Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Efektifitas Program Magang Untuk Sinkronisasi Link And Match Perguruan Tinggi Dengan Dunia Industri: Studi Terhadap Program Magang Pada Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Vol 14, No 01 (2014): General Management
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.364 KB)

Abstract

This research aimed to find industrial needs about student’s ability and skill during apprentice at company.  This research is descriptive quantitative, which is using questionair to collected data from the respondent. The result showed that, the apprentice program had be effective enough, but there were still constraints that faced by student. The constraint were soft skill, communication, interaction, adaptation, discipline dan computer skill.  The most usefull competence were computer skill and soft skill to connected to the people. 

PERAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN LABUAN BAJO KECAMATAN BANAWA KEBUPATEN DONGGALA

GeoTadulako Vol 2, No 4 (2014)
Publisher : GeoTadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.781 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal di kawasan permukiman kumuh  Kelurahan Labuan Bajo karena masyarakat Labuan Bajo cenderung lebih mengutamakan kepentingan ekonomi dibandingkan keadaan tempat tinggalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Labuan Bajo Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Sampel pada penelitian ini sebanyak 93 KK, jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dikawasan permukiman kumuh di Kelurahan Labuan Bajo tergolong rendah. Hal ini dikaji dari aspek kondisi sarana lingkungan, aspek frekuensi masyarakat dalam menjaga lingkungan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor pendidikan masyarakat yang masih rendah sehingga pengetahuan tentang lingkungan masih minim, gaya hidup masyarakat yang lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan memperhatikan kebersihan lingkungan, kondisi sosial budaya yang masih rendah yaitu koordinasi antar masyarakat mengenai kegiatan menjaga lingkungan masih tergolong rendah dan sarana lingkungan masyarakat yang masih kurang memadai. Kata Kunci : Peranan Masyarakat, Lingkungan, Permukiman Kumuh

Analisis Pembiayaan Mudharabah Terhadap Peningkatan Laba Bersih Pada PT. Bank Perkreditan Rakyat Syariah Amanah Insan Cita William Iskandar Medan

JURNAL ILMIAH MANAJEMEN & BISNIS Vol 18, No 1 (2017): April - September
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.808 KB)

Abstract

This study aims to determine (1) how mudharabah financing in PT. BPR Syariah Amanah Insan Cita, (2) to find out why mudharabah financing decreases in 2015, (3) to know the ability of mudharabah financing in generating profit at PT. BPR Syariah Amanah Insan Cita William Iskandar Medan. The method used in this research is descriptive analysis with case study approach. The technique of collecting data is done through primary data that is data obtained directly from the data source where this research conducted at PT. BPR Syariah Amanah Insan Cita William Iskandar Medan and secondary data are data obtained from the literature and books that have to do with the problem to be studied. The analysis tool used is trend analysis. The results showed that the ability of mudharabah financing in generating profits can be said to be able to increase profits for the company although the financing decreased the profit generated increased. mudharabah financing has a significant ability to increase net income for the company.

Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis ICT pada Lembaga Pendidikan Non-Formal TPQ

Dimas: Jurnal Pemikiran Agama untuk Pemberdayaan Vol. 16 No. 2 Tahun 2016
Publisher : LP2M of Institute for Research and Community Servises- State Islamic University (UIN) Wali

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.349 KB)

Abstract

It is the fact that technology has developed rapidly today. Such a development has influenced communication pattern among people, including communication in the field of education, particularly the process of instruction in a class between teacher and student. Audio visual aids began to be utilized to deliver educational messages. In this case, these audio visual aids were functioned  not merely as device aids in education but more than that they can function as an effecitve educational message deliverer. To support the success of teaching and learning process in a class, the utilization of audio visual aids need to be maximized. The utilization of instructional media, especially the ones based on Information and Communication Technology (ICT) is a must and need to be adopted by all teachers today if they wish to have effective and efficient instructions. This is valid for not only teachers who work in formal educational institution like a school, but also for teachers working in non-formal educational institution such as educational park of the Quran (TPQ).

Upaya Pengembangan Kurikulum Prodi S.2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Walisongo Semarang

Nadwa Vol 12, No 1 (2018): Islamic Education and Peace
Publisher : FITK UIN Walisongo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article presents a discussion of Curriculum Development Effort of S.2 Management of Islamic Education (MPI) UIN Walisongo Semarang especially related to input fom users or ekesternal stakeholders, which include graduate and alumni users. Data collection methods used were open questionnaires, in-depth interviews and documentation. The findings of the research mentioned that the effort of curriculum development of Study Program S.2 Management of Islamic Education UIN Walisongo Semarang has two strategies. First: a bottom up strategy that reactive to market needs with indicators that graduate users have been satisfied and responsive to the needs of the graduates themselves. While the second stretegi is top down, following the National Standards of Higher Education Curriculum based on National Qualifiers Framework Indonesia (KKNI). Therefore, it can be said that in the effort of curriculum development, a joint effort is made between stakeholders' inputs and government standards.AbstrakArtikel ini menyajikan pembahasan mengenai Upaya Pengembangan Kurikulum Prodi S.2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Walisongo Semarang khususnya yang berhubungan dengan masukan users atau stakehoders ektsternal yang meliputi pengguna lulusan dan alumni. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner terbuka, wawancara mendalam dan dokumentasi. Temuan penelitian menyebutkan bahwa Upaya pengembangan kurikulum Program Studi S.2 Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Walisongo Semarang telah menempuh dua strategi. Yaitu bottom up yang responsive terhadap kebutuhan pasar dengan indikator bahwa pengguna lulusan telah merasa puas dan responsive dengan kebutuhan lulusan itu sendiri. Sedangkan stretegi kedua dengan top down  berdasarkan standart Nasional Kurikulum Pendidikan Tinggi barbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Sehingga dapat dikatakan bahwa dalam upaya pengembangan kurikulum, ditempuh upaya gabungan antara masukan stakeholders dan standar pemerintah.

PERAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN LABUAN BAJO KECAMATAN BANAWA KEBUPATEN DONGGALA

GeoTadulako Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Elektronik GeoTadulako Online
Publisher : GeoTadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.781 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal di kawasan permukiman kumuh  Kelurahan Labuan Bajo karena masyarakat Labuan Bajo cenderung lebih mengutamakan kepentingan ekonomi dibandingkan keadaan tempat tinggalnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Labuan Bajo Kecamatan Banawa Kabupaten Donggala. Sampel pada penelitian ini sebanyak 93 KK, jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dikawasan permukiman kumuh di Kelurahan Labuan Bajo tergolong rendah. Hal ini dikaji dari aspek kondisi sarana lingkungan, aspek frekuensi masyarakat dalam menjaga lingkungan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor pendidikan masyarakat yang masih rendah sehingga pengetahuan tentang lingkungan masih minim, gaya hidup masyarakat yang lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan memperhatikan kebersihan lingkungan, kondisi sosial budaya yang masih rendah yaitu koordinasi antar masyarakat mengenai kegiatan menjaga lingkungan masih tergolong rendah dan sarana lingkungan masyarakat yang masih kurang memadai. Kata Kunci : Peranan Masyarakat, Lingkungan, Permukiman Kumuh

DESAIN INTEGRASI DATA ANTAR DATABASE EPIDEMIOLOGI UNTUK MENDUKUNG PUSAT DATA KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN SOA WEBSERVICE

Prosiding SNATIF 2015: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Monitoring data wabah penyakit pada wilayah tertentu (epidemiologi) memerlukan dukungan data yang terintegrasi dari setiap unit surveilans yang terkait. Integrasi data antar unit surveilans (puskesmas,poliklinik,rumah sakit) harus dikelola dan disdesain dengan baik sehingga memungkinkan pimpinan dan para analis kesehatan untuk memperoleh, mengintegrasikan, menganalisis dan memonitoring data (kasus penyakit) dari sumber data yang berbeda. Sumber data tersebut bersumber dari sistem yang heterogen, dalam hal ini sumber data tersebut adalah unit surveilans. Untuk memudahkan penegelolaan data surveilans tersebut akan di desain data center dalam model data warehouse epidemiologi sehingga membentuk sistem surveilans terpadu. Permasalahan yang dihadapi adalah berkaitan dengan interoperabilitas, yaitu kemampuan untuk mengintegrasikan dan mensinkronisasi data yang bersumber dari sistem yang berbeda platform (heterogen). Dengan demikian diperlukan suatu metodologi pengintegrasian data dalam model XML kedalam data warehouse epidemiologi. Sejak XML menjadi standar untuk pertukaran data melalui internet, terutama didalam komunikasi B2B dan B2C maka membutuhkan integrasi data XML kedalam sistem data warehouse. Didalam penelitian ini menjelaskan desain model integrasi antar unit surveilans pada Dinkes Kab. Grobogan. Metode yang digunakan adalah XML Web Services, yaitu metode yang dapat mengintegrasikan aplikasi dan pertukaran data dalam format XML (Extensible Markup Language). Pertukaran data dalam format XML menggunakan teknologi SOAP (Simple Object Acces Protocol) dan WSDL (Web Services Description Language) serta menggunakan library NuSOAP. Kata kunci:Integrasi, Epidemilogi, Sinkronisasi, XML,SOA, Web Services, NuSOAP

Pembelajaran Ayat-ayat Kawnīyah di SMA Trensains 2 Pesantren Tebuireng Jombang

ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Vol 12 No 2 (2018): Maret
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.653 KB)

Abstract

This research focuses on the implementation of teaching religion and science in “Trensains” Senior High School at Tebuireng Islamic Boarding School 2. This research concludes that the implementation of the integration of religion and science is summarized in a notion of “trensains” that makes the Qur’an the basis of construction of science by Agus Purwanto and Salahuddin Wahid. The implemenation of such an integration can be catagorized into three dimensions, namely ontological, epistemological, and axiological. In addition, the ‘Trensains’ result in the integration of institutions, the integration of the curriculum, and the integration of learning process in the classroom, outside, and integration in daily activities. The problem experienced in learning includes the prevalence of dichotomy among eductors, and the various abilities of learners. The facilities of learning are not yet complete, and funds are limited. The solution is to strengthen the understanding of the concept of integration of science in all elements in the form of manual integration for educator and learners, and to optimize the performance of educators and guidance and counseling, effective educators in planning learning by doing training preparation of learning plan, to optimize the use of existing facilities, and to maximize the role of the education board and the school committe in order to establish cooperat-ion with stakeholder, agencies, government, or other communities in an effort to improve the quality of the school.  

DESAIN POLA STRUKTUR MAPPING SCHEMA UNTUK SINKRONISASI DAN INTEGRASI MULTIDATABASE TERDISTRIBUSI DALAM MENGELOLA DATA EPIDEMIOLOGI

Techno.Com Vol 14, No 1 (2015): Februari 2015 (Hal. 1-78)
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6220.128 KB)

Abstract

Perusahaan yang  memiliki cabang di berbagai lokasi yang semakin jauh dan meluas, maka sistem aplikasi komputer memerlukan pilihan arsitektur basis data yang optimal dalam mengimbangi perkembangan bisnis tersebut termasuk yang berkaitan dengan model distribusi dan integrasi datanya. Seperti pada pengelolaan data epidemiologi kesehatan, dimana sumber data tersebar pada database yang ada pada berbagai lokasi rumah sakit dan poliklinik pada suatu wilayah kabupaten atau suatu kota tertentu. Permasalahannya database sumber (source) bersifat heterogen sehingga mengalami potensi konflik (kesulitan) dalam melakukan integrasi menuju pada pusat data epidemiologi (target) pada dinas kesehatan. Untuk itu dalam integrasi memerlukan analisis database sumber yang bersifat heterogen dengan melakukan strukturisasi dan sinkronisasi sebagai persiapan integrasi data. Dengan permasalahan integrasi antar database distribusi tersebut maka dalam penelitian ini bertujuan mendesain arsitektur database terdistribusi dengan metode replikasi yang akan diimplementasikan pada integrasi database epidemiologi sehingga akan didapatkan sebuah arsitektur database terdistribusi yang bisa mengatasi ketersediaan data pada sistem surveilans terpadu (SST). Metode replikasi mapping  schema generator merupakan kemajuan dari rekayasa konsep teknologi DDBMS (Distributed Database Management System)  yang mampu melakukan sinkronisasi (captures, routes, transforms) dan integrasi data yang bersifat heterogen secara real-time. Target khusus yang akan dicapai adalah memperoleh model arsitektur database tersebar untuk  integrasi data yang dapat diterapkan dalam mengelola dan mengembangkan sistem informasi epidemiologi terintegrasi pada dinas kesehatan dengan metode replikasi mapping schema. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan studi literatur dan studi lapangan. Setelah melakukan studi awal kegiatan penelitian dilanjutkan dengan observasi dan studi pustaka, analisa permasalahan dalam pernacangan arsitektur database. Tahapan berikutnya adalah melakukan desain pola integrasi database dan dilakukan uji integrasi dan replikasi untuk mendapatkan kesimpulan integrasi antar database heterogen. Hasil dalam kasus penelitian ini adalah integrasi antar dua relasi yang terjadi konflik menggunakan mapping schema. Kata kunci: DDBMS, schema global, Schema local, sinkronisasi.

Reproductive characteristic of Anguilla bicolor McCleland , 1844 which inducted by administration of GnRh Analog

Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 17, No 2 (2017): June 2017
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (893.836 KB)

Abstract

Eel, Anguilla bicolor McClelland was hard to mature in captivity, due to low levels of pituitary gonadotropin. In order to stimulate gonadal maturation in captivity, exogenous gonadotropin is needed. The purpose of this study was to assess the effect of GnRH-analog induction on gonadal maturation of tropical eel base on the value of the eye index, gonado-somatic index, and estradiol levels. The study was carried out experimentally with a completely randomized design with three treatments and eight replications. The treatments were the induction of hormone GnRH-analogues with doses of 0.0; 0.5 and 1.0 ml kg-1 body weight. Eel with an average total length of 67 cm and an average weight of 500 g were injected with different doses of GnRH-analog (0.0; 0.5 and 1.0 ml kg-1 body weight), kept in the fiberglass aquarium for two months. The eels were fed with discard fish daily in ad libitum at 16.00 pm. The observed variables were eye index, Gonadosomatic Index (GSI), and estradiol levels. The results showed that injection of three different doses of GnRH-analog did not affect on the increasing of GSI, eye index (P> 0.05), and estradiol (P <0.05). Induction of GnRH-analog of 0.0; 0.5 and 1.0 ml kg-1 body weight can not stimulate the gonadal maturity of tropical eel. AbstrakIkan sidat Anguilla bicolor McClelland sulit matang gonad dalam kondisi budi daya, karena rendahnya kadar gonado-tropin pituitari. Oleh karena itu untuk memacu pematangan gonad ikan sidat dalam kondisi budi daya perlu ditambah-kan gonadotropin secara eksogen. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh induksi GnRH-analog terhadap pe-matangan gonad ikan sidat berdasarkan perubahan nilai indeks mata, indeks kematangan gonad (IKG), dan kadar estradiol. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan dan delapan ulangan. Perlakuan percobaan terdiri atas induksi hormon GnRH-analog dengan dosis 0,0; 0,5 dan 1,0 ml kg-1 bobot badan. Ikan sidat dengan rata-rata ukuran panjang 67 cm dan rata-rata bobot 500 g sebanyak 18 ekor yang telah diinduksi dengan berbagai dosis GnRH analog (0, 0,5 dan 1 ml kg-1 bobot badan) dipelihara dalam akuarium fiberglass selama dua bulan. Pakan berupa ikan rucah diberikan satu kali sehari pada pukul 16.00 secara ad libitum. Variabel yang diamati adalah indeks mata, IKG, dan kadar estradiol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi hormon GnRH-analog tidak berpengaruh terhadap peningkatan nilai indeks mata, nilai IKG (p>0,05), dan kadar estradiol ikan sidat (p<0,05). Induksi hormon GnRH-analog dengan dosis 0,5 dan 1 ml kg-1 bobot badan tidak efektif memacu pematangan gonad ikan sidat.