Agustinus Noertjahyana
Program Studi Teknik Informatika

Published : 54 Documents
Articles

PERENCANAAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MEREDUKSI DESKRIPSI LINGUISTIK DALAM RULE FUZZY

Jurnal Informatika Vol 2, No 2 (2001): NOVEMBER 2001
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In every application that uses fuzzy system, there is always some numerical data which come from the fuzzy system itself. Those data called the fuzzy rule are useful to determine the fuzzy term from each fuzzy variable. Generally, the numbers of fuzzy rule are almost unlimited. Since the fuzzy rule consists of the numerical data, it will be difficult to interpret the fuzzy rule. Hence, linguistic description is required to interpret the rule. Linguistic description can be defined as the process of changing from numerical data to alphabetical letters that enable the system maker to understand the rule. However, even though the rule has become the linguistic description, the numbers of rules are still huge. Consequently, the difficulty in interpreting the rule will still happen for the next fuzzy process. Eventually, certain method is demanded to turn the process become more simple. The process of producing this program is aimed to give the reader some ideas of how to turn the linguistic description on fuzzy rule to become more simple. Generally, the program will produce the process of interpreting the linguistic description and turn them by using two choices of algorithms afterward. The result of this program will be in the form of table that contains the linguistic description already been turned to be more simple. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada setiap aplikasi yang menggunakan suatu sistem Fuzzy, selalu terdapat data-data numerik yang berasal dari sistem tersebut untuk menentukan fuzzy set dari masing-masing variabel fuzzy. Data-data numerik ini seringkali disebut sebagai rule fuzzy. Jumlah dari rule fuzzy ini biasanya sangat banyak. Karena rule-rule tersebut berupa data numerik maka sulit sekali untuk proses pembacaannya. Untuk itulah diperlukan deskripsi linguistik untuk masing-masing rule tersebut. Deskripsi linguistik yang dimaksud adalah proses perubahan dari data-data numerik menjadi deretan huruf alphabet yang dapat dengan mudah dimengerti oleh pembuat sistem. Walaupun sudah diterjemahkan menjadi deskripsi linguistik, tetaplah jumlahnya sangat banyak, sehingga hal ini akan menyebabkan kesulitan di dalam mengolah data-data yang banyak tersebut pada proses fuzzy selanjutnya. Untuk itulah diperlukan suatu cara untuk mereduksi deskripsi linguistik tersebut supaya menjadi lebih sederhana. Dengan demikian maka dapat mempermudah proses selanjutnya. Pembuatan program ini ditujukan untuk membantu dalam mereduksi deskripsi linguistik pada rule fuzzy, sehingga menjadi lebih sederhana. Program akan melakukan proses pembaacan deskripsi linguistik kemudian mereduksinya dengan menggunakan pilihan dua algoritma. Hasil dari program adalah berupa tabel yang berisi tentang deskripsi linguistik yang sudah direduksi. Kata kunci: sistem fuzzy, deskripsi linguistik.

PENGENALAN BENTUK BANGUN GEOMETRIS DUA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE DESKRIPSI DAN PENCOCOKAN

Jurnal Informatika Vol 3, No 1 (2002): MAY 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Describe and match is a method in artificial intelligence, which used to recognize the existence of an object in a picture by matching the picture with a group of other picture as a reference. This research presents a system to recognize two-dimensional geometric structure through describe and match where the two-dimensional geometric structures which are used here are limited on circle, square, triangle, and line. Three problems, which we will discuss in this research, are Library Matching Problem, Describe and Transform Problem and Describe, Match and Transform Problem. Abstract in Bahasa Indonesia : Deskripsi dan pencocokan merupakan suatu metode dalam ilmu kecerdasan buatan, yang digunakan untuk mengenali keberadaan suatu objek dalam suatu gambar dengan mencocokkan gambar tersebut dengan sekumpulan gambar lain sebagai gambar acuan. Penelitian ini menyajikan suatu sistem yang dapat mengenali bentuk bangun geometris dua dimensi dengan cara deskripsi dan pencocokan (describe and match) dimana bangun geometris dua dimensi yang digunakan di sini dibatasi untuk bentuk lingkaran, segiempat, segitiga, dan garis. Tiga bentuk permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu Library Matching Problem, Describe and Transform Problem serta Describe, Match and Transform Problem. Kata kunci: Deskripsi dan pencocokan, kecerdasan buatan, bangun geometris dua dimensi.

STUDI ANALISA PELATIHAN JARINGAN SYARAF TIRUAN DENGAN DAN TANPA ALGORITMA GENETIKA

Jurnal Informatika Vol 3, No 1 (2002): MAY 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neural network as an information processor system which has some similarities with human brain, is lately used to solve general problems. Neural network has several characteristics based on : architecture, learning algorithm, and activation function. Genetic algorithm is a method to get an optimum function using genetic operations which is done to each individual in a population that is often called as chromosome. This way, to get a more optimum function is by colliding neural network and genetic algorithm. That is by doing a bias conversion and the weight to the neural network into a kind of individual form of genetic algorithm and the other way arround. Thus, a conclusion can be drawn about neural network learning method with or without genetic algorithm. Abstract in Bahasa Indonesia : Neural network sebagai suatu sistem pengolah informasi yang mempunyai kemiripan dengan jaringan otak manusia, belakangan ini sering digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Neural network memiliki beberapa karakteristik yang ditentukan oleh : arsitektur, algoritma pelatihan serta fungsi aktivasi. Algoritma genetika adalah suatu metode untuk mendapatkan suatu fungsi yang optimal dengan menggunakan operasi-operasi genetika yang dilakukan pada tiap-tiap individu yang terdapat dalam suatu populasi yang seringkali disebut sebagai kromosom. Dalam hal ini untuk mendapatkan kemungkinan suatu fungsi bisa lebih optimal adalah dengan menggabungkan antara neural network dengan algoritma genetika. Adapun caranya adalah dengan melakukan proses konversi bias dan bobot pada neural network ke dalam bentuk individu pada algoritma genetika dan demikian sebaliknya. Sehingga nantinya bisa didapatkan suatu kesimpulan antara metode pelatihan neural network dengan dan tanpa menggunakan algoritma genetika. Kata kunci: jaringan saraf tiruan, olgaritma genetika, kecerdasan buatan..

STUDI ANALISIS RAPID APLICATION DEVELOPMENT SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF METODE PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK

Jurnal Informatika Vol 3, No 2 (2002): NOVEMBER 2002
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapid Application Development is one of the alternatives of System Development Life Cycle which is lately used to cope with the "slowness" of the conventional method. The Strength of using this method is the speed, accuracy and relatively lower cost than the conventional method. Moreover, the users needs can be fulfilled well by involving the user in the design process. As a result, the users satisfaction will increase. However, there are several things that should be considered in using the Rapid Application Development such as the teams preparation, the system territory, users needs, and system operation. Finally, as one of the alternatives of System Development Life Cycle, Rapid Application Development can be used as the fundamental to produce an information system which is able to fulfill the users needs. Abstract in Bahasa Indonesia : Rapid Application Development (RAD) sebagai salah satu alternatif dari System Development Life Cycle belakangan ini seringkali digunakan untuk mengatasi keterlambatan yang terjadi apabila menggunakan metode konvensional. Adapun keunggulan yang bisa didapatkan dengan menggunakan metode ini adalah kecepatan, ketepatan, dan biaya yang relatif lebih rendah dibanding dengan metode konvensional. Di samping itu dengan melibatkan user pada proses desain menyebabkan kebutuhan user dapat terpenuhi dengan baik dan secara otomatis kepuasan user sebagai pengguna sistem semakin meningkat. Akan tetapi di dalam menggunakan metode Rapid Aplication Development perlu untuk memperhatikan hal-hal yang penting, terutama kesiapan tim, ruang lingkup sistem, kebutuhan user, dan kinerja sistem. Pada akhirnya, sebagai salah satu alternatif dari System Development Life Cycle, maka Rapid Aplication Development dapat dijadikan acuan untuk menghasilkan sistem informasi yang dapat memenuhi kebutuhan user. Kata kunci: Rapid Application Development (RAD), System Development life Cycle (SDLC).

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DAN PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PERUSAHAAN VULKANISIR BAN DI SURABAYA

Jurnal Informatika Vol 4, No 2 (2003): NOVEMBER 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Many manufacturer company have problems in processing of production data if data processing is done without computerize system. The company that chosen for research have problems to create production reports and to calculate cost of goods manufactured. Until this day, production information system in many companies in Surabaya still uses manually processing. Many number of customers and transactions cause very difficult to do production control activity. Besides that, data processing also takes long times. Orientation of this research is to make software aplication wich helps the company to solve the problem. The result of the softwares performance test is the software that helps production sector because of faster data processing and it can give information of production control. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam suatu perusahaan yang bergerak di bidang industri, banyak terjadi kesulitan bila pencatatan dan pengolahan data produksi tidak memakai sistem yang terkomputerisasi. Demikian halnya yang terjadi pada satu perusahaan vulkanisir ban yang berdomisili di Surabaya. Perusahaan ini mengalami kesulitan dalam membuat laporan-laporan produksi dan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP). Selama ini sistem informasi produksi pada perusahaan masih menggunakan cara manual. Jumlah pelanggan dan proses transaksi yang banyak menyebabkan kesulitan dalam pengontrolan produksi. Selain itu pengolahan data juga membutuhkan waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah membuat program untuk membantu perusahaan dalam memecahkan permasalahan. Berdasarkan pengujian dan analisa hasil, dapat dibuktikan program ini sangat membantu bagian produksi karena pengolahan data dapat dilakukan secara cepat dengan komputerisasi, serta menyajikan informasi yang dibutuhkan untuk melakukan kontrol produksi. Kata kunci: Sistem Informasi Produksi, Harga Pokok Produksi.

IMPLEMENTASI SISTEM PENGENALAN SUARA MENGGUNAKAN SAPI 5.1 DAN DELPHI 5

Jurnal Informatika Vol 4, No 2 (2003): NOVEMBER 2003
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nowadays, speech recognition in computer application is not new topic. Speech recognition research is still in active area with purpose to get fast and accurate result. One of the famous speech recognition research is done by Microsoft Corporation which developed for Windows platform. Also Microsoft develop standard for speech recognition engine, namely SAPI (Speech Application Programming Interface) which now get into version 5.1. Using SAPI, programmer can implement speech recognition using any kind of speech recognition engine and also can change the engine without consider for changing the program code. In this paper, we implement speech recognition system using SAPI 5.1, Microsoft Speech Engine and Delphi 5 as programming language to create text application for English dictation. Abstract in Bahasa Indonesia : Sekarang ini pengenalan pembicaraan pada aplikasi komputer bukan merupakan hal yang baru. Banyak penelitian yang telah dan sedang dilakukan untuk mendapatkan pengenalan pembicaraan yang cepat dan akurat. Salah satu yang terkenal adalah penelitian yang dilakukan oleh Microsoft Corporation yang dikembangkan untuk sistem operasi Windows. Selain mengembangkan engine pengenalan pembicaraan, Microsoft juga mengembangkan standard untuk pengenalan pembicaraan yaitu SAPI (Speech Application Programming Interface) yang sekarang sudah mencapai versi 5.1. Dengan adanya SAPI memungkinkan pembuat aplikasi untuk mengimplementasikan sistem pengenalan pembicaraan dengan menggunakan engine sesuai yang diinginkan dan dapat mengganti penggunaan dari satu engine ke engine yang lain tanpa merubah aplikasi yang telah dibuat. Penelitian ini mengimplementasikan sistem pengenalan pembicaraan dengan menggunakan SAPI 5.1, Microsoft Speech Engine dan bahasa pemrograman Delphi 5 yang digunakan untuk melakukan diktasi berbahasa Inggris pada aplikasi berbasis teks. Kata kunci: Pengenalan suara, SAPI.

PENGARUH DESAIN TERHADAP PENERAPAN EFEKTIFITAS DATABASE MELALUI BEBERAPA CONTOH KASUS

Jurnal Informatika Vol 6, No 1 (2005): MAY 2005
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main foundation of information system is database and programming. Inefficient database and unstructured programming can influence information system performance. Database design is very important, including the data design, data domain and relationship. Unstable design can cause data lost, inconsistent data, redundancy data, slow data updating and many more. A some presented in this paper study cases here show how important the step of design before the step of making database, which is called the design of logical data model. From these study cases here, we can see that design will influence the database. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam suatu sistem informasi, landasan yang utama adalah database dan implementasi prgoram. Database yang tidak efektif dan implementasi program yang tidak terstruktur dapat mempengaruhi performansi sistem informasi tersebut. Pengaruh desain terhadap database sangatlah besar, termasuk desain data, tipe data maupun relasinya. Pembuatan desain yang tidak dibangun dengan cermat dapat menyebabkan hilangnya data yang dibutuhkan, data yang tidak konsisten, redundansi data, proses update yang lambat dan banyak hal lain. Untuk menghindari hal tersebut, dibuatlah beberapa contoh kasus yang dapat menunjukkan betapa pentingnya desain sebelum pembuatan database yaitu pembuatan logical data model. Dari contoh kasus yang diberikan, dapat dilihat bahwa desain mempengaruhi database yang akan dibentuk. Kata kunci: database, logical data model.

PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN VLSM DAN CIDR BERBASIS WEB

Semantik Vol 1, No 1 (2011): Prosiding Semantik 2011
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.728 KB)

Abstract

Subnetting merupakan cara tradisional mengalokasikan suatu IP Address kedalam subnetwork yang terhubung didalam suatu network. Tetapi subnetting dengan cara tradisional memiliki kelemahan, yaitu meninggalkan banyak ruang IP Address yang kosong pada suatu subnetwork tersebut. Dengan terus berkembangnya jaman, muncul Variable length Subnet Mask (VLSM) sebagai metode subnetting yang modern. Proses pembelajaran mata kuliah jaringan komputer terkait dengan subnetting ini merupakan suatu hal yang cukup susah dimengerti oleh kebanyakan mahasiswa.Begitu berkembangnya teknologi komputer dengan ditunjang teknologi internet, maka proses pembelajaran dapat lebih ditingkatkan bukan hanya didalam kelas, melainkan juga diluar kelas sehingga mahasiswa dapat terbantu di dalam proses pembelajaran. Ditunjang fasilitas semacam social network, maka aplikasi yang dikembangkan diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk dapat lebih mengerti dan memahami konsep Subnettingdengan menggunakan VLSM. Hasil dari penelitian ini adalah mahasiswa mampu untuk berinteraksi dengan rekan-rekan yang lain dalam proses pembelajaran materi subnetting dengan VLSM.Kata kunci : Pembelajaran online, Subnetting, VLSM

Aplikasi Metode Steganography pada Citra Digital dengan Menggunakan Metode LSB (Least Significant Bit)

JSM (Jurnal SIFO Mikroskil) Vol 13, No 2 (2012): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2012
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Mikroskil

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pengiriman data telah banyak dilakukan melalui media digital (Internet, E-mail, dan sebagainya). Data yang dikirim melalui media digital tersebut bisa berupa data yang penting, sehingga muncul permasalahan pada saat pengiriman data yaitu terkait dengan keamanan data. Terlebih lagi apabila data yang dikirimkan merupakan data yang bersifat rahasia. Untuk itulah muncul pemikiran bagaimana data dapat dikirimkan secara aman dalam artian data tidak bisa dibaca secara langsung atau bahkan tidak bisa diganti. Citra digital adalah salah satu media yang paling umum dikenal oleh masyarakat. Steganography adalah suatu metode cryptography, yang digunakan untuk menyembunyikan data ke dalam citra digital sehingga data yang dikirimkan tidak dapat diidentifikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.Pada penelitian ini akan menggunakan metode LSB (Least Significant Bit). Data akan di segmentasikan pada beberapa citra digital sehingga memungkinkan pengiriman data dengan ukuran yang besar. Dengan mengembangkan metode steganography maka pengiriman data yang dilakukan tidak hanya memiliki tingkat keamanan yang baik, namun juga memiliki efisiensi dalam proses penyembunyian data  yangcukup tinggi yaitu sekitar 30%.

PEMBUATAN APLIKASI WEBSITE UNTUK PENYUSUNAN MATERI PELAJARAN SECARA ONLINE

Jurnal Infra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Infra

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of technology, especially the Internet makes information services evolved. With the internet, information can be easily shared and accessed by many people . These developments have broad impact on all sectors , including in the field of education . The use of the Internet can be used as a container for distributing information better lesson.Applications developed using HTML5 with the help of jquery to display on a web browser on a desktop or web browser table . Meanwhile, to beautify the appearance of the website can also use javascript and CSS3 . As for data storage to be able to use a MySql database.Applications website for breastfeeding online course material is used to make subject matter accessible to many people. In addition, by making the delivery of better material information with the video.