Articles

Found 14 Documents
Search

PERFORMA LITTER KELINCI-INDUK LOKAL YANG DIBERI PAKAN HIJAUAN UBI JALAR DISUPLEMENTASI SEJUMLAH KONSENTRAT BERBEDA Tarsono, Tarsono; Najamudin, Najamudin; Mustaring, Mustaring; Duma, Yulius; Supriono, Supriono
AGROLAND Vol 16, No 1 (2009)
Publisher : AGROLAND

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study to identify the effects of different concentrate supplementation on the reproductive performance of the local rabbits fed with basal ration (i.e.: sweet potato forages – ad libitum) was carried out in Jono Oge village - Biromaru, Donggala–Central Sulawesi. The study used 12 multifarious does which were allocated to four treatments using a Randomized Block design (RBD).  The treatments were as follows: does fed with basal ration (R0); does fed with basal ration supplemented with concentrate at 1% (R1), 2% (R2), and 3% (R3) of body weights.  Litter sizes, weights at birth   and weaning of kids were then recorded.  Results showed that concentrate supplementation for the  local rabbits fed with basal ration of sweet potato forages did not significantly affect the litter size and  birth-weight of kids but the treatments did significantly affect their weaning-weights (21 day old).
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ADITIF ALAMI PADA BENSIN TERHADAP EMISI GAS BUANG UNTUK SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH Najamudin, Najamudin
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 4 No 1 (2018): Journal Machine Vol. 4 No. 1 Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.374 KB) | DOI: 10.33019/jm.v4i1.446

Abstract

ABSTRAK   Dampak dari perkembangan teknologi otomotif mengakibatkan kebutuhan bahan bakar juga semakin meningkat. Dalam hal ini zat aditif digunakan untuk memberikan peningkatan sifat dasar dan nilai angka oktan tinggi untuk dapat meningkatkan kinerja mesin. Variabel penelitian meliputi variabel bebas yaitu prosentase campuran zat aditif dan premium sedangkan variabel terikat berupa emisi gas buang. Data yang diperoleh akan diplotkan pada grafik. dan akan dijadikan acuan untuk menilai besarnya pengaruh pemakaian zat aditif terhadap emisi gas buang yang dihasilkan. Dengan penambahan zat aditif akan memperbaiki proses pembakaran yang akan menurunkan kadar CO, CO2, HC, meningkatkan konsumsi oksigen (O2) dan akan menghilangkan senyawa NOx. Dari hasil penelitian yang dilakukan di dapat bahwa penurunan senyawa emisi gas buang yang signifikan terjadi pada Kadar CO yang di hasilkan oleh bensin yang telah di campur zat aditif konsentrasi (0.2 g :100 ml) pada putaran 1.000 rpm adalah 0.60% dengan penurunan sebesar 0.09%. Nilai penurunan yang terjadi pada putaran 1.000 rpm pembakaran menjadi lebih baik karena panas yang di hasilkan lebih stabil.
The consequences of increasing assertiveness of trans-national religious communities for international relations Najamudin, Najamudin
Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies Vol 2, No 2 (2012): Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies
Publisher : State Institute of Islamic Studies (STAIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transnational communities, or in other terms, the migrant communities whowent to the US and the UK, or to any other European states had strong belief intheir religion in which they might not be contaminated by the secular ideology inthe Western countries. In this respect, the phenomenology of religion in internationalrelations is a relatively new and surprising. Accordingly, this paper aims atinvestigating the implications of the emergence of trans-national religious groupsfor international relations. The paper will argue that the rise of trans-nationalreligious groups has produced a profound impact on international relations. Thefactors that influenced this transformation in international relations is the contemporaryprocesses of globalization which scholars argue, are pivotal to bringingreligion to the centre stage of international relations. In order to deepen theunderstanding of this process, two case scenarios will be analyzed, namely, theSikh Diasporas and the imagined Islamic community, the umma. In this paper, ithas been argued that the rise of trans-national religious actors may affect statesovereignty in one way or another. Under secular ideology, the role of religion ismarginalized from the public sphere, in particular, the domain of politics and religion is being obviously separated. This separation, according to both groups,is problematic. It is therefore, the emergence of Islamic and Sikh communities isconsidered by some liberal democratic countries like India as a peril to its statesovereignty. In Islamic doctrines, the Muslims hold a principle in din wa dawla,the unity of state and religion, while in Sikhism, the Sikhs have to trust miri andpiri, the unification of religious and political institution.Masyarakat transnasional atau dalam terma lain disebut juga sebagai masyarakatmigran yang menetap di Amerika dan Inggris, atau ke negara-negara Eropalainnya memiliki keyakinan yang kuat terhadap agama mereka dan tidakterkontaminasi oleh ideologi sekuler Barat. Pada konteks ini, fenomenologi agamadalam perspektif hubungan internasional merupakan kajian baru dan menarikuntuk dibahas. Berdasarkan hal tersebut, makalah ini bertujuan untuk menyelidikiimplikasi dari munculnya kelompok trans-nasional tersebut terhadap kajianhubungan internasional. Makalah ini berasumsi bahwa munculnya kelompok sosialkeagamaan yang bersifat trans-nasional berdampak besar terhadap hubunganinternasional. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan ini adalah prosesglobalisasi yang menarik agama ke dalam pola hubungan internasional. Untuklebih jelasnya, dua skenario kasus akan dianalisis, yaitu Diaspora Sikh dan konsepsi‘keummatan’ dalam Islam. Dalam pembahasan makalah ini, didapati bahwamunculnya kelompok masyarakat trans-nasional dapat mengancam kedaulatansuatu negara dalam berbagai bentuknya. Dalam ideologi sekuler, peran agamatermarjinalkan dari ruang publik, khususnya ranah politik. Pemisahan ini, menurutkedua kelompok tersebut, memiliki sejumlah permasalahan. Oleh karena itu,munculnya masyarakat transnasional Islam dan Sikh dianggap oleh beberapanegara demokrasi liberal seperti India sebagai ancaman bagi kedaulatan negara.Dalam perspektif Islam, prinsip din wa dawlah merupakan konsepsi kesatuannegara dan agama, sementara dalam ajaran Sikhisme, doktrin miri piri, merupakankonsepsi penyatuan lembaga keagamaan dan politik.
Peningkatan Pemahaman Tentang Politik Uang Bagi Pemilih Pemula Di Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya Ilhamsyah, Fadhil; Fadhly, Zuhrizal; Kabiru Rafiie, Said Ahmad; Najamudin, Najamudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 1, No 1 (2019): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.02 KB)

Abstract

This paper explains about innovation of the local government which is part of the Population and Civil Registration (Dukcapil) service reform. Aklamasidansa is the policy of the West Aceh Regency in the matter of arranging birth certificates and death certificates that are integrated with village funds. The issue of legal identity is still a problem in Indonesia, many people do not have a legal identity so that it has an impact on all services provided by the government to the community. Aklamasidansa  is an innovation that brings government and society closer. Aklamasidansa has been running since 2017 and operates in the assisted villages. This study used a qualitative method with a case study approach, the informants of this study were the community as recipients of services, the West Aceh government as an innovator. The results of the study show that the aklamasidansa policy has increased the coverage of legal identity ownership, especially birth certificates which increased from 70.25% percent (June 2017) to 93.90 percent (December 2018). Aklamasidansa as one of the service innovations to the community is running very well in improving the data administration of the village and make it easier for citizens to receive services in arranging birth certificates and death certificates.
Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID NTB) Terhadap Undang-Undang Penyiaran No 32 Tahun 2002 Dan P3SPS Najamudin, Najamudin
SCHEMATA Vol 7 No 1 (2018): Schemata: Jurnal Hukum Islam dan Sosial
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.989 KB) | DOI: 10.20414/schemata.v7i1.295

Abstract

Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons istilah hermeneutik sebagai dasar untuk memahami. Sedangkan KPID adalah lembaga yang otoritatif pada pengawasan penyiran di daerah yang mengacu pada UU Penyiaran 32 Tahun 2002. Hadirnya lembaga penyiaran di NTB memiliki dampak positive negative, yaitu mampu memenuhi kebutuhan informasi bagi masyrakat NTB, tapi juga menambah permasalahan, seperti perilaku kekerasan oleh anak-anak, Pelecehan seksual oleh anak-anak maupun dewasa, kata-kata kotor oleh anak-anak dan lainnya. Prilaku tersebut diilustrasikan melalui Televisi. Pada tahap implementasi kebijakan dan pemahaman KPID tentang UU Penyiaran dan P3SPS peneliti melihatnya menggunakan teori hermneutika Gadamer dan Ripley “pendekatan kepatuhan dalam impelentasi kebijakan”. Terjadinya ketidakpatuhan tersebut disebabkan oleh kebijakan tersebut hanya berlaku formalitas, atau dalam logika hermeneutika apa yang KPID lakukan baru sebatas pemahaman literal, sehingga perlu diuji dengan Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons.   Keywords: Pre Understanding, Effective Histori, Fusion Of Horisons, UU Penyiaran, P3SPS, KPID, Lembaga, Penyiaran
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ADITIF ALAMI PADA BENSIN TERHADAP EMISI GAS BUANG UNTUK SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH Najamudin, Najamudin
journalmachine Vol 4 No 1 (2018): Journal Machine Vol. 4 No 1 Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.374 KB)

Abstract

Dampak dari perkembangan teknologi otomotif mengakibatkan kebutuhan bahan bakar juga semakin meningkat. Dalam hal ini zat aditif digunakan untuk memberikan peningkatan sifat dasar dan nilai angka oktan tinggi untuk dapat meningkatkan kinerja mesin. Variabel penelitian meliputi variabel bebas yaitu prosentase campuran zat aditif dan premium sedangkan variabel terikat berupa emisi gas buang. Data yang diperoleh akan diplotkan pada grafik. dan akan dijadikan acuan untuk menilai besarnya pengaruh pemakaian zat aditif terhadap emisi gas buang yang dihasilkan. Dengan penambahan zat aditif akan memperbaiki proses pembakaran yang akan menurunkan kadar CO, CO2, HC, meningkatkan konsumsi oksigen (O2) dan akan menghilangkan senyawa NOx. Dari hasil penelitian yang dilakukan di dapat bahwa penurunan senyawa emisi gas buang yang signifikan terjadi pada Kadar CO yang di hasilkan oleh bensin yang telah di campur zat aditif konsentrasi (0.2 g :100 ml) pada putaran 1.000 rpm adalah 0.60% dengan penurunan sebesar 0.09%. Nilai penurunan yang terjadi pada putaran 1.000 rpm pembakaran menjadi lebih baik karena panas yang di hasilkan lebih stabil.
Strategi dan Gerakan Organisasi Dakwah dalam Pengembangan Agama Najamudin, Najamudin; Fikri, Hamdanul Khaerul
KOMUNIKE Vol 7, No 2 (2015)
Publisher : KOMUNIKE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dakwah dalam artinya yang paling elmenter adalah menyampaikan pesan-pesan suci dan luhur yang bersumber dari ajaran agama. Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, dakwah telah menjadi bagian dari gerak hidup dan dinamika di Indonesia. Substansi dakwah yang disampaikan setidaknya mencakup dua hal, yakni ajakan berbuat kebaikan (amar ma’ruf) dan mencegah berbuat jahat atau penyimpangan (nahyi munkar).Paper ini menitik beratkan pada strategi dan gerakan organisasi dakwah dalam pengembangan Agama, studi kasus pada Pondok Pesantren/Lembaga Pendidikan. Bagaimana dan siapa saja yang mampu membuat sebuah strategi gerakan organisasi dakwah khususnya pada lembaga pondok-pesantren yang ada di Indonesia, karena strategi gerakan yang ada saat ini perlu dikembangkan terus-menerus agar terciptanya sebuah gerakan dakwah yang mampu memunculkan hasil-hasil yang nyata pada sebuah gerakan dakwah. Kemudian juga di dalam penulisan jurnal ini penulis menekankan cara-cara yang dapat dipakai untuk mengembangkan sebuah gerakan dan strategi dakwah pada organisasi atau lembaga pendidikan pesantren.
PENGEMBANGAN POTENSI MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN SISTEM PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KECAMATAN BUKAL KABUPATEN BUOL PROPINSI SULAWESI TENGAH Rosmini, Rosmini; Lakani, Irwan; Najamudin, Najamudin
Jurnal Abditani Vol 1 (2018): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v1i0.16

Abstract

Program           Kemitraan Wilayah (PKW) yang sebelumnya bernama Ipteks bagi wilayah (IbW) di Kecamatan Bukal Kabupaten Buol dilakukan berdasarkan kenyataan yang ada dalam  masyarakat yakni: masih sebagian besar hidup dalam ketidakberdayaan ekonomi,  potensi masyarakat dan sumberdaya alam lingkungannya cukup tersedia belum termanfaatkan dengan baik dan arif, penatakelolaan sumber-sumber potensi ekonomi proposional dan profesional.   Berdasarkan aspek-aspek tersebut diatas PKW Kecamatan Bukal Kabupaten Buol dilaksanakan agar dapat mendorong masyarakat dalam memanfaatkan potensi SDA yang dimiliki secara baik dan arif untuk meningkatkan kesejahteraannya.  PKW Kecamatan Bukal Kabupaten Buol dimaksudkan untuk mendorong masyarakat dalam memanfaatkan potensi SDA yang dimiliki secara baik dan arif untuk meningkatkan kesejahteraannya. PKW Kecamatan Bukal berlangsung selama 3 tahun yakni tahun I (tahun 2016) dengan kegiatan berupa sosialisasi  kepada aparat pemerintah Kabupaten Buol dan kepada masyarakat di 2 desa di wilayah Kecamatan Bukal yakni Desa Mooyong dan Desa Modo serta program pemberdayaan masyarakat berupa penyuluhan dan pelatihan, demonstrasi  dan demplot teknologi pertanian.  Pada tahun kedua (tahun 2017) telah dilaksanakan kegiatan penyebarluasan teknologi pertanian dan teknologi tepat guna serta home industry  kepada anggota masyarakat serta rintisan kewirausahaan bagi  masyarakat. Pada tahun  ketiga (tahun 2018) dilaksanakan pengembangan produk kelompok masyarakat berupa pelabelan, promosi dan pemasaran hasil produk PKW.  Selain itu juga dilakukan pengembangan rumput hijuan ternak dan renovasi kandang ternak masyarakat. Metode yang diterapkan pada PKW tahun ketiga (tahun 2018) adalah pendampingan  dan pembinaan masyarakat yang  difokuskan  kepada kelompok tani, peternak dan kelompok TTG serta home industry yang telah memiliki kegiatan usaha dari hasil pelaksanaan PKW tahun pertama dan kedua (2016-2017). Hasil pelaksanaan PKW tahun ketiga (tahun 2018) di Kecamatan Bukal telah dilakukan pendampingan masyarakat dalam pengembangan kegiatan produktif masyarakat. Kegiatan produktif masyarakat tersebut adalah pengembangan dan penyebarluasan budidaya jagung,  pengembangan bioinsektisida dan biofungisida, pengembangan pupuk organik cair dan pupuk organik granul, dan pengembangan hijauan untuk pakan ternak, dan pelabelan, promosi serta pemasaran hasil produk masyarakat berupa jagung pipilan, biokultur, dan berbagai pupuk kandang granul
ANALISA PENGARUH KAMPUH LAS BERBAHAN ALUMINIUM TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA LAS ASETILIN Najamudin, Najamudin; Frendiantoro, Frendiantoro
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 5, No 1 (2017): Oktober
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan proses pengujian dengan meterial alumunium yang dilas dengan beda kampuh las yaitu X, V, dan I. Dimana pengujian ini membandingkan hasil lasan yang memakai kampuh yang berbeda yang mengakibatkan mempengaruhi sifat-sifat mekanik dari alumunium tersebut. Pengelasan (Welding) adalah salah satu teknik penyambungan  logam  dengan  cara  mencairkan  sebagian logam induk dan logam pengisi. Dari definisi tersebut terdapat 2 kata kunci untuk menjelaskan definisi pengelasan yaitu mencairkan sebagian  Iogam dan logam pengisi. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan hasil pengelasan beda kampuh las pada alumunium terhadap ketangguhan uji impact (carpy) dan struktur mikro. Nilai uji impact dan struktur mikro rata-rata spesimen adalah :BM 2,2472 joul/mm2, Nilai uji impact rata-rata spesimen dengan kampuh V 2,6300 joul/mm2, Nilai uji impact rata-rata spesimen dengan kampuh X 2,6449 joul/mm2, Nilai uji impact rata-rata spesimen dengan kampuh I 2,8400 joul/mm2, Dan hasil analisis struktur mikro yang didapat Al (berwarna putih ), Mg (berwarna keabu-abuan), Si (bewarna abu-abu) dan Cu (berwarna abu-abu agak kemerahan) dari setiap speseimen Base Material, has dan las pada kampuh V, X dan I.
PENGARUH TEKANAN MASUK DAN TEKANAN KELUAR TURBIN TERHADAP DAYA PENGGGERAK GENERATOR Najamudin, Najamudin
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6, No 2 (2019): April
Publisher : JURNAL TEKNIK MESIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The steam turbine is a prime mover that converts the vapor potential energy to kinetic energy and is subsequently converted to mechanical energy in the form of turbine shaft rotation. Turbine shaft, directly connected with the actuated mechanism, steam turbine can be used in various industrial fields or power plants. Generally, the steam turbine consists of a stationary part called a stator or turbine housing and a rotating part called a rotor. In the stator there is a nozzle, where the steam is exposed inside so that its speed rises. While on the rotor there are moving blades and discs that are the hilt of the moving blade. Because the shape of the motion blade is made curved in such a way that the change in vapor momentum flowing between the blades will cause a force acting on the blade curve so that it is pushed. This drive is subsequently transmitted by the disc and resulted in a spin on the turbine shaft. Power plants in Indonesia use generators to generate electricity. For that required the engine as a prime mover one of which is a steam turbine, to meet the above needs, then the problem is how to analyze the power generated steam turbine based on the influence of inlet pressure and turbine outlet pressure to generator generator power to fit Planning specifications of the turbine steam that can be used as a driving generator in a steam power plant.