Articles

Found 32 Documents
Search

Investasi: Komparasi Strategi Buy and Hold dengan Pendekatan Teknikal

Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol 14, No 1 (2012): MAY 2012
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.865 KB)

Abstract

This research aims to analyse effectivity of technical analysis moving average compare to buy and hold strategy on index LQ-45 (as emerging market) and S&P500 (as developed market). Using descriptive approach, this research analysed by metastock program with moving average exponential crossovers method. This research data samples use LQ45 and S&P500 from year 2001-2011. The findings of this research indicate that technical analysis more effective when economic situation on crisis (bearish). Whereas buy and hold strategy more effective on good economic condition (bullish). The results consistent for LQ-45 and S&P500.

STUDI KEBIJAKAN DEVIDEN: ANTESEDEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM

Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 10, No 1 (2008): MARCH 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.388 KB)

Abstract

This research aims to test dividend signaling theory in an Indonesian capital market. Signaling theory states that dividend policy has information content that can influence to share price. Examination of theory of signaling is related to research phenomena in other countries indicating that by percentage there is degradation of company which is pay dividend and there even exist mentioning this as phenomenon of disappearing dividend. Examination of theory of signaling is also related to the research result showing the existence or inexistence of the influence of dividend policy to share price. Besides, in this research is also conducted by examination of agency theory. This research of agency theory tests the influence of: (1) Free Cash Flow to share price, (2) Structure of Ownership to share price, and (3) Structure of ownership to dividend policy. This research also tests life cycle theory, seen influence of cycle of company life to dividend policy. Companies which enter in growth phase tend not to pay a lot of dividend, compared to company at matured step. This research use quantitative approach by using method of path analysis. This research use samples in the form of company allocating dividend for period 1995-2005 which listed on PT Jakarta Stock Exchange. Final samples which are utilized in this research are equal to 1052 year observation. This research also tests sensitivity, widened time of even from 1 day at especial model, becoming 5 and 10 day. Besides test of sensitivity is also conducted changed approach of market model become mean adjusted model in determining expected return.Research finding indicates that signaling theory still relevant in influencing movement of share price. Besides, research finding also supports agency theory told by Jensen in seeing influence of free cash flow to share price. For the influence of structure of ownership to share price, the result supports entrenchment argument. While influence of structure of ownership to dividend policy found by result which do not support agency theory. Life Cycle theory in this research is obtained by result which is research confirmation before all, where there are influence of cycle step of company life to dividend policy. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori signaling deviden pada kondisi pasar modal di Indonesia. Teori signalling menyataan bahwa kebijakan deviden memiliki kandungan informasi, sehingga hal ini dapat berpengaruh terhadap harga saham. Pengujian teori signalling ini berkaitan dengan fenomena penelitian di manca negara yang menunjukkan bahwa secara persentase terjadi penurunan perusahaan yang membayarkan deviden. Penelitian ini juga melakukan pengujian teori keagenan. Dalam penelitian ini teori keagenan dipergunakan untuk menguji pengaruh: (1) Aliran Kas Bebas terhadap harga saham, (2) Struktur Kepemilikan terhadap harga saham, dan (3) Struktur kepemilikan terhadap kebijakan deviden. Penelitian ini juga menguji teori daur hidup, dengan melihat pengaruh tahapan daur hidup perusahaan terhadap kebijakan deviden. Perusahaan yang masuk dalam tahap pertumbuhan cenderung untuk tidak membagikan deviden, dibandingkan dengan perusahaan pada tahapan matang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode path analysis. Penelitian ini menggunakan sampel berupa perusahaan yang membagikan deviden untuk periode 1995-2005 yang terdaftar di PT Bursa Efek Jakarta. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebesar 1052 tahun observasi. Dalam penelitian ini juga dilakukan uji sensitifitas dengan memperlebar waktu even dari 1 hari pada model utama, menjadi 5 dan 10 hari. Selain itu uji sensitifitas juga dilakukan dengan mengganti pendekatan market model menjadi mean adjusted model dalam menentukan expected return. Temuan penelitian menunjukkan bahwa teori signalling masih relevan dalam mempengaruhi pergerakan harga saham. Selain itu, temuan penelitian juga menunjukkan dukungan pada teori keagenan yang dikemukakan Jensen dalam melihat pengaruh aliran kas bebas terhadap harga saham. Untuk pengaruh struktur kepemilikan terhadap harga saham, ditemukan hasil yang mendukung argumen entrechment. Sedangkan pengaruh struktur kepemilikan terhadap kebijakan deviden ditemukan hasil yang tidak mendukung teori keagenan. Teori daur hidup dalam penelitian ini diperoleh hasil yang menkonfirmasi penelitian sebelumnya, dimana terdapat pengaruh tahapan daur hidup perusahaan terhadap kebijakan deviden. Kata kunci: signaling theory, agency theory, life cycle theory.

Studi Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Praktik Earnings Management pada Perusahaan Terdaftar di PT Bursa Efek Indonesia

Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Vol 11, No 1 (2009): MARCH 2009
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.209 KB)

Abstract

This research is done for the purpose of finding out the effect of Good Governance practice can reduce earnings management practice done by company. This research uses companies registered in manufacture sector in Indonesia Stock Exchange observation period 2005-2007 as samples. Last sample used in this research is 384 years of observation. This research uses OLS method. The result shows that only 2 variables have significant effect to Earning Management practice which is CEO Duality and controlling shareholder existence. Other independent variables such as independent commissioner and audit committee and also shareholder coalition outside the controlling shareholder don’t have any effect to earning management practice in the company. Control variable like coverage analyst and debt don’t have any effect either, to earning management practice existence.

MUTUAL FUNDS PERFORMANCE EVALUATION BASED ON SELECTIVITY AND MARKET TIMING

IQTISHODUNA IQTISHODUNA (VOL 7, NO 2
Publisher : fak. ekonomi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is an empirical evaluation of the performance of mutual fund managers in terms of “market timing” and “selectivity”, within the framework suggested by Treynor and Mazuy (1966) and Henriksson and Merton (1981). The relevant data set is a balanced panel of 55 (fifty five) mutual funds, over a 17 (seventeen)-month period began from February 2008 until June 2009. The result found that only 4 (four) mutual funds demonstrated a good performance in market timing and 4 (four) mutual funds showed a good performance in stock selection. Both methods have a good indicator to reflect mutual funds performance.

ANALISIS PENGARUH EKONOMI MAKRO, INDEKS DOW JONES, DAN INDEKS NIKKEI 225 TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DI BEI PERIODE 2007-2011

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekonomi makro terhadap IHSG agar investor dapat berinvestasi dengan baik dan benar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah SBI, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, Kurs Rupiah terhadap Dollar, Indeks Nikkei 225 dan Index Dow Jones. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda dan menggunakan uji stasioner pada pengolahan datanya karena terdapat data time series. Penelitian ini menggunakan periode 2007-2011. Jumlah observasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 360 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel SBI dan Harga Minyak Dunia berpengaruh positif tidak signifikan terhadap IHSG. Variabel Harga Emas Dunia, Indeks Nikkei 225 dan Index Dow Jones berpengaruh positif signifikan terhadap IHSG. Sedangkan variabel Kurs Rupiah terhadap Dollar memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap IHSG. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,6154. Hal ini menunjukkan bahwa IHSG yang dapat diterangkan oleh variabel-variabel seperti SBI, Harga Minyak Dunia, Harga Emas Dunia, Kurs Rupiah terhadap Dollar, Indeks Nikkei 225 dan Indeks Dow Jones sebesar 61,54%. Sedangkan sisanya sebesar 38,46% dapat diterangkan oleh variabel diluar variabel tersebut. Kata kunci: Ekonomi makro, IHSG, Indeks, Harga, Emas, Minyak.

BIAS BETA DAN KOREKSI BETA DALAM BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2009 - 2011

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji nilai beta yang terdapat pada Bursa Efek Indonesia periode 2009-2011. Nilai beta pada periode ini memiliki kecenderungan bias dikarenakan adanya perdagangan tidak aktif yang terjadi pada bursa. Jika terdapat nilai beta yang bias maka harus dikoreksi dengan menggunakan metode Scholles Williams, Dimson, dan Fowler Rorke. Berdasarkan ketiga metode ini kemudian dipilih metode yang menghasilkan nilai beta yang paling mendektai 1. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 108 emiten dari 359 emiten yang tercatat sebagai populasi penelitian. Data harga saham yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga saham bulanan selama 3 tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai beta yang bias pada Bursa Efek Indonesia 2009-2011 sebesar 0.315. Nilai beta yang bias ini dikoreksi dengan tiga metode tersebut. Kemudian diperoleh hasil bahwa Metode Dimson menghasilkan nilai beta yang paling mendekati 1 yaitu 0,5106.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL PADA INDUSTRI CONSUMER GOODS YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2007-2011

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yangmempengaruhi struktur modal pada badan usaha industri barang konsumsi yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007 – 2011. Teori yang terkait ialahtrade-off theory, pecking order theory, dan agency theory. Penelitian inimenggunakan pendekatan kuantitatif model Least Square (LS). Penelitian inimenggunakan objek penelitian berupa badan usaha industri barang konsumsi yangterdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2007 – 2011. Jumlah objek penelitianyang digunakan adalah sebesar 29 badan usaha. Temuan penelitian ini yaituvariabel profitabilitas dan non-debt tax shield berpengaruh negatif signifikanterhadap struktur modal. Di lain sisi, variabel struktur aktiva berpengaruh positifsignifikan terhadap struktur modal. Sedangkan variabel ukuran perusahaanberpengaruh negatif tidak signifikan dan variabel growth berpengaruh positif tidaksignifikan terhadap struktur modal.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI PERUSAHAAN DI SEKTOR PROPERTY, REAL ESTATE & BUILDING CONSTRUCTION YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2008-2012

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research is to understand the factor affecting the Value of the Firm for Property, Real Estate & Building Construction enterprises enlisted in Indonesian Stock Exchange period 2008-2012. The related theories being used in this research are Dividend Theory, Signaling Theory and Agency Theory. This research uses quantitative perspective with Least Square (LS). Objects used in this research are Property, Real Estate & Building Construction enterprises enlisted in Indonesian Stock Exchange period 2008-2012. About 110 object are investigated (17 Property & Real Estate and 5 Building Construction). After conducting this research, the author found that Investment Decision (PER), Size and Profitability has significant positive effect to the Value of the Firm. Financing Decision (DER) variable has significant negative effect to the Value of the Firm. Furthermore, Dividend Policy has insignificant positive effect to the Value of the Firm. Institution Ownership has insignificant negative effect to the Value of the Firm.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DEBT MATURITY DI SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Debt Maturity pada badan usaha industri Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012. Teori yang terkait adalah Asymmetric Information, Debt Maturity and Pecking Order Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan model Least Square (LS). Penelitian ini menggunakan objek penelitian berupa badan usaha industri Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012. Jumlah objek penelitian yang digunakan adalah 112 perusahaan (46 perusahaan basic industry and chemicals, 36 perusahaan miscellaneous industry dan 30 perusahaan consumer good industry).Temuan penelitian ini yaitu variabel size dan asset maturity berpengaruh positif  dan signifikan terhadap debt maturity. Pada variabel profitability berpengaruh negatif dan signifikan terhadap debt maturity. Di sisi lain, variabel leverage berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap debt maturity.

Good Corporate Governance and Earning Management Practices: An Indonesian Cases

Jurnal Manajemen Maranatha Vol 10 No 2 (2011)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2002.222 KB)

Abstract

This research is done for the purpose of finding out the effect of Good Governance practice can reduce earnings management practice done by company. This research uses companies registered in manufacture sector in Indonesia Stock Exchange Observation period 2005-2007 as samples. Last sample used in this research is 384 years of observation. This research uses OLS method. The result allows that only two variables have significant effect to Earning Management practice which is CEO Duality an controlling stakeholder existence. Other independent variable such as independent commissioner and audit committee and also shareholder coalition outside the controlling shareholder don't have any effort to earning management practice in the company. COntrolvariable like covergence analyst and debt don't have anny effect either, to earning management practice existence.Keywords: good corporate governance, earning management, coverage analyst, debt.