Muchamad Subali Noto
Pendidikan Matematika FKIP Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) KELAS VII SMP ISLAM KOTA PEKALONGAN TAHUN 2009/2010 MATERI SEGIEMPAT Noto, Muchamad Subali
Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Vol 20, No 2 (2011): Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, Maret 2011
Publisher : Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This is an experimental research, and the research question is that will the TeamsGames Tournament (TGT) Cooperative Model in learning quadrilateral at SMPIslam Pekalongan be effective?, Field study is chosen to find out the populationsof SMP Islam Pekalongan that consists of 8 classes, using the random techniquesampling and determined that class VII(8) as the control class and class VII(3) asthe experiment class. The variables; students’ activeness is as the independentvariable and process skill is as the dependent variable. The data is derived fromthe learning test achievement and experiment sheets. The research method isdescriptive, the analysis of the t test sample and regression. The hypothesis testsusing simultaneous study too find out the students’ achievement in classical orindividual, and the influence of students’ activeness and the skill process to thelearning achievement. The results of the research are that the learning isconsidered to be effective, signed by 3 indicators, they are; (1) the students’achievement is up to the classical criteria that is 69,33 more than KKM 65, andthe individual achievement is 75%, (2) the students’ activeness and skill processhave positive influences to the students’ achievement, the activeness has aninfluence to the learning achievement to 80,30%, the influence of the skill processis 69,00%, and both of them are 81,50%, (3) the experiment class’s achievementis 69,33 better than the control class in average 61,60%.Key words: Learning effectiveness, TGT, Quadrilateral
PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS SMART (Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Time-bound) Noto, Muchamad Subali
Infinity Journal Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Number 1, Infinity
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.384 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v3i1.37

Abstract

ABSTRAKPengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan  modifikasi model 4-D (menjadi 3D) Thiagarajan yaitu sebagai berikut: (1) pendefinisian, (2) perancangan, dan (3) pengembangan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah (1) Silabus, (2) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), (3) Modul. Data diperoleh melalui  lembar validasi, tes prestasi belajar. Data diolah dengan deskriptif, analisis uji banding sample t test. Proses pengembangan perangkat menghasilkan: 1. Perangkat pembelajaran adalah valid setelah melalui revisi berdasarkan penilaian para ahli dan teman sejawat. Hasil penilaian akhirnya diperoleh rata-rata nilai validitas Silabus 3.36, RPP 3.24, dan validitas Modul 3.23 (skor tertinggi 4) termasuk kriteria valid, 2. Implementasi perangkat pembelajaran menyatakan prestasi belajar siswa kelas uji coba perangkat dengan rata-rata 70.33 lebih baik dari pada prestasi belajar siswa pada kelas kontrol dengan rata-rata  60,60. Berdasarkan hasil perangkat valid dan pembelajaran efektif menunjukkan pengembangan perangkat tercapai.Kata Kunci    : perangkat pembelajaran, SMART  ABSTRACTDeveloping a teaching intruments using a modified model of 4-D (to 3D) Thiagarajan is as follows: (1) Definition, (2) Design, and (3) Development. Teaching instruments was developed (1) Syllabus, (2) Lesson Plan, (3) Module. Data obtained through the sheet validation, test learning achievement. The data were processed with descriptive and comparative analysis sample t test. Development process instruments resulted in: 1. Teaching instruments is valid after revision based on the assessment of experts and peers. Assessment results finally obtained an average value Syllabus validity 3,36; Lesson Plan 3,24; and validity module is 3,23 (highest score 4) include a valid criterion, 2. Implementation of the stated learning class student achievement test instruments with an average of 70,33 better than the learning achievement of students in the control class with an average of 60.60. Based on the results of a valid and effective teaching instruments shows the development achieved.Keywords      :  Teaching Instruments, SMART
Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Kemampuan Awal Matematis Melalui Pembelajaran Grup Investigasi Berbantuan Geogebra Matakuliah Geometri Analitik Asnawati, Sri; Sanusi, Nelly Ma’rifat; Noto, Muchamad Subali
UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.662 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis. Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah (1) tersusunnya rencana perkuliahan yang dikembangkan dengan mempertimbangkan keragaman respon mahasiswa sehingga diharapkan dapat mengantisipasi keragaman lintasan belajar yang dilalui oleh masing-masing mahasiswa; (2) mengembangkan rencana pembelajaran dan bahan ajar materi geometri analitik berbasis model pengembangan bahan ajar tertentu sehingga diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memahami konsep-konsep esensial sehingga kebutuhan belajar mahasiswa terpenuhi. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode eksperimen, berbentuk quasi-exsperimental design (the static group pretest-posttest design). Dari populasi seluruh mahasiswa tingkat 2 yang mengikuti perkuliahan geometri analitik dipilih dua kelompok mahasiswa secara purposive sebagai sampel. Uji statistik yang akan digunakan untuk menguji hipotesis adalah independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemecahan masalah matematis mahasiswa yang pembealajarannya menggunalakan GI berbantuan geogebra lebih baik daripada pembelajaran konvensional. 
Etnomatematika pada sumur purbakala Desa Kaliwadas Cirebon dan kaitannya dengan pembelajaran matematika di sekolah Noto, Muchamad Subali; Firmasari, Siska; Fatchurrohman, Mohammad
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 5, No 2: November 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.379 KB) | DOI: 10.21831/jrpm.v5i2.15714

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi aspek-aspek matematika pada sumur purbakala, sejarahnya, proses berpikir matematis dalam pembuatan sumur, dan proses pembelajaran matematika di sekolah. Hasil penelitian ini disajikan dalam bentuk kualitatif untuk mendeskripsikan tentang sejarah sumur purbakala. Bentuk bangunan sumur menggambarkan sebuah bangun datar seperti segitiga, segilima, persegi panjang, jajar genjang, trapesium, lingkaran, dan bangun ruang seperti balok dan tabung, yang merupakan aspek-aspek matematika pada materi geometri. Proses pembuatan sumur yang berbentuk lingkaran dapat dilakukan dengan segi-n yang didekati oleh limit n menuju tak hingga yang dilihat dari banyaknya batu bata pada susunan pertama dan banyaknya susunan pada pembuatan sumur. Hasil penelitian ini juga berkaitan dengan proses pembelajaran matematika di sekolah, seperti materi segitiga dan segiempat di SMP serta aturan sinus dan cosinus di SMA. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan ajar pada jenjang sekolah menengah ataupun referensi untuk penelitian lain di bidang budaya dan matematika. Ethnomathematics at the sumur purbakala Kaliwadas Village of Cirebon and relationship with mathematics learning in school AbstractThe purpose of this research is to know the mathematical aspects of sumur purbakala, its history, the process of mathematical thinking in the making of well, and the process of learning mathematics in school. The results of this research are presented in qualitative form to describe the history of the sumur purbakala. The shape of the building is constructed like a triangle, a pentagon, a rectangle, a parallelogram, a trapezoid, a circle, and a space-building like beams and tubes, which are the mathematical aspects of the material geometry. The process of making a well in the form of a circle can be done with the n-segments approximated by the boundary n to the not until seen from the number of bricks in the first order and the number of arrangements on the well-making. The results of this study are also related to the process of learning mathematics in schools, such as triangle and quadrilateral materials in junior high and the rules of sinus and cosine in high school. It is expected that the results of this study can be used as teaching materials at the level of the school and references to other research in the field of culture and mathematics.
Pengembangan Modul Berbasis Penemuan Terbimbing untuk Meningkatkan Kemampuan Matematis pada Perkuliahan Kalkulus Integral Hartono, Wahyu; Noto, Muchamad Subali
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 1, No 2 (2017): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jnpm.v1i2.616

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul berbasis penemuan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan-kemampuan matematis pada mata kuliah kalkulus integral. Modul yang dikembangkan mencakup kompetensi menyelesaikan beberapa macam integral. Tahap perancangan dilakukan dengan memperhatikan materi-materi prasyarat dan hambatan-hambatan belajar mahasiswa terkait matakuliah kalkulus integral. Manfaat jangka panjang penelitian ini adalah untuk lebih mengembangkan proses pembelajaran ataupun bahan ajar dalam upaya meningkatkan kemampuan-kemampuan matematis mahasiswa pendidikan matematika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan modifikasi model 4D (menjadi 3D). Tahapan yang dilakukan adalah define, design, develop. Pada tahap define dilakukan analisis silabus dan buku teks, telaah literatur, serta menganalisis materi prasyarat dan hambatan belajar mahasiswa. Pada tahap design dilakukan perancangan modul. Tahap develop terdiri atas validasi dan praktikalitas. Setelah dirancang, modul divalidasi oleh validator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul valid dengan nilai 3,76, artinya modul dapat digunakan dengan sedikit revisi. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan tahap praktikalitas dan uji efektif, sehingga modul dapat dipakai secara luas agar tahap diseminasi dapat dilakukan. Kata Kunci. Pengembangan modul, Penemuan Terbimbing dan Kalkulus Integral. Abstract. This study aims to develop guided discovery-based modules to improve mathematical abilities in integral calculus courses. The module covers the competence of completing several kinds of integrals. At the design stage, we observe the students prerequisite materials and student learning barriers. The long-term benefits of this research are to develop the learning process or teaching materials. It is an effort to improving mathematical skills of mathematics education students. This research is a development research by modifying 4D model (to be 3D). The stages of 3D model are: define, design, and develop. In the defines stage, we analyze the syllabus and textbook, literature review, prerequisite materials and student learning obstacles. We design modules at the design stage. The development stage consists of validation and practicality. Once designed, the validator validates the module. The results show that the module is valid with a value of 3.76. It means that we can use the module with a little revision. Keywords: Module Development, Guided Discovery, Integral Calculus
Desain Game Edukasi Berbasis Android pada Materi Logika Matematika Pramuditya, Surya Amami; Noto, Muchamad Subali; Purwono, Henri
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 2 (2018): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jnpm.v2i2.919

Abstract

Penggunaan media pembelajaran di sekolah belum dimaksimalkan. Media pembelajaran belum banyak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas ataupun pembelajaran mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat game edukasi yang valid dan praktis sebagai media pembelajaran matematika. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang dibatasi hanya sampai tahap ADD. Jenis game yang dibuat adalah game bergaya RPG (Role Play Game). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Data yang didapat diolah dengan cara statistika deskriptif. Game edukasi matematika berbasis android dibuat melalui tahapan analisis untuk mengetahui kebutuhan siswa. Pada tahapan desain dilakukan pemilihan format media, dan perancangan media. Pada tahap pengembangan dilakukan prngembangan game sebagai media. Hasil yang didapat game edukasi sangat valid dengan rata-rata penilaian sebesar 93,76% dari jumlah nilai keseluruhan validator. Game edukasi matematika berbasis android yang dibuat juga sangat praktis. Hal ini ditunjukan dengan rata-rata presentase untuk siswa dengan tingkatan kemampuan tinggi sebesar 94,8%, siswa dengan tingkatan kemampuan sedang sebesar 94,2%, dan siswa dengan tingkatan kemampuan rendah sebesar 92,2%. Dalam proses pembelajaran game edukasi yang dibuat tidak dapat menggantikan posisi guru dan buku. Buku tetap menjadi sumber utama belajar, dan game edukasi hanya sebagai pelengkap dalam pembelajaran.Kata Kunci: Media, Game Edukasi, RPG, Logika Matematika
Komunikasi Matematis dan Disposisi Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Matematika pada Mata Kuliah Matematika Diskrit Nopriana, Tri; Noto, Muchamad Subali
Teori dan Riset Matematika Vol 1, No 2 (2017): Maret
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.87 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v1i2.534

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan komunikasi matematis dan mengukur disposisi berpikir kritis mahasiswa pendidikan matematika melalui pendekatan pembelajaran Student Centered pada mata kuliah Matematika Diskrit.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Unswagati tingkat 2 sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 40 mahasiswa. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi: (1) tes komunikasi matematis pada pokok bahasan Graf dan Pohon, serta (2) Skala Disposisi Berpikir Kritis dengan 5 kategori skal model Likert. Data dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian didapatkan: (1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa secara keseluruhan cukup signifikan dengan kategori n-gain sedang. Selain itu, peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa berdasarkan Kemampuan Awal Matematis (KAM) tinggi dan sedang cukup signifikan dengan kategori n-gain sedang, sedangkan untuk kelompok mahasiswa dengan KAM rendah, peningkatan kemamuan komunikasi matematis masih tergolong rendah. (2) Secara keseluruhan disposisi berpikir kritis mahasiswa setelah mendapat pembelajaran dengan pendekatan Student Centered, tergolong baik, dengan rata-rata pencapaian skala disposisi berpikir kritis sebesar 76%. Sejalan dengan itu, pada masing-masing kelompok KAM, pencapaian skala disposisi berpikir kritis mahasiswa masih tergolong baik. Mahasiswa pada kategori KAM tinggi memperoleh pencapaian skala disposisi berpikir kritis sebesar 77%, 76 % pada mahasiswa dengan kategori KAM sedang dan 72% pada mahasiswa dengan kategori KAM rendah. Kata kunci: Komunikasi Matematis, Disposisi Berpikir Kritis dan Pembelajaran Student Centered.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN METAKOGNISI TERHADAP PENALARAN MATEMATIS PADA MATAKULIAH GEOMETRI TRANSFORMASI Noto, Muchamad Subali
Infinity Journal Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Number 1, Infinity
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.289 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i1.68

Abstract

ABSTRAK Penguasaan materi geometri transformasi yang masih rendah, berdampak pada hasil belajar yang belum memuaskan. Beberapa hal juga disebabkan karena mahasiswa kurang memahami bagaimana cara menyelesaikan soal-soal pembuktian dalam geometri tranformasi, oleh sebab itu mahasiswa harus mengetahui cara belajar yang tepat, mulai dari merencanakan sampai dengan menyelesaikan soal pembuktian. Oleh sebab itu mahasiswa harus bisa berpikir bagaimana cara berpikir, sehingga kemampuan penalaran matematis yang baik sangatlah diperlukan. Salah satu pendekatan pembelajaran yang menyadarkan cara berpikir mahasiswa adalah pendekatan metakognisi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat dua Unswagati, dengan teknik cluster sampling terpilih kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data diperoleh melalui tes penalaran matematis dan lembar pengamatan. Data diolah secara deskriptif, uji banding one sample t test dan analisis regresi. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan metakognitif efektif terhadap penalaran matematis mahasiswa, beberapa indikator terpenuhi, yaitu (1) Penalaran matematis mahasiswa mencapai kriteria ketuntasan klasikal yaitu 73.33 lebih besar dari KKM sebesar 65, (2) Keaktifan mahasiswa pada pembelajaran dengan pendekatan metakognisi berpengaruh positif terhadap penalaran matematis mahasiswa sebesar  39,60%, (3) Rata-rata penalaran matematis mahasiswa pada kelas eksperimen (rata-rata 73.33) lebih baik daripada kelas kontrol (rata-rata  40,38). Kata Kunci    :   Efektivitas, Metakognisi, Penalaran Matematis dan Geometri Transformasi  ABSTRACTMastery of geometry transformation is still low, have an impact on learning outcomes are not satisfactory. Some of it is also due to students not understand how to solve the problems of proof in geometry transformation, therefore, students should know the proper way of learning, ranging from planning to solve problems of proof. Therefore, students should be able to think how to think, so good mathematical reasoning ability is required. One approach to learning that students are aware of the way of thinking metacognitive approach. The population in this study was a sophomore Unswagati, selected by cluster sampling technique is one control and one experiment class. Data were obtained through tests of mathematical reasoning and observation sheet. Data processed by descriptive, comparative test sample t-test and regression analysis. The results showed that the effective learning of metacognitive approach to mathematical reasoning students, some indicators are met, namely (1) the mathematical reasoning students achieve classical completeness 73.33 are greater than KKM at 65, (2) the students activeness on metacognitive approach to learning with a positive effect on mathematical reasoning students by 39.60%, (3) average of mathematical reasoning student in a class experiments (average 73.33) is better than the control class (average 40.38). Keywords:            Effectiveness, Metacognition, Mathematical Reasoning and Geometry Transformation
Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis dan Keyakinan Diri Siswa SMP Nursiddik, Imran; Noto, Muchamad Subali; Hartono, Wahyu
UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.343 KB)

Abstract

Rendahnya kemampuan pemahaman matematis dan keyakinan diri siswa menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami materi dan menyelesaikan permasalahan, sehingga siswa merasa takut akan pelajaran matematika yang diyakini terasa sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran matematika realistik terhadap kemampuan pemahaman matematis dan keyakinan diri siswa. Metode penelitian yang dilakukan adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 14 Kota Cirebon. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik sampel purposive dengan jumlah siswa sebanyak 68 orang. Instrumen yang digunakan yaitu soal kemampuan pemahaman matematis, angket respons dan angket keyakinan diri. Analisis yang digunakan yaitu analisis uji perbedaan rata-rata kemampuan pemahaman matematis. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) terdapat pengaruh yang dilihat dari perbedaan rata-rata nilai kemampuan pemahaman matematis siswa dengan nilai kemampuan pemahaman matematis siswa pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol; (2) Keyakinan diri siswa dalam pembelajaran matematika realistik menunjukkan kriteria kuat. Hal ini dapat ditunjukkan dengan besarnya persentase rata-rata angket skala keyakinan diri siswa sebesar 66,58%. (3) Respons siswa dalam pembelajaran matematika realistik menunjukkan kriteria kuat. Hal ini ditunjukkan dengan besarnya persentase rata-rata angket respons siswa sebesar 67,36%. Pembelajaran matematika realistik dapat dijadikan sebagai alternatif dalam mengembangkan kemampuan pemahaman matematis dan keyakinan diri siswa.
PENGARUH PENDEKATAN METAPHORICAL THINKING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA Wahyuni, Ika; Noto, Muchamad Subali; Hikmah, Ayu Nur
Euclid Vol 3, No 1 (2016): EDISI JANUARI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v3i1.319

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat pencapaian hasil belajar siswa dankemampuan literasi matematis siswa masih rendah dibawah nilai yang diharapkan. Halini didukung dengan hasil belajar siswa pada ulangan akhir semester yang lalu, pelajaranmatematika mendapatkan rata-rata nilai murni sebesar 50,43 masih dibawah nilai KKMyaitu sebesar 72. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan populasiseluruh siswa kelas IX SMPN 1 Tengah Tani, sampelnya dipilih secara purposive sampling.Kelas yang dipilih untuk menjadi sampel, yaitu kelas IX G sebagai kelas eksperimen dankelas IX F sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal tes uraian untukmengukur kemampuan literasi matematis siswa, lembar pengamatan aktivitas siswa,RPP, LKS, dan angket respons. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian pada kelaseksperimen menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari aktivitas siswayang ditumbuhkan dengan pendekatan Metaphorical Thinking sebesar 88,0% terhadapkemampuan literasi matematis siswa. Terdapat perbedaan kemampuan literasi matematissiswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan Metaphorical Thinking daripadasiswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. Dari hasilangket diketahui respons siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakanpendekatan Metaphorical Thinking pada materi Bangun Ruang Sisi Lengkung (BRSL)menunjukkan adanya tanggapan baik.Kata Kunci: Pendekatan Metaphorical Thinking, Kemampuan Literasi Matematis