Umar - Nimran
Dosen Fakultas Ilmu Administrasi, UB

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA DAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN Rise P, Herdiyanti; Setiawan, Margono -; Nimran, Umar -
WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 13, No 4 (2010)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.736 KB)

Abstract

ABSTRAKS   Penelitian ini mengkaji kepemimpinan efektif yang ditinjau dari konsep gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas dan karyawan terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas dan karyawan terhadap kinerja karyawan, (2) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas dan karyawan terhadap kepuasan kerja karyawan, dan (3) Untuk mengetahui pengaruh secara signifikan antara gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan baik secara maupun tidak langsung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey. Individu sebagai unit analisis terdiri dari para karyawan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk. dengan jumlah sampel 68 karyawan dari populasi 212  karyawan. Uji hipotesis dilakukan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas dan karyawan mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kinerja, (2) gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas dan karyawan mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, dan (3) gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas dan karyawan terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang berorientasi tugas secara dominan berpengaruh terhadap kinerja dan kepuasan kerja karyawan. Kami menyarankan pihak perusahaan lebih memperhatikan kepentingan karyawan juga untuk mencapai tujuan mereka.   Kata Kunci: Gaya kepemimpinan, kepuasan kerja     ABSTRACTS   The study perceives the effectiveness of leadership  from the effect of leader`s style that orientation task and employee on the employee`s job performance and employee`s job satisfaction. The study aims at : (1) finding out significantly effects of the leader`s style that orientation task and employee on employee`s job performance, (2) finding out significantly effects of the leader`s style that orientation task and employee on  employee`s job satisfaction, and (3) ) finding out significantly effects of the leader`s style that orientation task and employee on employee`s job performance and employee`s job satisfaction directly and indirectly. This is a survey research involving the employees of PT. Semen Gresik , at the analysis unit, with sample of 68 from 212 employees a quastionaire was used. Hipothesis testing was done by path analysis. The result of study showed that : (1) leader`s style that orientation task and employee are significantly affected the employee`s job performance, (2) leader`s style that orientation task and employee are significantly affected the employee`s job satisfaction, and (3) leader`s style that orientation task and employee are significantly effected the employee`s job performance and employee`s job satisfaction. Based on the finding, therefore, it is suggested that the leder`s style on orientation task  is basically dominant variable in influencing the employee`s job performance and employee`s job satisfaction. We also suggested that the organization pay more attention to their employee`s need to get their goals.   Keywords: Leadership, job satisfaction
ANALISIS INVESTASI DALAM MENENTUKAN PORTOFOLIO OPTIMAL DI BURSA EFEK JAKARTA Setiawan, Heru; Syamsudin, Lukman -; Nimran, Umar -
WACANA, Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 13, No 4 (2010)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.152 KB)

Abstract

ABSTRACT   This research is an effort to show how to analyse an investment by diversificating in order to minimize the risk and to gain expected profit through Simple Criteria for Optimal Portfolio Selection (SCOPS) method supported by Capital Asset Pricing Model (CAPM) method as a comparative factor. Data were taken from Index LQ 45 which having the bigest capitalization and liquid in trading frequency. Sampling with drawal was done with certain creterians and 27 selected from 45 population. Results of this research indicates that beta as a risk measurement reffecting less influence on market. 27 from selected samples 5 of them become optimal portfolio candidates among others Lippo Land Devlopment (LPLD), Astra International Inc (ASII), Telkom (TLKM), Lippo Bank (LPBN), and Barito Pacific Timber (BRPT) with each Excess Return to Beta (ERB) 2.2576, 2.0407, 0.5102, 0.4576 and 0.2801 which is higher than cut off rate (C*) namely 0.1106. The proportion of invested funds on each share 16.65 % for LPLD, 56.91 % for ASII, 14.82 for TLKM, 5.20 % for LPBN, and 6.42 % for BRPT with return portfolio ( ) 0.0406 and portfolio risk ( ) 1.5839. It is concluded that SCOPS method has been functioned in line with this research of which the selected shere become optimal portfolio candidate is the best diversification although the resnlt of test corelation is not significant.   Keywords : Investment, diversificating   ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bagaimana menganalisis suatu investasi dengan cara diversifikasi  agar dapat meminimisasi risiko dan mencapai keuntungan yang di harapkan, melalui metode Simple Criteria for Optimal Portfolio Selection (SCOPS) didukung oleh metode Capital Asset Pricing Model  (CAPM) sebagai bahan pembanding. Data saham diambil dari Indeks LQ 45 yang memiliki kapitalisasi terbesar dan likuid dalam prekwensi perdagangan, dilakukan dengan kriteria tertentu terpilih 27 saham sebagai populasi, kemudian dilakukan sensus. Hasil penelitian menunjukan bahwa beta sebagai ukuran risiko kurang mencerminkan pengaruh terhadap pasar. Return saham Indeks LQ 45 berdasarkan hasil perhitungan konsep Capital Asset Pricing Model (CAPM) diperoleh hasil pengembalian berdasarkan tingkat risiko beta saling bertolak belakang dimana saham-saham yang memiliki return tinggi memiliki beta yang rendah dan sebaliknya return yang rendah memiliki beta yang tinggi. Dari 27 saham terpilih 5 saham yang menjadi kandidat portofolio optimal diantaranya : Lippo Land Development (LPLD), Astra International Inc (ASII), Telkom (TLKM), Lippo Bank (LPBN), dan Barito Pasifik Timber (BRPT) dengan Excess Return to Beta (ERB) masing-masing 2.2576, 2.0407, 0.5102, 0.4576, 0.2801 yang lebih tinggi dari Cut off Rate (C*) yaitu 0.1106. Proporsi dana yang di investasikan pada masing-masing saham 16.65 % untuk LPLD, 56.91 % untuk ASII, 14.82 % untuk TLKM, 5.20 % untuk LPBN dan 6.42 % untuk BRPT dengan return portofolio (Rp) 0.0396 dan risiko portofolio (Bp) 1.5839. Melihat hal tersebut sham- saham  yang   membentuk   portofolio   optimal   berhasil   meningkatkan   return  sebesar 51.61 % walaupun harus diikuti sedikit peningkatan risiko sebesar 13.88 %, dengan demikian secara tidak langsung diversifikasi saham  berhasil mengurangi risiko sebesar 37.73 %. Dari hasil uji simulasi alternatif portofolio optimal secara keseluruhan terbukti bahwa pasangan portofolio yang terseleksi dengan model Simple Criteria Portfolio Optimal Selection (SCOPS) merupakan pasangan terbaik diantara pasangan alternatif lainnya, Walaupun hasil uji korelasi return antar saham portofolio optimal menunjukan hasil yang tidak signifikan, hal tersebut dikarenakan sulit sekali mencari pasangan portofolio yang benar- benar ideal apalagi lingkup penelitian ini terbatas hanya pada Indeks LQ 45 saja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dengan segala kelemahan yang ada, dapat penulis sarankan sebagai berikut : (1) Kiranya perlu dilakukan penelitian ulang mengenai hal ini dengan menambah jumlah sampel yang lebih Presentatif serta periode pengamatan yang lebih panjang, lebih jauh dari itu hendaknya data saham pada pasca pertengahan tahun 1997 harus di teliti guna mengetahui dampak dari  krisis ekonomi terhadap pembentukan portofolio optimal. (2) menambah hasil referensi penelitian yang mendukung terutama dari lembaga yang melakukan hal serupa. (3) Data analisis secara kuantitatif hendaknya didukung oleh data yang menggunakan pendekatan subjective judgement yang bersifat kualitatif dari berbagai ahli bidang tersebut, guna melengkapi dan menyempurnakan hasil penelitian.   kata kunci : Investasi, diversifikasi