaian Deep Breathing dan Diaphragm Breathing dalam meningkatkan kapasitas inspirasi pada pengendara motor. Deep Breathing adalah latihan aktivitas paru dengan teknik napas dalam untuk meningkatkan kapasitas paru dan ventilasi oksigenasi. Diaphragm Breathing adalah pernapasan yang dilakukan dengan inspirasi maksimal menggunakan otot perut. Penelitian ini menggunakan randomize pre and post group design, 24 responden, Perlakuan I diberikan latihan deep breathing selama 2 bulan dengan frekuensi 3 kali seminggu selama 30 menit sebanyak 10 set sebanyak 12 mahasiswi pengendara motor dan Perlakuan II diberikan latihan diaphragm breathing selama 2 bulan dengan frekuensi 3 kali seminggu selama 30 menit sebanyak 10 set sebanyak 12 mahasiswi pengendara motor. Penelitian dilaksanakan di Universitas Udayana, pada hari yang sama namun waktu berbeda. Hasil penelitian menunjukkan Kelompok I memiliki rerata 352,5±239,55 ml sedangkan Kelompok II memiliki rerata 152,5±75,57 ml. Didapatkan perbedaan yang bermakna pada kapasitas inspirasi setelah melakukan deep breathing dibanding diaphragm breathing (p = 0,016). Disimpulkan : deep breathing meningkatkan kapasitas inspirasi lebih besar daripada diaphragm breathing pada pengendara motor. Disarankan : penelitian dapat dilakukan dengan karakteristik subjek yang berbeda.
PEMODELAN ALIRAN AIR TANAH PADA LAHAN GAMBUT Hediyanti, Giska; Nurhayati, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL VOL 16 NO 2 EDISI DESEMBER 2016
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v16i2.25641

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mendapatkan model aliran air tanah pada lahan gambut yang dipengaruhi oleh pasang surut. Pemodelan aliran air ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pertanian dan perkebunan pada lahan gambut. Pengaturan tinggi muka air tanah pada lahan gambut secara tepat dapat membantu system pertanian dan menghindari kerugian pada tanaman. Penelitian ini dilakukan melalui eksperimen pada lahan gambut dengan membuat 13 titik pengamatan pada lahan dan 4 titik pengamatan pada saluran. Model aliran air pada lahan dibangun dengan menggunakan persamaan Kirkham yang telah dimodifikasi. Model yang diperoleh menunjukkan hasil yang dapat mewakili kondisi aliran air pada lahan dengan memberikan galat baku pendugaan terkecil sebesar 0% pada titik pengamatan-9. Model juga menunjukkan bahwa tinggi muka air di saluran tersier merupakan parameter utama dalam pengendalian muka air tanah di petak lahan.Kata kunci :Pemodelan, aliran air tanah, persamaan Kirkham, tinggi muka air tanah, tanah gambut
KINERJA ANGKUTAN SUNGAI (MOTOR KLOTOK) (STUDI KASUS : KOTA SINTANG – NANGA KETUNGAU Putra, Yuswa Dharma; Mulki, Gusti Zulkifli; Nurhayati, -
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.202 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v17i2.23893

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh keberadaan dan pemanfaatan Sungai Kapuas dan Sungai Ketungau di Kabupaten Sintang, dimana dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakatnya yang salah satunya adalah sebagai prasarana transportasi air. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana kinerja angkutan sungai perahu motor Nanga Ketungau dengan mengidentifikasi sistem transportasi air perahu motor Nanga Ketungau dan mengidentifikasi penyelenggaraan operasional transportasi air perahu motor Nanga Ketungau. Penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan alat analisis berupa analiasa SWOT. Hasil matriks kuadaran SWOT dan SWOT Strategic Issues dapat diketahui posisi kajian penelitian kinerja angkutan sungai (Perahu Motor) Nanga Ketungau berada pada Kuadran I dengan sumbu (X,Y) = 1,692 ; 1,276. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja angkutan sungai (Perahu Motor) Nanga Ketungau memiliki kekuatan serta peluang yang mantap, artinya sangat dimungkinkan untuk terus melakukan strategi pengembangan secara maksimal dengan strategi S-O (Strengths – Opportunities). Perlu adanya revitalisasi transportasi sungai dengan menyediakan sarana dan prasarana sebagai penunjang aktivitas angkutan sungai (Perahu Motor) Nanga Ketungau yang sesuai dengan persepsi masyarakat atau pengguna seperti tujuan perjalanan, dan daerah yang dilalui. Perlu ditingkatkannya kualitas pelayanan, fasilitas pendukung dan sumber daya manusia yang ada guna memberikan standar kenyamanan, keamanan, dan keselamatan.Kata-kata kunci:      kinerja, angkutan sungai, perahu motor, Nanga Ketungau
PENGARUH ORIENTASI AGREGAT SERAT BAMBU TERHADAP MORFOLOGI DAN KUAT LENTUR KOMPOSIT GEOPOLIMER BERBASIS METAKAOLIN Nurhayati, -; Subaer, -; Fadillah, Nur
Jurnal Fisika Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh orientasi agregat serat bambu terhadap morfologi dan kuat lentur komposit geopolimer berbasis metakaolin. Mineral metakaolin diperoleh melalui proses dehidroksilasi kaolin pada suhu 750oC selama 6 jam. Pasta geopolimer disintesis melalui metode aktivasi larutan alkali dan dicuring pada suhu 60oC selama 1 jam. Serat bambu diproduksi secara termo-mekanik dengan panjang sekitar 20,00 mm dan diameter 20 -100 ìm, digunakan sebagai agregat dengan susunan acak atau membanjar searah panjang sampel. Karakterisasi mikro bahan dasar dan material yang dihasilkan dilakukan dengan menggunakan scanning electron microscopy (SEM) yang dilengkapi dengan electron dispersive spectroscopy (EDS). Struktur kristal dan komposisi kimia bahan dasar dan sampel dikarakterisai dengan X-Ray Diffraction (XRD). Sifat termal serat bambu diukur dengan menggunakan differential scanning caloritmetry (DSC) 400 PerkinElmer. Hasil karakterisasi dengan SEM-EDS menunjukkan bahwa matriks geopolimer cukup homogen, namun ikatan antara matriks dengan agregat serat bambu tampak belum sempurna akibat kehadiran celah yang cukup besar pada daerah antar zona antara matriks dengan agregat serat bambu. Hasil karakterisasi dengan XRD memperlihatkan bahwa matriks komposit geopolimer yang dihasilkan bersifat amorf. Uji mekanik berupa three bending points flexural strength dilakukan terhadap 3 sampel untuk setiap jenis sampel memperlihatkan bahwa kehadiran agregat serat bambu, orientasi serat dan suhu curing sangat berpengaruh terhadap kuat lentur komposit geopolimer yang dihasilkan.
STRATEGI PENGEMBANGAN UKM MELALUI PENINGKATAN MODAL KERJA DENGAN VARIABEL INTERVENING PENGEMBANGAN BISNIS PADA UKM MAKANAN KECIL DI KOTA SEMARANG Sukesti, Fatmasari; Nurhayati, -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UKM)  adalah pelaku bisnis yang bergerak pada berbagai bidang usaha, yang menyentuh kepentingan masyarakat. Peran UKM sangat pentingdalam pembangunan perekonomian di Indonesia, terutama dalam penyediaan tenaga kerja dan sumber penghasilan bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah. UKMjuga membantu Pemerintah dalam upaya pemberantasan kemiskinan melalui pengembangan perekonomian sistem kerakyatan. Melihat peran dan potensinya, pengembangan UKM ini sangat penting guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan mengujipengaruh modal kerja dengan variabel intervening pengembangan bisnis terhadap peningkatan kinerja UKM di kota Semarang. Data yang digunakan adalah data primer dari hasil survey kuesioner pada 90 orang pemilik UKM makanan kecil sebagai sampel di kota Semarang. Dengan menggunakan metode regressi linear hasil penelitian menunjukkan bahwa modal kerja berpengaruh signifikan pada pengembangan bisnis UKM, pengembangan bisnis UKM berpengaruh signifikan pada kinerja UKM dan modal kerja berpengaruh tidak signifikan pada kinerja UKM. Keywords : modal kerja, pengembangan bisnis, kinerja, UKM
KAJIAN INFRASTRUKTUR PERDESAAN DI KECAMATAN JELIMPO KABUPATEN LANDAK Lubis, Sudirman H; Nurhayati, -; Herawati, Henny
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.214 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v17i2.26877

Abstract

Sektor infrastruktur merupakan salah satu sektor vital untuk memacu pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah dan merupakan sektor yang menghubungkan satu daerah ke daerah yang lainya. Pembangunan prasaranajalan, jembatan dan sarana air bersih sebagaisalahsatu sub sector infrastruktur, memiliki fungsi aksesibilitas untuk membuka daerah kurang berkembang dan fungsi mobilitas untuk memacu daerah yang telah berkembang.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji pembangunan infrastruktur perdesaan berupa jalan rabat beton, jembatan kayu dan sarana air bersih yang ada di Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak. Hasil penelitian menunjukkan mutu beton jalan rabat beton dengan K-158 mampu menahan beban. Jembatan kayu mampu menahan beban dengan nilai lendutan f = 0,0028 cm ≤ 0,03 cm. Kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi dengan jam pelayanan selama 6 jam, ditunjukkan oleh kapasitas bak penampung sebesar 48,29 m³ >jumlah kebutuhan sebesar 16,125 m³. Kata Kunci : infrastruktur, perdesaan, jalan rabat beton, jembatan, air bersih, Jelimpo
STUDI LAJU INFILTRASI DI LAHAN RAWA PASANG SURUT Gustian, -; Nurhayati, -; Nirmala, Azwa
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.301 KB)

Abstract

Pada Indonesia memiliki lahan rawa pasang surut sekitar 20,1 juta ha. Menunjukkan bahwa lahan rawa pasang surut cukup potensial dalam menunjang ketahanan pangan nasional (Ismail, dkk. 1993). Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam kegiatan pertanian, khususnya di lahan rawa pasang surut adalah infiltrasi. Hal ini menjadi penting untuk diteliti bagaimana perilaku infiltrasi pada daerah yang dipengaruhi oleh pasang surut. Selain adanya pasang surut air, faktor lain yang mempengaruhi infiltrasi diantaranya permeabilitas, porositas, kadar air, serta kandungan organik pada tanah. Pada skripsi ini mengamati bagaimana pengaruh pasang surut terhadap laju infiltrasi, pengaruh sifat-sifat tanah terhadap laju infiltrasi, pengaruh perakaran terhadap laju infiltrasi serta menganalisis laju infiltrasi dengan persamaan Kostiakov. Penelitian dilaksanakan di Desa Punggur Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Data-data yang diperoleh adalah data primer yang merupakan pengamatan langsung dari lapangan, yaitu dengan menggunakan alat single ring infiltrometer untuk pendugaan laju infiltrasinya dan metode Kostiakov untuk menganalisis hasil data laju infiltrasi aktual (lapangan). Metode pelaksaan yaitu dengan menggunakan alat infiltrometer pada 9 titik pengamatan di lahan yang terdiri dari 3 jenis tanaman dengan perakaran berbeda. Masing-masing lahan bertanaman diamati pada 3 titik pengamatan. Hasil pengukuran laju infiltrasi menunjukkan bahwa laju infiltrasi akan lebih cepat pada saat surut air dibandingkan saat pasang. Perakaran dan sifat tanah juga sangat mempengaruhi laju infiltrasi. Pada perakaran tunggang akan meningkatkan laju infiltrasi karena struktur akar yang dapat membuka jalannya air masuk ke dalam permukaan tanah. Sedangkan pengaruh sifat tanah terhadap laju infiltrasi yaitu pada lahan yang memiliki kadar air tinggi menyebabkan laju infiltrasi yang terjadi menjadi lambat. Hal ini menunjukkan kadar air akan berbanding terbalik terhadap laju infiltrasi. Berbeda halnya dengan tingkat pemeabilitas, porositas dan kandungan organik pada tanah, ketiga sifat ini dapat meningkatkan laju infiltrasi. Tanah pada lokasi penelitian dikategorikan pada jenis tanah lempung dengan nilai porositas berkisar antara 66,8 - 75,5 %. Hasil  laju infiltrasi 9 titik pengamatan di lapangan menggunakan alat single ring infiltrometer diperoleh laju infiltrasi tertinggi terjadi pada titik 3 (L.3) di lahan bertanaman langsat (perakaran tunggang) saat kondisi surut sebesar 95,15 mm/menit. Sedangkan laju infiltrasi terendah terjadi saat pasang air laut di lahan bertanaman kelapa (perakaran serabut) pada titik 1 (K.I) yaitu sebesar 0,61 mm/menit. Berdasarkan hasil analisis menggunakan rumus Kostiakov antara laju infiltrasi aktual (lapangan) dan laju infiltrasi Kostiakov diperoleh hubungan korelasi yang sangat positif, perbedaan hasil laju infiltrasi yang dihasilkan kedua metode sangatlah kecil berkisar 0,001% sampai 0,030%, sehingga metode laju infiltrasi Kostiakov dapat digunakan untuk memperkirakan laju infiltrasi pada lahan yang diamati. Kata kunci : laju infiltrasi, pasang surut, infiltrasi Kostiakov, sifat tanah, perakaran
ANALISIS KAPASITAS TAMPUNG MAKSIMUM SALURAN DRAINASE JL. TANJUNGPURA Oktawijaya, Domie; Nurhayati, -; Nirmala, Azwa
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.082 KB)

Abstract

Parit Tokaya merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang terletak di Kota Pontianak, berfungsi sebagai kawasan pemukiman. Pertumbuhan ekonomi dan penduduk membutuhkan lahan dan sumber daya. Lahan dan air merupakan dua sumber daya yang paling berharga dan paling dibutuhkan oleh setiap makhluk di bumi. Kedua sumber daya itu saling mempengaruhi, perubahan yang satu akan berdampak pada satunya dan sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit limpasan dan Mengkaji kapasitas tampung di saluran Parit Tokaya. Dalam penelitian ini dilakukan kajian pustaka untuk menelaah berbagai teori dan melakukan survey awal untuk mengetahui titik-titik lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara primer dan sekunder. Data primer yang dikumpulkan adalah pengukuran pasang surut, kecepatan aliran, potongan memanjang dan melintang saluran sedangkan data sekunder yang dikumpulkan adalah peta lokasi, topografi dan data curah hujan. Data yang diperoleh digunakan untuk menganalisa hidrologi dan hidrometri.Analisa hidrologi menghasilkan pengukuran lapangan debit maksimum Parit Tokaya di muara saluran dan dilakukan simulasi sedangkan dari analisa hidrometri dilakukan perhitungan debit pembuangan rencana didapatkan debit yang harus dibuang pada saluran sekunder Ramayana adalah sebesar 0,04 m3/det pada curah hujan 1 harian maksimum periode ulang 5 tahun dan 0,048 m3/det periode ulang 10 tahun.