Stefanus Muryanto
Teknik Kimia Universitas Tujuh Belas Agustus Jl. Bendhan Dhuwur Semarang

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

EKSPERIMEN PEMBENTUKAN KERAK GIPSUM PADA PIPA BERALIRAN LAMINIR DENGAN PARAMETER LAJU ALIR DAN ADITIF ION CU2+ : KAJIAN KINETIS Mangestiyono, Wiji; Bayuseno, A.P.; Muryanto, Stefanus
GEMA TEKNOLOGI Vol 16, No 3 (2011): Periode April 2011 - Oktober 2011
Publisher : GEMA TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Wiji Mangestiyono, , A.P. Bayuseno, Stefanus Muryanto, in this paper explain that the problem of gypsum scaling becomes a trouble for some industry in which use some water for its system. Some disadvanteges come up because of : the time of industrial process will be more longer and production cost increase necesery.To prevent the growth of scale, the experiment must be done. Researcher try to answer this problem so an experimental about kinetic study of gypsum scaling established. Flowrate would be a parameter with assume that it has effect on reaction flow. The result of  this experiment are : reaction rate increase when flow rate increase; adition some aditives becomes reaction rate decrease. Keywords : crystal, flow rate, reactio rate, gipsum
PEMBENTUKAN KERAK KALSIUM KARBONAT (CaCO3) DALAM PIPA BERALIRAN LAMINER DENGAN PARAMETER KONSENTRASI LARUTAN DAN PENAMBAHAN ADITIF ASAM MALAT Jotho, Jotho; Seno, A.P. Bayu; Muryanto, Stefanus
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerak merupakan masalah yang cukup serius  yang dijumpai pada sebagian besar proses industri, yaitu terjadinya pengendapan garam pada dinding-dinding peralatan proses aliran fluida, terutama pada permukaan transfer panas dan permukaan alat-alat evaporasi. Kerak yang menumpuk pada pipa-pipa saluran,  lubang-lubang dan beberapa bagian aliran pada proses aliran fluida dapat menyebabkan gangguan yang serius pada pengoperasian, karena penumpukan kerak ini dapat mengakibatkan terjadinya korosi dan kerusakan pada peralatan proses produksi. Dalam penelitian  ini dilakukan eksperimen tentang CaCO3  dalam pipa uji dengan membuat larutan dari CaCl2  dan NaCO3  dengan konsentrasi larutan masing-masing 3500 ppm, 4000 ppm dan 4500 ppm dengan laju alir 30 ml/menit pada temperatur kamar. Zat aditive yang digunakan adalah asam malat dengan konsentrasi  3 dan 5 ppm.  Kata kunci : asam malat, kalsium karbonat, konsentrasi larutan
IDENTIFIKASI STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI ENDAPAN KALSIUM KARBONAT (CaCO3) PADA PIPA TEMBAGA Widianto, Eri; Kardiman, Kardiman; Bayuseno, A. P.; Muryanto, Stefanus
Barometer Vol 2, No 2 (2017): Barometer
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penumbuhan kerak kalsium karbonat (CaCO3) pada pipa uji tembaga menggunakan peralatan Closed Circuit Scale Simulator. Kerak CaCO3 dihasilkan dengan mereaksikan kristal CaCl2 dan NaNO3 yang dialirkan pada pipa uji dengan laju aliran tetap 35 ml/menit. Pada penelitian ini dilakukan penambahkan aditif berupa asam tartrat (C4H6O6) dengan konsentrasi 6 ppm. Karakterisasi sampel kerak menggunakan X-Ray Diffaction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukan bahwa endapan kerak yang dihasilkan merupakan kristal CaCO3 dengan fasa calcite berbentuk rhombohedral. Penambahan aditif asam tartrat 6 ppm mempengaruhi derajat kristalin CaCO3, terlihat jelas pada puncak intensitas yang menurun dan puncak-puncak bergeser ke arah sudut  yang lebih besar.  Morfologi kerak CaCO3 dengan penambahan aditif terlihat tidak homogen, menunjukkan bahwa penambahan aditif dapat menghambat proses kristalisasi. Dengan kata lain, penambahan aditif mampu menghambat laju pertumbuhan kristal, sehingga memungkinkan kerak yang terbentuk merupakan jenis softscale yang mudah untuk dibersihkan.
ANALISIS PERTUMBUHAN FASA KERAK KALSIUM KARBONAT (CaCO3) AKIBAT PENAMBAHAN ASAM TARTRAT (C4H6O6) SEBAGAI ADITIF ., Kardiman; Widianto, Eri; Bayuseno, A P; Muryanto, Stefanus
Barometer Vol 2, No 2 (2017): Barometer
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai simulasi penumbuhan kerak kalsium karbonat (CaCO3) pada pipa tembaga dengan variasi konsentrasi penambahan zat aditif asam tartrat (C4H6O6) 4 ppm, 6 ppm dan 10 ppm. Kerak CaCO3 dihasilkan dengan cara mereaksikan larutan CaCl2 dan Na2CO3H2O dengan konsetrasi larutan 2000 ppm, yang kemudian dialirkan pada pipa uji dengan laju aliran tetap 45 ml/menit. Hasil pengukuran konduktivitas larutan berhubungan dengan waktu induksi, dimana terjadi peningkatan waktu induksi 4 sampai 20 menit, dengan meningkatnya konsentrasi aditif. Hasil karakterisasi struktur morfologi dan pertumbuhan fasa kerak menggunakan Scanning electron microscopy (SEM) dan X-Ray deffraction (XRD) menunjukkan bahwa tanpa penambahan aditif fasa yang terbentuk adalah fasa kalsit. Penambahan aditif 4 ppm terbentuk fasa baru yaitu fasa vaterit, sedangkan penambahan aditif 6 ppm dan 10 ppm terbentuk fasa aragonit. Hal ini dikarenakan zat aditif mampu menempel pada permukaan kristal CaCO3 selama proses pertumbuhan kristal sehingga berdampak pada variasi polimorf. Hasil penelitian dapat diaplikasikan dibidang industri, khususnya dalam masalah penanggulangan kerak pada pipa.