Articles

Found 33 Documents
Search

STUDI KONFLIK SOSIAL DI DESA BUGIS DAN PARANGINA KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA TAHUN 2014 Mustamin, Mustamin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.995 KB)

Abstract

umunya orang berkompetisi untuk memperebutkan sumber daya alam karena empat alasan utama. Pertama, karena sumber daya alam merupakan “interconnected space” yang memungkinkan perilaku seseorang mampu mempengaruhi perilaku orang lain. Sumber daya alam juga memiliki aspek “social space” yang menghasilkan hubungan-hubungan tertentu diantara para pelaku. Selain itu sumber daya alam bisa menjadi langka atau hilang sama sekali terkait dengan perubahan lingkungan, permintaan pasar dan distribusi yang tidak merata. Yang terakhir, sumber daya alam pada derajat tertentu juga menjadi sebagai simbol bagi orang atau kelompok tertentu. Penelitian ini menggunakan topik Studi Konflik Sosial Di Desa Bugis Dan Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima Tahun 2014. Berdasarkan hasil analisis mendalam secara kualitatif dapat disimpulkan hasil penelitian ini adalah Konflik Sosial adalah Pertentangan antar anggota atau antar kelompok dalam masyarakat yang sifatnya menyeluruh, yang di sebabkan oleh adanya beberapa perbedaan.Diantaranya,Individu, Pola Budaya,Status Sosial,Kepentingan dan Terjadinya perubahan sosial
STUDI TENTANG PENYEBAB PENGGUNAAN NARKOBA DIKALANGAN REMAJA DI KELURAHAN PENANA’E KECAMATAN RABA KOTA BIMA Mustamin, Mustamin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.206 KB)

Abstract

perkembangan pencandu narkoba umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia remaja. Pada awalnya, remaja yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab penggunaan  narkoba dikalangan remaja di kelurahan penana’e kecamatan raba kota bima. Dari hasil penelitian melalui wawancara tentang penyebab penggunaan narkoba dikalangan remaja di Kelurahan Penana’E Kota Bima dapat disimpulkan bahwa : Sebagian dari responden mengatakan menggunakan narkoba atas dasar coba-coba, Sebagian lagi karena faktor keluarga dan lingkungan pergaulan mereka, Sebagian responden juga mengatakan menggunakan narkoba karena terjerat stress dan frustasi berat, Mereka tidak mengetahui dampak yang ditimbulkan dari narkoba yang mereka gunakan. Tujuan mereka menggunakan narkoba  adalah untuk menenangkan diri dari masalah yang mereka alami di keluarga ataupun lingkungan sekitar. Sedangkan mereka mengalami kerugian materi dan kesehatan serta masalah sosial
Using Concept Mapping to Build Concept the Competence of School Principals Mustamin, Mustamin
Journal of Education and Learning Vol 6, No 4: November 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.634 KB)

Abstract

More and more the competence concept of school principals have an impact on two conditions, namely: (1) to develop the concept can complement and support each other; and (2) to develop the concept of possible contradict, giving rise to different interpretations. Therefore, this becomes the main issue researchers to identify the competence concept of school principals with adaptation of Jackson-Trochim method that is capable of illustrating the concept of competencies. Results of adaptation Jackson-Trochim method that school principals should have three types of competencies to lead the school effectively and efficiently. Kind of competencies are such as school leadership, instructional leadership, and operational leadership. Based on these results, the adaptation of Jackson-Trochim method to build the competence concept of school principals suggests this concept obtained may serve as a reference for school principals continue to build competencies in the future
Improving the Learning Result of the Integer Number Operation Using Card Model Musriani, Andi; Mustamin, Mustamin
Journal of Education and Learning Vol 8, No 1: February 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.634 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan suatu rekayasa teaching untuk mengendalikan learning untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Konsep tersebut menjadi asas bagi guru untuk senantiasa melakukan inovasi dalam proses pembelajaran, khususnya mata pelajaran matematika yang dianggap sulit oleh sebagian besar siswa. Sebagai contoh, berdasarkan hasil pretest yang dilakukan oleh penulis sebagian besar mereka salah dalam menentukan hasil operasi dari -3 + (-2) and -3 – (-2). Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar operasi bilangan bulat dengan menggunakan model kartu dari siklus I dengan rata – rata 7,40 menjadi 9,30 pada siklus II. Oleh itu, metode penggunaan model kartu ini bisa menjadi satu inovasi pembelajaran operasi bilangan bulat khususnya pada sekolah dasar.
Using Concept Mapping to Build Concept the Competence of School Principals Mustamin, Mustamin; bin Hj. Mohd Yasin, M. Al Muzammil
Journal of Education and Learning Vol 6, No 4: November 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.634 KB)

Abstract

More and more the competence concept of school principals have an impact on two conditions, namely: (1) to develop the concept can complement and support each other; and (2) to develop the concept of possible contradict, giving rise to different interpretations. Therefore, this becomes the main issue researchers to identify the competence concept of school principals with adaptation of Jackson-Trochim method that is capable of illustrating the concept of competencies. Results of adaptation Jackson-Trochim method that school principals should have three types of competencies to lead the school effectively and efficiently. Kind of competencies are such as school leadership, instructional leadership, and operational leadership. Based on these results, the adaptationof Jackson-Trochim method to build the competence concept of school principals suggests this concept obtained may serve as a reference for school principals continue to build competencies in the future
ANALISIS KORELASI ANTARA KEMAMPUAN KOGNITIF FI DAN FD DENGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SMPN 3 PALU Mustamin, Mustamin
Media Eksakta Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Media Eksakta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prestasi belajar matematika dengan tingkat kemampuan kognitif siswa kelas II SMPN 3 Palu. Ada dua jenis kemampuan kognitif yaitu FI dan FD yang dihubungkan dengan prestasi belajar matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan kognitif dengan gaya FI lebih baik secara rata-rata dibandingkan dengan kemampuan kognitif bergaya FD. Dengan korelasi kemampuan belajar matematika dengan kemampuan kognitif tergolong baik dengan nilai R = 0,735. Sedangkan korelasi kemampuan belajar matematika dengan kemampuan kognitif FD juga tergolong baik dengan nilai R = 0,728. Dan kemampuan belajar matematika dengan kemampuan kognitif FI tergolong korelasi rendah yaitu nilai R = 0,370.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG GIZI BURUK DAN INTERPROFESSIONAL COLLABORATION PETUGAS PUSKESMAS Risnah, Risnah; Rosmah, Rosmah; Mustamin, Mustamin; Sofingi, Imam
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2018): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.777 KB)

Abstract

Very complex health problems require treatment involving all health professionals. The nutritional status of children is one of the important things to prepare a quality generation. Health education in the form of training is expected to change the competence of collaboration across healthcare professionals. The aim of the study was to determine the effect of training on health workers on knowledge about malnutrition and collaboration across professions. This study uses a Mix-Method approach with triangulation techniques using a questionnaire for qualitative stages by conducting a content analysis and on a quantitative stage using the research design method "Pre Experiment" with a research design using "one group pre and post-test design". Test for normality using Shapiro -Wilk. Statistical analysis using the Wilcoxon test and paired T-test. The Results showing are analysis content informs that the training has been going well and is able to increase participants' knowledge. Statistical test results show that nutrition knowledge before training has a mean of 4.50 and after training has a mean of 4,467. This does not show an increase in average. The results of the statistical test, namely the test T-test showed p-value = 0.586 (p> 0.05) which means that there is no difference in mean knowledge about nutrition before and after treatment. As for knowledge about collaboration before training has a mean of 8.75 and after training has a mean of 10.67. This shows an increase in average. Statistical test results show p-value = 0.008 (p <0.05) which shows that there is a difference in mean knowledge about collaboration before the treatment in the module testing group. So, Cross-professional collaboration training in handling malnutrition affects changes in health worker knowledge. There are differences in changes in knowledge of malnutrition and collaboration across professions before and after training.ABSTRAKPermasalahan kesehatan yang sangat kompleks memerlukan penanganan yang melibatkan seluruh profesi kesehatan. Status gizi anak menjadi salah satu hal penting untuk mempersiapkan generasi berkualitas. Pendidikan kesehatan dalam bentuk pelatihan diharapkan mampu mengubah kompetensi kolaborasi lintas profesi petugas kesehatan. Dengan Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pelatihan pada petugas kesehatan terhadap pengetahuan tentang gizi buruk dan kolaborasi lintas profesi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mix-Methode dengan teknik triangulasi menggunakan kuesioner untuk tahapan kualitatif dengan melakukan analisis kontent dan pada tahapan kuantitatif menggunakan metode Rancangan penelitian “Pra Experiment” dengan desain penelitian menggunakan “one group pre and post test design”. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk. Analisa statistik menggunakan  Wilcoxon test dan paired  T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analysis content menginformasikan bahwa pelatihan telah berlangsung dengan baik dan mampu meningkatkan  pengetahuan peserta. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa pengetahuan tentang gizi sebelum pelatihan memiliki rerata 4.50 dan setelah pelatihan memiliki rerata 4.467. Hal ini tidak menunjukkan peningkatan rerata. Hasil uji statistik yakni uji T tes menunjukkan nilai p = 0.586 (p > 0.05) yang bermakna bahwa tidak ada perbedaan rerata pengetahuan tentang gizi sebelum dengan setelah perlakuan. Sedangkan untuk pengetahuan tentang kolaborasi sebelum pelatihan memiliki rerata 8.75 dan setelah pelatihan memiliki rerata 10.67. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan rerata. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0.008 (p < 0.05) yang menunjukkan ada perbedaan rerata pengetahuan tentang kolaborasi  sebelum dengan setelah perlakuan pada kelompok uji coba modul.  Sehingga pelatihan kolaborasi lintas profesi pada penanganan gizi buruk berpengaruh terhadap perubahan pengethauan petugas kesehatan.Terdapat perbedaaan perubahan pengetahuan gizi buruk dan kolaborasi lintas profesi sebelum dan setelah pelatihan.   
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III SDN Pembina Liang Pada Pokok Bahasa Luas Segitiga Melalui Pendekatan Kontekstual Matalang, Umi Kalsum A.; Murdiana, I Nyoman; Mustamin, Mustamin
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.011 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji  hasil belajar siswa kelas III SDN Pembina Liang melalui pendekatan kontekstual. Masalah utama yang mendasari penelitian ini adalah apakah  dengan menggunakan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas III SDN Pembina Liang. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Pembina Liang pada materi luas segitiga melalui  pendekatan kontekstual. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas III SDN Pembina Liang yang berjumlah 20 orang siswa terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 9 orang perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang berdaur ulang/siklus yaitu meliputi perencanaan,  pelaksanaan, observasi dan refleksi. Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar siswa  karena siswa tidak mengetahui asal terbentuknya bangun segitiga melalui pengalaman mereka yang mereka peroleh sendiri. Setelah diterapkan 7 komponen utama dalam pembelajaran Kontekstual yaitu : 1). Kontruktivisme (contructivism) 2). Menemukan (inquiri)3).Bertanya (questioning) 4).Masyarakat Belajar (learning comunity) 5). Permodelan (modeling) 6). Refleksi (reflection) 7). Penilaian Ssebenarnya (autentic assesment). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas III SDN Pembina  Liang terdapat  peningkatan yang cukup  baik dari tes awal ke siklus I dengan perolehan nilai 7,0 keatas sebesar 52,38% serta ke siklus II sudah mencapai target yang di inginkan yaitu 100%. Kata kunci: Pendekatan Kontekstual, hasil belajar, luas segitiga
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pecahan Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD di Kelas IV SDN Balayon Kecamatan Liang Kadima, Kadima; Mustamin, Mustamin; Ismaimuza, Dasa
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.433 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada materi pecahan kelas IV SDN Balayon Kecamatan Liang pada materi pecahan Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SDN Balayon pada materi pecahan melalui metode kooperatif. Rancangan penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) Pelaksanaan (3) observasi (4) refleksi. Pengumpulan data melalui teknik pemberian tes, wawancara, observasi dan pencatatan lapangan. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Balayon yang berjumlah 15 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan data awal siswa yang kategori tuntas 3 orang atau presentase ketuntasan klasikal 20%. Pada siklus 1 banyak siswa yang tuntas 8 orang presentase ketuntasan klasikal 53,3%. Sedangkan Siklus II banyaknya siswa yang tuntas 14 orang, presentase ketuntasan klasikal 93,3%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar pada materi pecahan pada siswa kelas IV SDN Balayon. Kata Kunci:Hasil Belajar, Kooperatif Tipe STAD, Pecahan
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Perhitungan Bilangan 1-100 Dengan Menggunakan Media Simpoa di Kelas I SDN Inpres Kautu Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan Yampel, Salati S.; Murdiana, I Nyoman; Mustamin, Mustamin
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.767 KB)

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian tindakan kelas ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas I SDN Inpres Kautu dalam berhitung bilangan 1-100 yang disebabkan karena siswa hanya menggunakan media jari tangan sehingga mendapat kesulitan dalam proses behitung. Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah upaya mendeskripsikan hasil belajar siswa dengan penggunaan media simpoa pada materi berhitung bilangan 1-100 di kelas I SDN Inpres Kautu Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SDN Inpres Kautu Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan sebanyak 30 siswa yang terdiri dari 16 laki-laki dan 14 Perempuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan kegiatan penelitian ini dilakukan dengan dua siklus, yang terdiri 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dari hasil tes akhir tindakan siklus I didapatkan nilai rata – rata hasil belajar siswa 65,66 dengan ketuntasan klasikal sebesar 60%, sedangkan pada siklus II didapatkan nilai rata – rata hasil belajar siswa  84 dengan ketuntasan klasikal 90%. Berdasarkan tindakan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media simpoa dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SDN Inpres Kautu Kecamatan Tinangkung Kabupaten Banggai Kepulauan dalam berhitung bilangan 1-100. Kata Kunci:  Hasil Belajar; Bilangan 1-100; Media Simpoa