Nuraedah Nuraedah
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Metode Diskusi Kelompok Pada Siswa Kelas IV SDK Siendeng Kecamatan Bolano Lambunu

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah dalam penelitian ini adalah dalam pembelajaran IPS  terlihat bahwa siswa kurang terlatih membentuk diskusi kelompok, kreativitas siswa dalam membuat dan menyampaikan ide-idenya masih sangat rendah, kurangnya inisiatif siswa dalam menjaga ketertiban di kelas dan siswa belum terbiasa secara aktif dalam diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPS melalui metode diskusi kelompok pada siswa kelas IV SDK Siendeng Kecamatan Bolano Lambunu. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan jumlah 16 siswa yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 11 siswi perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu, Rencana, Tindakan, Observasi dan Refleksi, Penelitian ini dilaksanakan sebanyak II siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Berdasarkan data yang diperoleh, skor persentase rata-rata siswa disetiap siklus mengalami peningkatan. Pada hasil tes kemampuan awal nilai rata-rata adalah 58. Adapun hasil belajar siklus pertama pertemuan pertama nilai rata-rata adalah 63, sedangkan hasil belajar  siklus pertama pertemuan kedua nilai rata-rata menjadi 68. Pada hasil belajar siklus kedua pertemuan pertama nilai rata-rata adalah 75, sedangkan hasil belajar siklus kedua pertemuan kedua meningkat menjadi 82. Dengan demikian penelitian ini dicukupkan pada siklus kedua karena sudah mencapai keberhasilan dengan kategori “Tinggi”. Dikatakan demikian karena sudah sesuai dengan standar KKM di SDK Siendeng yaitu (80). Kata Kunci: Hasil Belajar; Diskusi Kelompok; Pembelajaran IPS

Tantangan dan Peluang Pembelajaran Sejarah Lisan pada Mahasiswa Pendidikan Sejarah di FKIP Universitas Tadulako

Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 1, No 1 (2017): Pembelajaran Sejarah lokal
Publisher : Departemen Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah lisan dapat menganalisa dan mengevaluasi sifat dari proses memori sejarah. Bagaimana seseorang mampu mengaktualisasikan masa lalunya, bagaimana menghubungkan pengalaman seseorang dalam konteks sosialnya, dan bagaimana orang menggunakan sumber-sumber lisan untuk menginterpretasikan kehidupan mereka sebagai bagian masa lalu dan menjadi masa kini.Sejarah lisan diperlukan untuk merekonstruksi sejarah Indonesia kontemporer, penggunaan teknik sejarah lisan sangat penting. Sebab para pelaku sejarah yang masih hidup, dapat melengkapi khasanah sumber- sumber sejarah sebagai modal bagi penulisan sejarah dan penelusuran sumber sejarah.

Peranan Metode PQ4R Dalam Pembelajaran Fisika Pada Siswa Kelas VIID SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 2, No 3 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian  Pra-Eksperimen dengan desain One-Shoot  Case Study yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diajar dengan metode PQ4R Tahun Ajaran 2012/2013. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil dari data hasil belajar fisika yaitu penilaian aspek kognitif diberi tes pada pertemuan keempat, aspek afektif diberi angket tentang pernyataan untuk mengukur motivasi dan minat peserta didik serta aspek psikomotorik diperoleh dari pengamatan tentang aktivitas belajar setiap pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek kognitif menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 26 0rang (93%). Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek afektif menunjukkan bahwa peserta didik berada pada kategori sangat baik dan baik. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek psikomotorik menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 20 (71%). Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa melalui metode PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala Tahun Ajaran 2012/2013.Kata kunci: Metode Pembelajaran PQ4R, PsikomotorikThis research is a kind of study Pre-Experiment with design One-Shoot Case Study aimed to find out the results of learning physics class VII SMP Negeri 2 Bangkala terms of cognitive, affective, and psychomotor PQ4R method taught by Academic Year 2012/2013. Research subjects in this study were all students of class VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala many as 28 students. Collecting data in this study were drawn from the data are the results of learning physics aspects of cognitive assessment tests are given at the fourth meeting, the affective aspect of the statement given questionnaires to measure the motivations and interests of learners and psychomotor aspects derived from observations on learning activities every meeting. The collected data were analyzed descriptively. The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the cognitive aspects of physics shows that the number of students who have mastery learning 0rang was 26 (93%). The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the affective aspect of physics shows that learners are in the category of very good and excellent. The results of the descriptive analysis of the results of the psychomotor aspects of learning physics shows that the number of students who have mastery learning is the 20 (71%). From the analysis above, it can be concluded that through PQ4R method can improve learning outcomes physics class VII students of SMP Negeri 2 Bangkala Academic Year 2012/2013.Keywords: Learning Methods PQ4R, Psychomotor

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 3 PALASA PADA PEMBELAJARAN IPS TENTANG SUMBER DAYA ALAM MELALUI METODE PENGAMATAN

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 8 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.586 KB)

Abstract

Latar belakang masalah dilakukan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa kelas IV SDN 3 Palasa kurang dalam pembelajaran IPS tentang sumber daya alam hal ini dikarenakan metode pembelajaran yang digunakan belum tepat yaitu hanya menggunakan metode ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pengamatan dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Peningkatan motivasi belajar dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa serta hasil analisis penilaian motivasi belajar disetiap siklus, pada siklus I hasil observasi aktivitas guru 75% (kriteria cukup), aktivitas siswa 66% (kriteria cukup) dan hasil analisis penilaian motivasi belajar yakni dari 44% (kriteria kurang) di pra tindakan menjadi 65% (cukup) setelah tindakan. Pada siklus II, skor observasi aktivitas guru yang diperoleh adalah 100% dengan kriteria sangat baik dan skor aktivitas siswa yang diperoleh 91% dengan kriteria sangat baik serta hasil analisis penilaian motivasi yang diperoleh adalah 93% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa metode pengamatan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SDN 3 Palasa. Kata kunci    : Metode Pengamatan; Motivasi Belajar; Sumber Daya Alam  

Peranan Metode PQ4R Dalam Pembelajaran Fisika Pada Siswa Kelas VIID SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto

JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 2, No 3 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian  Pra-Eksperimen dengan desain One-Shoot  Case Study yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diajar dengan metode PQ4R Tahun Ajaran 2012/2013. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil dari data hasil belajar fisika yaitu penilaian aspek kognitif diberi tes pada pertemuan keempat, aspek afektif diberi angket tentang pernyataan untuk mengukur motivasi dan minat peserta didik serta aspek psikomotorik diperoleh dari pengamatan tentang aktivitas belajar setiap pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek kognitif menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 26 0rang (93%). Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek afektif menunjukkan bahwa peserta didik berada pada kategori sangat baik dan baik. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek psikomotorik menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 20 (71%). Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa melalui metode PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala Tahun Ajaran 2012/2013.Kata kunci: Metode Pembelajaran PQ4R, PsikomotorikThis research is a kind of study Pre-Experiment with design One-Shoot Case Study aimed to find out the results of learning physics class VII SMP Negeri 2 Bangkala terms of cognitive, affective, and psychomotor PQ4R method taught by Academic Year 2012/2013. Research subjects in this study were all students of class VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala many as 28 students. Collecting data in this study were drawn from the data are the results of learning physics aspects of cognitive assessment tests are given at the fourth meeting, the affective aspect of the statement given questionnaires to measure the motivations and interests of learners and psychomotor aspects derived from observations on learning activities every meeting. The collected data were analyzed descriptively. The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the cognitive aspects of physics shows that the number of students who have mastery learning 0rang was 26 (93%). The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the affective aspect of physics shows that learners are in the category of very good and excellent. The results of the descriptive analysis of the results of the psychomotor aspects of learning physics shows that the number of students who have mastery learning is the 20 (71%). From the analysis above, it can be concluded that through PQ4R method can improve learning outcomes physics class VII students of SMP Negeri 2 Bangkala Academic Year 2012/2013.Keywords: Learning Methods PQ4R, Psychomotor

STUDI KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PENAMBANG BATU KAPUR DI DESA TONDO KECAMATAN BUNGKU BARAT KABUPATEN MOROWALI

GeoTadulako Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Elektronik GeoTadulako Online
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.738 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kehidupan sosial ekonomi penambang batu kapur di Desa Tondo, mendeskripsikan pola interaksi terhadap masyarakat sekitar, dan untuk mendeskripsikan perubahan sosial yang timbul akibat adanya penambangan batu kapur di Desa Tondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sample Random Sampling. Populasi dalam penelitian sebanyak 163 KK dan sampel sebanyak 17 KK. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa hadirnya penambangan batu kapur di Desa Tondo dapat meningkatkan perekonomian keluarga penambang dengan pendapatan setiap bulan Rp.1.000.000 – Rp.1.500.000 dibandingkan dengan pendapatan

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS Tentang Letak Suatu Tempat Dengan Media Gambar Di Kelas 1 Sekolah Dasar Kecil (SDK) Ogomojolo

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 8 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.428 KB)

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian adalah hasil belajar siswa kelas 1 SDK Ogomojolo masih sangat rendah dalam memahami mata pelajaran IPS tentang letak suatu tempat. Rumusan masalah dalam penelitian tindakan kelas yaitu’’Apakah dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS tentang letak suatu tempat di kelas 1 Sekolah Dasar Kecil (SDK) Ogomojolo? Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes awal dimana siswa yang tuntas hanya 6 orang dari 15 orang siswa. Rendahnya hasil belajar menjadi indikator penelitian tindakan kelas ini karena guru masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab, pemberian tugas dan tanpa menggunakan media. Oleh karena itu peneliti terdorong melakukan perbaikan melalui media gambar terhadap proses pembelajaran IPS tentang letak suatu tempat agar meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDK Ogomojolo dengan jumlah siswa 15 orang. Metode penelitian ini terdiri dari 4 fase yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi (4) refleksi dan terdiri dari 2 siklus serta teknik pengumpulan data menggunakan (1) tes evaluasi untuk mendapatkan data hasil belajar (2) observasi untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan guru pada saat dilakukan tindakan. Jenis data dalam penelitian ini (1) data kualitatif berupa data aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran (2) data kuantitatif berupa data hasil belajar dalam mengerjakan tes yaitu tes awal dan tes akhir. Peningkatan hasil belajar dengan menggunakan media gambar dapat dilihat dari nilai ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal di setiap siklus, Pada siklus I ketuntasan individu mencapai 63% dan ketuntasan klasikal mencapai 67%, Pada siklus II ketuntasan individu mencapai 85% dan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas 1 SDK Ogomojolo pada pembelajaran IPS tentang letak suatu tempat. Kata kunci : Media Gambar, Hasil Belajar, Letak Suatu Tempat

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) DI KELAS V SD INPRES 2 TERPENCIL LOMBOK KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 8 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.985 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 2 Terpencil Lombok pada mata pelajaran IPS khususnya pada materi peristiwa sekitar proklamasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi IPS secara umum dan materi peristiwa sekitar proklamasi pada khususnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode bermain peran (Role Playing). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 55,56%. Rata-rata aktivitas siswa siklus I 63,3% dengan kategori baik. Selanjutnya, pada siklus II mengalami peningkatan yakni persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 83,33%. Rata-rata aktivitas siswa Siklus II 86,87% dengan kategori sangat baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran (role playing) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 2 Terpencil Lombok. Kata Kunci     : Bermain Peran (Role Playing), Hasil Belajar

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode STAD Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SDN Bobo

Jurnal Kreatif Online Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Kreatif Online
Publisher : Jurnal Kreatif Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.496 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan berdasarkan pada hasil observasi yang dilakukan pada siswa kelas IV SDN Bobo terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS, dimana hasil observasi menunjukan masih adanya kekurangan-kekurangan dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Pada Tahun Pelajaran 2014/2015 semester satu, dari 20 orang siswa yang mengikuti tes awal ada 14 orang siswa yang belum memenuhi KKM, sesuai dengan KKM mata pelajaran IPS untuk kelas IV SDN Bobo yaitu 65. Kenyataan yang terjadi di SDN Bobo proses pembelajaran IPS di kelas IV tidak berlangsung dengan cukup baik, guru belum mampu membimbing siswa secara mandiri melalui kuis serta tidak memperhatikan skor evaluasi kemajuan siswa diakhir pertemuan. Berdasarkan hal ini, maka peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Pada pelaksanaan siklus satu, hasil belajar siswa kurang memuaskan terlihat dari 20 orang siswa yang mengikuti pembelajaran ada 11 orang siswa yang belum tuntas. Ini membuat peneliti melakukan refleksi terhadap penelitian yang dilaksanakan sehingga peneliti menemukan beberapa hal yang akan diperbaiki pada pelaksanaan siklus dua. Pelaksanaan siklus dua memberikan hasil yang baik, dimana aktifitas guru dan siswa yang diamati menggunakan lembar observasi memperlihatkan bahwa peran guru dan siswa dalam proses pembelajaran pun baik, sehingga hasil belajar yang diperoleh siswa baik. 20 orang siswa yang mengikuti proses pembelajaran ada 18 orang siswa tuntas pada siklus dua dengan persentase KBK 90 % atau dengan kategori baik. Ini menunjukan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN Bobo. Kata Kunci: Hasil Belajar Siswa, Metode STAD, IPS

STRATIFIKASI SOSIAL DI DESA KOTARINDAU KABUPATEN SIGI

Geotadulako Vol 3, No 5 (2015): Januari-Juni
Publisher : Geotadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan tulisan ini  untuk mendeskripsikan stratifikasi sosial yang terbentuk di Desa Kotarindau, untuk mengetahuidampak yang terjadi akibat adanya stratifikasi sosial di Desa Kotarindau Kabupaten Sigi, serta mendeskripsikanketerlibatan fungsional lapisan atas dalam mengatasi masalah lapisan bawah.Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun cara menemukan data penelitian, melalui observasi dan wawancara.Stratifikasi sosial yang nampak di desa Kotarindau, Pertama:lapisan atas, dinilai mempunyai kekuasaan karena perkataan dan pendapat orang-orang lapisan atas ini mengacu kepada Al-Quran dan Hadits, sehingga warga selalu mendengar petuah mereka karena perasaan religi. Selain itu, mereka juga ikut berperan dalam pengambilan keputusan terhadap suatu masalah yang terjadi di desa.Kedua, yakni lapisan menengah, dimana anggota masyarakat pada golongan ini merupakan anggota masyarakat yang memiliki akses informasi langsung terhadap pihak pemerintah tentang system pertanian yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, oleh karena dianggap memiliki kewenangan dalam membina anggota kelompoknya. Ketiga, lapisan bawah merupakan anggota masyarakat yang berprofesi sebagai buruh tani. Mereka tidak memiliki pengaruh dalam pengambilan keputusan secara langsung.Selain itu mereka tidak memiliki sumber daya yang cukup dan tidak mau menerapkan inovasi. Dampak yang terjadi akibat stratifikasi sosial di desa Kotarindau, adalah penyebaran informasi belum merata ke petani, karena kontribusi masih kurang merata dinikmati masyarakat secara keseluruhan.Keterlibatan fungsional lapisan atas dalam mengatasi masalah lapisan bawah belum dapat berkontribusi secara penuh dalam meningkatkan kesejahteraan petani, karena lapisan atas hanya bertindak sebagai pemberi saran atas penyelesaian masalah tanpa turun langsung menyelesaikan masalah yang dihadapi petani serta hanya berkontribusi memberikan informasi akan adanya pembinaan pertanian organik untuk petani mandiri dan buruh tani di desa