Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi

PENENTUAN KARAKTERISTIK AIR WADUK DENGAN METODE KOAGULASI Fuadi, Anwar; Munawar, Munawar; Mulyani, Mulyani
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v11i1.154

Abstract

Air adalah elemen penting yang dibutuhkan oleh manusia, namun pada keadaan yang sudah tercemar air dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan. Mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh air limbah waduk, maka pengolahan air yang terdiri dari analisa COD, TDS, TSS, kekeruhan, kesadahan, daya hantar listrik dan pH perlu dilakukan. Pada penelitian ini koagulan yang digunakan adalah (Al2 (SO4)3). Dengan variasi massa koagulan yaitu (70, 90, 110, 130, 150) mg, sedangkan pengambilan sampel dilakukan setiap 7 hari sekali, dan 3 titik pengambilan sampel. Efisiensi penurunan terbaik masing-masing parameter yaitu pada penggunaan koagulan 150 mg, COD 41,67%, TDS 22,13%, TSS 69,99%, DHL 12, 09%, Turbidity 83, 95%, kesadahan 31,81% dan penurunan yang terendah yaitu (2,66%).Kata kunci: air limbah, COD, TDS, TSS, turbidity, kesadahan, pH dan DHL
Pemurnian Garam Lokal Untuk Konsumsi Industri Syafruddin, Syafruddin; Munawar, Munawar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v2i2.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemurnian produk garam lokal, sehingga memenuhi standar sebagai garam untuk konsumsi industri. Penelitian dilakukan dalam 4 tahapan kegiatan yaitu pelarutan bahan baku, penyaringan, dan kristalisasi, serta analisis produk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kemurnian garam lokal dapat ditingkat hingga kadar NaCl mencapai 98 %, dengan kadar CaCl2 0,22 %, MgCl2 0,14 %, dan total impurities 1,74 %.Kata kunci : pemurnian, garam lokal, kadar NaCl, total impurities
ANALISA KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DALAM PRODUK AIR MINUM DARI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG Emridwansyah, Emridwansyah; Elwina, Elwina; Munawar, Munawar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v11i1.189

Abstract

Air minum adalah air yang diperoleh melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Penelitian ini untuk menganalisis air hasil olahan dari 5 Depot AMIU di Kota Lhokseumawe. Jumlah bakteri Escherichia coli yang terdeteksi dalam produk air isi ulang dari depot A berkisar < 1,8. 101 sel/100ml, produk air reverse osmosis dari depot D berkisar 1,8. 107 - <1,8. 108, depot E berkisar 1,8. 105 - <1,8.106, konsentrasi pH dari beberapa depo adalah dibawah 6,5 dan konsentrasi TDS pada produk reverse osmosis dari depo D adalah 529 mg/l. Dari hasil Analisis yang diperoleh sebagian Depot belum memenuhi Baku mutu yang ditetapkan dalam Kepmenkes RI No. 492/Men.Kes/Per/IV/2010. Unit reverse osmosis dapat menurunkan beberapa parameter kualitas air, terutama zat padat terlarut. Unit ultraviolet dapat menghilangkan bakteri dengan baik, hal ini terlihat dari jumlah bakteri Escherichia coli dalam produk air olahan menggunakan unit UV yaitu 0 sel/100 ml.Kata kunci: Air minum, kualitas air, unit pengolahan, bakteri Escherichia coli
Hou K.H., Hwu W.H.,Ke S.T. & Ger M.D. 2006, Ni-P-SiC composite produced by pulse and direct current plating, Mater. Chem. Phys, 100, 54-59. Hovestad A. & Janssen L.J.J. 2005, Electroplating of Metal Matrix Composites by Codeposition of Suspended Particles Fuadi, Anwar; Munawar, Munawar; Mulyani, Mulyani
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v8i2.140

Abstract

Air adalah elemen penting yang dibutuhkan oleh manusia, namun pada keadaan yang sudah tercemar air dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan. Mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh air limbah waduk, maka pengolahan air yang terdiri dari analisa COD, TDS, TSS, kekeruhan, kesadahan, daya hantar listrik dan pH perlu dilakukan. Pada penelitian ini koagulan yang digunakan adalah (Al2 (SO4)3). Dengan variasi massa koagulan yaitu (70, 90, 110, 130, 150) mg, sedangkan pengambilan sampel dilakukan setiap 7 hari sekali, dan 3 titik pengambilan sampel. Efisiensi penurunan terbaik masing-masing parameter yaitu pada penggunaan koagulan 150 mg, COD 41,67%, TDS 22,13%, TSS 69,99%, DHL 12, 09%, Turbidity 83, 95%, kesadahan 31,81% dan penurunan yang terendah yaitu (2,66%).Kata kunci: air limbah, COD, TDS, TSS, turbidity, kesadahan, pH dan DHL
ANALISA KEBERADAAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DALAM PRODUK AIR MINUM DARI DEPOT AIR MINUM ISI ULANG Emridwansyah, Emridwansyah; Elwina, Elwina; Munawar, Munawar
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v8i2.169

Abstract

Air minum adalah air yang diperoleh melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Penelitian ini untuk menganalisis air hasil olahan dari 5 Depot AMIU di Kota Lhokseumawe. Jumlah bakteri Escherichia coli yang terdeteksi dalam produk air isi ulang dari depot A berkisar < 1,8. 101 sel/100ml, produk air reverse osmosis dari depot D berkisar 1,8. 107 - <1,8. 108, depot E berkisar 1,8. 105 - <1,8.106, konsentrasi pH dari beberapa depo adalah dibawah 6,5 dan konsentrasi TDS pada produk reverse osmosis dari depo D adalah 529 mg/l. Dari hasil Analisis yang diperoleh sebagian Depot belum memenuhi Baku mutu yang ditetapkan dalam Kepmenkes RI No. 492/Men.Kes/Per/IV/2010. Unit reverse osmosis dapat menurunkan beberapa parameter kualitas air, terutama zat padat terlarut. Unit ultraviolet dapat menghilangkan bakteri dengan baik, hal ini terlihat dari jumlah bakteri Escherichia coli dalam produk air olahan menggunakan unit UV yaitu 0 sel/100 ml.Kata kunci: Air minum, kualitas air, unit pengolahan, bakteri Escherichia coli
PENGARUH LAJU AIR PENDINGIN (COOLING WATER) TERHADAP PERFORMANSI PROSES DESALINASI AIR PAYAU SECARA EVAPORASI DAN KONDENSASI Mahesa, Alief Taqy; Munawar, Munawar; Jalal, Ramzi
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v16i1.1278

Abstract

Air payau merupakan air yang memiliki salinitas berlebih sehingga air ini tidak dapat di kategorikan sebagai air bersih. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi laju cooling water terhadap laju produk dan mengetahui laju cooling water terhadap kebutuhan energi bahan bakar. Energi bahan bakar yang divariasikan berupa energi listrik (heater) dan biomassa. Sistem kerja berawal dari pendidihan hingga menjadi uap dan kemudian uap didinginkan dengan melewati kondensor hingga menjadi air produk. Hasil dari penelitian ini menunjukkan laju air produk? optimum menggunakan energi listrik sebesar 2,235 mL/menit dan energi biomassa sebesar 4,973 mL/ menit. Kebutuhan energi listrik optimum sebesar 7772,741 KJ/Kg dan energi biomassa 9804,607 KJ/Kg. Hasil pengujian produk air menunjukkan bahwa kualitas air telah memenuhi standar baku air minum permenkes No. 492/ menkes/per/IV/2010.