Articles

Found 35 Documents
Search

Deteksi Iris Berdasarkan Metode Black Hole dan Circle Curve Fitting Kurnianto, Danny; Soesanti, Indah; Nugroho, Hanung Adi
Jurnal Infotel - Jurnal Informatika,Telekomunikasi dan Elektronika Vol 5, No 2 (2013): Jurnal INFOTEL, Volume 5 Nomor 2 November 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v5i2.58

Abstract

Sistem pengenalan identitas personal berdasarkan ciri biometrika adalah suatu sistem pengenalan seseorang berdasarkan pada ciri biometrika yang melekat pada orang tersebut. Iris mata merupakan salah satu ciri biometrik yang handal untuk sistem pengenalan identitas personal. Bagian sistem pengenalan identitas personal berdasarkan biometrik iris yang dianggap paling krusial adalah deteksi lokasi iris, karena akurasi deteksi iris berpengaruh pada tingkat akurasi sistem secara keseluruhan. Lokasi iris pada citra mata dibatasi oleh dua buah lingkaran yang memisahkan antara bagian iris  dengan pupil dan sklera. Telah banyak metode-metode yang diusulkan oleh para peneliti untuk menghasilkan deteksi lokasi iris dengan akurat dan cepat. Masalah akurasi, kecepatan waktu eksekusi dan ketahanan terhadap noise merupakan bidang penelitian yang menantang pada deteksi iris. Makalah ini menyajikan metode deteksi iris menggunakan metode black hole dan circle curve fitting. Langkah pertama, mencari batas dalam lingkaran iris yang memisahkan antara daerah iris dan pupil. Dengan metode black hole yang bekerja berdasarkan fakta bahwa lokasi pupil merupakan daerah  lingkaran yang paling hitam dan memiliki distribusi nilai intensitas yang seragam, maka lokasi pupil dapat ditentukan dengan teknik pengambangan. Batas lingkaran pupil dapat ditentukan dengan circle curve fitting dari parameter lingkaran daerah pupil. Langkah kedua,  mencari batas luar lingkaran iris yang memisahkan antara iris dan sklera. Peta tepi citra iris dicari dengan menggunakan deteksi tepi Canny, kemudian diambil satu komponen tepi arah vertikal yang dapat mewakili batas lingkaran luar iris. Dari komponen tepi tersebut, dihitung jari-jari iris yang berpusat di pusat pupil. Dengan jari-jari iris dan pusat iris maka dapat ditentukan batas luar iris menggunakan circle curve fitting.
EKSTRAKSI CIRI FOVEA AVASCULAR ZONE (FAZ) BERBASIS WAVELET PADA PENDERITA DIABETIC RETINOPATHY Purnamasar, Dewi; Nugroho, Hanung Adi; Soesanti, Indah
Prosiding SNATIF Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Jenis Diabetic Retinopathy (DR) adalah komplikasi okular yang paling umum dan serius dari Diabetes Mellitus (DM) yang mengganggu retina. Komplikasi ini menyebabkan kebutaan. Faktor yang menentukan DR adalah Fovea Avascular Zone (FAZ). Untuk mengetahui karakteristik dari FAZ  dengan kasat mata sangat susah, karena letaknya berada di daerah makula dan tertutup pembuluh darah vessel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstraksi ciri FAZ dengan membandingkan wavelet db2,db9,symlet dan coif1 untuk mendapatkan nilai entropy maupun energi serta untuk mengetahui nilai keakuratan dari masing-masing level penderita DR dengan mata normal. Metode penelitian ini menggunakan wavelet, data base yang digunakan adalah citra retina messidor. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa wavelet coif1 mempunyai akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan db2,db9 dan wavelet symlet. Wavelet coif1 menunjukkan tingkat error kesalahan bernilai 21,53%, akurasinya 78,46%. Akurasinya lebih tinggi dibandingkan dengan wavelet yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa wavelet coif1 dapat membedakan FAZ mata normal dengan penderita DR. Kata kunci: entropy, Fovea Avascular Zone, vessel, wavelet.
Evaluasi Penerimaan Masyarakat Terhadap Program Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan Widodo, Slamet Enggo; Fauziati, Silmi; Nugroho, Hanung Adi
Jurnal EECCIS Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobile District Internet Service Center (MDISC) is a mobile internet service center for secure, fast and low cost internet access in districts area. As one of the a government program, MDISC intended to facilitate areas which had relatively low access to information and internet. MDISC was a new program for the targeted society, therefore the citizens reacted differently towards it. The public accceptance becomes important to be evaluated, since it is considered as one of the succesful implementations factors. The survey was held towards 108 respondents as the MDISC users in six districts of Balangan Regency. This study applied the UTAUT method adapted by Anderson et al. with several modifications. The method was choosen due to the ability to explain the user acceptance of the information technology system from the user side. Data was analysed using SEM with SmartPLS. The result showed that the performance expectancy, the facilitating condition, and the experience influenced the use behaviour significantly. On the other side, the effort expectancy, social influence dan voluntariness of use had insignificant influences.Index Terms—Evaluation, Use Behavior, UTAUT.
ANALISIS CRITICAL SUCCESS FACTORS IMPLEMENTAS E-PROCUREMENT DI KABUPATEN PROBOLINGGO Kustanti, Sri; Nugroho, Hanung Adi; Hidayah, Indriana
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

E-procurement merupakan proses pengadaan barang/jasa yang pelaksanaannya dilakukan secara elektronik berbasis web/internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis critical success factors (CSF) implementasi e-procurement di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner yang dibagikan dalam bentuk kuesioner elektronik melalui email responden. Responden adalah pengguna dari sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) yaitu Penyedia dan Non penyedia. Analisis data menggunakan Structure Equation model (SEM) dengan tools SmartPLS 2.0. Hasil penelitian yang diperolah menyatakan bahwa implementasi e-procurement di Kabupaten Probolinggo dipengaruhi oleh CSF penerimaan oleh pengguna akhir dan pelatihan, kesesuaian terhadap best practice, integrasi sistem, penyusunan ulang proses pengadaan dan strategi implementasi e-procurement. selain itu ada faktor pendukung lain yang secara tidak langsung mempengaruhi implementasi e-procurement di Kbupaten Probolinggo ialah faktor keamanan/keaslian dokumen pengadaan dan pengukuran kinerja. Faktor keamanan dan keaslian dokumen pengadaan merupakan software default pada Sistem Pengadaan Barang dan jasa (SPSE) yang berkerjasama dengan Lembaga Sandi Negara mengamankan setiap file yang diunggah dan didownload pada proses pengadaan barang dan jasa secara elektronik. sedangkan faktor pengukuran kinerja diasumsikan bahwa implementasi e-procurement tidak lepas dari peran serta Tim LPSE Kabupaten Probolinggo yang mengawal LPSE mulai dari terbentuk hingga sekarang ini dan ini diluar konteks Top Level Manajemen.
EKSTRAKSI CIRI BERBASIS WAVELET DAN GLCM UNTUK DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA CITRA MAMMOGRAM Fajrin, Hanifah Rahmi; Nugroho, Hanung Adi; Soesanti, Indah
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan  pembunuh nomor dua di dunia setelah kanker mulut rahim pada wanita. Dengan adanya deteksi dini kanker payudara kesempatan untuk bertahan hidup bagi penderita dapat ditingkatkan. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan citra yang dapat melakukan pendeteksian dini terhadap kanker payudara. Terlebih dahulu dilakukan pra pengolahan pada citra dengan median filter dan connected component labeling (CCL) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan menghilangkan derau pada mammogram. Dengan mengekstrak ciri energi dari wavelet dekomposisi “haar” level 3, entropi, dan juga 5 ciri GLCM : IDM, ASM, korelasi, entropi, kontras.  kemudian dilakukan klasifikasi berbasis statistik yaitu dengan  regresi logistik untuk mendeteksi apakah citra mammogram termasuk normal atau abnormal. Penelitian dilakukan pada 108 data, yaitu 78 data abnormal dan 30 data normal, untuk pengujian dilakukan dengan algoritma k-fold validation. Pada fold-11 didapatkan nilai akurasi 81,45%, sensitivitas 82% dan spesifisitas 77,78%. Kata Kunci : GLCM, regresi logistik., transformasi wavelet
Review: Musik dan Denyut Jantung Pada Era Digital Afandi, Ifan Kurnia; Ferdiana, Ridi; Nugroho, Hanung Adi
JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Vol 1, No 3 (2014): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Magister Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heart rate is one of the vital signs of the body health. In addition, the heart is the main pillar of the body in daily activities. Heart rate measurement can be done anywhere with the number of applications on smartphone, the example on Google PlayStore. Today, Digital Lifestyle can not be separated from the smartphone. This can be seen when the daily activities can not be separated from the smartphone. Todays digital lifestyle can not be separated from the music to support day-today activities. Musik digunakan manusia untuk tujuan yang bermacam-macam. Sebagian orang menggunakan musik untuk berelaksasi dan sebagian lainnya menggunakan musik untuk membangkitkan semangat. This paper presents the relationship between heart rate and the music so it can be used for the development of applications on smartphones. Keywords: Heartbeat; Music; Smartphone
Stimulasi Denyut Jantung dengan Pemutar Musik pada Android Afandi, Ifan Kurnia; Ferdiana, Ridi; Nugroho, Hanung Adi
JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Vol 1, No 3 (2014): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Magister Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Music is a natural instrument that can be enter in every human life. Music used by the ancestors in traditional ceremonies and partly uses music to inspire the spirit of fighting on a war or on a sports competition. Music is also used by some people for relaxation. Music tempo affects heart rate in a unique way. Fast music tempo will increase the heart rate. Instead slow music tempo that tends to be used for relaxation. Today the daily activities can not be separated from smartphones and music. This paper presents a unique approach to increase the heart rate. Simple application become the base of application so that application can be use easily. Increased heart rate can be a support to maximize daily activities. Keywords: Heart rate; Music; Smartphone
ANALISIS LOYALITAS PADA LAYANAN E-GOV: STUDI KASUS PELAYANAN STATISTIK TERPADU (PST) DI BPS Widyadarma, Arif; Santosa, P. Insap; Nugroho, Hanung Adi
Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC Manajemen
Publisher : Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi semakin pesat. Teknologi informasi merupakan bagian terpenting untuk menjalankan kegiatan (bussiness), baik ekonomi, industri dan budaya, dan jika digunakan dengan baik dan benar akan menghasilkan keuntungan. Dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), kondisi pasar yang dinamis, tidak hanya kepuasan konsumen yang perlu diperhatikan, melainkan mempertahankan loyalitas konsumen juga merupakan hal yang penting. Pelayanan publik yang dilakukan pemerintah juga perlu memperhatikan loyalitas konsumen untuk meningkatkan kepercayaan terhadap sistem informasi pemerintah. Sistem informasi dapat menjadi suatu sistem yang useless bilamana sistem informasi tersebut tidak dikelola dengan baik dan benar sehingga dalam hal ini pemerintah wajib membangun sistem informasinya dengan sangat baik dari sisi kualitas sistem, informasi dan layanan.  Sistem informasi yang terintegrasi dengan sangat baik tidaklah cukup, karena sistem informasi tersebut haruslah mudah digunakan dan bermanfaat bagi kebutuhan pengguna. Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai lembaga penyedia data memiliki Pelayanan Statistik Terpadu (PST), sistem informasi yang sedang terus dikembangkan bagi pengguna data. Penggunaan sistem informasi di lingkup pemerintah memiliki karakteristik yang berbeda dengan lingkup bisnis. Untuk menentukan model analisis yang tepat dan sesuai dengan karakteristik lembaga pemerintah, maka perlu dilakukan penelitian terkait model analisis loyalitas pada sistem Pelayanan Statistik Terpadu BPS. Penelitian ini mengusulkan model integrasi dari model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean dan model penerimaan TAM terkait pengaruh yang ditimbulkan terhadap kepercayaan dan loyalitas pengguna sistem informasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan melakukan survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada sampel dari populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung Perpustakan BPS DI Yogyakarta dengan sampel pengunjung yang datang pada 1 periode penelitian. Penelitian ini akan menggunakan skala linkert enam point yang memiliki kehandalan yang tinggi dan untuk menghindari atau mengurangi resiko penyimpangan pada pengambilan data di lapangan. Data lapangan yang diperoleh, akan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean dan model penerimaan TAM terhadap kepercayaan dan loyalitas pengguna PST. Kata kunci: model penerimaan TAM, model kesuksesan SI DeLone dan McLean, trust, e-loyalty, Badan Pusat Statistik Increasingly rapid development of information technology. Information technology is an important part of running events (business), both the economy, industry and the culture, and if used properly will produce a profit. In the era of the ASEAN Economic Community (MEA), dynamic market conditions, not only customer satisfaction need to be considered, but also maintain customer loyalty is important. Public services the government needs to do consumer loyalty to increase confidence in the system of government information. The information system can be a system that is useless if the information system is not managed properly so that in this case the government is obliged to build its information system with excellent in terms of quality systems, information and services. The information system that integrates very well is not enough, because the information system must be easy to use and useful for the needs of the user.The Badan Pusat Statistik (BPS) as an institution has a data provider Pelayanan Statistik Terpadu (PST), the information system is designed for the user data. The use of information systems in the scope of government has different characteristics with the business scope. To determine the analysis model is appropriate and in accordance with the characteristics of a government agency, it is necessary to do research related to the analysis model of loyalty to the system of PST. This study presents a model of integration of information systems success DeLone and McLean Model and Technology Acceptance Model (TAM) related effect that the trust and loyalty of the information system users. This research uses descriptive quantitative research methods to conduct a survey through a questionnaire circulated to a sample of the population. The population in this study is the BPS DI Yogyakarta Library visitors with samples of visitors coming in the first period of the study. This study will use a six-point scale linkert which has high reliability and to avoid or reduce the risk of irregularities in data collection in the field. Field data obtained will be analyzed using Structural Equation Modeling Partial Least Square (PLS-SEM). Through this research, is expected to determine the effect of information systems success model DeLone and McLean and TAM to the trust and loyalty of users from PST. Keywords: model penerimaan TAM, model kesuksesan SI DeLone dan McLean, trust, e-loyalty, Badan Pusat Statistik
The Use of Modified Webqual Method in Evaluation of Website Service Quality of Local Government (Penggunaan Metode Webqual Modifikasi dalam Evaluasi Kualitas Layanan Website Pemerintah Daerah) Masthori, Arif; Nugroho, Hanung Adi; Ferdiana, Riri
Jurnal Pekommas Vol 1, No 1 (2016): April 2016
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30818/jpkm.2016.2010106

Abstract

Website is an important facility that should be owned by government agency in the implementation of e-government. A good websiteservice quality will encourage the effectiveness in the implementation of e-government. To ensure the websiteservice quality, evaluating is needed.Existing evaluation method just only measure the website quality, not measure the level of benefits.This research aims to modifythe webqual method so it explores the website services quality from the user’s perception and its influence to the benefits that will be obtained. Then, this method will applied toevaluate the Sleman local government website. This research involved 143 respondents and data analysis using SmartPLS. From the analysis it is known that website service quality of  Sleman local government is good, scores 80.22% with the influence factors are information quality, service-interaction quality anda website design quality. A good website service quality will increase user’s satisfaction so it will influence the intention to use the website. The benefits will be obtained when the users feel satisfied to the website services and they have intention to use it. The level of the benefits gained from the implementation of Sleman local government website is quite good, scores 73.37%.Website merupakan sarana penting yang harus dimiliki oleh instansi pemerintah dalam rangka penerapan e-government. Kualitas layanan website yang baik akan mendorong efektivitas penerapan e-government. Untuk menjamin kualitas layanan website perlu dilakukan evaluasi. Metode evaluasi yang ada hanya mengukur kualitas layanan website saja, belum mengukur tingkat manfaat. Dalam penelitian ini dilakukan  modifikasi terhadap metode webqual sehingga dapat mengeksplorasi kualitas layanan website dari persepsi pengguna dan pengaruhnya terhadap manfaat yang akan diperoleh. Kemudian metode ini diujikan terhadap website pemerintah Kabupaten Sleman. Penelitian ini melibatkan 143 responden dan analisis data menggunakan SmartPLS. Dari hasil pembahasan diperoleh bahwa kualitas layanan website pemerintah Kabupaten Sleman sudah baik dengan skor 80,22% dengan faktor-faktor yang memengaruhinya antara lain kualitas informasi, kualitas interaksi layanan dan kualitas desain website. Kualitas layanan website yang baik akan meningkatkan kepuasan pelanggan sehingga akan memengaruhi niat untuk menggunakan website. Manfaat diperoleh ketika pengguna merasa puas dengan layanan website dan memiliki niat untuk selalu menggunakannya. Tingkat manfaat yang diperoleh dari penerapan website pemerintah Kabupaten Sleman cukup baik dengan skor 73,37%.
Sistem Informasi Administrasi Pelatihan dengan Manajemen Workflow Berbasis Web Sujono, Azof Ghazali; Nugroho, Hanung Adi; Sukiyo, Sukiyo
Jurnal Pekommas Vol 18, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30818/jpkm.2015.1180202

Abstract

Proses administrasi pelatihan di Balai Besar Latihan Kerja Industri (BBLKI) Surakarta masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi mulai dari pendaftaran hingga hasil pelatihan. Banyaknya pihak yang terlibat dalam proses pelatihan menyebabkan kesulitan berkoordinasi satu sama lain sehingga banyak waktu terbuang serta menurunkan tingkat kepuasan pelayanan pada peserta pelatihan, selain itu permasalahan ini juga menimbulkan kesulitan dalam pencapaian jumlah target lulusan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem informasi administrasi pelatihan dengan manajemen workflow berbasis web mulai proses pendaftaran hingga akhir pelatihan secara terintegrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan aplikasi ini menggunakan pengembangan metode WISDM (Workflow-aware Information System Development Methodology). Aplikasi dibangun dengan memodelkan proses pelatihan dan fungsi masing-masing pihak, selanjutnya diaplikasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi adminstrasi pelatihan dengan manajemen workflow berbasis web yang dapat digunakan sebagai referensi dalam memperbaiki proses pelaksanaan pelatihan mulai dari kepastian waktu dan mengintegrasikan tugas serta fungsi pihak-pihak terkait. Aplikasi ini digunakan oleh siswa, instruktur, pimpinan dan pengelola. Pengujian dilakukan dengan black box functionality testing dan validasi data dengan triangulasi sumber data. Aplikasi telah sesuai dengan fungsi dan tampilan yang diharapkan, sehingga dapat digunakan dalam skala sesungguhnya untuk mendukung proses administrasi pelatihan.