Articles

MODIFIKASI KADAR NITROGEN UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI GLUKOSA PADA Nannochloropsis sp. SEBAGAI BAHAN BAKU BIOBUTANOL Hadisnugroho, Satrio; Hasan, Zahidah; Mulyani, Yeni
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Jurnal Perikanan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi nitrogen yang optimal pada kultur Nannochloropsis sp. yang menghasilkan konsentrasi glukosa tertinggi pada Nannochloropsis sp . Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 23 Juni sampai dengan 22 Agustus 2012 di Laboratorium Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental secara terkontrol dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi konsentrasi nitrogen sebesar 0 mM sebagai kontrol, 0,1 mM, 0.5 mM, 1 mM, dan 1,5 mM. Parameter yang diamati adalah kepadatan sel, biomassa, dan konsentrasi glukosa. Dalam perhitungan kepadatan sel digunakan metode perhitungan Punchard (2006) dan Taw (1990). Perhitungan biomassa digunakan metode feeze drying dan untuk perhitungan glukosa digunakan metode DNS. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kepadatan sel tertinggi diperoleh pada konsentrasi 1,5 mM dengan kepadatan sel akhir sebanyak 12,54 x 106 sel ml-1, sedangkan untuk biomassa tertinggi adalah pada konsentrasi 1,5 mM yaitu sebesar 0,1041 g dan glukosa tertinggi didapatkan pada
EFEKTIVITAS JAMUR Marasmius sp UNTUK MENDEGRADASI LIMBAH PENGOLAHAN AGAR (Gracilaria sp) SEBAGAI BAHAN BAKU BIOETANOL Kurniadi, Rudy; Hasan, Zahidah; Mulyani, Yeni
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 3, No 4 (2012)
Publisher : Jurnal Perikanan Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas dosis inokulum dan lama waktu fermentasi jamur Marasmius sp untuk mendegradasi limbah industri pengolahan agar Gracillaria sp sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x3 faktor pertama adalah dosis inokulum yaitu D1=5%, D2=7,5%, D3=10%, sedangkan faktor yang kedua adalah lamanya fermentasi yaitu W1= 2 minggu, W2= 3 minggu, W3= 4 minggu. Data hasil penelitian berupa kadar lignoselulosa limbah agar, jumlah glukosa (mg/mL) yang dihasilkan dalam proses hidrolisis, dan jumlah bioetanol (%). Hasil pengujian memperlihatkan bahwa dosis 10 % dengan lama waktu fermentasi 3 minggu merupakan kombinasi yang terbaik untuk menghasilkan kadar glukosa tertinggi yaitu sebesar 0,072 mg/mL
PERANAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER TUMBUHAN MANGROVE TERHADAP INFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) Mulyani, Yeni; Bachtiar, Eri; Agung, Muhammad Untung Kurnia
Jurnal Akuatika Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuatika
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.163 KB)

Abstract

Perikanan budidaya di Indonesia sangat beragam macamnya. Akan tetapi, pesatnya perkembangan budidaya belum ditunjang dengan biosecurity yang tepat. Penyakit merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi usaha budidaya perikanan dan menimbulkan kerugian. Salah satu penyebab penyakit adalah bakteri Aeromonas hydrophila. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menghindari serangan bakteri tersebut adalah penggunaan anti bakterial yang bersifat alami dan efektif untuk membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri, ramah lingkungan serta mudah terurai di perairan, salah satunya senyawa metabolit sekunder dari tumbuhan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan senyawa metabolit sekunder tumbuhan mangrove terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan mas (Cyprinus carpio L.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi FPIK Universitas Padjadjaran dari bulan Mei sampai November 2011. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode eksplorasi di laboratorium. Penelitian ini menghasilkan ekstrak daun mangrove sebanyak 127,6 gram padatan dengan warna hijau tua dan uji kandungan senyawa metabolit sekunder mengandung senyawa flavonoid dan saponin. Sedangkan untuk uji antibakteri Aeromonas hydrophila secara in vitro dengan menggunakan media agar TSA menghasilkan zona daya hambat sebesar 17,02 mm pada konsentrasi 20.000 ppm.
Aktivitas Antioksidan Dan Antibakteri Ekstrak Jeroan Teripang Holothuria atra Dari Perairan Pulau Biawak Kabupaten Indramayu Oktaviani, Dewi; Mulyani, Yeni; Rochima, Emma
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 6, No 2(1) (2015): Jurnal Perikanan dan Kelautan
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.859 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada jeroan teripang Holothuria atra dan potensinya sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2014 s/d Mei 2015 di Laboratorium Bioteknologi Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di laboratorium yang terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama ekstraksi dengan metode maserasi dan identifikasi metabolit sekunder dilanjutkan tahap kedua uji antioksidan menggunakan metode DPPH dan uji antibakteri menggunakan metode difusi agar. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak jeroan teripang H.atra memiliki nilai rendemen 4,177% dan mengandung senyawa alkaloid, triterpenoid dan saponin. Nilai IC50 ekstrak jeroan teripang H.atra 126,19 ppm termasuk antioksidan kategori sedang dan diameter zona hambat ekstrak jeroan teripang H.atra 7,79 mm pada konsentrasi 10.000 ppm sehingga termasuk antibakteri kategori sedang.Kata Kunci: Antioksidan, Antibakteri, Holothuria atra, Metabolit Sekunder 
TERAPI MELUKIS TERHADAP KOGNITIF PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH SAKIT JIWA SAMBANG LIHUM Norsyehan, Norsyehan; Lestari, Dhian Ririn; Mulyani, Yeni
Dunia Keperawatan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTerapi melukis merupakan terapi yang mendorong seseorang mengekspresikan, memahami emosi melalui ekspresi artistik, dan melalui proses kreatif sehingga dapat memperbaiki fungsi kognitif, afektif dan psikomotorik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi melukis terhadap kognitif pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan metode pra eksperimen dengan pendekatan design one group pre and post design. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 30 orang dengan accidental sampling. Pengambilan data dilakukan melalui pengukuran kemampuan kognitif sebelum terapi dan sesudah terapi melukis. Uji analisa menggunakan uji T- test dependent. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat pengaruh pemberian terapi melukis terhadap kognitif pasien Skizofrenia di Rumah sakit jiwa Sambang lihum dengan nilai signifikasi 0.000 yang berarti p< 0.05. Disarankan untuk melakukan terapi melukis pada pasien skizofrenia untuk meningkatkan fungsi kognitif.Kata-kata kunci: kognitif, terapi melukis, skizofrenia.ABSTRACTPainting therapy is a therapy which encourages someone to express and to understand the emotion trough artistic expressions and creative process to be able to cure cognitive, affective, and psychomotoric functions. This study was aimed to find the effect of painting therapy on the schizophrenia patients’ cognitive. This study used pre-experiment method with design approach onegroup pre and post design. The respondents involved in this study were 30 patients with accidental sampling. The data collection was done using cognitive ability measurement before and after the painting therapy. The experiment analysis used T- test dependent. The result of the study showed that there was an effect of painting therapy treatment on the schizophrenia patients’ cognitive at Sambang Lihum psyichiatric hospital with the significant value of 0.000 which meant p< 0.05. It was suggested to apply painting therapy on schizophrenia patients to improve their cognitive function.Keywords: cognitive, painting therapy, schizophrenia.
KORELASI PERILAKU MEROKOK DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN BANJARBARU Mulyani, Yeni; Arifin, Zaenal; Marwansyah, Marwansyah
Jurnal Skala Kesehatan Vol 5 No 2 (2014): JURNAL SKALA KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.862 KB)

Abstract

Penyakit degeneratif yang paling banyak menimbulkan kematian adalah penyakit kardiovaskuler menduduki urutan pertama penyebab kematian di Indonesia. Hampir 25% dari seluruh kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit ini. Hipertensi merupakan faktor risiko utama kematian karena gangguan kardiovaskuler terdapat pada 14% penduduk Indonesia. Banyak faktor risiko yang menimbulkan hipertensi diantaranya kebiasaan atau gaya hidup seperti merokok, minum alkohol, makanan berlemak. Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ingin mengetahui korelasi antara  perilaku merokok dengan derajat hipertensi pada penderita Hipertensi di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Banjarbaru.Penelitian  merupakan penelitian korelasional, dengan rancangan Crossectional .Variabel penelitian ini adalah perilaku merokok dan derajat Hipertensi. Subjek penelitian penderita hipertensi yang berobat di Puskesmas wilayah kerja Dinkes Banjarbaru yang memenuhi kriteria yaitu terdiagnosis Hipertensi setelah dilakukan pengukuran tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau  diastolic ≥90 mmHg, berusia di atas 21-50 tahun. Sampling menggunakan teknik aksidental sampling. Pengumpulan data  untuk mengukur perilaku merokok   menggunakan Kuesioner sedangkan derajat hipertensi dilakukan  melalui pengukuran biofisiologis. Data dianalisis secara deskriptif analitik. Data univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi sedangkan  data bivariat menggunakan uji Chi SquareHasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok pada penderita Hipertensi di Puskesmas wilayah kerja Dinkes Banjarbaru menunjukkan bahwa sebagian besar dalam kategori tidak merokok 62,35% dengan derajat hipertensi sebagian besar dalam kategori sedang (Tekanan Darah antara 160-179 untuk Sistole dan  100-109 untuk Diastole) yaitu 47,06%. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan antara perilaku merokok dengan peningkatan derajat hipertensi.Diperlukan sosialisasi tentang gejala, faktor resiko, pengobatan hipertensi  dan pencegahan komplikasi melalui media cetak maupun elektronik kepada masyarakat khususnya di wilayah kerja Dinkes Banjarbaru.Kata Kunci: Perilaku Merokok, Derajat Hipertensi 
SEDIMENTASI DAN SEBARAN MAKROZOOBENTOS DI KAWASAN LAGUNA SEGARA ANAKAN NUSAKAMBANGAN, CILACAP Saputra, Okliandi; Ihsan, Yudi Nurul; Yuliandi, Lintang Permata Sari; Mulyani, Yeni
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Perikanan dan Kelautan Unpad
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.248 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2016 di Laguna Segara Anakan dengan tujuan untuk mengetahui laju sedimentasi dan sebaran makrozoobentos di Laguna Segara Anakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey Pengambilan Sampel makrozoobentos dan sedimen pada setiap stasiun dilakukan dengan menggunakan Grab Sampler dan sampel sedimen terakumulasi diambil menggunakan Sedimen trap. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif. Laju sedimentasi di Laguna Segara Anakan sangat tinggi. Laju sedimentasi yang paling tinggi terdapat di Stasiun 2 (muara sungai Citanduy) yaitu 1,88 ml/m3/hari. Hal ini disebabkan karena pada stasiun ini terjadi perubahan kecepatan arus yang melambat cukup tinggi sehingga banyak sedimen terakumulasi di daerah ini. Kondisi lingkungan Laguna Segara Anakan masih baik untuk kelangsungan hidup makrozoobentos, kecuali pada stasiun 4 (daerah yang berhubungan langsung dengan laut). Namun, dilihat dari nilai indeks keanekaragaman beberapa stasiun yang mendekati kriteria keanekaragaman rendah (H’<1) dan indeks dominansi yang mendekati kriteria ada jenis yang dominansi (C<1) menunjukkan bahwa perairan Segara Anakan sudah mulai mengalami degradasi lingkungan.
Molecular Identification of Thermally-tolerant Symbiotic Dinoflagellates from Hard Coral (Scleractinia) in Biawak Island, Indonesia RORIRIS, EVINA TAMI; AGUNG, MOCHAMAD UNTUNG KURNIA; ASTUTY, SRI; MULYANI, YENI
Microbiology Indonesia Vol 11, No 4 (2017): December 2017
Publisher : Indonesian Society for microbiology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.18 KB)

Abstract

Symbiodinium is phototrophic dinoflagellates that occur as endosymbionts in various marine invertebrates and protists, forming mutualistic symbiosis with their hosts. The composition of Symbiodinium populations may also play an important role in the tolerance or sensivity of corals towards bleaching. Therefore, this research aims to identify thermally-tolerant Symbiodinium of scleractinian corals in Biawak Island using molecular techniques. Sampling was carried out from Acropora sp and Porites sp, from the depth of 3-5 meters. Symbiodinium was TMisolated through metagenomic approach using ZR Soil Microbe DNA Kit and 28S nrDNA gene was amplified TMusing Polymerase Chain Reaction (PCR). The resulted sequences were processed using BioEdit software and TMMEGA 5.2 for phylogenetic tree construction. The results indicated that isolates of ZX-ACP-ST.1 and ZXPORITES-ST.3 have similiarity to registered sequences of Symbiodinium thermophilum with identity value of TM99% and 98%. BLAST analysis of ZX-PORITES-ST.2 isolate indicated high identity (99%) to sequences of Symbiodinium sp. clade C while ZX-PORITES-ST.3 isolate has 99% similiarity to Symbiodinium sp. CG8. Phylogenetic analysis using UGPMA method showed that all isolates had a very close relationship and thought to have come from Symbiodinium clade C.
Hubungan Kualitas Air dengan Profil Metabolit Sekunder Ekstrak Daging Holohuria atra di Perairan Teluk Lampung dan Perairan Garut Nurfitriani, Evi; Mulyani, Yeni; Agung, M. Untung Kurnia
Jurnal Akuatika Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Akuatika Indonesia (JAkI)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui profil metabolit sekunder teripang Holothuria atra di Perairan Teluk Lampung dan Perairan Garut serta mengetahui hubungan kualitas air pada kedua perairan terhadap kandungan metabolit sekunder teripang Holothuria atra. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung dari tanggal 10 Mei 2016 hingga 16 Mei 2016 meliputi pengambilan sampel di Perairan Teluk Lampung dan Perairan Garut serta identifikasi metabolit sekunder di Laboratorium Bioteknologi Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksploratif dimulai dari pengambilan sampel, pengukuran kualitas air, pengujian metabolit sekunder dan analisis. Pengukuran kualitas air mencakup suhu, salinitas, pH, DO dan kecerahan. Kandungan metabolit sekunder Holothuria atra didapat melalui proses ekstraksi dan identifikasi metabolit sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daging Holothuria atra asal Perairan Teluk Lampung mengandung metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, steroid dan saponin,, sedangkan Holothuria atra asal Perairan Garut mengandung alkaloid, flavonoid, steroid, triterpen dan saponin.
Degradasi (Benzena) Dengan Penambahan Nitrat Dan Bakteri Dari Sedimen Pesisir Karangsong Kabupaten Indramayu Hasanah, Iklima; Ihsan, Yudi Nurul; Mulyani, Yeni; Riyantini, Indah
Jurnal Perikanan Kelautan Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Perikanan Dan Kelautan Vol. IX No. 1 /Juni 2018
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.51 KB)

Abstract

Until now still found contamination of oil spills due to community activities that perform loading and unloading of ships, one of them in coastal areas Karangsong. The purpose of this research is to get the potential of benzene degradation bacteria derived from coastal sediments of Karangsong and to gain the effect of nitrate addition in the process of benzene reduction. This research uses laboratory experimental method. Concentration of Benzene 0,05 mg/L and variation of nitrate concentration A: 0,2 mg/L, B: 0,3 mg/L, and C: 0,4 mg/L at sea water test medium with interval time observation hour 0, 6, 12, 24, and 48. The results of this study indicate that there is 1 pure gram negative bacteria with the form of bacilli from Karangsong coastal sediment, Indramayu Regency which has the ability to decrease the concentration of benzene C6H6 with the percentage of decrease ranged from 62,66% - 78,41% over 48 hours and a more effective concentration decrease was in treatment C that was 78,41% with the addition of NO3 concentration of 0,4 mg/L.