Articles

Found 39 Documents
Search

Detecting A Botnet By Reverse Engineering

IJCCS - Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems Vol 5, No 1 (2011): IJCCS
Publisher : Indonesian Computer, Electronics, and Instrumentation Support Society (IndoCEISS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.332 KB)

Abstract

Abstract— Botnet malware is a malicious program. Botnet that infects computers, called bots, will be controlled by a botmaster to do various things such as: spamming, phishing, keylogging Distributed Denial of Service (DDoS) and other activities that are generally profitable to the owner of the bot (botmaster) or those who use botnet services. The problem is that many computers have been controlled by botnets without the knowledge of the computer owner.  There are many ways to examine botnets, for example by studying the traffic from the botnet network, studying how botnets communicate to each, studying how each robot receives orders to do something, and so forth. Of the many methods, the most frequently and commonly used is the reverse engineering, where researchers study how a botnet works by botnet debugging.In this study the author tries to understand or research botnets by taking a type of botnet, namely Agobot, using reverse engineering.  One of the result of the research is that malware program files in general and in particular botnet has a technique to obscure the way that research using reverse engineering.Another result also shows that the botnet Agobot runs on computers by using the Windows service, and by changing the Windows registry so that every time the computer starts, Agobot always actively works in the computer memory.Keywords— Malware, Bot, Botnet, Botmaster, Agobot, Spam, Distributed Denial of Services, Identity Theft, Computer Security, Reverse Engineering, Debug, Windows Service, the Registry.

PERBANDINGAN ANTARA “BIG” WEB SERVICE DENGAN RESTFUL WEB SERVICE UNTUK INTEGRASI DATA BERFORMAT GML

Jurnal Informatika Vol 11, No 1 (2012): MAY 2012
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.05 KB)

Abstract

Web Service with Java: SOAP (JAX-WS/Java API for XML Web Services) and Java RESTful Web Service (JAX-RS/Java RESTful API for XML Web Services) are now a technology competing with each other in terms of their use for integrates data residing in different systems. Both Web Service technologies, of course, have advantages and disadvantages. In this paper, we discuss the comparison of the two technologies is a Java Web Service in relation to the development of GIS application (Geographic Information System) integrates the use of data-formatted GML (Geography Markup Language), which is stored in the system database XML (eXtensible Markup Language).

Crawling Web berdasarkan Ontology

Dinamik - Jurnal Teknologi Informasi Vol 14, No 2 (2009)
Publisher : FTI Unisbank

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dikembangkan sebuah aplikasi Web Crawler untuk melakukan penjelajahan dan pengambilanhalaman-halaman Web yang ada di Internet. Program crawl memanfaatkan WordNet dan ontology daristruktur Open Directory Project (ODP) untuk mencari relevansi suatu halaman web dengan kata kunci.Pentingnya suatu halaman web dihitung menggunakan rumus similaritas tekstual. Pengujian dilakukanuntuk membandingkan harvest-rate crawling menggunakan WordNet dengan menggunakan ontology daristruktur ODP.

KERANGKA SISTEM PENGUKURAN INTERNET SEBAGAI REKOMENDASI PENYEDIA DAN PENGGUNA INTERNET

Jurnal Sistem Informasi Vol 4, No 1 (2012): April
Publisher : Major of Information Systems Faculty of Computer Science Sriwijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractInternet measurement is now essential, many different people and organizations have an interest in measuring the internet. But broadly speaking, the interest in internet measurement arises for three kinds of reason: commercially, socially, and technically. The Internet is very complex, so it is very difficult to understand. Therefore, there is a need for a framework to be proposed for the Internet measurement system which dedicated to Internet service providers and users. It is hoped the finally is not only the effectiveness factors are achieved, but the satisfaction of users of Internet services can be achieved. The discussion in this paper will be preceded by an understanding of: Internet Architecture, Internet Measurements, Network Management, Network Monitoring Tools, Real-Time System, Review of QoS, QoS monitoring, and finally the proposed internet measurement system architecture with QoS guarantees real-time system-based.Keywords: internet measurement, QoS guarantee, real-time system

IMPLEMENTASI KOMPUTASI AWAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GOOGLE APP ENGINE (GAE) DAN AMAZON WEB SERVICES (AWS)

Jurnal Informatika Vol 6, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interoperabilitas, dalam arti cara bagaimana suatu sistem yang memiliki platform perangkat keras dan perangkat lunak tertentu dapat berkomunikasi dengan sistem-sistem yang memiliki platform yang berbeda, mungkin merupakan bagian dari ‘masa lalu’. Di masa-masa yang akan datang, interoperabilitas yang selama ini ditangani secara manual oleh organisasi-organisasi/perusahaan-perusahaan akan ditangani langsung oleh vendor-vendor penyedia komputasi awan (cloud computing) yang memang memiliki sumberdaya-sumberdaya manusia (analis sistem, pemrogram, pakar jaringan), perangkat keras (komputer-komputer server yang berjumlah sangat banyak dan berkemampuan raksasa), serta perangkat lunak (sistem operasi, server aplikasi, server Web) yang memang memenuhi syarat untuk itu. Di masa yang akan datang, untuk mendapatkan layanan-layanan  (service) dan tempat penyimpanan tertentu, organisasi-organisasi/ perusahaan-perusahaan tidak perlu berinvestasi terlalu tinggi untuk menyediakannya sendiri; mereka bisa saja menyewanya dari vendor-vendor komputasi awan yang saat ini mulai bermunculan. Google dan Amazon adalah para pendahulu dari teknologi komputasi awan (cloud computing) ini. Melalui tulisan ini, kita tidak akan membahas struktur internal keduanya secara rinci, melainkan kita akan mencoba membahas kelebihan serta kekurangan kedua vendor komputasi awan ini dari sudutpandang para manajer di bidang Teknologi Informasi yang akan melakukan investasi yang bermanfaat bagi organisasi/perusahaannya.

Pengukuran Fungsionalitas Perangkat Lunak Menggunakan Metode Function Point Berdasarkan Dokumentasi Desain

IJCCS - Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems Vol 7, No 2 (2013): IJCCS
Publisher : Indonesian Computer, Electronics, and Instrumentation Support Society (IndoCEISS)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.95 KB)

Abstract

AbstrakPerkiraan nilai perangkat lunak yang disepakati oleh end user dan tim pengembang harus dinyatakan dalam besaran tertentu, salah satunya adalah dalam u ku ran fungsionalitas (functional size measurement/FSM).Metode Function Point (FP) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mendapatkan ukuran fungsionalitas, pertama kali dikenalkan oleh Allan Albrecht dan kemudian terus dikembangkan sampai saat ini oleh International Function Point User Goup (IFPUG). Tujuan dari pengukuran menggunakan FP adalah untuk mendapatkan ukuran biaya, durasi, dan jumlah sumber daya yang diperlukan oleh sebuah proyek perangkat lunak dan dapat dilakukan pada setiap tahap pengembangan perangkat lunak. Pengukuran FP memerlukan keahlian dalam hal analisis perangkat lunak dan hasil perhitungannya dinyatakan valid jika dilakukan oleh seseorang yang mempunyai sertifikasi FP (certified FP) dari IFPUG.Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang dapat memberikan kemudahan bagi pelaku pengukuran perangkat lunak dalam menganalisis perangkat lunak dengan metode Function Point berdasarkan pada IFPUG CPM 4.3.1.Penelitian ini menghasilkan sistem yang membantu pengguna untuk melakukan analisis FP dengan cepat dan dengan validitas yang tinggi. Sistem yang dibuat mampu menghitung FP sesuai dengan dokumentasi yang dimiliki software dan menggunakan input berupa dokumen XMI yang di-eksport dari Use Case Diagram, Class Diagram dan perpaduan antara Use Case dan Class. Selain itu, penelitian ini menunjukkan pola bahwa semakin lengkap dokumen UML (Unified Modeling Language) yang dimiliki oleh sebuah perangkat lunak maka semakin akurat hasil perhitungan FP yang didapatkan. Kata kunci— Pengukuran perangkat lunak, UML, Function Point, dokumentasi desain perangkat lunak.  AbstractEstimated value of software as agreed by the end user and the developer team should be expressed in a certain magnitude, one of which is the measure of functionality (functional size measurement / FSM).Function Point (FP) Method is one of the methods used to obtain the size of the functionality, first introduced by Allan Albrecht and then further developed by the International Function Point User Goup (IFPUG). FP is a method to get a measure of the cost, duration, and amount of resources required by a software project and can be done at any stage of software development. However, Function Point measurement requires expertise in software analysis and the results of the calculation are valid if done by someone with IFPUG certification.This study realizes a system that is convenient for actors in analyzing software using Function Point method based on IFPUG CPM 4.3.1.The system helps users to perform FP analysis in a faster way and confers accurate results. The system is able to count FP based on software design documentation and uses XMI document exported from use case diagrams, class diagrams, and diagrams illustrating the use cases and classes relationship as an input. The study also indicates that the more complete software UML (Unified Modeling Language) documents, the more accurate the FP calculation results obtained. Keywords— Software measurement, UML, Function Point, software design documentation.

Arsitektur Real-Time System sebagai Pemantau Jaminan QoS

Jurnal Informatika Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thispaper describes the design of the internet measurement with real-time. The final result of the discussion presented in this paper is proposed a real-time system architecture asmonitoring the QoS guarantee. The discussion in this paper will be preceded by an understanding of: network management, network monitoring tools, real-time system, a review of QoS, QoS monitoring, QoS monitoring method and finally with the proposedarchitecture the QoS guarantees based real-time system.Keywords: internet measurement, real-time, QoS guarantee

Pengembangan Perangkat Lunak Berbasis Proses Bisnis Menggunakan JBoss jBPM

Jurnal Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Business Process Management involves the graphical modeling of a business process, from which workflow software can be generated, which in turn will control the live operation of the process, interacting with both humans and other applications. This paper shows how to model  business  processes  in  JBoss  jBPM  and  use  these  models  to  generate  a  fullyfunctioning workflow application..  We use the DVD Store example to show exactly how to build  applications  based  business  process.  The  DVD  Store  is  a  simple  storefront application written using the latest JBoss technologies: EJB3, Seam and jBPM.  Keywords : BPM, business process, EJB3, Seam, jBPM.

ANALISIS POLA KEMIRINGAN TULISAN TANGAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI KEPRIBADIAN SESEORANG MENGGUNAKAN SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM)

Journal of Informatics and Technology Vol 2, No 3 (2013): Wisuda Agustus 2013
Publisher : Journal of Informatics and Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Grafologi merupakan ilmu pengetahuan yang digunakan untuk mengidentifikasi kepribadian seseorang melalui tulisan tangan. Salah satu fitur khusus yang dapat digunakan adalah melalui kemiringan tulisan tangannya. Aplikasi analisis pola kemiringan tulisan tangan ini dibangun menggunakan Support Vector Machine (SVM) yang terbagi menjadi dua tahapan yaitu tahap pelatihan dan tahap pengujian. Tahap pelatihan dilakukan untuk mendapatkan data pelatihan dalam bentuk file txt, sedangkan tahap pengujian dilakukan untuk melakukan pengklasifikasian sekaligus memberikan hasil berupa identifikasi kepribadian pengguna. Masukan sistem berupa file citra tulisan tangan dengan format bitmap, yang selanjutnya dilakukan proses preprocessing dan ekstraksi fitur. Pada tahap pelatihan, file citra dikategorikan ke dalam tiga kelas yaitu kelas miring kanan, miring kiri, dan tegak, sedangkan pada tahap pengujian, file citra mengalami proses klasifikasi yang melibatkan SVM sehingga didapatkan identifikasi kepribadian pengguna. Tahap pengujian dilakukan sebanyak 5 kali menggunakan 90 data yang dilakukan dengan dua skenario. Skenario pertama menggunakan jumlah data yang sama antara data pelatihan dan pengujian, menghasilkan persentase keberhasilan dengan rata-rata 92,89%, sedangkan skenario kedua yang menggunakan jumlah data yang berbeda antara data pelatihan dan pengujian, menghasilkan persentase keberhasilan dengan rata-rata 92,44%

Teaching descriptive statistics using R

Proceedings of The Annual International Conference, Syiah Kuala University - Life Sciences & Engineering Chapter Vol 3, No 2 (2013): Engineering
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.797 KB)

Abstract

In this paper, we introduce the application of R for teaching statistics descriptive subject which is usually given in the undergraduate statistics course. As an illustration, we will consider the use of R for teaching the subject frequency distribution table, both using the R-CLI and R-GUI version. The R-GUIversion used here is a part of Rplugin.SPSS which is currently under our extensive development. Rplugin.SPSS is a R Commander Plugin, which is a reorganized and an extented version of the menu of Statistics in R-Commander, a SPSS-like version menu. It can be also considered as the extended version of Rplugin.Econometrics (Rosadi, 2010). Further details and further examples can be found in Rosadi (2011,2013).