Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISA KEBIJAKAN PUBLIK MENGENAI RANCANGAN UNDANG-UNDANG RAHASIA NEGARA

Jurnal FISIP : KYBERNAN Vol 1, No 02 (2010): Kybernan
Publisher : Jurnal FISIP : KYBERNAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.57 KB)

Abstract

The state secrets bill is very controversial on the one hand, proposed by the government because it is considered very important because it aims "to prevent or deal with things that objectively could threaten the interests of the Unitary Republic of Indonesia." On the other hand the State Secrecy Bill is considered to deviate from the demands for reform to eliminate corruption, collusion and Nepotiosme. Therefore interesting to analyse political and public policy of the State secret Bill. Keywords : The process of public policy and politics, and the draft Law of State Secrets

HUBUNGAN KEKUASAAN ELIT PEMERINTAHAN DESA

Jurnal FISIP : KYBERNAN Vol 1, No 01 (2010): Vol. 1, No. 1, Maret 2010
Publisher : Jurnal FISIP : KYBERNAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.926 KB)

Abstract

Desa selalu menjadi tema penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Berbagai kebijakan pemerintah terutama berkaitan dengan pemerintahan di daerah selalu membawa dampak terhadap jalannya pemerintahan desa yang berakibat pada munculnya konflik antar elit yang tidak sedikit berujung pada konflik antar warga desa. Tulisan ini berusaha mengidentifikasi hubungan kekuasaan antar elit pemerintahan desa pasca reformasi dan faktor-faktor penyebab munculnya konflik elit pemerintahan desa.   Kata Kunci: Relasi Kekuasaan, Konflik Elit, Pemerintahan Desa

Evaluasi Kebijakan Pemekaran Wilayah di Kabupaten Bekasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah (Studi Kasus Kecamatan Tarumajaya)

Jurnal FISIP : KYBERNAN Vol 2, No 2 (2011): September 2011
Publisher : Jurnal FISIP : KYBERNAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.425 KB)

Abstract

One of the strategy conducted by Local Government to increase societys prosperity through the increasing of public service quality is done by area expansion policy, like what is done by Local Government of Bekasi. The result of the area expansion policy research in Bekasi District through Sub District expansion and the implementation of Bekasi Regent regulation Number 6 Year 2005 about Devolution of A part of Authority To Handle A Part of  Local Autonomy Business toward The Head of Sub District and Bekasi regulation Number 5 Year 2010 about The Permit Implementation, Non Permit, and the Devolution  of A Part of Authority To Handle A Part of Local Autonomy Bussiness in Bekasi District has not been optimal in the implementation. It shows that the Local Government Apparatus Performance in giving the service has not been optimal, it is supported from the questioner proliferation toward the society in Tarumajaya Sub District which result is that the performance of Government apparatus in giving the service is not quite good. Thus, the evaluation toward the area expansion in Bekasi has not been suitable with the purpose of Constitution Number 32 Year 2004 About Local Government which is increasing the public service to embody the prosperity for society. Keywords: Expansion area, Improvement of public services, social welfare

NASIONALISME DI ERA REFORMASI

Jurnal FISIP : MADANI Vol 2, No 02 (2005): MADANI Edisi II November 2005
Publisher : Jurnal FISIP : MADANI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.414 KB)

Abstract

Nationalism became a new power in the modern history. It was grew up in the 18th century and expanded along the world, including in Indonesia. Now nationalism became a strange word and sometime misunderstood by other people. In this paper is wanted to analyze the role of nationalism in the reformation era. Kata Kunci: Nasionalisme, Reformasi

HUBUNGAN EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF DI ERA OTONOMI DAERAH

Jurnal FISIP : MADANI Vol 3, No 01 (2006): MADANI Edisi I Mei 2006
Publisher : Jurnal FISIP : MADANI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.702 KB)

Abstract

Perubahan sistem politik pasca tumbangnya rezim Orde Baru berdampak pada semua sendi perpolitikan di Indonesia, salah satunya mengenai hubungan antara lembaga eksekutif dan legislatif di daerah. Pola lama yang masih menempatkan hubungan paternalistik dan sentralistik harus diubah dengan model yang baru yang lebih demokratis dan desentralistik. Tulisan ini mencoba membahas mengenai hubungan yang terjalin antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam konteks otonomi daerah. Kata Kunci: Lembaga Eksekutif, Lembaga Legislatif, Otonomi Daerah

RANCANGAN UNDANG-UNDANG RAHASIA NEGARA

Jurnal FISIP : MADANI Vol 3, No 01 (2006): MADANI Edisi I Mei 2006
Publisher : Jurnal FISIP : MADANI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.099 KB)

Abstract

Proses perumusan RUU Rahasia Negara ternyata menimbulkan pro dan kontra. Secara substansi isi RUU Rahasia Negara hampir mirip dengan UU Intelijen dan UU Kebebasan Memperoleh Informasi Publik. Menurut kajian kebijakan, dalam hal perencanaan perumusan suatu undang-undang harus memperhatikan permasalahan dan  mampu mengidentifikasi masalah tersebut. Selain itu dalam proses perumusan harus melibatkan semua komponen yang ada di negara. Kata Kunci: RUU Rahasia Negara, Kebijakan, Perumusan UU

PERANAN CIVIL SOCIETY DALAM NEGARA BIROKRATIK OTORITER

Jurnal FISIP : MADANI Vol 5, No 01 (2007): MADANI EDISI I Mei 2007
Publisher : Jurnal FISIP : MADANI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.789 KB)

Abstract

This paper talks about the role of civil society in Indonesia, from the Old Order until the New Order, especially to analyze their role in the bureaucratic authoritarian state. The result found that civil society in Indonesia is different from his colleagues in Western countries, such as different from how they grew up, different from how their influences in political society, and many more. Kata Kunci: Civil society, Negara, Birokratik, Otoriter

FILOSOFI NEGARA MENURUT TAN MALAKA

Jurnal FISIP : MADANI Vol 8, No 02 (2008): MADANI EDISI II November 2008
Publisher : Jurnal FISIP : MADANI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.239 KB)

Abstract

Perdebatan mengenai negara dapat dilihat dari sisi ideologi yang membentuknya. Dalam pandangan kaum Marxis negara merupakan penjelmaan dari pertentangan kelas karena dipicu oleh perbedaan kepemilikan alat produksi yang mengakibatkan munculnya ketidakadilan. Demikian pula dalam pandangan Tan Malaka mengenai terbentuknya negara Indonesia berupa revolusi massa demi terwujudnya kemerdekaan Indonesia. Selain itu Tan Malaka juga mengkritik teori Trias Politica Montesqiueu. Kata Kunci: Filsafat, Negara, Tan Malaka

ISLAM DAN HEGEMONI BARAT

Jurnal FISIP : MADANI Vol 6, No 02 (2007): MADANI EDISI II November 2007
Publisher : Jurnal FISIP : MADANI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.898 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang Islam dan hegemoni Barat dalam perspekif gerakan kaum muslim yang mencoba mengadaptasi dan mengembangkan dari kemajuan yang telah dialami oleh Barat pada masa Dinasti Usmani Muda yang melakukan reformasi terhadap sistem politk. Islam sebagai sebuah agama yang dijadikan pedoman hidup tidak berubah ketentuan ajarannya. Namun hegemoni Barat mempengaruhi negara muslim dalam mengakomodasi keberhasilan yang dilakukan negara Barat. Kata Kunci: Islam, Hegemoni Barat, Reformasi Politik

PERHITUNGAN VOLUME PENDARAHAN OTAK HASIL COMPUTED TOMOGRAPHY SCAN

Teknologi Vol 1, No 1 (2011): Jurnal Teknologi
Publisher : Teknologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendarahan otak adalah kondisi dimana terdapat darah di jaringan otak baik di dalam otak maupun diantara lapisan-lapisan pelindung otak. Pendarahan otak dapat diketahui dengan pemeriksaan menggunakan CT Scan. Volume pendarahan otak biasanya dihitung dengan menggunakan rumus ABC/2. Pada program ini volume dihitung dengan 2 metode, yaitu metode penghitungan pixel untuk menghitung luas pendarahan dan rumus ABC/2. Kata Kunci: pendarahan otak, CT scan ,rumus ABC/2   ABSTRACT Cerebral hemorrhage is a condition where there is blood in the brain tissue both in the brain and between the layers that cover the brain. Cerebral hemorrhage can be identified by examination using CT scans. The volume of cerebral hemorrhage is usually calculated using the formula ABC / 2. On this program the volume calculated by 2 methods, the method of calculating the pixel to calculate the area of ​​bleeding and the formula ABC / 2. Key words: cerebral hemorrhage, CT scan, the formula ABC / 2