Sri Indah Nikensari
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH PADA SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATA TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA

Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi & Bisnis
Publisher : Faculty of Economics, State University of Jakarta.

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.281 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabelpengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini dilakukan dengan memperhatikan perkembangan pengeluaran pemerintah di Indonesia khususnya jangka waktu 2007-2008 dengan metode statistik inferensial (induktif). Jenis data yang digunakan adalah data time series, dengan data sekunder yang dipublikasi oleh Biro Pusat Statistik (BPS) dan lembaga lainnya. Pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 17.0.  Hasil dari persamaan regresi berganda yang didapat dalam penelitian ini adalah Y =  42,955 + 0,902LnX1 + 0,198LnX2. Dari Uji F pengaruh pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia, F hitung adalah sebesar 6,074 sedangkan F tabel adalah sebesar 3,171626 maka F hitung> F tabel. Artinya terdapat pengaruh pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia secara serempak Kesimpulan yang sama terjadi pada uji signifikansi dan nilai sig. Yang didapat adalah 0,004 dari hasil tersebut bahwa sig. lebih kecil dari a maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia.  Untuk uji t, dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan berpengaruh pada IPM (t hitung 3,023 > t tabel1,674116), namun pengeluaran pemerintah daerah pada sektor kesehatan tidak berpengaruh pada IPM ( t hitung0,412 < t tabel 1,674116). Selain itu, terlihat bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,186, artinya seluruh variabel bebas (pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan) dapat menjelaskan variabel terikat (Indeks Pembangunan Manusia) sebesar 18,6%. Sedangkan sisanya sebesar 81,4% diterangkan oleh variabel lain.

PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN KAITANNYA DENGAN NON PERFORMING FINANCING (NPF) DAN BAGI HASIL

Econosains: Jurnal Online Ekonomi & Pendidikan Vol 10 No 2 (2012): Econosains: Jurnal Online Ekonomi dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.703 KB)

Abstract

ABSTRACEconomic development in Indonesia require funding from many sources. One source of funding is from the Islamic banks in recent years experienced a very rapid expansion, both of the institution and the assets and the distribution of funds.This study aims to look at the link between non-performing financing (NPF) (X1) and the profit sharing ratio (X2) to the amount of mudharabah financing (Y) in Islamic banks and Islamic business units in Indonesia. But in the process of analysis, because of autocorrelation, then added the other explanatory variables are mudharabah financing at the previous period (X3). The results showed a significant effect of the profit sharing ratio received by the bank (X2), then the mudharaba financing at the previous period (X3) to the mudharaba financing at current period (Y), but the magnitude of the NPF last period had no significant effect to the amount of mudarabah financing at current period. The lack of effect of NPF to the meaninglessness of financing was indicated that the handling of non-performing loans (NPF) used rescheduling and reconditioning scheme and financing into qordhul hasan. Although partially NPF had no significant effect to the financing, but together these three explanatory variables have a significant impact on financing. The coefficient of determination indicates the amount of 0.991, which means that 99% more variation in the mudharaba financing can be explained by the threeexplanatory variables. Keywords: Mudharabah Financing, non performance financing, qordhul hasan, profit sharing ratio

Pendalaman Materi Dan Teknik Cepat Penyelesaian Ujian Akhir Pada Guru-Guru Ekonomi SMA/SMK Se-Lombok Barat

Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.061 KB)

Abstract

This community service activity (Penmas) aims to improve the understanding of the materials and techniques of completing the final exam with a double syllabus, namely the Curriculum syllabum 2013 and the spirit of the 2006 Curriculum, at high school level Economics teachers in Mataram - Lombok.Penmas conducted for 3 hours, with lecture and practice methods. Selection of materials based on previous years test questions that are often tested and required calculation or curve analysis, such as demand and supply concepts, price elasticity, and transaction analysis in accounting records. The concept of demand and supply material is deepened by the factors that influence it and its impact on the movement / shift of the curve. The concept of elasticity material deepened with the variation of the problem and how to quickly solve it. The transaction analysis material to post in the ledger deepened with some practice with various kinds of questions. The techniques of performing the final exam with multiple choice questions, both manual and computer-based systems are also delivered.Penmas implementation ends with frequently asked questions and submission of several frequently tested material files. This activity will be followed up later, in order to see the effect of this activity on student exam results in the coming year.