Articles

Found 27 Documents
Search

PENGARUH SUMBER BELAJAR BERBASIS LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X Muzakkir, Muzakkir
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Volume 1 Nomor 2 Oktober Tahun 2016
Publisher : IKIP MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.885 KB)

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen dengan model perlakuan Pretest-Posttest Control Group Design, Tujuan penelitian ini untuk menguji efektifitas pembelajaran yang tinjau dari hasil belajar siswa Kelas X mata pelajaran geografi materi hidrosfer. Subyek penelitian ini adalah kelas X IPS 1 dan IPS 2 Tahun Pelajaran 2011/2012. Dari hasil uji efektifitas diketahui bahwa siswa yang mencapai ketuntasan 27 siswa artinya yang tuntas secara klasikal 90% siswa serta memenuhi KKM. Dari hasil uji perbedaan rata-rata bahwa hasil nilai t hitung yaitu (2,53) > t tabel (1,67) sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan sumber belajar berbasis lingkungan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa Kelas X Geografi pada materi hidrosfer. Hasil respon siswa terhadap proses pembelajaran bahwa siswa yang menyatakan sangat setuju 92%, setuju 8% artinya proses pembelajaran efektif.Kata Kunci : Sumber Belajar, Hasil Belajar, Geografi.
The Effectiveness of Magnesium Sulphate Adjuvant of Nebulised Salbutamol in the Treatment of Asthma Attack Musai, Masdianto; Muzakkir, Muzakkir
Journal of the Indonesian Medical Association Vol. 60 No. 7 July 2010
Publisher : Journal of the Indonesian Medical Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Inhalation of b-2 agonist alone for controlling the bronchial asthma was sometimes less effective, and induced the paradoxal effect. Magnesium sulphate have successfully been used in the treatment of acute asthma, in the emergency room with minimal side effect. This study investigated the efficacy of the addition of magnesium sulphate in salbutamol nebulization in the treatment of asthma attack. An add-on, closed, controlled clinical trial was performed on 40 asthma attack patients in the emergency unit, which was randomly divided into two groups. Group I was nebulized with magnesium sulphate and salbutamol (20 patients), dan group II received salbutamol and normal saline (20 patients). The lung function of the patients was examined in the 30, 60, 90, 120, 180, 240 and 300 minutes after nebulization. The PEFR increased from 179.00 ± 71.64 L/minute (33.50 ± 15.29% predicted) to 226.00 ± 88.69 L/minute (44.00 ±18.18 % predicted) after 300 minutes in group I and from 138.50 ± 49.15 L/minute (28.70 ± 10.46% predicted) to 221.50 ± 93.59 L/minute ( 45.50±19.71% predicted) in group II. In conclusion, there were significantly improvements of the lung functions in both groups. There was no significant different of the addition of Magnesium sulphate on nebulized salbutamol compared with salbutamol alone in the treatment of asthma attack.Keywords: asthma attack, salbutamol, magnesium sulphate
KONSEP ALQURAN TENTANG PENDIDIKAN ANAK Muzakkir, Muzakkir
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 19, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.669 KB) | DOI: 10.24252/lp.2016v19n1a5

Abstract

The main problem in this articles is how alqur’an concept about child education. Alquran is a guidance in every mankind activities, including education. Alquran has given a direction about child education. Child is a gift of God. Child is the most important assets for every family which must be cared, maintained and educated and Alquran has guided about how to educate child. In Alquran, it is found many concepts about education, even the goals, methods, and the content of its education itself.
KEUTAMAAN BELAJAR DAN MENGAJARKAN AL-QURAN: Metode Maudhu’i dalam Perspektif Hadis Muzakkir, Muzakkir
Lentera Pendidikan Vol 18, No 1 (2015): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.948 KB)

Abstract

Abstract: Expression of the Prophet in the his words خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ need to be examined/investigated its validity in order to generate high motivation for Muslims to practice it. Based on the search results of sanad and Matan of the hadith through many sources and where the focus of the study were Jami at-Tirmidhi, it can be concluded that the quality of hadith  was valid. Thus, the Quran as a perfect reading for Muslims who has certain rules in reading, from the mention of the letters, the short or the length, the thickness and the provisions of makharijul of letters need to be learned and taught diligently and earnestly. Learning al-Quran includes efforts to learn how to read them, to translate and to understand the laws, the lessons, the instructions contained therein. Likewise, teaching al-Quran includes efforts to lead and guide people to read, to translate and to understand the content of the verses of al-Quran. People who do it sincerely and earnestly will get the primacy of the al-Quran in the form of tranquility, peace of heart and mind as well as the intercession in the hereafter.Abstrak: Ungkapan Rasulullah saw. dalam sabda beliau خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ perlu di­ka­ji­/di­teliti kesahihannya agar dapat menimbulkan motiviasi yang tinggi bagi umat Is­lam untuk mengamalkannya. Berdasarkan hasil penelusuran sanad dan matan ha­­dis melalui sumber yang banyak dan yang dijadikan fokus kajian adalah HR. Imam at-Turmudzy dapat disimpulkan bahwa hadis dimaksud adalah berku­ali­tas sahih. Dengan demikian, al-Quran sebagai bacaan sempurna bagi umat Islam yang memiliki kaidah tertentu dalam membacanya, mulai dari penyebutan hu­ruf-hurufnya, panjang pendeknya, tebal tipisnya serta ketentuan makharijul hu­rufnya perlu dipelajari dan diajarkan secara tekun dan sungguh-sungguh. Belajar al-­Quran mencakup upaya mempelajari cara membacanya, terjemah, dan mema­ha­mi hukum-hukum, pelajaran-pelajaran, petunjuk-petunjuk yang terkandung di da­lamnya. Begitu pula, mengajarkan al-Quran mencakup upaya menuntun dan mem­bimbing orang dalam membaca, menerjemah dan memahamkan kandungan ayat-ayat al-Quran. Orang yang melakukannya secara ikhlas dan sungguh-sung­guh akan mendapatkan keutamaan dari al-Quran berupa ketenangan, ketente­ra­m­an hati dan pikiran serta syafaat di akhirat kelak.
KONSEPSI JIHAD PERSPEKTIF ABDULLAH AZZAM DALAM BUKU DI BAWAH NAUNGAN SURAT AL-TAUBAH Muthoifin, Muthoifin; Muzakkir, Muzakkir
Profetika Jurnal Studi Islam Vol, 18. No, 2 Desember 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.553 KB) | DOI: 10.23917/profetika.v18i2.7433

Abstract

The aim of this study is to find out the reasons of Abdullah Azzam’s view in jihad, to find out the factors causing some of Abdullah Azzam’s fatwa as to get no response from some jihadist, to analyze the influence of jihad Abdullah Azzam’s view on the war of Afghanistan and Syiria. This Research is library research by using data collection method in the form of documentation research method that is research model. Searching data by using the record of event that have passed by the work of Abdullah Azzam. From the analysis that has been done, it can be drawn conclusion namely; there are some things, as background of Abdullah Azzam’s view in jihad namely to realize tawheed establish the Islamic state and militarize the youth of islam, fight against the apostate group; Fight against the attacker. (Daf’a sha’ll) and fight against the Christian (Ahli kitab). There are several factors that cause some of Abdullah Azzam’s fatwa not be responded by some jihadist ; In the case of government property the case of bombing in various places, some of the jihadist argue that the action. Is retaliation against, the US, the beheading of the enemy’s neck as a form of psychological terror. Against victims and the change in attitude of some jihadist is due to the new influences a rising from. Interaction and from text book. There are some influences of jihad Abdullah Azzam’s view of the war in Afghanistan. Against American, including; the impact of the view of global jihad Abdullah Azzam resisting the attacks. As a form of solidarity with the Palestinian muslims being colonized by Zionist Israel backed by US. The impact of Masterplan 2020 and as a retaliation for US involvement in the murder of Abdullah Azzam. There are some influences of jihad Abdullah Azzam’s view of the war of Syiria. Against the shiite regime of Nushairiyah and the Iran shiite and the Russia communist; As a form of resisting the attacks, the impact of Masterplan of 2020, the ideals of the deliverance of Palestine and as a form of war against the apostate group.Penelitian ini bertujuan hendak menemukan alasan yang melatar-belakangi pandangan Abdullah Azzam berkenaan dengan Jihad, menemukan faktor-faktor yang menyebabkan sebagian fatwa Abdullah Azzam tidak mendapatkan respon dari sebagian Jihadis, menganalisa pengaruh pandangan Jihad Abdullah Azzam terhadap perang di Afghanistan dan perang di Suriah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research), dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa metode dokumentasi (documentation research method) yaitu model penelitian dengan mencari data dengan menggunakan catatan peristiwa yang sudah berlalu berupa karya Abdullah Azzam. Dari analisa yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan; bahwasanya terdapat beberapa hal yang melatar-belakangi pandangan Jihad Abdullah Azzam, diantaranya; untuk merealisasikan Tauhid, mendirikan Negara Islam dan militerisasi pemuda Islam, memerangi kelompok Murtad, memerangi orang yang melakukan serangan (Daf’us Sha’il) dan memerangi Ahlul Kitab. Ada beberapa faktor yang menyebabkan sebagian fatwa Abdullah Azzam tidak direspon oleh sebagian Jihadis; dalam kasus perampokan harta milik pemerintah, sebagian Jihadis beralasan karena pemerintahnya adalah pemerintah Jahiliyah yang tidak menerapkan hukum Islam, dalam kasus peledakan bom di berbagai tempat sebagian kalangan Jihadis beralasan bahwa aksi tersebut merupakan aksi balasan terhadap AS, pemenggalan leher musuh sebagai bentuk teror psikologis terhadap korban dan perubahan sikap sebagian Jihadis disebabkan oleh pengaruh baru yang muncul dari hasil interaksi dan dari buku bacaan. Ada beberapa pengaruh pandangan Jihad Abdullah Azzam terhadap perang di Afghanistan melawan Amerika, diantaranya; dampak dari pandangan Jihad Global Abdullah Azzam, menahan serangan, sebagai bentuk solidaritas terhadap muslim Palestina yang sedang dijajah oleh Zionis Israel yang didukung oleh AS, dampak dari Masterplan 2020 dan sebagai aksi balasan atas keterlibatan Amerika dalam pembunuhan Abdullah Azzam. Ada beberapa pengaruh pandangan Jihad Abdullah Azzam terhadap perang di Suriah melawan rezim Syi’ah Nushairiyah dan Syi’ah Iran serta Komunis Rusia; sebagai bentuk menahan serangan, dampak dari Masterplan 2020, cita-cita pembebasan Palestina dan sebagai bentuk perang terhadap kelompok Murtad.
PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN LAHIRNYA MADRASAH SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL Muzakkir, Muzakkir
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 13, No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.422 KB) | DOI: 10.24252/lp.2010v13n2a4

Abstract

Science is essentially from Allah swt. He teaches and educates people through His selected person, His Messenger, with perfect teachings for all human beings in order that they can recognize himself and his God. The development of science is in line with the development of thinking and analytical skills of mankind. The trans-formation of knowledge to different people with different language is mainly by the process of translation. Trans-formation of knowledge, especially Islamic education began in a form of khalaqah in mosques or teachers houses, then developed to be formal education known as madrasah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI BERBANTUAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X Muzakkir, Muzakkir; Samsudi, Samsudi; Rifa’i, Achmad
Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology Vol 4 No 1 (2015): June 2015
Publisher : unnes press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk perangkat pembelajaran Geografi yang valid dan efektif. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (R&D) dengan tahapan mengacu pada model 4-D. Subyek penelitian siswa Kelas X SMA Negeri 5 Semarang tahun pelajaran 2014-2015. Uji coba skala terbatas berjumlah 15 siswa sedangkan untuk uji coba skala luas sebanyak 35 siswa. Hasil analisis penilaian ahli menggunakan formula Aiken’s V dengan standar valid di atas 0.30, hasil validasi bahwa perangkat valid rata-rata diatas 0.30. Proses pembelajaran efektif ditandai dengan ketuntasan hasil belajar rata-rata 75-79 dari nilai KMM 72, Sehingga siswa mencapai ketuntasan secara klasikal 80% siswa. Uji peningkatan hasil belajar diperoleh nilai t hitung 4,78 dan t tabel 1,70 maka nilai t hitung ≥ t tabel, jadi Ho ditolak dan Ha diterima. pretasi belajar terjadi kenaikan ditunjukkan N-Gain pada kategori sedang dan tinggi yaitu 0,84 Sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran efektif. Perangkat pembelajaran juga praktis berdasarkan hasil respon siswa sangat baik berjumlah 94% siswa. Bersdasarkan hasil tersebut perangkat pembelajaran valid dan efektif sehingga tujuan pengembangan perangkat tercapai.This study aimed to produce learning of geography which valid and effective. This study was research and development (R & D) by reference to the stage of the 4-D models. The subyect Class X Students study of SMA 5 Semarang in 2014-2015 school year. The trial limited of scale taken from 15 students and the trail wide-scale was 35 students. The analysis of expert judgment using the standard formula Aikens V valid above 0:30, the valid device was on average above 0.30. Effective learning process is characterized by the thoroughness of learning outcomes on average 75-79 of value KMM 72, so that students achieve mastery in classical 80% of students. The improvement test of learning outcomes obtained t count of 4.78 tabel 1.70, so the value of  t count ≥ t table, so Ho rejected and Ha accepted. The learning achievement demonstrated an increase in N-Gain in the category of medium and high at 0.84 so that can be concluded that an effective learning effective. The learning kit was also practical based on student responses were very excellent amounted to 94% of students. Based on the such that learning valid and effective so that the objectives of learning development achieved.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN, MANAJEMEN WAKTU, DAN KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI KERJA PERAWAT DI RSUD HAJI PROVINSI SULAWESI SELATAN Gustian, Nuning; Muzakkir, Muzakkir; Tamsah, Hasmin
Jurnal Mirai Management Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mirai Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.822 KB) | DOI: 10.1234/mirai.v2i2.63

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengamati seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan, manajemen waktu dan kompensasi terhadap motivasi kerja perawat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini dilakukan di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah populasi 40, dan penarikan sampel juga berjumlah 40 responden. Metode pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi langsung. Waktu penelitian dilakukan selama 2 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap motivasi kerja perawat. (2) ada pengaruh manajemen waktu terhadap motivasi kerja perawat. (3) ada pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja perawat. (4) ada sekitar 90,6 % pengaruh gaya kepemimpinan, manajemen waktu dan kompensasi terhadap motivasi kerja perawat. (5) Variabel gaya kepemimpinan kepala ruangan merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi motivasi kerja perawat. Kata kunci: Gaya kepemimpinan, manajemen waktu, kompensasi, motivasi kerja ABSTRACT This study aims to identify and observe how much influence the leadership style of the head of the room, time management and compensation to nurse work motivation. The method used in this research is survey method with quantitative approach, this research was conducted in the general hospital of haji area of south sulawesi province with a population of 40, and the sampling also amounted to 40 respondents. Data were collected through questionnaires and direct observation. The research was carried out for 2 months. The results showed that: (1) There is effect of leadership style of head of room to nurse work motivation. (2) There is effect of time managemnt on nurse work motivation. (3) There is a compensatory effect on nurse work motivation. (4) There are around 90,6% of the influence of the head of room leadership style, time management and compensation for work motivaton of nurses. (5) the variable the leadership style of the head of the room is the most dominant variable affecting the work motivation of the nurse. Keywords: Style of leadership, time management, compensation, work motivation
Harmonisasi Tri Pusat Pendidikan dalam Pengembangan Pendidikan Islam Muzakkir, Muzakkir
Al-Tadib Vol 10, No 1 (2017): Vol. 10 No. 1, Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.113 KB)

Abstract

Pada hakikatnya Allah SWT. adalah sumber ilmu pengetahuan. Allah swt. mengajari dan mendidik manusia pilihan Muhammad saw. sebagai Rasul-Nya dengan ajaran yang sempurna untuk disampaikan kepada umat manusia, agar mereka dapat mengenal dirinya dan Khaliknya. Perkembangan ilmu pengetahuan sejalan dan seirama dengan perkembangan daya pikir dan kemampuan analisis umat manusia. Proses transformasi dan transmisi ilmu pengetahuan kepada manusia yang berbeda bahasa adalah melalui kegiatan penerjemahan seperti halnya bahasa Al-quran dan hadis. Transformasi ilmu pengetahuan khususnya yang dikenal dengan pendidikan Islam, pada mulanya hanya dalam bentuk khalaqah di masjid-masjid atau rumah guru atau secara nonformal atau bahkan informal, kemudian berkembang menjadi pendidikan formal yang dikenal dengan istilah madrasah, kemudian semakin berkembang menjadi pendidikan moderen; baik sistem pengelolaan maupun pemanfaatan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kata kunci : Ilmu pengetahuan; Pendidikan formal; Pendidikan informal;  Pendidikan non formal. 
KEUTAMAAN BELAJAR DAN MENGAJARKAN AL-QURAN: Metode Maudhu’i dalam Perspektif Hadis Muzakkir, Muzakkir
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 18, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.948 KB) | DOI: 10.24252/lp.2015v18n1a9

Abstract

Abstract: Expression of the Prophet in the his words خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ need to be examined/investigated its validity in order to generate high motivation for Muslims to practice it. Based on the search results of sanad and Matan of the hadith through many sources and where the focus of the study were Jami at-Tirmidhi, it can be concluded that the quality of hadith  was valid. Thus, the Quran as a perfect reading for Muslims who has certain rules in reading, from the mention of the letters, the short or the length, the thickness and the provisions of makharijul of letters need to be learned and taught diligently and earnestly. Learning al-Quran includes efforts to learn how to read them, to translate and to understand the laws, the lessons, the instructions contained therein. Likewise, teaching al-Quran includes efforts to lead and guide people to read, to translate and to understand the content of the verses of al-Quran. People who do it sincerely and earnestly will get the primacy of the al-Quran in the form of tranquility, peace of heart and mind as well as the intercession in the hereafter.Abstrak: Ungkapan Rasulullah saw. dalam sabda beliau خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ perlu di­ka­ji­/di­teliti kesahihannya agar dapat menimbulkan motiviasi yang tinggi bagi umat Is­lam untuk mengamalkannya. Berdasarkan hasil penelusuran sanad dan matan ha­­dis melalui sumber yang banyak dan yang dijadikan fokus kajian adalah HR. Imam at-Turmudzy dapat disimpulkan bahwa hadis dimaksud adalah berku­ali­tas sahih. Dengan demikian, al-Quran sebagai bacaan sempurna bagi umat Islam yang memiliki kaidah tertentu dalam membacanya, mulai dari penyebutan hu­ruf-hurufnya, panjang pendeknya, tebal tipisnya serta ketentuan makharijul hu­rufnya perlu dipelajari dan diajarkan secara tekun dan sungguh-sungguh. Belajar al-­Quran mencakup upaya mempelajari cara membacanya, terjemah, dan mema­ha­mi hukum-hukum, pelajaran-pelajaran, petunjuk-petunjuk yang terkandung di da­lamnya. Begitu pula, mengajarkan al-Quran mencakup upaya menuntun dan mem­bimbing orang dalam membaca, menerjemah dan memahamkan kandungan ayat-ayat al-Quran. Orang yang melakukannya secara ikhlas dan sungguh-sung­guh akan mendapatkan keutamaan dari al-Quran berupa ketenangan, ketente­ra­m­an hati dan pikiran serta syafaat di akhirat kelak.