Articles

Found 33 Documents
Search

PENDIDIKAN AFEKTIF DALAM PERSPEKTIF HASAN LANGGULUNG

AL-FIKRA Vol 12, No 1 (2013): Al-Fikra
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.76 KB)

Abstract

Dunia pendidikan  di Indonesia saat ini telah menghadapi problem yang sangat kompleks. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya kualitas pendidikan dari beberapa indikator diantaranya lulusan sekolah dan Perguruan Tinggi  yang belum siap memasuki dunia kerja, sikap kalangan eksekutif, yudikatif dan legislatif yang kurang peduli terhadap permasalahan negeri ini. Permasalahan di atas dikarenakan pendidikan yang ditawarkan di sekolah-sekolah masih mementingkan aspek kognitif. Padahal ada aspek lain yang penting untuk dididik yaitu aspek afektif. Rumusan masalah dalam tulisan ini adalah bagaimana pendidikan afektif menurut Hasan Langgulung. Tulisan ini mempokuskan objek kajiannya pada sumber-sumber teoretis. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi, dan teknik analisis data dengan menggunakan content analiysis dengan cara deskriftif analitik. Pendidikan afektif menurut Hasan Langgulung dapat dilakukan di lingkungan keluarga dan sekolah dengan metode pembiasaan, amsal/contoh, keteladanan, suruhan, pengawasan, bimbingan, dan latihan

Minerals Identification of Bio-Solar Gemstone from Aceh

Journal of Aceh Physics Society Volume 5 Number 2, September 2016
Publisher : Journal of Aceh Physics Society

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.278 KB)

Abstract

Salah satu batu mulia yang terkenal di Aceh disebut Bio-Solar. Batu permata ini banyak ditemukan di Aceh, namun, informasi detail tentang batu permata ini masih sangat terbatas. Dalam penelitian ini telah dilakukan karakterisasi batu permata Bio-Solar yang berasal dari Aceh dengan menggunakan X-Ray Florescent (XRF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa batu permata Bio-Solar mengandung mineral-mineral CaO (59,8%), SiO2 (19,7%), Fe2O3 (11,1%), Al2O3 (7,5%), dan NiO (1,3%). Dengan membandingkan hasil ini dengan data-data penelitian sebelumnya, telah ditemukan bahwa batu permata Bio-Solar dapat diklasifikasikan sebagai jenis batu giok Vesuvianite. One of well-known gemstones in Aceh is called Bio-Solar. This gemstone is found a lot in Aceh. Nonetheless, the detail information of this gemstone is still limited. None knows if this gemstone can be classified as jade. This study has characterized this gemstone (Bio Solar) from Aceh using X-Ray Florescent (XRF). The results show that the Bio-Solar gemstone contains minerals of CaO (59.8%), SiO2 (19.7%), Fe2O3 (11.1%), Al2O3 (7.5%), and NiO (1.3%). By comparing this results to the available mineral data, we found that the Bio-Solar gemstone from Aceh can be classified as Vesuvianite jade. Keywords: Batu Giok, Bio Solar, Vesuvianite, XRF

THE EFFECT OF Ge CONTENT ON THE OPTICAL AND ELECTRICAL PROPERTIES OF a-SiGe:H THIN FILMS

Jurnal Natural Volume 13, Number 2, September 2013
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.476 KB)

Abstract

The effect of Ge content on the optical and electrical properties of Si-Ge-H thin films deposited by HWCPECVDhad been investigated. The Si- Ge-H films ware grown on corning glass 7059 substrate using 10% dilutedGeH4 and SiH4 gas mixture, respectively. The GeH4 gas flow rate was varied from 2.5 to 12.5 sccm, while the flowrate of SiH was kept constant at 70 sccm. The results showed that the deposition rate of Si-Ge-H thin films wasincreases with the increasing of GeH4 gas flow rate. Beside, the Ge content in the film also increased, and the opticalband gap decreased. The dark conductivity of Si- Ge-H films was relatively constant, whereas the photo ’sconductivity decreased with increasing of Ge content.

IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP EKONOMI SYARIAH: Alternatif Mewujudkan Kesejahteraan Berkeadilan

Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Publisher : FEB Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.547 KB)

Abstract

One difference between the Islamic economic system with the conventional economic system is a paradigm of life dengaan all akitivitasnya. Islamic economic position as the foundation of belief in doing good activity in social interaction maupn financial transactions. Tawhid is expected to establish the integrity of which will help the formation of a good government. The principle of justice is a necessity in the enforcement of Islamic law. By implementing the principles of economy and Isam in all aspects of economic behavior that justice can be expected welfare terujud. So, so that economic agents do not pursue material gains but also the spiritual.Salah satu perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi konvensional adalah paradigma kehidupan dengaan semua akitivitasnya.Posisi ekonomi Islam sebagai dasar keyakinan dalam melakukan aktivitas yang baik dalam interaksi sosial maupun transaksi keuangan. Tauhid diharapkan dapat membentuk integritas yang akan membantu pembentukan pemerintah yang baik. Prinsip keadilan merupakan sebuah keharusan dalam penegakkan syariat Islam.Dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi Isam dalam semua aspek dan prilaku ekonomi diharapkan kesejahteraan yang berkeadilan dapat terujud.Sehingga, sehingga agen ekonomi tidak mengejar keuntungan materi saja melainkan juga spiritual.

PENGARUH PEMANFAATAN FACEBOOK SEBAGAI MEDIA E-LEARNING PADA PROGRAM REMEDIAL TEACHING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KONSEP ALAT-ALAT OPTIK PADA SISWA SMA

Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.767 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan facebook sebagai mediae-learning pada program remedial teaching terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif kuasi eksperiment dengan desain pretes dan postes group untuk kelas eksperimen dan  kelas kontrol. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas x semester 2 pada salah satu SMA, di kabupaten Aceh Tengah  yang mengikuti program remedia teaching untuk kompetensi alat-alat optik. Subjek penelitian dikelompokkan atas dua kelas masing-masing kelas ekperimen dan kelas kontrol berdasarkan proporsi peringkat nilai tes, dengan teknik probability sampling secara simple random sampling dengan cara mengundi secara acak.Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa tes angket dan tes penguasaan konsep. Kesimpulan diambil berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dengan menggunakan program Windows Microsoft Office Excel 2007. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perubahan moivasi belajar dan tingkat penguasan konsep secara signifikan pada kelas ekperimen dibanding terhadap kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan pemanfaatan pengguanaan facebook sebagai media e-learning terdapat pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar dan penguasaan konsep alat-alat optik pada siswa SMA.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS MULTIPLE INTELLIGENCES PADA MATERI GERAK HARMONIK

Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.917 KB)

Abstract

Abstrak Peserta didik memiliki beragam kecerdasan yang dikenal dengan multiple intelligences (MI). Kecerdasan peserta didik meliputi sembilan jenis kecerdasan yang dapat dioptimalkan jika diasah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lembar kerja berbasis MI. Jenis penelitian ini adalah research and development dengan menggunakan model pengembangan 4D (four-D) yang meliputi empat tahap yaitu define, design, develop dan disseminate. LKPD ini telah diujicoba secara terbatas pada peserta didik SMAN 3, SMAN 5 dan SMAN 12 di Banda Aceh yang dipilih secara cluster sampling untuk mengetahui respon peserta didik terhadap LKPD. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar penilaian kualitas LKPD, respon peserta didik dan tes identifikasi kecerdasan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh persentase kelayakan LKPD mencapai 87% dan respon peserta didik mencapai 84%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan LKPD berbasis MI sudah berhasil dilakukan dan sudah layak digunakan sebagai bahan ajar fisikaKata Kunci: LKPD, MI, model Four-D

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA SMP PADA MATERI CAHAYA

Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan peningkatan pemahaman konsep dan keterampilan berfikir kritis siswa pada materi cahaya yang mendapatkan penerapan metode inkuiri terbimbing dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian berupa pretest-posttest control group design. Pengumpulan data dilakukan dengan tes awal dan tes akhir untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep dan keterampilan berfikir kritis siswa, Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji z terhadap N-gain kedua kelas menunjukkan nilai -0,05<-3,70<0,05 yang artinya terjadi perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada pemahaman konsep ranah kognitif kelas eksperimen N-gain C10,74 dan C2 0,71 dengan kategori Tinggi dan C3 0,52 dengan kategori Sedang, untuk kelas kontrol C1, C2 dan C3 (0,68, 0,61, 0,42) dengan kategori sedang. N-gain kategori tinggi untuk indikator KBK pada kelas eksperimen terdapat pada KBK-7dengan nilai 0,72 dan KBK-8 dengan nilai 0,81 dan kategori Rendah pada KBK-1 dengan nilai 0,20 sedangkan pada kelas kontrol tidak ada kategori tinggi dan kategori rendah terdapat pada KBK-6 dengan nilai 0,26 dan KBK 11 dengan nilai 0,14, selebihnya dengan kategori sedang.

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MELALUI LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATERI LISTRIK DINAMIS DI SMA NEGERI 1 SUKAMAKMUR ACEH BESAR

Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.647 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi listrik dinamis dengan menggunakan laboratorium virtual. Penelitian ini dilakukan dengan metode True Experimental, dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan dua kelompok belajar yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dimana sampel kedua kelas ini dipilih secara random. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Sukamakmur Aceh Besar. Pengumpulan data dilakukan dengan soal berupa pilihan ganda untuk melihat peningkatan pemahaman konsep siswa pada materi listrik dinamis. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan laboratorium virtual dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa. Hal ini terlihat dari perolehan persentase kategori N-Gain bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Peningkatan pemahaman konsep siswa pada kelas eksperimen ditinjau dari indikator pemahaman, menunjukkan bahwa indikator ekstrapolasi mengalami peningkatan paling tinggi, yaitu mencapai 84% untuk kelas eksperimen, dan kelas kontrol sebesar 65%.

MgTiO3 Thin Films Synthesis by Sol Gel Method

Journal of Aceh Physics Society Volume 7, Number 2, May 2018
Publisher : Journal of Aceh Physics Society

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1387.711 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesa lapisan tipis MgTiO3 dengan menggunakan metode Sol Gel. Lapisan tipis MgTiO3 dibuat dengan mencampurkan TiO dan MgSO4 sebagai prekursor. Larutan ini kemudian diaduk selama 1 jam agar campuran menjadi homogen dengan menggunakan magnetic stirrer. Lapisan tipis MgTiO3 dipanaskan dengan variasi suhu mulai dari 300, 400, 500 dan 60oC selama 1 jam. Berdasarkan hasil pengujian XRD menunjukkan bahwa pada suhu 300 - 500oC nilai ukuran butir kristal semakin besar, sementara pada suhu 600oC ukuran butir kristal mengecil. Struktur kristal yang terbentuk dari lapisan tipis MgTiO3 adalah rutil. Hasil SEM menunjukkan lapisan MgTiO3 terdeposisi dengan baik yang ditunjukkan dengan tidak munculnya retakan pada permukaan lapisan serta terdapat adanya pori yang terbentuk dan ketebalan lapisan tipis MgTiO3 berkisar antara 1,67 – 1,79 µm. Hasil pengujian UV-Vis menunjukkan suhu pemanasan mempengaruhi turunnya nilai band gap. Semakin tinggi suhu pemanasan semakin kecil band gap yang dihasilkan, yaitu pada suhu 300oC bernilai 3,22 eV dan pada suhu 600oC bernilai 3,02 eV.MgTiO3 thin films synthesis has been done using Sol Gel method. The MgTiO3 thin films is made by mixing TiO and MgSO4 as precursors. This solution is then stirred for 1 h to have homogeneous mixture by using a magnetic stirrer. The MgTiO3 thin films is heated with temperature variations range of 300, 400, 500 and 600°C for 1 h. Based on XRD test showed that at 300 - 500 oC value of crystalline grain size was increased, while at 600oC the size of crystal grains decreased. The crystalline structure formed from a thin films of MgTiO3 is rutile. The SEM results show a well-deposited MgTiO3 films which is indicated by the absence of cracks on the surface of the coating and there is a pore formed and the thickness of the MgTiO3 thin films range of 1.67 to 1.79 μm. UV-Vis test show that the heating temperature affects the decrease in band gap value. The higher the heating temperature give the smallerof band gap, ie at a temperature of 300oC worth 3.22 eV and at a temperature of 600oC worth 3.02 eV, respectively.Keywords: MgTiO3 thin films, Sol Gel, XRD, SEM, UV-Vis.DAFTAR PUSTAKAAngela, R., dan Pratapa, S. 2012. Sintesis MgTiO3 dengan Variasi Temperatur Kalsinasi Menggunakan Metode Pencampuran Larutan. Jurnal Sains dan Seni ITS Vol. 1, ISSN: 2301-928XBasitoh D., Is Fatimah., and Tatang S. J. Penggunaan Ekstrak Pigmen Kulit Buah Manggis (Garnicia mangostana) Sebagai Zat Peka Cahaya TiO2-Montmorillonit Dalam Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC). FMIPA. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.Badawy M.I., Souaya E.M.R., Gad-Alah T.A., Abdel-Wahde M.S., Ulbricht M. 2013. Fabrication of Ag/TiO2 Photocatalytic for the treatment of simulated hospital wastewater under sunlight. Enviromental Progress and Sustainable Energy.33 (3), 886-894.Chao W-S., Ting C-C., 2010. Experimental Study On Reversal Structure Of Photoelectrode In Dsscs. Proceedings of the ASME 2010 International Mechanical Engineering Congress & Exposition IMECE2010 Vancouver, British Columbia, Canada IMECE2010-38497Dadi, R., 2014. Pembuatan Sel Surya TiO2 Nanokristal Berbahan Dasar Anthocyanin Sebagai Material Dye, Prosiding Pertemuan Ilmiah XXVIII HFI Jateng & DIY, Yogyakarta, ISSN : 0853-0823.Gratzel, M. (2003). “Review: Dye Sensitized Solar Cells”, Journal of Photochemistry and Photobiology C: Photochemistry Reviews, Vol. 4, hal. 145– 153.Green, Martin A.1982. Solar Cell Operating Principles Technology And System Application”prenticell Hall, IncEvylewood Cliffs N,J. Hardeli, Suwardani, Riky, Fernando, T., Maulidis, dan Ridwan, S. 2013. Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Berbasis Nanopori TiO2 Menggunakan antosianin dari Berbagai Sumber Alami. Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung.Helga, D. F., Samsidar, Faizar, F., Heriyanti, Sampe Napitupulu, dan Sarina, P, 2015. Disain Prototipe Sel Surya DSSC (Dye Sensitized Solar Cell) Lapisan Grafit/TiO2 Berbasis Dye Alami, Prodi Fisika dan Prodi Kimia, FST, Universitas Jambi.Heriyanti, S., 2006, Kajian Sensitisasi Lapis Tipis TiO2 oleh Zat Warna Alami untuk Sel Surya Berbasis Sensitiser Zat Warna, Skripsi, FMIPA UGM, Jogjakarta. Ludin, N.A., dkk. 2014. Review on The Development of Nature Dye Photosensitizer for Dye Sensitized Solar Cell. Renewable and Suinable Energy, 386-396.Linsebigler, A.L., Lu, G. Dan Yates, J.T., 1995, Photocatalysis on TiO2 Surface:Principles, Mechanism and Selected Results, Chem. Rev., 95, 735-758.Maya, S., Widya, K., Drs. Gontjang, P, M.Si.,2012. Studi Awal Fabrikasi Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Dengan Menggunakan Ekstraksi Daun Bayam Amaranthus Hybridus l.) Sebagai Dye Sensitizer Dengan Variasi Jarak Sumber Cahaya Pada DSSC, Jurusan Fisika, FMIPA Institut Teknologi Sepuluh NopemberMulyadi, T. 2015. Pengertian, Ciri, dan Sifat magnesium. http://budisma.net/2015/02/pengertian-ciridan-sifat-magnesium.html (Tanggal akses, 26 Februari 2015)Nam, T. V., Trang, N. T., and Cong, B. T. 2012. Mg-Doped TiO2 for Dye-Sensitized Solar Cell: An Elektronic Structure Study. Proc. Natl. Conf. Theor. Phys. 37, pp. 233-234.O’Regan dan Gratzel, 1991, A Low Cost, High Eficiency Solar Cell Based On Dye Sensitized Coloidal TiO2 film, Nature, 737740.Ratnasari, D., Hermanihadi, S., Indriyanto, W., Fathony, A., Devi WH. F., Agung R, P. dan Amin Rais, Y. 2009. Tugas Kimia Fisika X-Ray Diffraction (XRD), Surakarta: FT UNS.Slamet, Syakur R dan Danumulyo W. 2003. Pengolahan Limbah Logam Berat Chromium (VI) Dengan Fotokatalis TiO2. Makara, Teknologi, 7 (1): 27-32.Smestad and Gratzel M. 1998. Demonstrating Electron Tranfer and Nanotechnology; A Natural Dye-Sensitized Nanocristallin Energy Converter. J, Chem.Educ. 75,752756.Suhartatik, N., Karyantina, M., Mustofa, A., Cahyanto, M. N., Raharjo, S., Rahayu, E. S. 2013. Stabilitas Ekstrak Antosianin Beras Ketan Hitam (Oryza sativa glutinosa) selama Proses Pemanasan dan Penyimpanan. Jurnal Agritech Vol. 33, No. 4, Yogyakarta.Septina, W., Fajarisandi, D., Aditia, M. Pembuatan prototip solar cell dengan bahan organik-inorganik (dye sensitized solar cell). Laporan Akhir Penelitian Bidang Energi, Penghargaan PT. Rekayasa Industri (2007)Vlanck, V, Lawrence. 2004. Elemen-elemen Ilmu dan Rekayasa Material Edisi Ke-6. Jakarta: Erlangga. Wulandari, H., 2008. Performa Sel Surya Tersensitasi Zat Pewarna (DSSC) Berbasis ZnO Dengan Variasi Tingkat Pengisian dan Besar Kristalit TiO2, Skripsi, Jurusan Teknik Metalurgi dan Material, Fakultas Teknik Universitas Indonesia.Xu, Shi, Fan, Dong, Shi, dan Hu. 1999. Effects of Particle Size of TiO2 on Photocatalytic Degradation of Methylene Blue in Aqueous Suspensions. Chemical Reviews, (38): 373379.Yuwono, A. H., Munir, B., Ferdiansyah, A., Rahman, A., dan Handini, W. 2010. Dye Sensitized Solar Cell with Conventionally Annealed and Post- Hydrothermally Treated Nanocrystalline semiconductor Oxide TiO2 Derived from Sol-gel Process. Jurnal Makara Teknologi, Vol. 14, No. 2Zamrani R.A., dan Gontjang P., 2013. Pembuatan Dan Karakterisasi Prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Menggunakan Ekstraksi Kulit Buah Manggis Sebagai Dye Sensitizer Dengan Metode Doctor Blade, Jurnal Sains Dan Seni Pomits Vol. 1, No.2, 2301-928X.

The Effect of Ge Content on the Optical and Electrical Properties of A-Sige: H Thin Films

Jurnal Natural Volume 14, Number 1, March 2014
Publisher : Syiah Kuala University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The effect of Ge content on the optical and electrical properties of a-SiGe:H thin films deposited by HWC-PECVD had been investigated. The a-SiGe:H films ware grown on corning glass 7059 substrate using 10% diluted mixture of GeH4 and SiH4 gases, respectively. The GeH4 gas flow rate was varied from 2.5 – 12.5 sccm, while the flow rate of SiH4 was kept constant at 70 sccm. The results showed that the deposition rate of a-SiGe:H thin films increased by  increasing of GeH4 gas flow rate. In addition, the Ge content in the film increased and  the optical band gap decreased. The dark conductivity of a-SiGe:H films were relatively constant, whereas the photo conductivity decreased with increasing of Ge content.