Muslihin Muslihin
IKIP Veteran Semarang

Published : 5 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan

ESKATOLOGI DALAM PANDANGAN IBN RUSYD Muslihin, Muslihin
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.354 KB)

Abstract

Satu hal yang pasti didunia ini adalah pertanggungjawaban. Kehidupan akhirat adalah kelanjutan dari berakhirnya kehidupan di dunia. Dalam kehidupan akhirat ini, manusia akan mempertanggungjawabkan atas perbuatannya ketika hidup di dunia. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konstruksi eskatologi Ibn Rusyd. Ibn Rusyd adalah tokoh filsuf Muslim yang mencoba untuk membuktikan bahwa antara hikmah (filsafat) dan syariah itu tidak bertentangan menarik untuk dikaji secara lebih mendalam. Dengan kata lain, dialah filsuf yang secara intens mencoba melakukan integrasi ini, yaitu integrasi antara akal dan wahyu. Ibn Rusyd menyelesaikan permasalahan eskatologinya dengan cara kombinasi antara pemikiran filsafat dan wahyu.
ESKATOLOGI DALAM PANDANGAN IBN RUSYD Muslihin, Muslihin
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Pemikiran Islam dan Hubungannya dengan Budaya Nusantara
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.354 KB) | DOI: 10.35905/kur.v10i2.593

Abstract

Satu hal yang pasti didunia ini adalah pertanggungjawaban. Kehidupan akhirat adalah kelanjutan dari berakhirnya kehidupan di dunia. Dalam kehidupan akhirat ini, manusia akan mempertanggungjawabkan atas perbuatannya ketika hidup di dunia. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konstruksi eskatologi Ibn Rusyd. Ibn Rusyd adalah tokoh filsuf Muslim yang mencoba untuk membuktikan bahwa antara hikmah (filsafat) dan syariah itu tidak bertentangan menarik untuk dikaji secara lebih mendalam. Dengan kata lain, dialah filsuf yang secara intens mencoba melakukan integrasi ini, yaitu integrasi antara akal dan wahyu. Ibn Rusyd menyelesaikan permasalahan eskatologinya dengan cara kombinasi antara pemikiran filsafat dan wahyu.