Articles
50
Documents
HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN PAGI DENGAN KONSENTRASI BELAJAR

Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan JILID 14 (1991)
Publisher : Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian Hubungan Kebiasaan Makan Pagi dan Konsentrasi Belajar Pada Anak Sekolah Dasar di 10 Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Bogor. Sampel penelitian diambil anak sekolah dasar kelas 4, 5 dan 6 dengan umur antara 9-14 tahun. Sampel dipilih anak yang sehat (bebas dari penyakit menahun) mempunyai status gizi normal. Sampel dikelompokkan menjadi 4 yaitu: (1) kelompok makan pagi tidak anemia (MP-TA). (2) Kelompok makan pagi anemia (MP-A). (3) Kelompok tidak makan pagi tidak anemia (TMP-TA). (4) Kelompok tidak makan pagi anemia (TMP-A). Sebelum dilakukan matching (berpasangan) berdasarkan jenis kelamin, umur dan asal sekolah, kelompok MP-TA terdiri dari 120 anak, MP-A sebanyak 84 anak, kelompok TMP-TA sebanyak 93 anak dan kelompok TMP-A sebanyak 95 anak. Setelah dipasangkan (matching) berdasarkan jenis kelamin, umur dan kelas yang sama untuk masing-masing kelompok diperoleh 57 pasang. Terhadap semua anak (sebelum dan sesudah dipasangkan) dilakukan test konsentrasi yang dilakukan pada jam yang sama yaitu pukul 9.00 pagi. Cara yang digunakan untuk uji konsentrasi adalah cara Bourdon, cara digit symbol tanpa dan dengan gangguan. Rata-rata hasil test konsentrasi dengan cara Bourdon untuk ke-4 kelompok sebagai berikut: 97.6, 92.4, 91.6 dan 90.1 (untuk lembar pertama) dan 112.3, 106.2, 110.3 dan 108.7 (untuk lembar kedua) masing-masing untuk kelompok MP-TA, MP-A, TMP-TA, dan TMP-A (tidak berpasangan). Dengan menggunakan uji-t test ternyata hasil test konsentrasi belajat dengan cara ini tidak berbeda nyata (P<0.05). Rata-rata hasil test konsentrasi belajar keempat kelompok setelah berpasangan untuk lembar pertama masing-masing sebesar 96.4, 95.1, 90.4 dan 90.1 dan sebesar 110.1, 109.9, 111.5 dan 107.3 (untuk lembar kedua). Hasil uji statistik dengan anova juga tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna (P<0.05). Rata-rata hasil test konsentrasi keempat kelompok (tidak berpasangan), dengan cara digit symbol tanpa dan dengan gangguan menunjukkan angka sebagai berikut: 37.5, 34.3, 35.0 dan 29.1 (tanpa gangguan) dan 40.7, 38.5, 38.9 dan 32.2 (dengan gangguan). Hasil uji statustik dengan t-test menunjukkan bahwa ada perbedaan yang sangat nyata antara kelompok yang diuji (P 0.01), kecuali antara kelompok MP-TA dengan TMP-TA, perbedaannya hanya nyata P < 0.05 (tanpa gangguan). Sedangkan hasil uji statistik test konsentrasi dengan gangguan, yang tampak berbeda nyata hanya antara kelompok TMP-TA dengan TMP-A dan antara MP-A dengan TMP-A, untuk kelompok MP-TA dengan MP-A dan MP-TA dengan TMP-TA, tidak ada perbedaan yang nyata. Rata-rata hasil uji konsentrasi keempat kelompok (berpasangan), dengan cara digit system adalah berturut-turut 36.5, 34.3, 35.0 dan 29.1 (tanpa gangguan) dan 39.8, 38.5, 38.9 dan 32.2 (dengan gangguan). Hasil uji statistik keempat kelompok (berpasangan) dengan menggunakan uji Anova menunjukkan bahwa kebiasaan makan pagi dan keadaan anemia berpengaruh nyata pada konsentrasi belajar dengan nilai F=8.142 dan 7.861. Daru uji Anova tampak bahwa ada interaksi nyata antara kebiasaan makan pagi dengan anemia terhadap konsentrasi belajar anak. Hal ini menunjukkan bahwa anak yang tidak biasa makan pagi dan menderita anemia sangat merugikan, karena kelompok ini ternyata mempunyai daya konsentrasi paling rendah. Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan tidak makan pagi dan keadaan anemia berpengaruh nyata terhadap konsentrasi belajar anak sekolah.

SIFAT ELEKTROOPTIS SEBAGAI PARAMETER INDIKASI MUTU BERBAGAI JENIS MINYAK GORENG KEMASAN

BERKALA FISIKA Vol 15, No 4 (2012): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.828 KB)

Abstract

Abstract In this paper, we introduce the change of polarization angleβ induced by external electric field, as a quality indication of several edible oils without preliminary treatment. The averagevalue ofβ in the interval of applied potential difference plays important role as level of number offree radicals produced in the edible oils. The samples used were olive oil, extra olive oil, palm oil,and corn oil. Theβ value was obtained by measurement of the change polarization angle as the function of magnitude the electric field on the samples. The electric field was produced by DCvoltage power supply on two parallel plates in a separated distance of 2.5 cm and in area of 5 cm× 3 cm. The source of light used was He-Ne laser 1 mW (λ=633 nm). The experiment result showsthat for all the fresh frying oil samples the polarization angle has value between 2.3× 10/V and3.3× 10-4 0/V in the experimental condition. The extra olive oil has the smallest value while palmoil has the greatest. According to the previous study, the olive oil is relatively the best oil.Keywords: frying oil, electrooptics, polarization angle

EVALUASI KUALITAS BEBERAPA JENIS MINYAK GORENG KEMASAN SETELAH DIPANASKAN MENGGUNAKAN SIFAT ELEKTROOPTIS

BERKALA FISIKA Vol 16, No 3 (2013): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.392 KB)

Abstract

In this report, we have determined the average value of polarization angle for various edible oils, before and after heating. The change of polarization angle was measured averagebetween potential differences 0-9 kV. The heating time for the samples was conducted up to 10 hours at average temperature by 180°C. The source of light was He-Ne Laser 1 mW (633 nm) with optical length of samples of 1 cm. In agreement to the previous experiment, our result shows that all vegetable oils provide increasing of free radicals indicated by increasing polarizationangle for longer heating time. For the heating time interval 0-10 hours, the level degradation ofoil rises quadratically. From various edible oils, olive oil is still the relative best quality from allsamples in this experiment. This method, once again, shows more powerful relative to otherstandard methods.Keywords: frying oil, electrooptics, polarization angle

PEMANFAATAN SIFAT OPTIS AKTIF ALAMI UNTUK KENDALI MUTU MINYAK GORENG MENGGUNAKAN LAMPU PIJAR

BERKALA FISIKA Vol 16, No 2 (2013): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.238 KB)

Abstract

In this study the properties of natural optical activity of the various vegetable cookingoils was used as a new method for a quality control and was proposed as a new prospect forpreliminary test of oil quality. The samples used were various packaging cooking oil obtained inthe shops and were considered already fulfilled by SNI. The source of light to illuminate was a75W light-bulb. The change of the polarization angle of light was measured using polarizer basedon Malus’ law, and it was used to indicate the levels of oil quality degradation. The experimentalresult shows that highest change of polarization angle indicates relative lowest quality of oils. Anolive oil shows the best oils relative from other types of vegetable oils. The natural polarization inthis case is able to differentiate between various types of oil, and to distinguish fresh oil andexpired oil. It seems that natural polarization accommodates some contributed components oflevel of degradation of oil quality, i.e. free fatty acid and saturated fat. This method provides someadvantages, such as, simple equipments, a fast test, without preliminary treatment, and accurateresults. For the future, it shows a reliable test to conduct as a previous quality control for cookingoil and replaces the role of conventional, expensive standard methods. This method offers also achallenge to evaluate the level of authentication or halal of oils and fats.Keywords: oil quality, polarization angle, optical activity.

SUKU BUNGA, INFLASI DAN NILAI TUKAR PENGARUHNYA TERHADAP PERMINTAAN KREDIT PERBANKAN DI KOTA MANADO

JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 234 - 352
Publisher : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.423 KB)

Abstract

Faktor yang dapat mempengaruhi permintaan dan pemberian kredit oleh perbankan, bisa dari  faktor bank itu sendiri seperti risk appetite terhadap suatu sektor, tingkat kredit macet, kurangnya modal, dan sebagainya ataupun juga faktor makro seperti tingkat suku bunga, nilai tukar rupiah, target ekspor dan faktor lainnya. Oleh karena itu pemahaman yang baik mengenai pengaruh faktor – faktor tersebut khususnya faktor makro diharapkan dapat memberikan penjelasan mengenai dampak dari pergerakan indikator makro tersebut terhadap kredit di perbankan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suku bunga, inflasi dan nilai tukar terhadap permintaan kredit pada perbankan di Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah asosiatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan secara bersama suku bunga, inflasi dan nilai tukar berpengaruh terhadap permintaan kredit. Suku bunga berpengaruh  negatif namun signifikan terhadap permintaan kredit pada perbankan di Kota Manado. Inflasi tidak berpengaruh terhadap terhadap permintaan kredit dan nilai tukar berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan kredit. Manajemen bank seharusnya mengelola suku bunga kredit dengan tepat, karena permintaan kredit masyarakat dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Kata kunci: suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan permintaan kredit

MODAL KERJA PENGARUHNYA TERHADAP NET PROFIT MARGIN PADA PERUSAHAAN TAMBANG YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 841-965
Publisher : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.361 KB)

Abstract

ABSTRAK Modal kerja merupakan salah satu unsur aktiva yang sangat penting dalam perusahaan, karena setiap perusahaan selalu memerlukan modal kerja yang akan digunakan untuk membiayai aktivitas sehari-hari. Modal kerja merupakan asset perusahaan yang harus dipenuhi secara terus menerus sejalan dengan tujuan perusahaan. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal kerja terhadap net profit margin pada perusahaan tambang yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Populasi penelitian sebanyak 37 perusahaan dan sampel yang diteliti 11 perusahaan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan perputaran kas, perputaran piutang, perputaran persediaan dan perputaran modal kerja berpengaruh signifikan terhadap net profit margin. Secara parsial perputaran kas  tidak berpengaruh signifikan terhadap net profit margin. Saran yang  diberikan kepada manajemen perusahaan adalah  untuk memperhatikan tingkat penjualan, karena makin tinggi tingkat penjualan akan meningkatkan keuntungan dan perusahaan juga diharapkan dapat mempertahankan  kas secara efisien agar menghasilkan tingkat perputaran kas yang tinggi. Kata kunci: modal kerja, net profit margin.

EFISIENSI PENGGUNAAN MODAL KERJA PADA PERUSAHAAN KOSMETIK YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012

JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 841-965
Publisher : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.712 KB)

Abstract

Modal kerja merupakan dana yang harus tersedia dalam perusahaan yang digunakan untuk membiayai kegiatan operasinal. Modal kerja yang akan digunakan diharapkan tersedia dalam jumlah yang cukup agar dapat memberikan keuntungan yang maksimal sehingga suatu perusahaan bisa beroperasi secara ekonomis dan juga modal kerja yang cukup dapat menekan biaya perusahaan menjadi rendah, menunjang segala kegiatan operasi perusahaan secara teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efesiensi penggunaan modal kerja pada perusahaan kosmetik yang terdaftar  pada bursa efek Indonesia. Sampel yang digunakan sebanyak tiga perusahaan dari empat populasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penggunaan modal kerja pada perusahaan kosmetik yang terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia (BEI) belum efesien. Tingkat modal kerja dan likuiditas meningkat, namun profitabilitasnya belum maksimal. Tingkat profitabilitas tertinggi dihasilkan oleh perusahaan Unilever  pada tahun 2011, nilai tersebut masih dibawah rata-rata dari yang distandarkan. Manajemen perusahaan sebaiknya melakukan perencanaan pengelolaan modal kerja secara efesien agar perusahaan dapat meningkatkan laba usaha pada industri kosmetik tersebut. Kaa kunci: efesiensi modal kerja, likuiditas, aktivitas dan profitabilitas.

ROA, ROE, NPM PENGARUHNYA TERHADAP DIVIDEN PAYOUT RATIO PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DAN FINANCIAL INSTITUSI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2010-2012

JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1339 - 1471
Publisher : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.235 KB)

Abstract

Kebijakan deviden merupakan hal yang penting karena bukan hanya menyangkut kepentingan perusahaan, namun juga menyangkut kepentingan pemegang saham. Dividen yang dibagikan kepada pemegang saham tergantung pada kebijakan perusahaan. Penelitian ini  untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi  dividend payout ratio pada perusahaan financial sektor yang listed di BEI periode 2010-2012 dengan menggunakan variabel Return on Asset (ROA), Return on Equity(ROE) dan Net Profit Margin (NPM), sebagai variabel independen. Teknik sampling yang digunakan adalah Judgment Sampling dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak sepuluh  perusahaan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu dividend payout ratio sebagai variabel dependen dan ROA, ROE, dan NPM sebagai variabel independen. Data diperoleh dari publikasi Indonesian Capital Market Directory (ICMD 2010, 2011, dan 2012). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji hipotesis menggunakan t statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta F-statistik untuk menguji pengaruh secara bersama, sehingga perusahaan dapat melihat nilai profitabilitas yang akan mempengaruhi kebijakan dividen perusahaan. Kata kunci: profitabilitas, dividend payout ratio

PERPUTARAN PIUTANG, PERPUTARAN PERSEDIAAN DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP LABA PER LEMBAR SAHAM PADA INDUSTRI SEMEN YANG GO PUBLIC DI BEI

JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1472 - 1592
Publisher : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.395 KB)

Abstract

Perkembangan dunia bisnis saat ini, menuntut para pelaku bisnis untuk senantiasa mengikuti perkembangannya. Dalam menjalankan usaha, sangat sedikit perusahaan yang menggunakan cash and carry dalam  transaksi jual beli barang atau jasa, melainkan lebih banyak yang menggunakan transaksi penjualan secara kredit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran piutang, perputaran persediaan, dan struktur modal terhadap laba per lembar saham.  Data sekunder digunakan dalam penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaan industri semen yang go publik di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Variabel yang digunakan dalam yaitu laba per lembar saham (variabel dependen), dan perputaran piutang, perputaran persediaan,dan struktur modal sebagai variabel independen. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda,uji F, dan uji T. Hasil analisis menunjukkan perputaran piutang, perputaran persediaan, dan struktur modal berpengaruh secara simultan terhadap laba per lembar saham. Sedangkan analisis parsial menunjukkan hanya struktur modal yang berpengaruh signifikan terhadap laba per lembar saham. Manajemen perusahaan sebaiknya memperhatikan perputaran piutang, perputaran persediaan, dan struktur modal kerena memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laba per lembar saham. Kata kunci: perputaran piutang, perputaran persediaan, struktur modal,laba per lembar saham.

PENGARUH LIKUIDITAS DAN PROFITABILITAS TERHADAP DEVIDEND PAYOUT RATIO PADA SUBSEKTOR PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009-2013

JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 853 - 972
Publisher : JURNAL RISET EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.181 KB)

Abstract

Bank merupakan lembaga keuangan yang harus mempunyai dana yang cukup untuk mendukung dan menjalankan kegiatan operasional. Salah satu cara untuk mendapatkan dana lebih yaitu dengan menerbitkan saham melalui pasar modal, dan investor akan membeli saham tersebut. Investor yang membeli saham dari bank tersebut akan mendapatkan capital gain dan laba investasi berupa dividen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh current ratio, ROA, dan ROE terhadap Devidend Payout Ratio (DPR) pada subsektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2009-2013. Metode penelitian asosiatif dengan tehnik analisis data adalah analisis regresi berganda dan pengujian asumsi klasik.  Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Current Ratio, ROA, dan ROE secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Devidend Payout Ratio pada subsektor Bank di Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis secara parsial Current Ratio, ROA, dan ROE berpengaruh signifikan positif terhadap Devidend Payout Ratio pada subsektor Bank di Bursa Efek Indonesia. Sebaiknya manajemen bank memperhatikan likuiditasnya dengan menghindari likuiditas yang tinggi dan menjaga tingkat profitabilitas sehingga mampu mempertahankan kepercayaan nasabah dan investor.   Kata kunci: devidend payout ratio, current ratio, return on assets, return on equity

Co-Authors A Husna, A A Y Asy Syifa Adiguna, Irena Neysa Alan Pridibyo Moha Alfian Meykel Lioew Ance Murdiana Andriana Andriana, Andriana Angganita Carly Tulus arengkuan Tommy Ari Bawono P Ari Bawono Putranto Ari Bawono Putranto, Ari Bawono Bandi Bandi, Bandi Celviana Winidyaningrum, Celviana Christoforus Adhitya Sondakh Citra Perwati Silalahi Daisy Engka Debby Christina Rotinsulu Decky Adare Dedy N. Baramuli Diah, Umi Prastitiningsih Donny Oktavianus, Donny Eko Hidayanto Eko Rizki Zakaria Fadliyan Ahmad Fairuzza, Azka Fathia Nisa Ferdy Roring Halim Dedy Perdana Hananto, Santoso Tri Heri Sugito Irma Suryahani, Irma Irvan Trang Irvani D Prasanti Ivonne S Saerang Ivonne S. Saerang Jacline Sumual Jantje L. Sepang Johan R. Tumiwa, Johan R. Johan Tumiwa K Sofjan Firdausi Lies Darwin Karyadi Mawar Sharon R. Pantow Mawey Z. Alfa, Mawey Z. Moecherdiyatiningsih Moecherdiyatiningsih N Kharisma Putri, N Kharisma Nino, Yunaningsih Novlie Manopo Nyoman Sridana Octaria, Dini Olivia Mada Rolos Parengkuan Tommy Paulina Van Rate Rahmawati Rahmawati Raimond Tandris Raja Sabaruddin, Raja Ria Amitasari Rifangga Tengor, Rifangga Rika I.K.A. Mantiri, Rika I.K.A. Rizky Rurniawan Ano Rizzky Pradana Putra, Rizzky Pradana Sahrun Dalie Seventi P, Ignatia Sri Sientje C. Nangoy Silcyljeova Moniharapon Siti Nurlaela Siti Supeni Sukati Saidin Susan Sumampow, Susan Susilawati Susilawati Switli Repi, Switli Tauke, Putri Yuliana Tulung, Joy E. Vera Sri Endah Cicilia, Vera Sri Endah Victoria Untu Wahyu Yulianto Ranti, Wahyu Yulianto Wensen, Nindri Winarna, Jaka Wisriati Laim, Wisriati Y Indriyani, Y Y. Krisdinamurtirin Yulianti Eva, Yulianti Yunita Mandagie