Muslihin Muslihin
IKIP Veteran Semarang

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI SISWA Muslihin, Muslihin
KES Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : KES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kendala yang mempengaruhi rasa percaya diri pada siswa yaitu siswa masih merasa kurang percaya diri dengan apa yang dilakukan dan dengan kemampuan yang dimiliki, rasa percaya diri setiap siswa berbeda-beda ada yang memiliki rasa percaya diri tinggi ada yang memiliki rasa percaya diri yang rendah karena beberapa faktor yaitu faktor pribadi, orangtua dan lingkungan baik lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Tujuan yang hendak dicapai yaitu mengetahui Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Peningkatan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas X SMA KyAgeng Giri Mranggen Demak, Tahun Pelajaran 2013/2014. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada Pengaru Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Peningkatan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas X SMA KyAgeng Giri Mranggen Demak, Tahun Pelajaran 2013/2014. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X SMA Ky Ageng Giri  Mranggen Demak  baik laki-laki maupun perempuan dengan mengambil populasi sebesar 116 siswa. Sampel penelitian ini berjumlah 90 siswa dari total keseluruhan populasi dengan teknik Propotional Random Sampling. Variabel yang digunakan ada variabel bebas dan variabel terikat. Vareabel bebas (X) adalah Layanan Bimbingan Kelompok, sedangkan variabel terikat (Y) adalah Rasa Percaya Diri Metode pengumpulan  data dipilih metode angket, dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan rumus korelasi product moment. Dari analisa r tabel data tersebut di peroleh harga rxy 0,411 dengan taraf signifikan 5 % rtabel = 0,207 dan N= 90, maka dari perhitungan menunjukkan rhitung > rtabel ( 0,411>0,207) dengan demikian dapat dikatakan ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap peningkatan rasa percaya diri siswa Kelas X SMA KyAgeng Giri Mranggen Demak, Tahun Pelajaran 2013/2014. Kata Kunci : layanan bimbingan kelompok, percaya diri, siswa SMA
SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA MTS JA’FARIYAH TELUK PINANG Muslihin, Muslihin; Usman, Usman
SISTEMASI Vol 4, No 3 (2015): SISTEMASI
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1331.015 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v4i3.152

Abstract

MTs Ja’fariyah Teluk Pinang dalam mengelolah data penggajiannya masih dilakukan secara manual dan belum terkomputerisasi dengan baik. Sistem yang manual kadangkala menyulitkan para guru yang ada di MTs Ja’fariyah Teluk Pinang tersebut. Seperti masalah pada pembuatan laporan data penggajian guru, data Guru, data aktifitas guru. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan sistem yang terdiri dari kebijakan dan perancangan sistem, analisis sistem, desain (perancangan) sistem secara umum, desain (perancangan) sistem secara terinci, seleksi sistem, implementasi (penerapan) sistem dan perawatan sistem. Hasil yang didapat dari penelitian ini berupa Aplikasi Sistem Informasi Penggajian Pada Madrasah Tsanawiyah Ja’fariyah Teluk Pinang dengan menggunakan aplikasi Visual Basic 6.0 dengan Database MySql. Dimana sistem ini dapat lebih mudah diterapkan serta membantu bagian Penggajian Guru MTs Ja’fariyah Teluk Pinang dalam pembuatan laporan untuk pihak-pihak yang membutuhkan dengan cepat dan akurat. Kata Kunci : Sistem Informasi, Penggajian, MTs Ja’fariyah
Evaluasi Program Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Muslihin, Muslihin
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 18 No 1 (2016): JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JTP1801.3

Abstract

The purpose of this research is to explain the program implementation qualityand efectivity of the leadership training and education of forth level of the Governmentof West Nusa Tenggara Province. This research includes evaluation research program withKirkpatrick’s model (reaction, learning, behaviour, result) by using descriptive qualitativeapproach. Data collection instruments used were interview, observation guidelines, thestudy documents, and questionnaires. Data analysis using models Miles and Hubermanthrough the display of data, data reduction, and data verification. The results showed thatthe participants’ reactions to learning by training trainers in the category adequate with ascore of 76.67%, reaction training participants towards learning lectures by speakers thatare in adequate category with a score of 75.17%, according to the coach’s ability participantswith a score of 82.93 %, both in terms of system management and operational administrationby 70.62%. Participants’ reactions to the energy aspects of training and educationthat is equal to 79.03%. The effectiveness of the program in terms of the reaction of participantswas on the score of 65.52 or the adequate category and questionnaire results 91.67%of participants consider the information given during the training is less practical nature.Keywords: Program evaluation, Kirkpatrick model, leadership, training and education Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kualitas dan efektivitas penyelenggaraanDiklat Kepemimpinan Tingkat IV pada Pemerintah Provinsi NTB. Penelitianini termasuk jenis penelitian evaluasi program dengan model Kirkpatrick (reaction, learning,beaviour, result) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulandata yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, studidokumen, dan kuesioner. Analisis data mengunakan model Miles dan Huberman melaluidisplay data, reduksi data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaksipeserta diklat terhadap pembelajaran oleh widyaiswara berada pada kategori memadaidengan skor 76,67 %, reaksi peserta diklat terhadap pembelajaran ceramah oleh narasumberberada pada kategori memadai dengan skor 75,17 %, kemampuan coach menurutpeserta dengan skor 82,93 %, sistem pengelolaan baik dari segi administrasi dan operasionalsebesar 70,62 %. Reaksi peserta terhadap aspek tenaga kediklatan yaitu sebesar79,03%. Efektivitas program dari segi reaksi peserta adalah pada skor 65,52 atau padakategori memadai dan hasil kuesioner 91,67% peserta menganggap pengetahuan yang diberikanselama diklat kurang bersifat praktis.Kata kunci: Evaluasi program, model kirkpatrik, kepemimpinan, pendidikan dan pelatihan
ESKATOLOGI DALAM PANDANGAN IBN RUSYD Muslihin, Muslihin
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.354 KB)

Abstract

Satu hal yang pasti didunia ini adalah pertanggungjawaban. Kehidupan akhirat adalah kelanjutan dari berakhirnya kehidupan di dunia. Dalam kehidupan akhirat ini, manusia akan mempertanggungjawabkan atas perbuatannya ketika hidup di dunia. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konstruksi eskatologi Ibn Rusyd. Ibn Rusyd adalah tokoh filsuf Muslim yang mencoba untuk membuktikan bahwa antara hikmah (filsafat) dan syariah itu tidak bertentangan menarik untuk dikaji secara lebih mendalam. Dengan kata lain, dialah filsuf yang secara intens mencoba melakukan integrasi ini, yaitu integrasi antara akal dan wahyu. Ibn Rusyd menyelesaikan permasalahan eskatologinya dengan cara kombinasi antara pemikiran filsafat dan wahyu.
ESKATOLOGI DALAM PANDANGAN IBN RUSYD Muslihin, Muslihin
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Pemikiran Islam dan Hubungannya dengan Budaya Nusantara
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.354 KB) | DOI: 10.35905/kur.v10i2.593

Abstract

Satu hal yang pasti didunia ini adalah pertanggungjawaban. Kehidupan akhirat adalah kelanjutan dari berakhirnya kehidupan di dunia. Dalam kehidupan akhirat ini, manusia akan mempertanggungjawabkan atas perbuatannya ketika hidup di dunia. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konstruksi eskatologi Ibn Rusyd. Ibn Rusyd adalah tokoh filsuf Muslim yang mencoba untuk membuktikan bahwa antara hikmah (filsafat) dan syariah itu tidak bertentangan menarik untuk dikaji secara lebih mendalam. Dengan kata lain, dialah filsuf yang secara intens mencoba melakukan integrasi ini, yaitu integrasi antara akal dan wahyu. Ibn Rusyd menyelesaikan permasalahan eskatologinya dengan cara kombinasi antara pemikiran filsafat dan wahyu.