Arief Laila Nugraha
Program Studi Teknik Geodesi Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 57 Documents
Articles

KAJIAN PENENTUAN POSISI MENGGUNAKAN DGPS DAN RTK NTRIP

ELIPSOIDA Vol 2, No 01 (2019): Juni 2019
Publisher : ELIPSOIDA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan teknologi pengukuran dalam penentuan posisi, kegiatan pendaftaran tanah dilakukan tidak hanya menggunakan teknologi tersetrial, namun juga sekarang sudah memanfaatkan teknologi ekstraterestrial. Kegiatan pendaftaran tanah ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap pemegang hak atas bidang tanah yang dikuasainya. Oleh karena itu faktor posisi dalam data fisik hak atas tanah haruslah teliti dan akurat. Pada penelitian ini menggunakan data pengukuran bidang tanah dengan memanfaatkan teknologi penentuan posisi secara ekstraterestrial atau memanfaatkan teknologi satelit dengan metode real time kinematic NTRIP dengan menggunakan receiver GPS geodetik dan metode DGPS Post Processing dengan menggunakan receiver GPS Mapping. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data pengukuran bidang tanah yang dilakukan dengan alat ukur Total Station GTS 235, receiver GPS tipe geodetic Topcon Hiper II Dual Frekuensi dan receiver GPS tipe mapping Trimble GeoXT 3000 series. Hasil dari pengukuran luas bidang tanah dengan data yang dianggap benar adalah data hasil pengukuran menggunakan total station dibandingkan dengan metode GPS RKT-NTRIP dan dengan metode DGPS. Dari perbandingan yang dilakukan diperoleh selisih rata-rata luas bidang tanah antara pengukuran total station dan receiver GPS geodetic yaitu 0,01909 m2 dengan standar deviasi 0,113659. Sedangkan selisih rata-rata luas bidang tanah hasil pengukuran total station dan receiver GPS mapping yaitu 0,7152 m2 dengan standar deviasi 1,226289.

STUDI PERUBAHAN NILAI TANAH DAN PENGGUNAAN LAHAN PADA DAERAH RAWAN GENANGAN BANJIR ROB DI KECAMATAN SEMARANG UTARA

Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

North Semarang sub-district has a topography with a slope of 0-2%. The lower area of sea surface will be flooded if the sea surface keep increase with landsubsidence, and also caused by optimallyzation landuse around the coastal area.This research using some secondary data. From the process of merging spotheight with the landsubsidence value every year and then classified by the highest tides, the average of sea level and the lowest tides so obtained the form of tidal inudation area. The fix tidal inudation area model will be overlay with the map of landuse and the land value of North Semarang sub-district. The method used is analysis data based on Geographic Information System with seeing the real condition of the field.The research result shows that the safe area has decrease by 35,5 acres within a period of 7 years. It caused by land use changes such as increase of industry area by 45,3 acres within a period of 5 years. The selling price of land in subcript tidal inudation area such as Tanjung Mas village has increased by Rp. 28.000,00 with AD ground code within a period of 5 years whereas the safe area with AD ground code such as Plombokan village has increased by Rp. 559.000,00 within a period of 5 years.Keywords : tidal inundation, land value, Geographic Information System, landuse

PEMANFAATAN SIG UNTUK MONITORING KEBOCORAN JARINGAN PIPA PDAM DI KABUPATEN DEMAK

Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebocoran memang merupakan masalah yang umum dihadapi oleh PDAM. Di Indonesia tingkat kebocoran air pada saluran distribusi PDAM saat ini masih cukup tinggi yaitu diantara 20-30% di tiap daerah. Penanganan kebocoran sangat berkaitan erat dengan informasi jaringan yang kemudian disajikan ke dalam SIG (Sistem Informasi Geografis) sebagai representasi informasi pemetaan jaringan pipa distribusi di PDAM secara geometris.Untuk mendapatkan SIG jaringan pipa distribusi PDAM, dilakukan pemetaan jaringan distribusi pipa menggunakan GPS navigasi dan didukung atribut-atribut informasi perpipaan seperti diameter dan panjang pipa. Selanjutnya untuk menganalisis jaringan distribusi pipa menggunakan software EPANET 2.0, dari kedua metode tersebut dapat dianalisis kondisi jaringan eksisting yang ada untuk mengetahui daerah yang mengalami rawan kebocoran.Hasil yang diperoleh dari analisis EPANET jaringan pipa eksisting (kondisi jam puncak), mengalami pressure tertinggi sebesar 59,91 m, head tertinggi sebesar 89,92 m 2, flow (debit aliran) tertinggi sebesar 8,54 LPS, velocity (kecepatan aliran) tertinggi sebesar 0,92 m/s, Unit headloss (kehilangan tekanan) tertinggi sebesar 35,70 m/km. Hasil simulasi EPANET disajikan pada SIG berupa peta jaringan distribusi dan perhitungan kebocoran dengan membandingkan jumlah air distribusi dan air terjual, yang menunjukkan tingkat kehilangan air/kebocoran tertinggi pada tahun 2012 terdapat pada bulan Desember yaitu sebesar 10785 m3 dan pada tahun 2013 terdapat pada bulan Januari yaitu sebesar 6298 m3.Kata kunci: Kebocoran, PDAM, SIG, EPANET

PENINJAUAN SECARA KARTOGRAFIS DALAM PEMBUATAN PETA KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO

Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi dari peta pada saat ini mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini dibuktikan dengan adanya permintaan yang banyak dan meluas pada berbagai macam profesi untuk berbagai macam kebutuhan. Namun dalam perkembangannya, peta mengalami banyak kerancuan, ketidak-efisienan dan terjadi miss-communication terhadap pengguna peta, sehingga tujuan pembuatan peta tidak tercapai.            Kampus Universitas Diponegoro wilayah Tembalang pada saat ini ada beberapa objek bangunan yang masih dalam proses pembangunan. Dengan adanya bangunan-bangunan baru di kampus Undip, maka perlu dilakukan pembaharuan data-data yang berhubungan dengan letak bangunan, terutama pada pemetaan kampus. Pembuatan peta ini lebih difokuskan pada penggunaan variabel grafis yang ada dalam kaidah kartografis, demi kemudahan dalam pembacaan peta.Hasil peta kampus Undip dalam penelitian ini, bahwasannya penggunaan variabel grafis seperti simbol warna, simbol label, pola dan tekstur lebih banyak mendominasi aspek kartografis untuk simbologi objek-objek kampus dan hasil evaluasi kartografis pada hasil pemetaan ini, untuk kertas A3 dengan skala 1:6.000 didapat nilai persentase dari keefesienan peta kampus Undip pada penelitian ini secara keseluruhan sebesar 80% dengan efesiensi warna sebesar 75% maka peta memiliki kualitas yang memadai sebagai fungsi peta. Dari hasil pemetaan ini, diharapkan peta akan bertambah efektif, efisien dan akrab (user-friendly) untuk masyarakat luas pada pengkajian selanjutnya.Kata Kunci : Kartografi, Variabel Grafis, Peta Kampus Undip.

PEMBUATAN APLIKASI PENGOLAH KOMPONEN PASUT METODE PERATAAN KUADRAT TERKECIL BERBASIS WEB

Jurnal Geodesi Undip Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengamatan pasang surut laut merupakan fungsi dari lamanya waktu pengamatan dan mempunyai cara pengamatan yang disesuaikan dengan teknik pengambilan data yang akan digunakan. Teknik pengambilan data secara oseanografik dilakukan di tepi pantai dimana data pengamatan pasang surut berupa ketinggian permukaan laut yang diambil dengan interval waktu tertentu.Dalam penulisan tugas akhir ini akan dikaji penentuan konstanta harmonik pasut laut menggunakan web (Web Based) sebagai sarana untuk mengeksekusinya, dengan metode analisis harmonik teknik kuadrat terkecil (least square). Karena kemampuan web based dapat menjalankan aplikasi berbasis web dimanapun kapanpun tanpa harus melakukan penginstalan program merupakan kelebihan dari aplikasi ini.Setelah menyelesaikan tugas akhir ini, maka didapat kesimpulan telah dibangunnya aplikasi yang memudahkan pengguna khususnya untuk menghitung konstanta komponen-komponen pasut yang nantinya dapat digunakan untuk menghitung Mean Sea Level, Higher High Water Level, Lower Low Water Level, atau keperluan lain yang berhubungan dengan survei Hidrografi. Hasil dari penelitian ini nantinya dapat digunakan untuk keperluan navigasi kapal, sebagai landasan penanggulangan rob atau sebagai pengambilan keputusan yang berkaitan dengan survei hidrografi lainnya.Kata Kunci : Pasang surut, kuadrat terkecil, Web based

Kajian Area Tercemar Pada Jaringan Pembuangan Limbah Batik Kota Pekalongan Menggunakan Sistem Informasi Geografis

Jurnal Geodesi Undip Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuangan limbah batik yang belum dikelola dengan baik di Kota Pekalongan Pembuangan limbah batik yang belum dikelola dengan baik di Kota Pekalongan khususnya di Kecamatan Buaran mengakibatkan pencemaran sungai yang berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat. Pembuatan jaringan pembuangan limbah batik dan permodelan secara spasial berfungsi sebagai basis data distribusi pembuangan limbah pabrik batik serta untuk mengetahui luasan area yang terkena pencemaran limbah cair yang berasal dari pabrik batik tersebut. Untuk mengetahui klasifikasi pencemaran yang terjadi di Sungai Pekalongan, digunakan Metode Indeks Pencemaran berdasarkan Kep-MENLH N0.115 tahun 2003. Selanjutnya untuk menganalisis area yang tercemar digunakan software ArcGIS sehingga mendapatkan area yang mengalami pencemaran. Data yang digunakan antara lain nilai BOD (Biochemical Oksigen Demand), dan COD (Chemical Oksigen Demand) insitu tahun 2010, 2011, 2012, 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui klasifikasi tingkat pencemaran yang terjadi dan memetakan sebaran spasial daerah yang mengalami pencemaran pada tahun 2010, 2011, 2012, dan 2013.Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh dengan menggunakan Metode Indeks Pencemaran pada tahun 2010 hingga tahun 2013, Sungai Pekalongan berada pada tingkat cemar ringan, dengan hasil sebaran tahun 2010 hingga 2013 nilai tertinggi untuk BOD berkisar antara 10-20 mg/L sedangkan untuk COD berkisar antara 60-98 mg/L dan daerah yang mengalami cemar ringan secara empat tahun berturut-turut adalah wilayah Kuripan Lor, Sapuro, dan Kaputran. Hasil klasifikasi tersebut akan disajikan sebagai model spasial dalam SIG (Sistem Informasi Geografis). Kata kunci: Jaringan Pembuangan Limbah Batik, Nilai Indeks Pencemaran, SIG

Aplikasi SIG Berbasis Desktop Untuk Sebaran Lokasi Usaha Pertambangan di Kabupaten Wonogiri

Jurnal Geodesi Undip Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An accurate and up-to-date information or data concerning with mining trade in a certain area, is urgently needed by the local government because, based on such information, steps for making decisions about mining trade management policy could be facilitated. In addition, such an information will also be very helpful for businessmen as well practitioners interested or involving actively in the management of mining trade.To get the information of the distribution of mining trade locations GIS mapping is done by using GPS navigation and supported by the attributes data of mining trade such as a kind of mining trade permit, the locations, the type of mineral, the name of the owner, and so on. Next is making database from spatial and attribute data using MapInfo 10.0 software and presented in the form of application using Visual Basic 6.0 software. From the three methods mention above, it can be obtained the complete information about the distribution of mining trade locations.The result obtained from the analysis of mining trade in Wonogiri Regency there are 91 mining trade, 16 Mining Permit (IUP) and 75 Mining Permit for the Society (IPR) which is spread in 14 districts. The final result which is presented is in the form of desktop GIS application that can be used by the user in order to get the complete data of mining trade easily.Keywords:         Mining Trade, GIS (Geographics Information System) , GIS Application 

Tinjauan Peta Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Ahmad Yani Semarang

Jurnal Geodesi Undip Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Airport Ahmad Yani is airport those are on Semarang, Central Java. Geographically, it located in co-ordinate 6 o 58 ’ 35 ” S 110 o 22 ’ 38 ” E. Airport Ahmad Yani’s location close to urban center that has a lot of tall building. Need to mark sense observation on tall object which potentially evoke troubles on flight activity (obstacle)  those are on flight operations safety area especially airport vicinity area in order not to trouble the flight activity. The method that using in this final task research is method overlay identity  by using of ArcGISs software 9.3. Method overlay are methodic of spasial analisys that functioning result new spasials data from minimal two data that becomes its entry.  Overlay identity, part of method overlay  that is utilized to  save all information of all entry. After cartography utilizes ArcGISs software 9.3  all through, then map is featured on Google Earth . The result of data processing are information about region which most turns in at Flight Operations Safety Area (KKOP) of  Airport Ahmad Yani and height zona at any given area division. Thus, can be known about obstacle’s spread according to region and height zona on KKOP Airport Ahmad Yani. This research utilitarian to make development urban planning, monitoring the obstacles, and update of previous map. Keyword: Airport Ahmad Yani, KKOP, elevation, obstacle.

Desain dan Visualisasi Kampus Universitas Diponegoro Berbasis WebGIS

Jurnal Geodesi Undip Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diponegoro University is one of the largest university in Central Java and has a wide area location. Because of the large area makes the location of each building study program each faculty dispersed and has a considerable distance to other faculty. The availability of information about the location of each study program on campus of the University of Diponegoro was minimal. The need for information on the campus demanding the availability of information systems that are informative and provide convenience for everyone who needs information about the campus.This research using spatial data coordinates of the position and photos of objects and attribute data in the form of a campus building inventory data. Processing of panoramic images using Pano2VR software while the coordinate data collection using GPS handheld. Maps are used utilizing Google Earth and Google Maps then developed using HTML website framework., MySQL with phpMyAdmin features used as database. Data that has been acquired is then processed using the software and information presented in a campus-based WebGIS.The final result of this research is the application of Diponegoro University campus map-based WebGIS equipped with information of each faculty, studi program, Unit contained in the University of Diponegoro and there are panoramic images to look around the location we were looking for.Keywords: Diponegoro University, campus maps, webGIS

Peta Persebaran Industri Batik Di Kota Surakarta Berbasis Website

Jurnal Geodesi Undip Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurnal Geodesi Undip

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surakarta atau yang terkenal dengan Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah. Dilihat dari aspek lalu lintas perhubungan di Pulau Jawa, posisi Kota Surakarta tersebut berada pada jalur strategis yaitu pertemuan atau simpul yang menghubungkan Semarang dengan Yogyakarta (JOGLOSEMAR), dan jalur Surabaya dengan Yogyakarta. Dengan posisi yang strategis ini maka Kota Surakarta menjadi pusat bisnis yang penting bagi daerah kabupaten di sekitarnya.Salah satu bisnis yang paling diminati adalah bisnis industri batik. Batik Surakarta adalah warisan budaya yang menjadi identitas Kota Surakarta. Promosi kebudayaan yang gencar dilakukan oleh pemerintah Kota Surakarta dengan mengadakan beberapa event besar menjadikan industri batik di Kota Surakarta  berkembang pesat dan beberapa diantaranya menjadi objek pariwisata.Penelitian ini menganalisis tentang persebaran industri batik di Kota Surakarta dengan memanfaatkan Google Map dan berbasis Website. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan kerangka website HTML, MySql dengan fitur phpMyAdmin sebagai basis data, dan GPS navigasi sebagai penentuan posisi koordinat.Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa aplikasi persebaran industri batik di Kota Surakarta berbasis website berdasarkan posisi, kemudian dilengkapi dengan peta, produk dan fitur lainnya.Kata kunci : Batik Surakarta, peta persebaran, Web, Google Maps

Co-Authors Abdi Sukmono, Abdi Adhelina Rinta Iswari, Adhelina Rinta Adi Nur Ikhsan, Adi Nur Aditya Dharmawan, Aditya agung setiawan Alfien Rahmenda, Alfien Amalia Permata Dewi, Amalia Permata Andri Suprayogi Annisaa Cahyaningsih Arliandy Pratama Arwan Putra Wijaya Avianta Anggoro Santoso Bambang Darmo Yuwono Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Bondan Arum Kusumahati Briandana Januar Aji Gunadi, Briandana Januar Aji Dhuha Ginanjar Bayuaji, Dhuha Ginanjar Dian Triandini Nurcahyo, Dian Triandini Dyah Widyaningrum, Dyah Fajriharish Nur Awan, Fajriharish Nur Fanni Kurniawan Fauzi Janu Amarrohman, Fauzi Janu Fina Faizana Ganjar Samudro Habib Azka Ramadhani, Habib Azka Hadi Winoto Haniah Haniah Hani’ah Hani’ah Hartomo Haryo Kuncoro, Hartomo Haryo Ika Rahayu Wulansari, Ika Rahayu Kemas Abdul Fatah, Kemas Abdul Kindy Ibrahim Hari, Kindy Ibrahim Latifah Rahmadany Lingga Hascarya Prabandaru, Lingga Hascarya Meiska Firstiara Maudi Mia Anggorowati Karomah Moehammad Awaluddin Nanda Dewi Arumsari, Nanda Dewi Nisrina Niwar Hisanah, Nisrina Niwar Nur Fajar Nafiah, Nur Fajar Nyoman Winda Novitasari, Nyoman Winda Putri Auliya, Putri Raditya Wahyu Utomo, Raditya Wahyu Rizqie Anarullah, Rizqie Rosika Dyah Pratiwi, Rosika Dyah Rr. Yossia Herlin A. Sandy Yudistira Mahardika, Sandy Yudistira Sawitri Subiyanto Shindy Mariska Zulkarnain, Shindy Mariska Sitorus, Brinton Patuan Sutomo Kahar Taufik Eka Ramadhan, Taufik Eka Tri Adi Hermawan Ulya Novita Sari Uman Kertanegara Viradhea Gita R. L. Wahyu Adi Yuliyanto, Wahyu Adi Wisnu Wahyu Wijonarko, Wisnu Wahyu Yanies Meiyanti Yesi Monika Manik Yoga Kencana Nugraha Yose Rinaldy N Yuliansyah Rachman Nur Rizky