Prapto Nugroho
Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang

Published : 25 Documents
Articles

Found 25 Documents
Search

A 5.9 GHz Low Power and Wide Tuning Range CMOS Current-controlled Ring Oscillator Nugroho, Prapto; K. Pokharel, Ramesh; Kanaya, Haruichi; Yoshida, Keiji
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 2, No 3: June 2012
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.703 KB)

Abstract

Designing low power, low noise, wide tuning range and small size circuit in one single chip is very challenging. This paper describe a low power, wide tuning range three-stage current-controlled ring oscillator (CCO) designed on 0.18um CMOS technology. The CCO circuit has tuning range from 251 MHz to 5.5 GHz or 183% wide. It consumes only 144 uA to 9.76mA by using 1.8V power supply. Phase noise is -104 dBc /Hz at 5.5 GHz and 4 Mhz offset frequency.  Calculated FoM is -154.4 dBc /Hz which is the best among published counterpart papers. The size of the core oscillator circuits without bonding pads is only 0.0003 mm2.
Backhand Volley dari Bola Groundstroke dan Penempatan pada Petenis Pemula Nugroho, Prapto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 1, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan Backhand Volley dari bola Groundstroke dan Figure Eight Volley. Metode: Populasi sebesar 68 orang, sedangkan sampel yang digunakan 40 orang dengan teknik random sampling. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians (ANOVA) faktorial 2x2. Untuk memisahkan 2 kelompok yang ada digunakan cara memasangkan nilai yang sama atau hampir sama (Matching by Subject) dengan pola AB-BA, sehingga pada akhirnya ada 2 kelompok latihan dengan kondisi awal yang sama atau hampir sama. Berhubung dalam penelitian ini masing-masing kelompok akan diturunkan menjadi 2 taraf, maka secara keseluruhan dalam penelitian ini ada 4 kelompok latihan. Berdasarkan hasil perhitungan ANOVA diketahui bahwa tingkat koordinasi berpengaruh secara singnifikan terhadap keterampilan Backhand Volley FA= 5, 325 > FB 0,05 (1,36) = 4,11. Bentuk latihan tidak terbukti secara signifikan berpengaruh terhadap keterampilan Backhand Volley FB = 3,760 < Ftabel  0,05 (1,36) = 4,11, dan tidak ada interaksi antara tingkat koordinasi dengan bentuk latihan FAB = 1,424 < Ftabel  0,05 (1,36) = 4,11. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka disarankan kepada pelatih dan pembina untuk memperhatikan faktor tingkat koordinasi dalam upaya meningkatkan keterampilan Backhand Volley dalam tenis lapangan.Kata Kunci: backhand volley; bola grondstroke; figure eight voleyAbstract The aims of the research is to out the influent differences of Backhand Volley Exercise from Groundstroke Ball and Figure Eight Volley. Methode: The population is 68 people, than the sample is 40 people, with random sampling technique. Analysis data used in this research is variant Analysis (ANOVA) factorial 2 x 2 The researchers niatch the same or almost same value (Matchina by Subject) with AB-BA pattern to separate two kinds of group in order to get two exercise groups which have the first same condition. Because each group will be into two stages/lavels. The groups needed for this research are 4 exercise groups.Based on ANAVA computation/ calculation, it found that coordination level will influence significantly towards the ability of backhand volley FA= 5, 325 > F table 0,05 (136)= 4,11. It proven that exercise pattern not influence significantly towards the ability of Backhand Volley  FB= 3,760 < F table 0,05 (136)= 4,11 and there is no interaction between coordination level and exercise pattern FAB = 1,424 < F table 0,05 (136) = 4,11. Based on the result of this research, the suggest is to the trainers and the coachs to give much attention to the coordination level factor in improving the ability of backhand volley in tennis.Keywords: backhand volley; grounstreke ball; figure eight volley
IMPLEMENTASI MICROKONTROLLER UNTUK SISTEM KENDALI KECEPATAN BRUSHLESS DC MOTOR MENGGUNAKAN ALGORITMA HYBRID PID FUZZY Kristiyono, Roedy; Wahyunggoro, Oyas; Nugroho, Prapto
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor BLDC secara luas digunakan pada banyak aplikasi industri karena mempunyai efisiensi tinggi, torsi tinggi dan volume noise yang rendah. Pengendalian kecepatan Motor BLDC merupakan suatu proses yang rumit. Tetapi kerumitan yang dilakukan sebanding dengan unjuk kerja dari Motor BLDC yang tinggi. Kendali PID konvensional terbukti mampu menunjukkan kinerja yang baik pada pengendalian dengan pembebanan tertentu pada plant. Tetapi setiap terjadi perubahan beban pada plant, kendali PID konvensional harus dilakukan set ulang parameter kp, ki dan kd untuk dapat menuju ke keadaan steady state sesuai dengan set point yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah merancang peralatan kendali untuk Motor BLDC yang dapat menala parameter PID secara otomatis oleh logika fuzzy. Dalam penelitian digunakan mikrokontroler AVR RISC sebagai pusat kendali.  Sedangkan perangkat lunak digunakan untuk algoritma pemrograman kendali PID dan kendali hybrid PID fuzzy dengan bahasa C. Agar dapat menala parameter PID yang tepat secara waktu nyata, maka dibuat sistem kendali dua aras. Aras pertama menentukan parameter PID dengan mencari batas minimal dan maksimal nilai kp, ki dan kd dengan metode kurva reaksi. Aras kedua merancang sistem fuzzy agar dapat menala penguatan PID secara otomatis, kemudian memformulasikan kedalam kombinasi 49 aturan if-then fuzzy untuk mendapatkan nilai kp, ki dan kd yang tepat dari perubahan nilai error dan delta error. Pengujian perubahan set point dan perubahan beban dihasilkan karakteristik respon sistem kendali PID konvensional dengan nilai rata-rata yaitu waktu kenaikan (tr) 0.025 detik, waktu penetapan (ts) 0.1625 detik, overshoot  sebesar 15.98%. Sedangkan kendali Hybrid PID Fuzzy dihasilkan nilai rata-rata waktu kenaikan (tr) 0.0025 detik, waktu penetapan (ts) 0.057 detik, overshoot sebesar 5.42%. Kata kunci : Auto-tuning, Brushless DC Motor, Fuzzy, Pengendalian, PID
Penyusunan Parameter Tes Potensi Pemain Tenis Lapangan Nugroho, Prapto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun tes potensi calon petenis yang memenuhi kriteria tes yang baik, menyusun skor skala bagi para calon petenis, menyusun norma penilaiannya. Sampel penelitian adalah anak-anak yang belajar tenis di Smart Tenis Club berusia 7-14 tahun berjumlah 12 orang. Stratifikasi Random Sampling merupakan cara pengambilan sampel. Metode penelitian ini adalah dengan cara survey, sedangkan teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran. Tes yang digunakan untuk menyusun potensi calon petenis, yaitu : (1) tes reaksi, (2) tes lari cepat 30 meter, (3) tes power tungkai dengan standing long jump, (4) tes power lengan dengan melempar bola, (5) tes kelincahan dengan fan drill, (6) tes koordinasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk : (1) uji normalitas dengan Kolomogorov-Smirnov, (2) uji homogenitas Cochrans dan Barlett, (3) menjumlahkan hasil tes dengan T score, (4) kesahihan dengan teknik korelasi Pearson Product moment, (5) keandalan tes dengan test retest, dan (6) norma klasifikasi menggunakan standard deviasi. Berdasarkan hasil penelitian, diajukan saran-saran bagi yang menaruh perhatian pada tenis dan pembuatan tes potensi calon olahragawan, antara lain (1) Meneliti dengan wilayah generalisasi yang lebih luas, minimal se Pulau Jawa, (2) Meneliti pula faktor psikologis para sampel, (3) Meneliti status sosial ekonomi dan pendidikan orang tua.
Pengaruh Program Latihan Fisik Kombinasi Groundstroke terhadap Peningkatan Sistem Energi Pemain Tenis Lapangan Nugroho, Prapto
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 5, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh latihan  sik kombinasi grounstrokes selama 12 kali perternuan terhadap perubahan peningkatan kemampuan  sik petenis lapangan SMARTS Club di Semarang sejumlah 20 orang. Rancangan penelitian dengan Randomized PretestPostest Control Group Design. Dilakukan tes / pengukuran awal terhadap kemampuan  sik 6 item tes yaitu ; tes reaksi, tes lari, tes power lengan, tes power tungkai, kelincahan, dan koordinasi. Setelah melakukan pretes sample dibagi 3 kelompok, masing-masing kelompok 7 orang untuk control hanya 6 orang. Kelompok 1 kontrol, kelompok 2 eksperimen mendapat perlakuan latihan  sik anerobik laktik kombinasi tehnik, kelompok 3 eksperimen latihan  sik anerobik alaktik kombinasi tehnik. Data hasil penelitian diolah menggunakan statistic uji t dengan taraf signi kansi 5 %. Hasil yang didapat bahwa latihan anerobik laktik yang dijalankan selama 12 kali pertemuan secara nyata atau signi kan dapat meningkatkan kemampuan  sik petenis lapangan dibandingkan dengan latihan  sik anedobik alaktik maupun kelompok kontrol.
PERBEDAAN LATIHAN SIDE TO SIDE BOX SHUFFLE DAN STRADDLE JUMP TERHADAP LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK -, Nurkholis; -, Soetardji; Nugroho, Prapto
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 3 No 4 (2014)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencapai prestasi yang baik dalam lompat jauh, perlu didukung latiahan yang baik melalui pendekatan pendekatan ilmiah dengan melibatkan berbagai ilmu pengetahuan.permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Apakah  latihan side tos ide box shuffle dan straddle jump berpengaruh terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok. 2) manakah yang lebih baik antara latihan side tos ide box shuffle dengan straddle jump. sedangkan tujuan penelitian bertujuan 1) untuk mengetahui pengaruh latihan side box shuffle dengan straddle jump terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok. 2) Untuk mengetahui manakah yang lebih baik antara latihan side tos ide box shuffle dengan straddle jump terhadap lompat jauh gaya jongkok. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian di Ds. Mulyorejo kecematan demak, kabupaten demak. populasi yang digunakan adalah siswa putra kelas VIII. Sampel dalam penelitian in sebanyak 20 orang.instrumen pengumpulan data yaitu dengan metode test lompat jauh gaya jongkok.penga,bilan sampel menggunakan teknik random samppling dengan cara undian. Variabel bebas penulisan ini adalah latihan side tos ide box shuffle dan latihan straddle jump, serta hasil lompat jauh sebagai variabel terikat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh antara latihan side to side box shuffle dan straddle jump terhadap hasil lompat jauh,untuk mengetahui mana yang lebih baik di gunakan uji mean pada akhir kelompok A dan kelompok B.uji perbedaan diperoleh kelompok A yaitu 3.995 dan kelompok B yaitu 3.855, sehingga kelompok A lebih baik dari pada kelompok B.To achieve good performance in the long jump , good training be supported through scientific approaches involving various science  in this study were 1 ) What is the training side box shuffle tos ideas and straddle jumps affect the results of the long jump squat style . 2 ) Which is better between exercise ideas tos side box shuffle with straddle jump . whereas the purpose of the study aims 1 ) to determine the effect of exercise side box shuffle to straddle jump to the results of the long jump squat style . 2 ) To know which is better between the exercise side box shuffle tos idea straddle jump to long jump squat style . The method used is descriptive quantitative method . Location of the study in Ds . Mulyorejo kecematan Demak , Demak . population used was the son of eighth grade students . The samples in as many as 20 people .instrumen collecting data with the long jump test method jongkok.penga style , bilan samppling random samples using the technique by means of a lottery . The independent variable is the writing exercise tos side box shuffle and exercise ideas straddle jump , and long jump results as the dependent variable . The results showed that there is influence between exercises box shuffle side to side straddle jump and long jump to the results , to find out which one is better at using the mean test at the end of group A and group differences obtained B.uji namely group A and group B ie 3,995 3,855 , so that group A is better than in group B.
MODEL PEMBINAAN PRESTASI OLAHRAGA VOLI PANTAI DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2013 Priyanto, Jaya; Hidayah, Taufiq; Nugroho, Prapto
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: untuk mengetahui model pembinaan prestasi olahraga voli pantai di Kabupaten Indramayu. Metode: Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di lakukan di Tim Voli Pantai Kabupaten Indramayu. Obyek penelitian ini adalah pembinaan prestasi olahraga voli pantai di Kabupaten Indramayu, sedangkan sasaran peneltian ini adalah model pembinaan prestasi olahraga voli pantai di Kabupaten Indramayu. Instrument dan metode pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi, reduksi data, dan verifikasi data. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil: penelitian menunjukukan bahwa  model pembinaan prestasi olahraga voli pantai Kabupaten Indramayu menggunakan model piramida, yaitu melaluli pemasalan dan pembibitan, kepengurusan organisasi terkoordinasi dan terprogram dengan baik. (Hal ini dapat dilihat dari jadwal latihan, empat kali dalam satu minggu, waktu 2 jam, perekrutan anggota melalui seleksi, program latihan dari jangka pendek, menengah, jangka panjang, yang semuanya itu dapat mendukung pencapaian prestasi dalam bidang olahraga voli pantai). Sarana dan prasarana yang dimiliki Tim Voli Pantai Indramayu sudah memadai (Hal ini dapat dilihat dengan adanya kantor kesekertariatan, adminitrasi di tim voli pantai Kabupaten Indramayu, lapangan sebagai tempat latihan dua lapangan untuk 15 atlet, jumlah bola yang sesuai dengan jumlah atlet)Purpose: to know the achievement development model of beach volleyball in Indramayu County. Methods: The approaching used in this research is descriptive qualitative. The research was done with Indramayu volley ball team. The object is performance development of volley ball in Indramayu, and the aim is performance development model of volley ball in Indramayu. The instrument and data-collection were done by observation technique, interview and documentation. The data validity used in this research was triangulation technique, data reduction and data verification. Data analysis in this research was descriptive qualitative. Results: The research resulted that the performance development of volley ball in Indramayu was coordinated and programmed well (this can be seen from the exercise schedule, which is four times a week, 2 hours, member recruitment by selection, short, medium and long-term exercise programme, which was all due to support the achievement in volley ball sport). Media and preparation that is owned by Indramayu volley ball team is pretty much sufficient (this can be seen by the presence of secretary office, administration used in the team, the field that can contain 15 athletes, the amount of balls equalled with all athletes).
PERSEPSI SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN BREBES TERHADAP OLAHRAGA PENCAK SILAT TAHUN AJARAN 2012 Lutfiani, Yuni; Junaidi, Said; Nugroho, Prapto
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 1 No 2
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH LATIHANPLIOMETRIKDEPTH JUMP DAN KNEE TUCK JUMP TERHADAP HASIL TENDANGAN KERASATLIT SEPAKBOLA DI TIM JUNIOR “GHEZANG”SIMO Nugroho, Muhammad Budi; -, Sutardji; Nugroho, Prapto
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atlit sepakbola eropa mempunyai tendangan lebih keras dari pada atlit sepakbola Indonesia, begitu pula para altit sepakbola GHEZANG Simo. Upaya untuk meningkatkan tendangan keras pada atlit GHEZANG peneliti mencoba memberikan latihan pliometrik depth jump dan knee tuck jump. Bertujuan untuk mendapatkan pengalaman lapangan tentang latihan depth jump dan knee tuck jump. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, metode latihan depth jump memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan knee tuck jump. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 anak atlit sepakbola di tim junior “GHEZANG” Simo. Dengan memberikan tes awal (Pre Test) dengan hasil yang kemudian di matching dengan metode A-B – B-A. Setelah di matching akan didapatkan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen I yang diberi latihan depth jump dan kelompok eksperimen II yang diberi latihan knee tuck jump. Kedua kelompok ini diberi perlakuan selama 20 kali pertemuan diakhiri dengan tes akhir (Post Test). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pola M-S, pengolahan data menggunakan statistik dengan rumus t-test pendek dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (db) 14.Hasil perhitungan statistik diperoleh mean tes awal kelompok eksperimen I = 18,67; mean tes awal kelompok eksperimen II = 18,53;  mean tes akhir kelompok eksperimen I = 22,33; mean tes akhir kelompok eksperimen II = 21,33; t hitung lebih besar daripada t tabel (2,646  2,145), dan data perbedaan mean kelompok eksperimen I ternyata lebih besar daripada mean kelompok eksperimen II yaitu 22,33  21,33. European football athletes have more hard kick from the Indonesian football athletes, so did the GHEZANG Simo athlete football. as an attempt to increase the hard kick on GHEZANG athletes, researchers tried to give depth jump and knee tuck jump plyometric training. This training aimed to the get experience of depth jump and knee tuck jump training. Based on the research that has been done, depth jump training methods give better results than knee tuck jump. This research used purposive sampling technique with a total sample of 30 young athletes on the football team junior "GHEZANG" Simo. By providing early testing (Pre Test) with matching results later in the method by AB - BA. After the matching can be obtained by two groups namely experimental group I given depth jump training and experimental group II provided training knee tuck jump. Both groups were treated for 20 times the meeting concluded with a final test (Post Test). This research using experimental methods with MS pattern, data processing using statistical t-test formula short with 5% significance level and degrees of freedom (db) 14. Statistical calculation result obtained mean early testing experimental group I = 18.67; mean early testing experimental group II = 18.53; mean final test experimental group I = 22.33; mean final test experimental group II = 21.33; t count greater than t table (2.646 2.145), and mean group difference data of experiment I turned out larger than the mean experimental group ie 22.33 21.33 II.
KEKUATAN GENGGAMAN DAN KEKUATAN LENGAN DALAM GROUNDSTROKE FOREHAND DRIVE TENIS LAPANGAN Atmojo?, Yudo Tri; Nugroho, Prapto; -, Sugiharto
Journal of Sport Sciences and Fitness Vol 1 No 1
Publisher : Journal of Sport Sciences and Fitness

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui sumbangan kekuatan genggaman dengan hasil groundstroke forehand drive, untuk mengetahui sumbangan kekuatan lengan dengan hasil groundstroke forehand drive, untuk mengetahui sumbangan kekuatan genggaman dan kekuatan lengan terhadap hasil groundstroke forehand drive Tenis Lapangan Pada Mahasiswa Putra Semester III IKOR FIK Tahun 2011. Metode penelitian survei dengan teknik tes. Rancangan penelitian menggunakan korelasi ganda dengan dua variabel independen. Populasi penelitian sebanyak 33 orang. Sampel penelitian jumlah 33 orang dengan teknik total sampling. Variabel penelitian meliputi variabel bebas yaitu kekuatan genggaman, kekuatan lengan dan variabel terikat (kriterium) yaitu hasil groundstroke forehand drive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan genggaman memberikan sumbangan sebesar 41,60% terhadap kemampuan groundstroke forehand drive, , kekuatan lengan memberikan sumbangan dengan aspek pull and push sebesar 33,67% dan 23,76% terhadap kemampuan groundstroke forehand drive, dan kekuatan genggaman dan kekuatan lengan memberikan sumbangan sebesar10,08% terhadap kemampuan groundstroke forehand drive. Kesimpulannya dari penelitian ini adalah secara parsial kekuatan genggaman memberikan sumbangan terhadap kemampuan groundstroke forehand drive tenis lapangan. Secara simultan kekuatan genggaman dan kekuatan lengan memberikan sumbangan terhadap kemampuan groundstroke forehand drive tenis lapangan.The purpose of this study is to determine the contribution of the power grip forehand groundstrokes with the drive, to determine the contribution of arm strength to drive the forehand groundstrokes, to determine the contribution of grip strength and arm strength to drive the forehand groundstrokes at tennis court of male students of 3nd semester FIK Year of 2011. Survey research methods to test the technique. The study design uses multiple correlation with two independent variables. The study population of 33 people. The study sample of 33 people with a total sampling technique. Research variables include the independent variables, namely grip strength, arm strength and the dependent variable (criterion) is the result of forehand groundstrokes drive. The results showed that the strength of the grip to give a contribution of 41.60% of the ability of forehand groundstrokes drive, arm strength to contribute to aspects of the pull and push of 33.67% and 23.76% of the ability to drive a forehand groundstrokes, and grip strength and arm power arm contributed 10.08% of the ability of forehand groundstrokes drive. The conclusion of this study was partially contribute to the strength of the grip forehand drive capability tennis groundstrokes. Simultaneously grip strength and arm strength to contribute to the ability to drive tennis forehand groundstrokes.