Articles

PENGARUH PROFIL PETANI PENGELOLA AGROWISATA TERHADAP KAPASITAS PEMANFAATAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DIGITAL DI KABUPATEN BOJONEGORO DAN MALANG, PROVINSI JAWA TIMUR Lestari, Niken; Amanah, Siti; Muljono, Pudji; Susanto, Djoko
AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol 5, No 1: January-June 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.985 KB) | DOI: 10.18196/5176

Abstract

Digital communication technology provides wider opportunities for agritourism farmers to reach local and national markets. Agritourism as a diversification of agricultural business encourages farmers to have the capacity to utilize digital communication technology. This study aims to (1) identify the profile of farmers who managing agritourism and (2) analyze the influence of farmer profiles on the level of capacity to use digital communication technology. The profile of agrotourism farmers influences their capacity to use digital communication technology in response to economic changes. The study was conducted in Bojonegoro and Malang Regencies, East Java in September and October 2018. Data collection was conducted through interviews using questionnaires on 215 farmers. Data analysis was analyzed using descriptive and inferential statistics. The result of the study showed that the farmer profile which includes age, the level of formal education and the assessment of digital technology functions were categorized as high. Business motivation was in medium category while nonformal education, length of business, types of agritourism products and cosmopolitan level were in low category. The types of agritourism services was in very low category. The result of analysis showed the profile of agritourism farmer that has a very significant effect to increase the capacity of farmers to utilize digital communication technology were age, formal education, assessment of digital communication technology functions, and business motivation, while having a significant effect are non-formal education, length of business, and agritourism products.
USABILITY TESTING PADA ANTARMUKA KATALOG DARING SLIMS 8.0 AKASIA DI PERPUSTAKAAN BNPB Kangko, Danang Dwijo; Kusuma, Wisnu Ananta; Muljono, Pudji
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

AbstractLibrary catalogues are used to search collections and simplify the retrieval process. Currently, most library catalogues have built in the online form known as the Online Public Access Catalog (OPAC). The OPAC interface is important because it plays as a medium for connecting people with applications or systems. The interface can determine theeffectiveness and efficiency of the software. It analyzed by usability testing. The usability testing has not been conducted on Senayan Library Management System (SLiMS) OPAC interface. This research aims to analyze the usability of the SLiMS's OPAC interface at the Library of Indonesian National Disaster Management Agency (BNPB Library).The research conducted by Checklist and Think Aloud method. This research result identifies the shortcomings of the SLiMS-based OPAC interface in BNPB Library. Keywords: Interface, Online Public Access Catalog, SLiMS Senayan, Usability Testing
REFLEKSI TERHADAP PROGRAM BINA DESA HUTAN : Intensifikasi Pertanian Sawah di Desa Tanjung Paku, Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah Muljono, Pudji
Jurnal Penyuluhan Vol 4, No 1 (2008): Jurnal Penyuluhan
Publisher : IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.971 KB)

Abstract

Salah satu masalah klasik yang harus diatasi oleh Departemen Kehutanan dan perusahaan pemegang konsesi pengusahaan hutan menyangkut keberadaan masyarakat desa hutan adalah upaya untuk mengendalikan aktivitas perladangan berpindah. Dari segi demografis, menurut data FAO populasi masyarakat peladang yang ada di Indonesia berjumlah lebih kurang 12 juta jiwa dengan areal ladang seluas 35 juta hektar. Sementara menurut BPS, jumlah manusia Indonesia yang menggantungkan hidupnya pada sistem pertanian ladang sebanyak 5,6 juta jiwa dengan luas areal sebesar 10,4 juta hektar (Nugraha, 2005).
Pengembangan Sistem Audit Sosial untuk Mengevaluasi Kinerja Layanan Pemberdayaan Sosial Muljono, Pudji; Saharuddin, .; Sihaloho, Martua
Jurnal Sodality Vol 1, No 3 (2007)
Publisher : Departemen SKPM FEMA IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.058 KB)

Abstract

Audit sosial merupakan kerangka kerja yang memungkinkan sebuah organisasi memiliki dokumentasi, laporan dan menyusun sebuah proses yang dapat menghitung kinerja sosial, melaporkan kinerja dan menciptakan sebuah rencana aksi untuk mengembangkan kinerja tersebut, sampai kepada aspek pemahaman dampak pada masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholders. Tujuan penulisan ini adalah untuk menyajikan hasil pengembangan sistem audit sosial yang diharapkan dapat digunakan sebagai acuan untuk menilai kinerja pelaksanaan program/kegiatan yang berlangsung di lingkup Departemen Sosial RI. Lokasi uji coba pengembangan sistem audit sosial adalah pada 6 (enam) provinsi yaitu Provinsi Bengkulu, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja program layanan sosial bervariasi antara satu daerah atau lokasi dengan daerah atau lokasi lainnya. Rekomendasi yang diajukan dari kajian ini adalah bahwa untuk mendukung implementasi sistem audit sosial perlu dikeluarkan seperangkat regulasi di tingkat kementrian berupa Keppmen, sehingga penerapan sistem audit sosial lebih bersifat mengikat dan pedoman operasional atau pedoman teknis terkait. Selain itu perlu upaya pengembangan sumberdaya manusia yang akan mengelola sistem audit sosial tersebut pada lingkup dinas sosial provinsi atau kab/kota dan PSKS/komunitas, misalnya melalui pendidikan dan pelatihan, workshop, seminar, dan sebagainya.
Kinerja Aspek Sosial dalam Pengelolaan Hutan Alam Lestari: Studi Kasus pada HPH PT. Sumalindo Lestari Jaya (SLJ) II Provinsi Kalimantan Timur Muljono, Pudji
Jurnal Sodality Vol 3, No 3 (2009)
Publisher : Departemen SKPM FEMA IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.783 KB)

Abstract

Social aspect is one of important aspects to be considered in the analysis of sustainable forest management performance. This article discusses the analysis of social aspect of sustainable forest management as taking place at one of production unit of PT (SLJ) II in East Kalimantan. Ten indicators were employed to help elaborate sustainable forest management performance in this study. These indicators were considered to represent keys social aspect influencing the management performance at that unit of production. The employed indicators are to comply with sustainable forest management certification system as formulated by Lembaga Ekolabel Indonesia 2000. Based on the analysis, it is indicated that PT SLJ II accomplished good enough social performance in running sustainable forest management. However, it is also shown that the implementation of good social aspect performance did not help the company to improve the level of community welfare status yet. The finding of the study is expected to give an enrichment matter to the process of how sustainable forest management should be operated and be achieved in the field. Keywords: social aspect performance, sustainable forest management
ubungan Antara Kepuasan Kerja Dan Sikap Terhadap Profesi Dengan Motivasi Kerja Penyuluh Pertanian : Studi Terhadap Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Bogor Muljono, Pudji
Jurnal Sodality Vol 2, No 3 (2008)
Publisher : Departemen SKPM FEMA IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.284 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dan sikap terhadap profesi dengan motivasi kerja penyuluh pertanian, khususnya penyuluh pertanian di Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan metode survai terhadap 40 orang penyuluh pertanian yang ditentukan secara acak (random sampling). Setiap penyuluh pertanian yang menjadi responden penelitian diminta mengisi instrumen penelitian yang terdiri dari tiga macam, yakni instrumen motivasi kerja, instrumen kepuasan kerja dan instrumen sikap terhadap profesi. Data hasil penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kepuasan kerja dengan motivasi kerja penyuluh pertanian, terdapat hubungan positif antara sikap terhadap profesi dengan motivasi kerja penyuluh pertanian, dan juga terdapat hubungan positif antara kepuasan kerja dan sikap terhadap profesi secara bersama-sama dengan motivasi kerja penyuluh pertanian.
Learning Society, Penyuluhan dan Pembangunan Bangsa Muljono, Pudji
Jurnal Penyuluhan Vol 3, No 1 (2007): Jurnal Penyuluhan
Publisher : IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.14 KB)

Abstract

Keprihatinan bangsa yang tengah dilanda krisis dalam berbagai aspek kehidupan membuat peran pendidikan, khususnya di sekolah-sekolah dipertanyakan. Begitu pula peran kegiatan penyuluhan dalam proses pembangunan bangsa masih sering dipertanyakan. Dengan melihat kondisi realitas yang ada, seperti maraknya tawuran pelajar, merebaknya kasus narkoba, dan beberapa perilaku yang menyimpang dari norma-norma agama dan budaya, seperti pergaulan bebas, membuat peran pendidikan dan penyuluhan semakin dipertanyakan. Seolah pendidikan di sekolahlah yang bertanggungjawab terhadap berbagai permasalahan yang menyelimuti generasi penerus bangsa pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya. Pendidikan dan penyuluhan sering pula dijadikan sebagai kambing hitam terhadap ketidakberhasilan dalam membentuk moral bangsa.
Pengembangan Sistem Audit Sosial untuk Mengevaluasi Kinerja Layanan Pemberdayaan Sosial Muljono, Pudji; Saharuddin, .; Sihaloho, Martua
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol 1, No 3 (2007)
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.058 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v1i3.5898

Abstract

Audit sosial merupakan kerangka kerja yang memungkinkan sebuah organisasi memiliki dokumentasi, laporan dan menyusun sebuah proses yang dapat menghitung kinerja sosial, melaporkan kinerja dan menciptakan sebuah rencana aksi untuk mengembangkan kinerja tersebut, sampai kepada aspek pemahaman dampak pada masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada stakeholders. Tujuan penulisan ini adalah untuk menyajikan hasil pengembangan sistem audit sosial yang diharapkan dapat digunakan sebagai acuan untuk menilai kinerja pelaksanaan program/kegiatan yang berlangsung di lingkup Departemen Sosial RI. Lokasi uji coba pengembangan sistem audit sosial adalah pada 6 (enam) provinsi yaitu Provinsi Bengkulu, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja program layanan sosial bervariasi antara satu daerah atau lokasi dengan daerah atau lokasi lainnya. Rekomendasi yang diajukan dari kajian ini adalah bahwa untuk mendukung implementasi sistem audit sosial perlu dikeluarkan seperangkat regulasi di tingkat kementrian berupa Keppmen, sehingga penerapan sistem audit sosial lebih bersifat mengikat dan pedoman operasional atau pedoman teknis terkait. Selain itu perlu upaya pengembangan sumberdaya manusia yang akan mengelola sistem audit sosial tersebut pada lingkup dinas sosial provinsi atau kab/kota dan PSKS/komunitas, misalnya melalui pendidikan dan pelatihan, workshop, seminar, dan sebagainya.
ubungan Antara Kepuasan Kerja Dan Sikap Terhadap Profesi Dengan Motivasi Kerja Penyuluh Pertanian : Studi Terhadap Penyuluh Pertanian Di Kabupaten Bogor Muljono, Pudji
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol 2, No 3 (2008)
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.284 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v2i3.5880

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dan sikap terhadap profesi dengan motivasi kerja penyuluh pertanian, khususnya penyuluh pertanian di Kabupaten Bogor. Penelitian ini dilakukan dengan metode survai terhadap 40 orang penyuluh pertanian yang ditentukan secara acak (random sampling). Setiap penyuluh pertanian yang menjadi responden penelitian diminta mengisi instrumen penelitian yang terdiri dari tiga macam, yakni instrumen motivasi kerja, instrumen kepuasan kerja dan instrumen sikap terhadap profesi. Data hasil penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan program komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kepuasan kerja dengan motivasi kerja penyuluh pertanian, terdapat hubungan positif antara sikap terhadap profesi dengan motivasi kerja penyuluh pertanian, dan juga terdapat hubungan positif antara kepuasan kerja dan sikap terhadap profesi secara bersama-sama dengan motivasi kerja penyuluh pertanian.
STRATEGI PENGEMBANGAN PROGRAM KEUANGAN MIKRO DALAM KERANGKA TANGGUNG JAWAB SOSIAL PT NEWMONT NUSA TENGGARA DIKABUPATEN SUMBAWA BARAT Bakhri, Syamsul; Sri Wahyuni, Ekawati; Muljono, Pudji
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol 3, No 2 (2015): Sodality
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.167 KB) | DOI: 10.22500/sodality.v3i2.11341

Abstract

This research aims at (1) studying the microfinance program run by and the organization of Yayasan Olat Parigi/ Olat Parigi Foundation (YOP) as part of PT Newmont Nusa Tenggara?s Corporate Social Responsibility; (2) formulating the development strategy for the organization and microfinance program for self-reliance and sustainability. This study employs qualitative approach and supported by quantitative approach. The study shows that: Firstly, theorganizational management of YOP constitutes two periods of services namely YOP Part I and YOP Part II. In comparison, the organizional management and program run by YOP Part II is better than YOP Part I as demonstrated by a number of improvements in some aspects including management of administration, human resources, budgeting, microfinance program and business unit strategic. However, this study has identified weaknesses in the area of self-reliance, resilience, and sustainability as shown in high dependency of the foundation to PTNNT (both in financing and facilitation). The Microfinance program has been implemented as per applicable SOP where clients are facilitated to obtain easy access and capability to fulfill the requirements, simplified procedures, right on target, up to date, consistent with characteristics of the locals and most importantly it provides more benefits for the locals.A number of challenges identified in running the microfinance program include high number of Non-Performing Loan, limited financing scheme, and inadequate assistance and/or capacity to the program beneficiaries. Secondly, the development strategy for organizational and microfinance programs shall be improved to reach a self-reliance, resilience, and sustainability of the program through implementation of bounding, bridging, and creating/ networking strategies.Keywords: CSR,development strategy, institution, microfinance
Co-Authors -, Rachmawati . Saharuddin Afendi, Farit M Affandi, M Joko Agus Raharjo Ahmad Aulia Arsyad, Ahmad Aulia Aida Vitayala Aira Putri Eri Dasli, Aira Putri Amiruddin Saleh Anna Fatchiya Azwar Azwar Basita Ginting Sugihen Cahyono Tri Wibowo Chairita Dan, Chairita Chita Putra, Rio Fatahillah Darwis S. Gani Dedeh Kurniasih Kusnani Delima Hasri Azahari Djoko Susanto Djuara P. Lubis Dwi Sadono Edi Puspito Ekawati Sri Wahyuni Eko Sri Mulyani, Eko Sri Faiz Ridhan Faroka Faizal Maad FAJAR NUGROHO Firman Ardiansyah Francisca Gita Anjani, Francisca Gita Hardinsyah Hardinsyah Heldi Yunan Ardian Heru Sumaryanto Hidayatullah, M. Taufik Ikhsan Ikhsan Imas Sukaesih Sitanggang Ina Irawati, Ina Irma Febrianis Irman Hermadi Irwan Irwan Ismail Pulungan Joko Santoso Kangko, Danang Dwijo Krishnarini Matindas Kristiyaningsih, Erriani Kudang Boro Seminar Kusumawardani, Ade Sintya Lala M. Kolopaking Lilis Syarifah Lutfiah, Nunung Mahdalena, Vina Martua Sihaloho Mintarti Bachtiar Mujiburrahmad Mujiburrahmad Mulyawaty, Siska Musa Hubeis Nadia Itona Siregar, Nadia Itona Narso Narso Niken Lestari, Niken Ninuk Purnaningsih Pang S Asngari Pang S. Asngari Prabowo Tjitropranoto Prihatiningrum, Tintin Qodir S., R.A. Abdul Rahmawati, Alfi Ramli, Nurjannah Ristianasari Ristianasari S Gani, Darwis S, Muh. Zainal Santi Santika, Santi Sarma, Makmun Sarwititi Sarwoprasodjo Sarwititi Sarwoprasojo Agung Shinta Anggreany, Shinta Sigit Pamungkas Siti Amanah Siti Sawerah Sri Ramadoan Suherdi Suherdi, Suherdi Sumardji, Lailatur Rohmah Sumardjo Sumardjo Sutowo, Irpan Ripa?i Syamsul Bakhri Tin Herawati Titik Sumarti Wisnu Ananta Kusuma Yasya, Wichitra Yonvitner Yonvitner