Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Manusia dan Lingkungan

ANALISIS KUALITAS LINGKUNGAN PERAIRAN BERDASARKAN KOMUNITAS MEIOBENTOS DAN KUALITAS SEDIMEN DI PANTAI DAN AREA PERTAMBAKAN, PESISIR SRIWULAN KABUPATEN DEMAK Sidqi, Muhandis; Tandjung, Shalihuddin Djalal; Nitimulyo, Kamiso Handoyo
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 10, No 3 (2003)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi ini meliputi (1) menentukan kualitas lingkungan daerah pesisir dan tambak ikan, kualitas sedimen, dan komunitas meiobentos, (2) menemukan hubungan antara kualitas sedimen dan meiobentos, dan (3) menentukan tingkat produktivitas peikampungan tambak ikan berdasarkan jarak, tingkat polusi dan destruksi. Parameter kualitas air dianalisis menggunakan metode deskriptif-komparatif, sedangkan parameter sedimen dianalisis menggunakan PCA (Principal Component Analisys) untuk menentukan distribusi spasial pada setiap stasiun pemantauan dan lapisan kedalaman sedimen. Komunitas meiobentos diperiksa dengan menggunakan CA (Factorial Correspondence Analysis) untuk mendeteksi tingkat distribusi spasial yang juga berdasarkan stasiun pemantauan dan lapisan kedalaman sedimen. Data tersebut dianalisis menggunakan korelasi dan regresi untuk memahami pengaruh parameter bebas terhadap produktivitas tambak ikan. Kemudian tes statistik non parametric dari Kruskall Wallis digunakan untuk membedakan produktivitas pada 3 desa berdasarkan jarak terhadap sumber pencemaran dan tingkat destruksi tambak ikan. Penelitian ini menemukan bahwa nilai parameter kualitas air (muddy, TSS NH3, NO2, beyond threshold level), negative redox potential (Eh) sediment value/reduction zone, and IMLP adalah moderat. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi air di daerah penelitian tidak stabil. Penelitian juga menunjukkan nilai indeks diversitas yang rendah, dominasi organisme meiobentos tertentu, dan konformitas antar komunitas bentos. Hasil tes statistik Kruskall Wallis menunjukkan adanya signifikansi antara produktivitas tambak ikan dengan factor jarak dan tingkat destruksi diantara 3 desa dalam daerah penelitian yaitu Bedono, Sriwulan. Purwosari yaitu dengan nilai produktivitas 0.65,0.56, 0.41 ton/hektar/tahun.
AKUMULASI MERKURI PADA IKAN BAUNG (Mytus nemurus) DI SUNGAI KAHAYAN KALIMANTAN TENGAH Panda, Adventus; Nitimulyo, Kamiso Handoyo; Djohan, Tjut Sugandawaty
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 10, No 3 (2003)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Kahayan di Kalimantan Tengah mengalami tekanan lingkungan karena adanya limbah merkuri yang berasal dari aktivitas penambangan emas tradisional. Di tempat tersebut terdapat 10a4 tempat penambangan emas sepanjang sungai dari hulu sampai hilir. Merkuri dalam sedimen sungai secara berturut-turut mengalami metilasi (methylation) oleh reduksi sulfat bakteri. Riset ini merupakan studi akumulasi merkuri (FIg) dalam Mytus nemurus, sedimen dan air, dari hulu ke hilir di sungai Kahayan. Total jarak dari hulu sekitar 296 km. Data dikumpulkan dari 3 lokasi sepanjang sungai. Dalam tiap lokasi tapak sampling berada di dataran baniir (floodplain). Penelitian dilaksanakan selama musim hujan. lkan ditangkap menggunakan rengge (gillnet). Penentuan metil merkuri digunakan metode modified CV-AAS (cold vapor atomic absorption spectrophotometry). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara sample yang diukur, akumulasi tertinggi masing-masing berada dalam sedimen sungai (0,336 mg.) dikutip dengan daging M. numerus (0,303 mg.g-1 + 0.342). dan air (0.058 mg-1). Merkuri memiliki tendensi meninggi menuju hilir. Hal ini disebabkan oleh tekstur sedimen yang didominasi oleh silt. Kondisi ini berpotensi untuk metilasi. Turbiditas, arus, dan pH menyumbangkan kenaikan tingkat merkuri di hilir. Asupan merkuri mingguan yang dapat ditoleransi menurut WHO adalah 171,42 mg adalah sama dengan 24,4 mg sehari jika seseorang mengkonsumsi 100 g daging M. numerus sehari. dimungkinkan bahwa akan ada 30,3 mg.g-1 yang masuk ke tubuh. Hal ini berarti bahwa merkuri disepanjang sungai Kahayan mengancam penduduk yang mengkonsumsi ikan dari sungai tersebut.
ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN, FOSFOR DAN KARBON ORGANIK DI DANAU SENTANI - PAPUA Indrayani, Ervina; Nitimulyo, Kamiso Handoyo; Hadisusanto, Suwarno; Rustadi, Rustadi
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 22, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mengenai analisis kandungan nitrogen (N), fosfor (P) dan karbon organik (KO) telah dilakukan di Danau Sentani, Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kandungan ketiga unsur tersebut di perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei berstrata (stratified sampling method) sesuai dengan tujuan (purposive). Metode pengukuran dan pengambilan sampel menggunakan teknik Composit Sampling. Area penelitian dibagi atas 4 zona yaitu inlet, KJA, tengah danau dan outlet. Analisis data menggunakan Program Microsoft Excel 2007 dan Analisis Varians (ANOVA) pada taraf kepercayaan 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio N:P perairan danau adalah 10,248 mg/L/bln di inlet; 2,417 mg/L/bln di KJA; 0,683 mg/L/bln di tengah danau dan 8,351 mg/L/bln di outlet. Sementara itu, rasio C:N adalah 15,008 mg/L/bln di inlet; 47,647 mg/L/bln di KJA; 90,884 mg/L/bln di tengah danau dan 6,777 mg/L/bln di outlet.